684 comments on “Aku guru modern atau primitif ???

  1. menurut pendapat saya untuk menjadi guru yang propesional pendidik harus dapat memberikan sesuatu yang baru setiap harinya.oleh sebab itu setiap lembaga harus mempunyai guru modern yang siap menggunakan alat teknologi dalam penyajian pembelajaran karna pada dasarnya anak-anak suka sesuatu yang baru. padadasarnya kegiatan saya sehari-hari sudah menggunakan alat-alat teknologi seperti audio visual radio,vcd dan tv dan juga exscool mingguan kami yaitu komputer.saya merasa memang alat-alat teknologi ini sangat membantu dalam proses belajar mengajar tidak membuat anak jenuh dan asik di sekolah terutama di sekolah tk tempat mengajar saya.saya merasa dalam metode pengajaran saya menggunakan alat teknologi tetapi baru tingkat dasar terutama komputer tapi memang saya akui saya masih merasa kekurangan karna belum terbiasa atau tidak menjadikan alat teknologi ini sebagai kebutuhan seperti makan .sehingga saya merasa masih menjadi guru primitif yang harus banyak belajar atau pembiasaan dalam hal teknologi terutama komputer yangbaru sekedar dasar.oleh sebab itu mungkin bapak bisa memberikan kiat untuk menjadi guru yang modern yang dapat di banggakan oleh anak didiknya

  2. Sebenarnya saya berkeinginan untuk menjadi guru modern tetapi pada kenyataannya banyak kendala yang saya hadapi. memang tidak bisa dipungkiri zaman sekarang ini teknologi menjadi salah satu alat kebutuhan setiap manusia. diantara kendala tersebut antara lain dari keterbatasan sekolah dalam penyediaan teknologi, dan faktor lingkungan tidak mendukung.
    dalam penyediaan media pendidikan tidak merata sampai ke daerah. sekalipun ada media tersebut tidak dipakai dengan alasan kurangnya optimal tenaga pendidik.
    jadi untuk itu diharapkan adanya pemerataan media teknologi sampai ke daerah dan ditambahnya tenaga pendidik yang menguasai teknologi tersebut. saya harapkan bangsa Indonesia bisa menyaingi bangsa-bangsa lain khusunya dalam bidang pendidikan.

  3. Sesaat setelah melihat judul artikel ini, terbersit dalam pikiran saya ” tentu saya akan menjadi guru yang modern, kenapa pula pertanyaan seperti itu harus dilontarkan?”. Kemudian saya mulai membaca artikel itu sampai selesai. Berangkat dari isi artikel itu, saya yang sampai saat ini belum pernah menjadi guru pada institusi pendidikan formal, berkesimpulan bahwa sesungguhnya seorang guru akan menjadi guru yang modern jika sekolah tempat guru itu mengajar pun adalah sekolah yang juga modern. Namun saya menjadi sedih, karena sekolah yang modern itu biasanya adalah sekolah yang berlokasi di wilayah perkotaan yang tentu saja untuk dapat menyediakan media-media itu memerlukan biaya yang mahal. Lantas bagaimana dengan sekolah yang ada di pedesaan, yang notabene dalam penyelenggaraan proses belajarnya para guru harus mengalahkan rasa khawatir akan runtuhnya atap sekolah??
    Saya yakin sesungguhnya jauh di dalam hati setiap guru, mereka ingin memberikan yang terbaik untuk murid-muridnya. Seperti yang telah dilakukan oleh Ibu Mus dan Pa Harfan dalam novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata. Guru primitif pun bisa mengantarkan muridnya menjadi seorang yang berhasil. Jika guru primitif bisa, apalagi guru modern??Then, next question is, when will we (education in Indonesia) become modern ????

  4. Setelah membaca artikel ini saya ingin sekali untuk menjadi seorang guru yang profesional khususnya dalam bidang yang saya kuasi,tetapi menjadi seorang guru yang profesional harus dapat memberikan suasana yang baru khususnya dalam pemakain media teknologi.Karena proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting,namun perlu dingat peranan media tidak akan terlihat bila penggunaannya tidak sejalan dengan isi dari tujuan pengajaran yang telah ditentukan.Jika media itu diabaikan, maka media bukan lagi sebagai alat bantu pengajaran,tetapi sebagai penghambat dalam pencapai tujuan pendidikan.
    Saya memang sudah mengajar,tapi penggunaan media belum memakainya.Dengan alasan sekolah tersebut pengeluaran menjadi banyak.Jadi metode yang saya pakai masih menggunakan ceramah is the best.Saya berusaha yang terbaik untuk anak didik saya walaupun keterbatasan media pengajaran bukan halangan untuk melanjutkan pendidikan

  5. Saya rasa hidup di zaman digital seperti sekarang ini semua guru pasti akan memilih menjadi seorang guru yang modern, termasuk saya, mengingat begitu semakin pentingnya peranan teknologi dalam setiap kehidupan termasuk juga dalam dunia pendidikan.
    Apalagi bila kita berfikir untuk 20-25 tahun kedepan,disaat itu segala sesuatu pasti akan menggunakan teknologi, sehingga perlu dari sekarang untuk mempersiapkannya dan menjadi tugas guru untuk memperkenalkan dan mempersiapkan para peserta didik/manusia yang siap menggunakan teknologi tersebut. Tentunya untuk mempersiapkan itu semua, tidak mungkin tanpa adanya sarana dan prasarana yang menunjang sehingga diperlukan koordinasi dari semua pihak-pihak yang terkait.
    Secara pribadi saya juga menyukai teknologi dan ingin memanfaatkan teknologi secara maksimal apalagi saya yakin teknologi ini akan sangat mampu menunjang pekerjaan saya meskipun dalam kenyataannya, begitu sulitnya teknologi itu sampai ke sekolah-sekolah.
    Memang untukIndonesia, semua program ini tidak terlepas dari bermacam kendala dan hambatan. Selain masalah keuangan, faktor ketidakmerataan pendidikan di Indonesia (geografis) juga menjadi masalah. Begitu besarnya kesenjangan antara sekolah di kota-kota besar dan di pelosok tetap menjadi permasalahan hingga saat ini.

  6. Sebelum saya mengikuti akta IV, saya mentransformasikan ilmu kepada anak didik saya hanya menggunakan metode ceramah, diskusi dan evaluasi. yang mana tidak berbeda dengan rekan-rekan guru lainnya.tetapi setelah saya mengikuti akta IV, saya baru mengetahui bahwa dibidang pendidikan itu ada teknologinya. dimana teknologi pendidikan itu sangat memudahkan dan sangat efektif sekali dalam kegiatan KBM(Kegiatan Belajar Mengajar).Padahal di tempat saya mengajar sudah ada fasilitas dan sarana yang mendukung seperti komputer, televisi, radio, cd, vcd dan modul. Akan tetapi karena tidak ada pemahaman dan ditambah pihak sekolah (Kepala Sekolah dan Rekan-rekan Guru) masih menganut paradigma lama, ya jadilah saya mentransformasikan ilmu kepada peserta didik secara standar dan mengikuti paradigma lama, dengan demikian saya mengajar mendekati primitif!!

  7. tentu SAYA SEORANG GURU YANG MODERN duonk…!! (hehe, narsis dulu aah :D ) Walaupun cuma guru jadi-jadian… betapa tidak.. tanpa adanya pendidikan formal dalam cara belajar mengajar, dan hanya dalam rangka mengisi waktu senggang saja (selama setelah melahirkan dan belum aktif bekerja kembali) iseng-iseng meluangkan waktu untuk mengajar bahasa inggris untuk anak SD dan SMP disekitar rumah. Ternyata dari 3 murid kini menjadi 15 murid (itupun saya Stop 15 murid biar tetep efektif ngajarnya) n selesai 2 jam ngajar, mereka selalu ga mau pulang karna senang menggunakan tools2 sebagai media pengajaran saya. (“itu udah ngebuktiin saya guru modern kan?” :D **hehe… narsis lagi..**)

    Nah, karna hanya seorang guru jadi-jadian itulah saya berfikir, bagaimana caranya mengajar bahasa inggris dengan tidak membosankan dan materi dapat tersampaikan dengan baik. (dengan indikator murid2 senang dan semangat untuk belajar b. inggris dan bisa menangkap materi dengan baik). Karena tantangannya adalah murid2 saya menganggap bahasa inggris itu sulit dan mereka merasa minder dan tidak butuh untuk menguasai bahasa tersebut untuk menggapai cita2 mereka dikemudian hari (rata2 mereka dari keluarga yg bisa dibilang pas2an). Bagi mereka belajar bahasa inggris hanya sekedar untuk mendapatkan nilai bagus disekolah.

    Menyedihkan sekali memang, kalu mereka berfikir demikian dan merasa minder. Jadilah.. saya coba2 berbagai tools pada tiap materinya agar mereka semangat mengeksplore rasa antusias mereka pada bahasa inggris (dari mulai alat2 yang paling sederhana, seperti kartu2, gambar2 yg saya buat, sampai sebulan terakhir ini setelah dirumah langganan internet, saya mencoba games2 bahasa inggris dari sebuah situs). Alhamdulillah mereka antusias pada setiap pertemuannya.

    Memang dijaman yang serba susah sekarang ini, penggunaan media2 yang paling update sulit untuk dipraktekan dalam acara mengajar. So.. Guru2 di Indonesia harus bisa lebih kreatif untuk menggunakan media2 yang paling sederhana sekalipun. Saran saya, dimanapun kita berada.. di tempat mengajar terpencil sekalipun yang tidak mempunyai fasilitas apapun. “BE CREATIVE oh my dear TEACHER”… Karna engkau akan menorehkan sesuatu yang berharga pada murid-muridmu. Tak akan ada yang rela apabila sesuatu yang berharga itu akan tertutup debu. Dan aku muridmu tak bisa melihatnya… :)

  8. Saya adalah guru primitif, karena metode mengajar yang saya terapkan masih bersifat tradisional, yang hanya menggunakan lima intelegensi, misalnya menekankan pada irama (musikal), melukis gambar (pemahaman ruang), membuat bahasa tubuh, memberikan peluang kepada siswa untuk melakukan intrapersonal dan dan meminta siswa bertanya (interpersonal).
    Tetapi saya merasa perlu mengasah daya kreativitas untuk dapat mengembangkan pembelajaran yang dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya ditempat atau daerah saya mengajar.
    Seiring dengan perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi saya menyadari pentingnya seorang guru mengoptimalkan dirinya untuk dapat lebih berkopetensi dengan bantuan komputer dan memanfaatkan teknologi yang ada.
    Karena di Indonesia hanya sekolah-sekolah percontohan saja yang menggunakan perangkat teknologi informasi.
    Dalam hal ini saya menyadari kurangnya mengetahui dan memiliki ketrampilan soal-soal di internet dan kurangnya penguasaan bahasa komputer.
    Keterbatasan pengadaan listrik , telepon dan komputer disekolah juga habatan bagi guru, sehingga masih banyak kendala di lapangan pekerjaan yang membuat guru masuk dalam guru yang masih primitif.
    Tetapi setelah saya mengikuti pelajaran Teknologi Pendidikan, menjadi termotivasi untuk dapat memanfaatkan warung-warung internet yang dapat dipakai sebagai indikasi bahwa internet memang diperlukan untuk membantu kelancaran pekerjaan.
    Sehingga saya perlahan-lahan dapat mengubah image dari guru primitif menjadi guru yang modern.

  9. Saya adalah guru modern karena kita sekarang ini hidup dalam suatu era informasi, yang ditandai dengan tersedianya informasi yang makin banyak dan bervariasi, tersebarnya informasi yang makin luas dan seketika, serta tersajinya informasi dalam berbagai bentuk dalam waktu yang cepat. Karena semua usaha pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penyajian informasi senantiasa menggunakan media, maka era sekarang ini dapat disebut lingkungan bermedia.
    Media telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita, meskipun dalam derajat yang berbeda-beda. Di negara yang sudah maju, media telah mempengaruhi kehidupan hampir sepanjang waktu jaga, atau berarti lebih banyak waktu ekspos media dari waktu yang dipergunakan untuk tidur, dan juga berarti lebih banyak dari waktu yang digunakan untuk sekolah.
    Perkembangan media telah menimbulkan dua kali dari empat kali revolusi dunia pendidikan. Revolusi pertama telah terjadi beberapa puluh abad yang lalu, yaitu pada saat orang tua menyerahkan pendidikan anaknya kepada orang lain yang berprofesi sebagai guru. Revolusi kedua terjadi dengan digunakannya bahasa tulisan sebagai sarana utama pendidikan. Revolusi ketiga timbul dengan tersedianya media cetak yang merupakan hasil ditemukannya mesin dan teknik percetakan. Revolusi keempat berlangsung dengan meluasnya penggunaan media komunikasi elektronik.
    Revolusi keempat itu telah merubah sistem pendidikan secara menyeluruh. perkembangan media baik berupa buku, siaran radio, dan televisi berpotensi untuk tumbuh dan berkembangnya masyarakat belajar. Oleh karena itu dalam setiap kegiatan belajar-mengajar potensi media tidak mungkin diabaikan.
    Sudah pasti saya sebagai guru modern akan selalu menggunakan media dan penentuan medianya tergantung situasi dan bidang pengajarannya.

  10. menurut saya: saya adalah guru primitif yang akan berusaha untuk menjadi modern,karena minimnya pengetahuan saya tentang teknologi,saya akui bahwa teknologi khususnya media sangat membantu dalam proses belajar anak didik,apalagi dengan kemajuan zaman, teknologi sangat dibutuhkan dalam berbagai hal, misalnya dalam proses belajar.karena saya belum berpengalaman menjadi guru dan ditempat saya mengajar pertama saat ini masih memakai cara-cara/bahan yang primitif.dan untuk belajar menjadi seorang guru yang modern saya harus banyak banyak mencari pengetahuaan tentang menjadi seorang guru yang berkualitas,seiring dengan kemajuaan zaman dibidang teknologi pendidikan. banyak keuntungan yang didapat jika para guru menggunakan berbagai macam media, diantaranya:anak didik menjadi semangat di dalam belajar, memudahkan anak didik memahami pelajaran yang diajarkan, meningkatkan daya pikir anak didik, dan dengan suatu media dapat membuat anak didik tersebut menyalurkan kreativitasnya.

  11. Apabla menjadi seorang guru, saya merasa kalau saya adalah guru primitif. Tapi setelah membaca artikel ini, saya jadi berkeinginan kuat untuk menjadi Guru yang modern. Karena apabila gurunya saja masih primitif bagaimana mungkin anak didiknya menjadi modern? Untuk itu saya akan berusaha menjadi seorang yang modern, yaitu dengan banyak waktu untuk membaca buku, browsing internet supaya tidak ketingggalan informasi, supaya saya bisa memberikan hal-hal baru yang inovatif kepada anak didik saya. Seiring dengan kemajuan zaman yang serba Hi-Tech, kita memang dituntut untuk bisa menguasai teknologi yang modern, seperti penggunaan media komputer pada pengajaran. Sehingga anak didik akan lebih bersemangat dan enjoy dalam belajar. Karena apabila guru tidak kreatif dalam mengajar maka anak didik akan jenuh di dalam kelas, sehingga penyerapan materi pelajaran (transfer ilmu) tidak bisa berjalan secara optimal.

    Suatu saat apabila saya sudah menjadi guru, dan ternyata di lingkungan saya mengajar guru-guru yang lain masih primitif, saya akan menjadi trendsetter untuk menjadi guru yang modern, dan saya akan mengajak guru-guru yang lain supaya berubah menjadi guru yang modern juga. Sehingga guru-guru di Indonesia semua akan berubah menjadi guru yang modern, seperti misalnya di Malaysia sekarang pendidikannya sudah maju sekali. Negara kita jangan sampai kalah dong…!
    I hope it will be reality in Indonesia……welcome modern teacher….

  12. saya termasuk tipe guru modern ,kenapa saya termasuk kategori itu ???
    salah satu penyebabnya adalah bukan hanya pengetahuan di technology saja tetapi saya akan selalu menerapkan sistem pengajaran yang up to date,contohnya sistem pengajaran e-learning yaitu siswa dituntut untuk berkonsentrasi dengan apa yang saya sampaikan melalui suatu media audio visual,seperti OHP yang mungkin dulu di sebut proyektor,dan penyedian fasilitas yang menunjang seperti labotarium komputer dan bahasa di sekolah – sekolah yang ada di indonesia kecuali di daerah pedalam mungkin saya harus lebih survive kedepannya karena itu salah satu challenge buat saya..
    dan semua itu karena dari pihak sekolah,wali murid dan pemerintah yang harus terus mensupport para guru untuk lebih maju,tetapi maju dalam bentuk apa???
    misalnya pihak sekolah bekerja sama dengan pemerintah yang sekarang mulai di terapkan yaitu jaringan internet yang sudah masuk kesekolah – sekolah di indonesia walau belum merata,dan sumbangan dan dari pemerintah dan wali murid untuk membangun fasilitas di sekolah tersebut dan kelak jika saya menjadi guru nanti ,saya akan terus memperbaiki sistem pengajaran yang saya terapkan kepada siswa saya,karena masa depan bangsa ini ada di tangan mereka dan mereka akan
    menggantikan perjuangan kita selanjutnya,,,

  13. Menurut saya pribadi,saya ini guru “PRIMITIF”. Kenapa? Karena saya belum berpengalaman dalam bidang ngajar mengajar. Sebelum saya kuliah di Akta IV ini, sy adalah seorang karyawan Bank swasta. Tiba2 terbesit dihati, untuk ingin menjadi guru. Ternyata untuk menjadi seorang guru itu,tidak semudah apa yang saya bayangkan! Untuk menjadi seoarang guru yang Modern, wawasan harus luas,banyak membaca serta mengetahui teknologi. Setelah saya mengikuti pelajaran Akta IV ini, saya jadi terdorong untuk menjadi guru Modern. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi guru yang baik N modern. Ya… minimal saya dapat mendidik anak2 saya menjadi anak yang modern dan solehah. iya…khan.
    Memang dijaman sekarang ini, kita tidak dapat mengelak dengan adanya alat2 teknologi yang semakin canggih n modern. Dan saya berharap disetiap sekolah, para guru dapat menggunakan alat teknologi sebagai sarana ngajar mengajar untuk kemajuan Bangsa ini.

  14. Pendapat saya : guru primitif adalah guru yang mempunyai tujuan selain mengajar anak didik bisa membuat/membantu anak yang didik menemukan hal baru (dari yang tidak bisa) walau pun dalam mengajar mereka (guru) masih berfokus 100% pada buku, dan belum tahu tentang teknologi pendidikan. Sedangkan guru modern : mengajar dengan bantuan alat belum tentu 100% dia bisa mentransferkan ilmunya dengan baik kepada anak didiknya. jadi dalam cara mengajarnya lebih baik menjadi guru yang primitif dan cara berpikirnya seperti guru modern. seiring dengan perkembangan zaman dibidang teknologi pendidikan, mau selalu berusaha mencari pengetahuan agar bisa menjadi seorang guru yang berkualitas. Maksudnya cara berpikir seperti guru modern, karena seorang guru harus selalu belajar/meng-up to date tentang hal-hal yang baru. caranya dengan sering mendengarkan radio, menonton tv, dan menguasai/tahu dan mau belajar tentang beberapa sarana belajar seperti buku paket, buku pelengkap, buku referensi, buku bacaan, majalah, modul, lembar kerja, kaset video, VCD, CD-ROM, media pembelajaran (seperti casette recorder, OHP, Wireless, Slide Projector, LD/LCD/VCD/DVD Player, Komputer), serta adanya sarana Information Technology (IT) : seperti jaringan internet, dan lain-lain.
    dengan kata lain seorang guru yang ingin menjadi seorang guru yang modern harus tahu banyak. Dan Banyak keuntungan yang didapat, jika para guru yang sekarang menggunakan berbagai macam media (memanfaatkan teknologi yang ada). Dengan begitu anak didik menjadi semangat di dalam belajar, memudahkan mereka memahami pelajaran yang diajarkan, meningkatkan daya pikir, dan dengan suatu media dapat membuat anak didik tersebut menyalurkan kreativitasnya.

  15. Ya…Saya termasuk guru modern,
    Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, sebelumnya saya ingin memberikan pendapat tentang guru primitif dan guru modern. Guru primitf adalah guru/tenaga pengajar yang mengajar atau menerangkan hanya menggunakan teknik atau metode ceramah.
    Sedangkan guru modern adalah guru atau tenaga pengajar yang mengajar atau menerangkan menggunakan teknik atau metode- metode tertentu misalnya:
    1. Presentasi. Teknik ini meliputi antara lain: ceramah, debat, dialog, wawancara, panel, demonstrasi, film, slide, pameran, darmawisata, dan membaca.
    2. Teknik Partisipasi peserta. Teknik ini meliputi antara lain: tanyajawab, permainan peran, kelompok pendengar panel reaksi, dn panel yang diperluas.
    3. Teknik Diskusi. Teknik ini terdidi atas diskusi terpimpin, diskusi yang bersumberkan dari buku, diskusi pemecahan masalah, dan diskusi kasus.
    4. Teknik Simulasi. Teknik ini terdiri atas: permainan peran, proses insiden kritis, metode kasus, dan permainan
    Melihat dari metode atau teknik yang digunakan menurut saya, saya termasuk guru modern, kenapa saya mengatakan seperti itu, karena dalam penyampaian materi saya mempergunakan keempat teknik diatas. Yaitu teknik atau metode ceramah, tanya jawab, dikusi dan simulasi. Dan saya juga mempergunakan alat atau media sebagai faktor penunjang yang bisa didapatkan dari lingkungan didalam sekolah.
    Dan media yang saya pergunakan dalam mengajar yaitu saya mempergunakan media komunikasi (komputer, koran, radio, televisi, kertas dan speaker).
    Sebagai seorang guru yang baik harus bisa melihat dan mempergunakan media atau alat yang ada lingkungan sekitar yang ada didalam sekolah.
    Media apa saja sih yang bisa kita pergunakan dengan melihat dengan kondisi dan perkembangan zaman
    1. Media Komunikasi Suara yaitu
    a. Komunikasi siaran radio (Radio Broadcasting)
    b. Komunikasi radio amatir
    c. Komunikasi radio dua arah
    d. Komunikai radio antar penduduk (Citizen Band)
    e. Komunikasi telepon
    2. Media Komunikasi Berita dan Gambar yaitu
    a. Komunikasi telegraf
    b. Komunikasi telex(TELEPRINTER EXCHANGE
    c. Komunikasi Faximile
    d. Komunikasi siaran televisi
    3. Media Komunikasi Data: Merupakan komunikasi berupa data yang dikirimkan melalui saluran komunikasi.Adapun yang dikirimkan dapat berupa : berita / informasi (data), suara (audio) dan gambar (video).

    Kenapa saya menyebutkan 3 media tersebut, karena dengan kondisi perkembangan zaman saat ini, tidak mungkin kalau kita mengajar hanya dalam bentuk ceramah, otomatis siswa atau murid akan lebih jenuh atau bosan karena siswa atau murid tersebut hanya membayangkan apa yang kita jelaskan. Contoh kita mau mempelajari jenis-jenis tumbuhan, tapi kalau kita menjelaskan dengan bentuk cerita, pasti siswa akan membayangkan apa yang kita ceritakan dengan mendetil, tapi pertanyaannya apakah yang dibayangkan siswa dengan yang kita ceritakan itu sama jenis tumbuhannya?. Dengan mempergunakan fasilitas atau media kita bisa lebih jelas memberikan contoh, misalnya kita bisa mempergunakan media telivisi atau komputer untuk memberi tahu jenis-jenis tumbuhan tersebut. Siswa jadi bisa melihat langsung jenis-jenis tumbuhan yang kita jelaskan, dari segi warna, bentuk, dll.

    contoh lain: kita ingin mengenalkan pengunungan didaerah sumatra, kalau kita menjelaskan dalam bentuk ceramah. Murid atau siswa akan membayangkan seperti gunung yang ada didaerah jawa tapi dengan menggunakan media atau alat misalnya kita membuat miniatur gunung semeru yang berada di jawa dan kita membat miniatur pegunungan bukit barisan di sumatra
    dan masih banyak lagi yang bisa kita contohkan apabila kita mengajar dengan menggunakan media atau alat

  16. Beberapa saat membaca artikel tersebut diatas saya pribadi merenung apakah saya seorang guru modern atau primitif ? dengan memasuki dunia internet ini berarti saya menuju kedunia maju yang modern, akan tetapi banyak kendala yang akan dihadapi apakah nanti sianak didik mampu atau tidak atas dasar cara penyampaian saya ? apakah nanti sianak didik senang, bahagia atau sedih dengan apa yang guru sampaikan? apakah sianak senang dengan baju (ilmu pengetahuan ) yang saya kemukakan ? karena sipat dan karater sianak didik sangat beragam, ada yang senang, cuek, ada yang pintar dan ada yang lamban untuk mengerti. Maka secara teoritis saya akan menggunakan media atau tidak atas dasar hal tersebut diatas, tergantung apakah diperlukan saat itu seandainya diperlukan saya sebagai seorang pendidik akan selalu menggunakan media (Fasilitas) pendidikan yang disediakan dan kemingkinan lembaga lembaga (institusi pendidikan) mempunyai Fasilitas itu, saya pun akan menggunakannya sebagai tehnik penyampaian dalam proses belajar mengajar keanak didik.
    Dan selanjutnya, dalam perencanaan pengajaran materi yang akan saya gunakan yaitu pada setiap kegiatan atau tindakan pendidikan yang akan dilakukan harus sengaja diarahkan untuk mencapai tujuan akhir pendidikan itu sendiri. Dengan demikian dasar tujuan pendidikan itu tidak lain adalah target sasaran yang akan dicapai dalam setiap kegiatan pendidikan atau rumusan bentuk (kepribadian ) manusia yang akan dicapai oleh kegiatan atau usaha pendidikan yang dilakukan seorang pendidik sehingga sianak didik dapat perkembangan jaman teknologi modern saat ini

  17. Saya rasa hidup di zaman digital seperti sekarang ini semua guru pasti akan memilih menjadi seorang guru yang modern, termasuk saya, mengingat begitu semakin pentingnya peranan teknologi dalam setiap kehidupan termasuk juga dalam dunia pendidikan.
    Apalagi bila kita berfikir untuk 20-25 tahun kedepan,disaat itu segala sesuatu pasti akan menggunakan teknologi, sehingga perlu dari sekarang untuk mempersiapkannya dan menjadi tugas guru untuk memperkenalkan dan mempersiapkan para peserta didik/manusia yang siap menggunakan teknologi tersebut. Tentunya untuk mempersiapkan itu semua, tidak mungkin tanpa adanya sarana dan prasarana yang menunjang sehingga diperlukan koordinasi dari semua pihak-pihak yang terkait.
    Secara pribadi saya juga menyukai teknologi dan ingin memanfaatkan teknologi secara maksimal apalagi saya yakin teknologi ini akan sangat mampu menunjang pekerjaan saya meskipun dalam kenyataannya, begitu sulitnya teknologi itu sampai ke sekolah-sekolah.
    Memang untukIndonesia, semua program ini tidak terlepas dari bermacam kendala dan hambatan. Selain masalah keuangan, faktor ketidakmerataan pendidikan di Indonesia (geografis) juga menjadi masalah. Begitu besarnya kesenjangan antara sekolah di kota-kota besar dan di pelosok tetap menjadi permasalahan hingga saat ini.

  18. setelah membaca artikel diatas, saya sangat ingin menjadi seorang guru yang modern, mungkin selama ini saya adalah seorang guru yang primitif… karena slama saya mengajar saya hanya berpanutan kepada buku dan menerangkan dan anak didik saya mengerti apa yang saya ajarkan, ya…..walaupun ditempat saya mengajar telah tersedia komputer, VCD dll tapi saya tidak leluasa untuk memakainya.
    tapi sekarang saya termotifasi untuk lebih baik walaupun berbagai kendala karena saya tidak mau anak didik saya menjadi primitif, saya akan berusaha untuk menjadi yang terbaik dan mencari berbagai media untuk diajarkan kepada anak dengan begitu anak akan semangat untuk belajar….karena anak didik kita adalah penerus bangsa!!!!!

  19. Untuk bisa menjawab pertanyaan itu maka kita perlu memahami makna modern yang dimaksud. Jika modern yang disebut dalam pertanyaan itu adalah modern dalam kaitannya pemikiran atau pola pikir atau paradigma, maka walaupun secara subyektif , saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru modern, atau sedang berusaha menjadi modern atau paling tidak guru yang sedang dalam era modern. Artinya kata-kata itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sekarang yang serba modern.
    Namun jika yang dipertanyakan modern adalah terkait dengan alat-alat, maka kita harus terima dan jujur untuk mengatakan bahwa kita belum bisa modern. Saya akan mengatakan bahwa ” saya belum modern” . Alasanya bahwa ketika saya akan menyampaikan suatu materi, saya hanya menemui papan tulis atau sejenisnya atau paling-paling OHP, yang saya menganggapnya sudah ketinggalan zaman. Padahal ada teknologi yang lebih canggih yaitu in focus yang mampu memproyeksikan layar komputer menjadi layar yang besar yang bisa dinikmati orang satu ruangan. Jika ini sudah saya dapati, maka pekerjaan saya tinggal mengolah materi-materi pengajaran ke dalam progeram komputer kemudian menyajikannya melalui alat ini. Maka semuanya akan menjadi mudah. Apalagi penyajian dengan menggunakan alat ini, kini sudah dilengkapi dengan teknologi nirkabel atau wireless yang memungkinkan orang untuk mengendalikan suatu komputer dengan duduk berdiri atau berjalan. Ini baru canggih dan kata-kata “Modern” layak untuk dilekatkan kepada siapapun termasuk saya jika sudah menguasai dan memanfaatkan teknologi canggih ini.
    Apabila “modern” yang dimaksud adalah modern dalam perspektif yang lebih luas lagi, maka kita tidak bisa mengadili atau menjustice (prejudice) seseorang tidak modern hanya gara-gara suatu alat teknologi canggih.
    Tapi saya sungguh mempunyai angan-angan seperti itu (mempunyai in focus +laptop. red), jika saya kelak benar-benar menjadi guru. Saya tinggal mengolah dan mengembangkan suatu materi pelajaran melalui media komputer apalagi bisa online via internet. Hidup Indonesia, Majulah bangsaku.

  20. menurut saya guru primitif adalah seorang guru yang tidak dapat memanfaatkan sarana dan prasarana ( fasilitas ) yang ada guru itu hanya terpaku pada sumber yang telah di buatnya tidak dapat mencari sumber dari luar. Guru primitif itu terlalu mengharapkan / menekankan keberhasilan akademik anak. maka akan menyebabakan orang tua dan guru memaksa anak untuk belajar keras karena harus mencapai target sehingga waktu bermain tidak ada. Guru primitif itu menyajikan pelajaran kepada siswa / murid seakan akan hanya untuk menyiapkan mereka agar bisa menjawab tes,ujian dan latihan .
    Guru modern adalah seorang guru yang dapat memanfaatkan segala sesuatu / sumber , fasilitas yang ada di sekolah untuk memotivasi siswa untuk belajar aktihf misalnya : guru akan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa , selain untuk mendorong untuk terlibat dalam diskusi sehingga ada motivasi dalam diri siswa untuk belajar lebih dalam / banyak .Guru modern juga dapat memotivasi siswa untuk mengekspresikan pikirannya ketika sedang mempelajari sesuatu , siswa akan belajar efektif ketika mereka terlibat dalam tugas konkrit mereka mempunyai kesempatan untuk mendiskusikan apa yang sedang di pelajarinya .

  21. Seandainya saya ditanya saya guru modern atau guru primitif?maka saya termasuk guru primitif kenapa saya mengatakan saya termasuk guru primitif!!!!!karena yang di maksud dengan PRIMITIF adalah semua atau segala sesuatu yang tertinggal dan tidak bisa mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.
    Dengan memperhatikan apa yang di maksud dengan primitif maka saya termasuk kedalam kategori primitif dalam dunia pendidikan di mana saya dalam mengikuti perkembangan dalam dunia pendidikan saya sangatlah tertinggal,contoh kecil dalam proses belajar mengajar saya selalu menggunakan metode-motode lama,dalam penggunaan media selalu saja media-media jadul(zaman dahulu)menjadi primadona dalam setiap proses belajar mengajar pada hal banyak sekali media-media yang baru yang lebih efisien dalam penggunaanya dan lebih canggih dan mudah di mengerti oleh peserta didik.
    Apabila pertanyaanya diubah menjadi”apakah anda guru yang hidup dizaman modern?”maka saya menjawab saya seorang guru yang hidup di zaman modern dengan arti lain sekarang ini zamannya yang modern sedangkan manusia atau gurunya hanyalah sebahagian kecil yang dapat mengikuti zaman yang modern itu.l
    tetapi walaupun saya seorang guru yang primitif saya adalah seorang guru primitif yang berusaha menjadi guru yang modern!kenapa?karena saya siap dan akan berubah baik pola pikir,cara saya mengajar dan dalam penggunaan media saya akan mencoba media-media yang baru.dan saya juga seorang guru yang tidak takut akan perubahan zaman,dan perkembangan dalam pendidikan khususnya yang bertujuan untuk memajukan dunia pendidikan di indonesia.hidup guru dan maju terus dunia pendidikan INDONESIA.

  22. Setelah membaca artikel di atas, jelaslah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lain, begitu juga persepsi mereka terhadap kemodernan. bisa saja TV dianggap hal yang sangat modern bagi orang-orang yang tinggal dipedalaman dan lain halnya dengan orang yang tinggal di kota-kota besar hal itu sudah hal biasa bagi mereka.
    Begitu juga dalam dunia pendidikan, bisa saja seorang guru yang tinggal dan mengajar di pedalaman dengan memakai media yang sederhana dan seadanya, ia sudah dianggap modern, tetapi bagi para guru di kota-kota besar tidaklah demikian.
    Jadi tidak ada standar baku yang mengatakan bahwa sesuatu itu termasuk modern atau primitif. hanya saja orang itu dikatakan primitif/terbelakang karena ia hidup di zaman dahulu atau karena ia tidak menggunakan pakaian, dibandingkan dengan orang yang hidup di zaman sekarang atau menggunakan pakaian lengkap.
    Bagi saya bila standar yang disebut sebagai guru modern itu karena ia tinggal di zaman sekarang dan mengajar dengan menggunakan media, tentu saja saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru yang modern. Karena apa, karena saya hidup di zaman teknologi sekarang ini dan selalu berupaya untuk memakai media yang berbeda-beda dalam setiap kesempatan mengajar saya yang bertujuan agar pelajaran dapat lebih mudah diterima oleh siswa dan menghindari kejenuhan siswa.
    tapi sampai sekarang yang saya tahu tidak ada standar baku yang dapat membedakan seseorang atau guru itu dapat disebut modern atau tidak.

  23. Setelah membaca artikel di atas, jelaslah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lain, begitu juga persepsi mereka terhadap kemodernan. bisa saja TV dianggap hal yang sangat modern bagi orang-orang yang tinggal dipedalaman dan lain halnya dengan orang yang tinggal di kota-kota besar hal itu sudah hal biasa bagi mereka.
    Begitu juga dalam dunia pendidikan, bisa saja seorang guru yang tinggal dan mengajar di pedalaman dengan memakai media yang sederhana dan seadanya, ia sudah dianggap modern, tetapi bagi para guru di kota-kota besar tidaklah demikian.
    Jadi tidak ada standar baku yang mengatakan bahwa sesuatu itu termasuk modern atau primitif. hanya saja orang itu dikatakan primitif/terbelakang karena ia hidup di zaman dahulu atau karena ia tidak menggunakan pakaian, dibandingkan dengan orang yang hidup di zaman sekarang atau menggunakan pakaian lengkap.
    Bagi saya bila standar yang disebut sebagai guru modern itu karena ia tinggal di zaman sekarang dan mengajar dengan menggunakan media, tentu saja saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru yang modern. Karena apa, karena saya hidup di zaman teknologi sekarang ini dan selalu berupaya untuk memakai media yang berbeda-beda dalam setiap kesempatan mengajar saya yang bertujuan agar pelajaran dapat lebih mudah diterima oleh siswa dan menghindari kejenuhan siswa.
    tapi sampai sekarang yang saya tahu tidak ada standar baku yang dapat membedakan seseorang atau guru itu dapat disebut modern atau tidak.

  24. Saya guru modern atau primitif?? karena saya lahir di kota jakarta dan saya memasuki universitas yang moderen,selain kuliah saya juga mengajar di salah satu sekolah SD Islam swasta yang menuntut kreativitas guru dalam mengajar dalam menentukan/memilih media apa yang digunakan dalam pengajaran materi hari ini?walupun media tersebut belum tersedia di sekolah,maka dengan kreativitas guru akan tersedia media pengajaran dalam belajar,dengan tujuan agar siswa lebih mudah mencerna dan memahami pelajaran yang diberikan pada kegiatan belajar mengajar.
    Dan saya menjawab,saya guru yang modern selain memikirkan media apa yang digunakan dalam pengajaran materi hari ini saya juga mempersiapkan pesan/inti dari pelajaran tersebut. Oleh karena itu guru juga harus memiliki keterampilan komunikasi,sikap,pengetahuan,dan memperhatikan konteks sosial budaya. Peran guru disekolah memiliki peran ganda guru juga dapat disebut seorang manajerial yang akan mengelola proses pembelajaran merancang pembelajaran,mendisain pembelajaran,melaksanakan aktivitas pembelajaran bersama siswa,dan melakukan pengontrolan atas kecakapan prestasi siswa.
    Untuk menjadi guru yang modern memang sulitkita dituntut harus peka terhadap perubahan-perubahan kurikulum dan kerja keras yang ekstra dalam mempersiapkan RPP dalam mengajar agar kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana sesuai dengan apa yang ingin di capai untuk pertanyaan”Apa saya akan menggunakan media atau tidak??guru tersebut bukan hanya primitif tetapi ia tidak bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya yang sesuai,atau dia mempunyai ilmu tetapi tidak menerapkannya/mengaplikasikannya. Guru yang modern adalah guru yang selalu mempunyai banyak akal/ide untuk membuat suatu media dalam pengajaran walaupun media yang di gunakan sangat sederhana asalkan sesuai dengan materi yang di ajarkan.

  25. Sebelum saya menjawab apakah saya guru modern atau guru primitif, saya ingin mencoba menguraikan persepsi saya tentang guru primitif dan guru modern. Menurut saya guru primitif adalah guru yang masih menggunakan paradigma lama tentang profesi keguruan, misalnya masih beranggapan bahwa guru adalah satu-satunya sumber ilmu dan siswa hanya dianggap sebagai objek yang harus selalu menerima apa kata guru, sehingga dalam mengajar ia hanya menggunakan satu metode klasik, yaitu metode ceramah saja misalnya tanpa memberikan kesempatan kepada siswanya untuk menikmati metode lain yang dapat mengembangkan daya pikir dan kreativitas mereka. Atau dalam mengajar hanya sekedar mengikuti apa yang ada di buku panduan, tanpa merelevansikan suatu materi pelajaran dengan informasi terkini. Guru primitif bisa juga disebut guru yang konservatif atau anti terhadap perubahan, misalnya bila ia seorang guru senior, ia beranggapan bahwa pengalaman adalah segalanya tanpa perlu meningkatkan kualitas keilmuan dan tidak mau mengikuti informasi-informasi aktual dunia pendidikan.
    Sedangkan guru modern dalam persepsi saya adalah seorang guru yang menjalankan tugasnya dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Ia sadar betul bahwa profesinya adalah profesi strategis, ujung tombak perubahan setiap generasi bangsanya. Karena itu ia membekali dirinya dengan wawasan keilmuan yang selalu diperbaharui kualitasnya. Menguasai segala Kompetensi Dasar yang harus dimiliki seorang guru. Seorang guru modern harus bisa menjadi edukator, inovator, motivator, dan fasilitator untuk siswanya.
    Kalo begitu saya guru primitif atau guru modern ya? Ya…karena saya hidup di zaman modern, maka saya harus menjadi guru modern. Paling tidak mulai berusaha untuk menjadi seorang guru modern. walau kadang banyak hambatan di lapangan untuk mewujudkannya. Misalnya keterbatasan sarana dan prasarana, lingkungan kerja yang kurang kondusif seperti rendahnya kedisiplinan dan loyalitas guru-guru lainnya.

  26. Pada awalnya media memang hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru (teaching aids) untuk memberikan pengalaman konkrit, motivasi serta mempertinggi daya serap dan retensi belajar siswa, bukan sebagai bagian integral dalam program pembelajaran.
    Kalau media masih dianggap hanya sebagai alat bantu mengajar guru, maka keberadaannya bukan lah merupakan suatu keharusan dalam proses pembelajaran. Padahal seharusnya yang menjadi perhatian bukanlah bagaimana seorang guru dapat mengajar, tetapi perhatian itu harus dipusatkan pada proses pembelajaran siswa, sehingga media apa yang harus digunakan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.
    Guru modern adalah guru yang tidak lagi mepertanyakan bagaimana dia dapat mengajar, tetapi yang selau bertanya dan memusatkan perhatiannya pada kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajarannya, sehinga siswa itu dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik.
    Kita memang sudah berada di zaman modern, namun bukan berarti cara berfikir guru-guru kita juga sudah modern. Kenyataannya masih banyak para guru yang masih berfikir bagaimana dia dapat mengajarkan suatu materi pelajaran kepada siswa. Kalau sudah demikian, jangankan berfikir media apa yang akan digunakan?, berfikir untuk menggunakan media saja terkadang tidak. Seharusnya para guru berfikir bagaimana para siswa dapat mempelajari dan memahami materi pelajaran tersebut dengan baik dan mudah.
    Kebanyakan para guru juga masih beranggapan bahwa media pendidikan identik dengan peralatan canggih yang mahal, padahal tidak harus demikian. Karena peralatan canggih yang mahal kalau tidak direncanakan secara sistematis dengan memusatkan perhatian pada siswa, maka akan sia-sia. Mungkin inilah salah satu penyebab kenapa seorang guru masih mengangap keberadaan media pembelajaran bukan merupakan suatu keharusan, sehingga dia masih bertanya “apakah saya akan menggunakan media atau tidak?”.
    Seorang guru memang dituntut harus kreatif, sehingga dapat memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran, tidak harus yang mahal, kita dapat membuat media pembelajaran yang sederhana dan tidak terlalu mahal.(DS)

  27. Dalam sebuah kehidupan bukan saja seorang guru akan tetapi setiap manusia dituntut agar dapat beradaptasi di lingkungan dengan tujuan supaya dapat menyesuaikan dirinya baik dalam tingkah laku atau perbuatan sehingga dia benar-benar merasa nyaman hidup di tengah tengah masyarakat yang majemuk yang berasal dari berbagai komunitas. Karena, manusia yang tidak mau menyesuaikan dirinya dalam arti untuk mengikuti setiap langkah kehidupan bermasyarakat dan berinteraksi maka sesungguhnya dia bisa saja disebut tidak tau aturan, kurang pergaulan atau bahkan ketinggalan zaman.
    Idealnya seorang guru juga demikian. Pada era globalisasi saat ini dimana, untuk melakukan dan mendapatkan sesuatu relative semakin hari semakin mudah dan terjangkau, seperti halnya untuk mendapatkan informasi, dapat dilakukan baik melalui media cetak maupun media elektronik dan bahkan dengan system informasi sekalipun yang sekarang ini marak didengungkan oleh pemerintah dipermukaan tanah air kita, hanya saja tinggal apakan ada kemauan apa tidak.
    Artinya seorang guru harus mau banyak belajar untuk meningkatkan kualitasnya dalam penguasaan materi yang diajarkan serta menggunakan system informasi sebagai alat untuk mencari segala informasi yang ada kaitannya dengan cara dan metode pengajaran agar dapat mencapai tujuan dalam proses pembelajaran.
    Kreatifitas dan inovasi seorang guru saat ini sangat dituntut apabila tidak ingin ketinggalan tidak saja oleh masyarakat diluar lingkungan pendidikan akan tetapi juga dengan muridnya. Oleh sebab itu, sekali lagi, pemerintah sangat diharapkan perannya untuk pengentasan buta teknologi informasi bagi guru-guru.

  28. jika seorang guru dikatakan sebagai “Guru modern atau primitif” hanya sebatas ia menggunakan media atau tidak ketika mengajar, maka mungkin saja saya termasuk guru modern. karena kebetulan saya mengajar anak-anak Tk yang setiap harinya dalam proses belajar mengajar tidak lepas dari media, sebagai alat bantu agar anak-anak lebih mudah memahami pelajaran. tapi menurut saya, bukan hanya sebatas itu, seorang guru bisa dikatakan guru yang modern ataupun guru primitif. guru primitif adalah guru yang hanya mengandalkan pengalaman mengajarnya saja tanpa mau belajar lagi dan tidak mau memanfaatkan fasilitas yang ada. sedangkan guru modern adalah guru yang bertanggung jawab akan profesinya, inovatif dalam setiap mengajarnya, kreatif, memotivasi dan selalu meningkatkan kualitas pengetahuannya setiap hari. selain memberikan materi, seorang guru diharapkan bisa mendidik, membekali dan mempersiapkan siswanya agar menjadi seseorang yang berguna di masa depan. nah untuk itu, guru tidak bisa berjalan sendiri, pemerintahpun ikut bertanggung jawab untuk menciptakan generasi yang unggul. kita memang hidup dizaman modern, informasi apapun yang kita inginkan dengan mudah bisa kita akses dengan internet. tapi untuk mengakses internet, kita butuh keahlian, dan keahlian itu tidak semua guru memilikinya. seperti pak adam bilang, peran pemerintah dalam pengentasan buta tehnologi informasi bagi guru-guru sangatlah penting. karna dengan begitu, sedikit banyak membantu guru-guru untuk selalu up to date. lalu bagaimana dengan saya? mungkin saja saya masih termasuk guru primitif, tapi saya akan berusaha menjadi guru yang modern.

  29. Modern, karena saya hidup atau menjadi seorang guru di zaman yang modern yang bisa di sebut zaman globalisasi. Yang mana media atau alat peraga sudah mudah di dapatkan dengan bentuk yang kecil dan tidak harus repot untuk membawanyam, dalam cara bersikap juga harus modern. Bagai mana bisa diterima untuk mengajar di zaman yang modern ini apa bila cara mengajarnya masih primitif, bahkan siswa-siswa juga sekarang sudah modern dengan mengenal plesdis dan lain-lain. Tujuan menggunakan media pengajaran adalah agar suatu konsep yang sifatnya abstak akan menjadi libih kongkrit.
    Menyampaikan informasi dengan secara teliti jelas akan lebih menarik minat murid dalam menyerap materi pembelajaran. Jika seorang guru hidup di zaman sekarang mengajar dengan cara primitif maka murid pun tidak akan memperhatikannya, bagi mereka tidak ada hal yang menarik semua itu bisa di lakukan dengan cara memotivasi mereka dengan cara-cara mengajar yang modern. Jadi Media siapa takut!!!!

  30. Saya adalah guru yang modern karena sekarang ini di eraglobalisasi kita ditantang untuk lebih maju terutama didalam penyajian pembelajaran kepada anak-anak. Alhamdulillah disekolah saya terdapat fasilitas yang cukup lengkap untuk mempelajari IT dengan tersedianya sarana Pusat Sumber Belajar (PSB) yang menyiapkan alat Bantu belajar seperti Audio Visual, Visual Presenter, LCD, OHP, Head Phone dan lain-lain. Dengan adanya alat-alat tersebut saya semakin termotivasi untuk mempelajari dan belajar bagaimana cara mengoperasikannya serta mengaflikasikan kepada anak-anak. Sehingga kita tidak tertinggal dengan kemajuan teknologi dan menjadi guru yang modern.

  31. saya menilai sudah menjadi “guru modern” alasannya adalah saya selalu terbuka atas informasi mengenai ilmu ilmu kependidikan. Kecanggihan alatalat pembelajaran tidak menjadi satu-satunya ukuran guru dikatakan modern,alasanya adalah alat-alat yang modern belum tentu dapat mencapai tujuan pembelajaran.Artinya tujuan dalam pembelajaran dapat dicapai walau dengan media sederhana dikombinasikan metodologi komunikasi yang tepat dan nenarik.Jadi menurut saya “Guru modern” adalah Guru yang dapat mencapai tujuan pembelajaran dan pendidikan (saat ini-Tujuan Pendidikan Nasional)dengan mengeahkan semua potensi keprofesionalanya.PESAN….WAHAI PARA GURU,KENALILAH PROFESIMU! KARENA DENGAN ITU KAMU AKAN MENGETAHUI BAGAIMANA SEHARUSNYA?!.

  32. Terimakasih anda menyadari bahwa dalam menghadapi era global ini seorang guru harus berpikir dan bertindak sesuai dengan tuntutan zaman, tentu saja tanpa melupakan nilai2 agama dan budaya bangsa.

  33. menurut pendapat saya,saya termasuk kategori guru primitif karena tidak adanya perubahan dan perkembangan zaman di tempat saya mengajar!!!tetapi saya berusaha menjadi guru modern apalagi di zaman eraglobalisasi ini harus bisa menggunakan media atau alat peraga ,agar anak-anak didik saya tidak merasa jenuh tetapi merasakan kenikmatan dalam belajar .karena zaman sekarang kita di tuntut untuk dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi!

  34. Setelah saya membaca artikel bapak tentang “guru primitif atau guru modern”,maka saya adalah guru modern,sbb ktka mengajar sy selalu berusaha tuk menggunakan media,walaupn media yg d gunakan masih sederhana.Menurut pendapat saya media yg dgunakan untuk KBM tdak slalu harus teknologi tinggi,apa yg ada disekitar sekolah bisa kita manfaatkan sbgai media pendidikan

  35. Menurut pendapat saya, saya ini adalah guru modern, karena selain hidup pada zaman modern saya juga belajar teknologi mengajar dengan fasilitas yang modern, serta pemikiran dalam mengajar saya menggunakan metode-metode yang tersistimatis. Kalau Guru yang primitif, semua yang saya sebutkan diatas belum tentu didapat, dan cara mengajarkannya pun masih menggunakan teknik lama atau terdahulu, dan kata-kata primitif identik dengan keterbelakangan pola pikir dan memegang budaya nenek moyangnya. Kalaupun ada Guru yang pola pengajarannya primitif maka guru itu tidak layak mengajar di kota. Terima kasih.

  36. menurut pendapat saya,saya adalah guru modern.karena dalam mengajar ,saya akan selalu berusaha untuk menggunakan media pembelajaran agar pelajaran yang saya berikan akan lebih mudah untuk dipahami dan lebih cepat diserap. Apalagi pada zaman modern sekarang ini akan sangat tertinggal apabila saya tidak menggunakan fasilitas teknologi yang ada.walaupun ada sekolah yang belum lengkap fasilitasnya maka saya akan berusaha untuk menggunakan media yang sederhana mungkin,agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif.
    Terima kasih.

  37. menurut saya,saya adalah guru modern.karena dalam mengajar ,saya akan selalu berusaha untuk menggunakan media pembelajaran agar pelajaran yang saya berikan akan lebih mudah untuk dipahami dan lebih cepat diserap. Apalagi pada zaman modern sekarang ini akan sangat tertinggal apabila saya tidak menggunakan fasilitas teknologi yang ada.walaupun ada sekolah yang belum lengkap fasilitasnya maka saya akan berusaha untuk menggunakan media yang sederhana mungkin,agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif.
    Terima kasih.

  38. menurut pendapat saya, saya adalah guru modern. Karena dalam setiap kegiatan belajar mengajar dibutuhkan media dan strategi dalam mengajar. Semua itu berdasarkan kreatifitas seperti : 1) memiliki keterampilan interpersonal, khususnya kemampuan untuk menunjukkan empati, penghargaan kepada siswa, dan ketulusan; (2) memiliki hubungan baik dengan siswa; (3) mampu menerima, mengakui, dan memperhatikan siswa secara tulus; (4) menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam mengajar; (5) mampu menciptakan atmosfir untuk tumbuhnya kerja sama dan kohesivitas dalam dan antar kelompok siswa; (6) mampu melibatkan siswa dalam mengorganisasikan dan merencanakan kegiatan pembelajaran; (7) mampu mendengarkan siswa dan menghargai hak siswa untuk berbicara dalam setiap diskusi; (8) mampu meminimalkan friksi-friksi di kelas jika ada.
    kemampuan yang terkait dengan strategi manajemen pembelajaran, yang meliputi: (1) memiliki kemampuan untuk menghadapi dan menangani siswa yang tidak memiliki perhatian, suka menyela, mengalihkan pembicaraan, dan mampu memberikan transisi substansi bahan ajar dalam proses pembelajaran; (2) mampu bertanya atau memberikan tugas yang memerlukan tingkatan berpikir yang berbeda untuk semua siswa.
    memiliki kemampuan yang terkait dengan pemberian umpan balik (feedback) dan penguatan (reinforcement), yang terdiri dari: (1) mampu memberikan umpan balik yang positif terhadap respon siswa; (2) mampu memberikan respon yang bersifat membantu terhadap siswa yang lamban belajar; (3) mampu memberikan tindak lanjut terhadap jawaban siswa yang kurang memuaskan; (4) Mampu memberikan bantuan profesional kepada siswa jika diperlukan memiliki kemampuan yang terkait dengan peningkatan diri, terdiri dari: (1) mampu menerapkan kurikulum dan metode mengajar secara inovatif; (2) mampu mem-perluas dan menambah pengetahuan mengenai metode-metode pengajaran; (3) mampu memanfaatkan perencanaan guru secara kelompok untuk menciptakan dan mengembangkan metode pengajaran yang relevan. Selain itu di dalam kegiatan belajar mengajar harus menggunakan atau memanfaatkan alat-alat teknologi untuk memberikan atau menyampaikan suatu informasi kepada siswa seperti televisi, radio, internet, telepon dan komputer. Agar siswa mendapatkan pelajaran yang efektif dan efisien. Bahkan siswa merasa tidak jenuh atau tidak bosan dalam setiap menerima pelajaran dan siswa menjadi aktif serta berfikir untuk memecahkan setiap masalah. Guru hanya sebagai fasilitator, mediator dan motivator kepada siswa. saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi guru yang berkualitas dan kuantitas. Walaupun saya harus bersaing keras dengan guru yang sudah disertifikasi atau guru asing, saya tetap akan menjadikan siswa yang berkualitas dari segi akademis, kreatif, dan agamais.

  39. Ternyata saya ini adalah salah satu guru yang masih primitif. Walaupun demikian, saya akan terus berusaha menjadi guru yang modern. Saya berharap bisa mengubah moral buruk anak didik saya menjadi lebih baik. Saya ingin berhasil dalam mendidik, bukan hanya berhasil dalam mengajar. Semoga niat baik saya bisa berhasil. Semua itu membutuhkan teknologi dalam pendidikan. Perubahan dari primitif menuju modern membutuhkan proses.

  40. Bagi saya sebutan primitif dan modern hanya ada berdampingan dengan sebuah media. Jadi bagi saya guru yang primitif adalah masa lalu dari guru modern. Setidaknya ini adalah evolusi dalam dunia pendidikan dan harus disikapi dengan tantangan, tanggungjawab serta profesionalisme.

    Tapi saya akui bahwa saya masih guru primitif looh…

  41. Dengan analogi cerita di atas saya jadi mengerti apa ?? sebenarnya perbedaan antara guru primitif dan guru modern. Jadi saya yakin bahwa saya adalah guru modern, karena jika saya kilas balik saya juga selalu bertanya pada diri saya apa media yang akan gunakan untuk mempermudah anak didik dlm memahami suatu materi. Sekian….terimakasih

  42. menurut saya setiap proses pembelajaran memang memerlukan media pembelajaran, maka dari sebab itu sebagai seorang guru di zaman yang serba modern seperti saat ini, ketika guru tersebut akan melakukan proses KBM (kegiatan belajar Mengajar ) masih mempertanyakan apakah saya akan menggunakan media atau tidak adalah pertanyaan yang aneh karena guru tersebut belum mengetahui hakikat dari media pembelajaran itu sendiri. Terima kasih

  43. Ketika saya ditanya apakah saya guru primitif atau modern?jawabannya adalah masih primitif tetapi sedang menuju kearah modern. Terus terang kita tidak mudah menghindar begitu saja dari metode dan sistem yang masih diterapkan dimasa kita. Tetapi saya yakin ketika saya bersemangat untuk berubah maka saya akan tidak berfikir lagi secara primitif dan terbelakang tetapi saya menyambut perubahan dengan menggunakan teknologi yang sedang berkembang sekarang, demi tercapainya tujuan pendidikan sepanjang hayat, benar dengan teknologi kehidupan manusia menjadi lebih mudah.

  44. Dengan benturan zaman yang tidak bisa dihindari juga realitas kian pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka saya tidak bisa menentang kenyataan. Saya harus memposisikan diri sebagai seorang pengajar/guru yang up to date atau selalu sejalan dengan zaman dan realita kehidupan. Maka saya harus memproklamirkan diri bahwa saya seorang guru modern bukan primitif. Namun tetap berpandangan dan berprinsip bahwa teknologi diciptakan untuk mempermudah menjalani hidup bukan sebagai solusi akhir atas setiap persoalan.

  45. sudah pasti saya berkeinginan menjadi guru modern, karena saat ini saya belum mengajar, maka saya bercita-cita jika nantinya saya sudah menyelesaikan akta IV dan berkesempatan untuk menjadi guru saya ingin menjadi guru yang up-todate, yang bisa mengikuti perkembangan jaman termasuk bisa menggunakan bermacam media dalam mengajar, media dari yang sederhana sampai yang modern, dari sebentuk triplek sampai dengan dvd dan perangkat proyektor, mudah2an nantinya tempat dimana saya mengajar bisa mendukung apa yang menjadi cita-cita saya tersebut yah..kalaupun tidak memiliki sarana media yang modern setidaknya dengan bekal dari pendidikan saya di akta IV saya bisa membuat media dari perangkat yang sederhana yang penting sesuai dengan materi pelajaran yang ingin saya sampaikan, sehingga bisa merangsang aspek kognitif, afektif dan sosial dari siswa saya kelak.

  46. Aku merasa seperti guru primitif karena dalam proses pengajaran tidak pernah mengunakan media elektronik.sementara saat ini zaman sudah berkembang. tapi kadang-kadang aku merasa seperti seorang guru yang modern. karena dalam pedoman pengajaran telah menggunakan KTSP yang telah dianjurkan oleh pemerintah dan sekolah setempat.

  47. Guru modern menurut saya adl guru yang mampu memberikan atau mentransfer ilmu dgn menggunakan media pembelajaran yang berorientasi pada tekhnologi yang up todate.

    Media pembelajaran yang saya berikan tentunya memiliki fungsi sbg alat bantu u/ mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif shg hasil belajar siswa sesuai dgn tujuan pembelajaran.

    Sebagai guru yang akan memberikan pelajaran TIK tentu saya harus meningkatkan kemajuan & kegemaran siswa pd teknologi, dlm hal ini adl teknologi informasi & komunikasi yang merupakan salah satu ciri kemodernan.

    Ketika saya mengajar tentu dituntut u/ mampu merancang dan membuat media pembelajaran yang menarik dan variatif dgn mempergunakan teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini & menghantarkan siswa pada pengenalan & penggunaan teknologi u/ mempermudah kehidupan mereka sehari2 dan kelak didunia kerja.

  48. Ketika saya ditanya apakah saya termasuk guru primitif atau modern.?
    Saya akan menyesuaikan tempat saya mengajar. jika sekolah tersebut telah menerapkan penggunaan peralatan modern maka saya harus siap untuk menerapkan.karena peralatan modern tsb mahal dan masih tergantung kepada sekolah sebagai fasilisator.
    Jika sekolah nya masih sederhana. mungkin dikarenakan tingkat kebutuhannya masih sederhana karena daerah dan lingkungannya, atau belum saatnya mereka menggunakan media modern. Namun Sesuai kemampuan yang saya miliki untuk membangun dengan menggunakan media sederhana terlebih dahulu dan alat-alat peraga agar siswa dapat cepat faham dan memaknai materi yang disampaikan.
    Menurut saya pada hakekatnya guru primitif atau modern tetap sebagai guru yang memberikan suri tauladan bagi anak didiknya dan siap menghadapi tantangan dan perubahan menuju era globalisasi kapanpun dan dimanapun.

  49. Saya adalah guru modern, kenapa? karena saya hampir selalu menggunakan media dalam menyampaikan materi pembelajaran baik berupa gambar 2 dimensi atau audio-visual gerak (video), walaupun media tersebut tidak selalu saya buat sendiri. Menggunakan media memudahkan saya dalam menyampaikan materi, karena sebelum saya menggambil akta IV saya belum mengetahui model-model pembelajaran yang akan saya gunakan sesuai materi yang akan saya sampaikan. Ketika mengambil program ini saya semakin yakin, saya adalah guru modern selain saya mengetahui model pembelajaran, saya lebih mampu untuk memilih media belajar yang tepat pada tiap materi yang akan saya ajarkan dan saya berharap dapat membuat media pembelajaran yang lebih inovatif. Sehingga mempermudah saya untuk mencapai tujuan pembelajaran biologi.

  50. Saya termaksuk guru modern, hal ini karena hampir setiap saya mengajar, saya selalu menggunakan media dalam menyampaikan materi pembelajaran. Media yang saya gunakan beragam tergantung topik bahasannya dari media yang modern sampai media sederhana sekalipun, bisa berupa gambar 2 dimensi atau audio-visual gerak (video) bahkan saya baru-baru ini mencoba sebuah film pendek dalam topik tertentu. bahkan ketika saya diminta memberikan suatu topik pelajaran tertentu untuk anak SD di sebuah desa terpencil, saya tetap menggunakan media meskipun hanya berupa media gambar – gambar 2 dimensi.
    Hal ini karena menurut saya penyampaian materi yang menggunakan media memudahkan saya dalam penyampaian materi, bahkan peserta didik saya lebih cepat mengerti materi yang saya sampaikan. Ketika saya mengambil program akta IV, terutama pada mata kuliah Pengembangan Media pembelajaran dan TIK, saya semakin yakin bahwa penggunaan media pembelajaran sangat penting, dan saya menjadi lebih yakin bahwa saya adalah guru modern.

  51. Apakah guru primitif atau modern merupakan sebutan pada guru yang sudah mengajar dengan suatu media? saya belum menjadi seorang guru, namun sedang belajar untuk menjadi seorang guru bagi diri pada khususnya dan bagi orang lain pada umumnya. sangat menarik pertanyaan apakah saya guru primitif atau modern, bagi saya yang sedang belajar menjadi seorang guru tentu pertanyaan ini akan saya jawab saya ingin menjadi guru modern yang siap memberikan pengetahuan dan pendidikan, dengan media penyampaian pesan pendidikan akan terasa mudah dan menjadikan seorang guru lebih percaya diri serta di hargai oleh peserta didik.

  52. Saya termasuk guru yang sedang belajar menjadi guru yang modern. Saya mengajar sebagai Guru TIK (teknologi informasi dan komunikasi ).
    Dalam pelajaran ini saya memang dituntut untuk selalu up to date dalam perkembangan teknologi supaya anak didik saya bisa mengikuti perkembangan yang sekarang sangat pesat dan maju.
    Media yang digunakan nya pun dengan visual. Dalam penggunaan metode pengajaran di kelas, siswa dihadapkan langsung dengan perangkat komputer sehingga siswa dapat langsung mengetahui fungsi dan bentuk dari PC.

  53. Sepertinya penggunaan berbagai media dalam proses pembelajaran sudah menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan saat ini, seperti halnya baju yang dipakai oleh manusia modern.
    Menjawab pertanyaan penulis ,dari ilustrasi yang penulis jabarkan, sepertinya guru-guru sekarang dan masa depan haruslah menjadi guru yang modern agar tidak terlindas waktu dan teknologi, minimal, jika kondisinya sarana dan prasarana kurang mendukung, cara berpikir merekalah yang harus tetap modern.
    Saya belum menjadi guru saat ini, jika nanti saya menjadi guru, saya harus menjadi guru yang modern. Sengaja saya memakai kata ‘harus’ guna mendorong dan memotivasi diri sendiri untuk kearah yang lebih baik, dalam hal ini agar nanti menjadi guru yang modern dan terbaik yang pernah ada dimuka bumi ;) . Dengan bantuan teknolgi dan informasi, serta motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri, saya yakin kita semua bisa menjadi guru-guru terbaik yang modern.(A4B)

  54. Aku guru modern atau primitif ???
    Saya pikir, Guru modern ataupun guru Primitif keduanya tergantung kepada totalitas guru tersebut dalam mengajar dan mendidik siswanya.Guru tersebut harus kompeten dibidang nya dan profesional. Apakah guru primitif itu berarti kurang baik, dan Guru Modern itu lebih baik. Well, Semua tergantung kepada Sekolah tersebut memfasilitasi media yang dapat digunakan oleh guru untuk mengajar secara optimal. Masih ada sekolah yang sudah menggunakan media tetapi ada guru yang belum dapat menguasai secara teknis (Gaptek..red).Sangat disayangkan bukan..

    Hadirnya media pastinya sangat membantu siswa secara optimal untuk paham akan materi yang dipelajarinya. Siswa dapat melihat langsung mengenai objek tanpa harus membayangkan, dapat melakukan observasi, sehingga siswa tertantang untuk mencari lebih jauh.

    Saya pribadi, mencoba untuk kreatif dan mengali kemampuan saya untuk menggunakan media baik dari yang sederhana sampai menggunakan teknologi audio visual gerak, juga komputer. (Which means Im a modern teacher)…Tapi Sayapun tidak keberatan bila ditempatkan disekolah yang minim akan fasilitas media. It’s not about the tools but it’s about Yourself!
    Semangaat! Maju TerusPendidikan Indonesia!

  55. Kalau di tanya mengenai “Anda guru modern atau primitif” pasti sebagian besar orang akan menjawab ingin menjadi guru yang modern, saya pun demikian (kebetulan saya belum mengajar). Namun saat ini, khususnya dalam bidang pendidikan seorang guru dituntut sebagai tenaga pendidik yang profesional. Salah satunya guru dapat memanfaatkan berbagai media dalam penyampaian materi. Dengan memanfaatkan media pengajaran yang tepat maka akan membantu siswa dalam memahami materi yang diajarkan tersebut. Sesuai dengan hasil penelitian CTR, yang mengemukankan bahwa seseorang akan mampu mengingat 80 % dari apa yang dilihat, didengar dan di lakukannya. Jadi, dengan pemanfaatan media seorang siswa tidak lagi hanya mendengar guru berbicara dan melihatnya, tatepi juga dapat memperagakannya. Oleh karena itu, sebagai guru yang modern kita harus lebih kreatif dan inovatif dalam menentukan dan memilih media apa yang digunakan dalam pengajaran materi tertentu.

    Anggraeni R (A4A)

  56. Seteleh saya membaca artikel bapak, saya rasa saya adalah seorang guru yang modern *__* mengapa? karena dalam setiap pengajaran saya selalu menggunakan media yang dapat membuat siswa tertarik dan mudah memahami setiap materi yang saya ajarkan. tidak dipungkiri, media merupakan salah satu faktor pendukung KBM yang sangat diperlukan. untuk mempersiapkannya pun diperlukan waktu minimal 3 hari-1 minggu. Selain media, saya juga selalu memberikan games-games (tentunya tentang materi yang diberikan) yang menarik. Dengan demikian, siswa jadi termotivasi untuk mengikuti setiap pelajaran yang berlangsung. saya juga selalu berusaha untuk menggali ilmu dan explore agar bisa menjadi lebih baik lagi, baik sebagai guru ataupun sebagai mahluk sosial.
    Hidup pendidikan Indonesia…!!!

  57. Menurut hemat saya, antara guru primitif dan guru modern sangat mencakup kepada guru yang bersangkutan, karna yang menjalankan ialah guru itu sendiri. Oleh karna itu bagi saya guru primitif sudah menjadi khayalan tingkat tinggi yang telah berlalu untuk menuju kepada guru modern, tetapi perlu di ingat bahwa tanpa keseriusan dan profesionalisme seorang guru dalam menjalankan profesinya serta tidak ketinggalan pula pembelajaran teknologi pendidikan maka tidak akan menemukan jalan menuju seorang guru modern. tapi InsyaAllah saya akan menjadi guru modern.

  58. Aku guru modern atau primitif ?
    Menurut saya modern atau primitif dapat dilihat dari berbagai faktor. Misalkan cara berpakaian, di suatu daerah mungkin berpakaian lengkap (baju, celana/rok, sepatu, dll) sudah biasa, tetapi di daerah pedalaman seperti di papua hal tersebut sudah termasuk modern.
    Bila dikaitkan dengan guru yang melakukan proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran termasuk modern atau primitif hal tersebut masih sangat dilematis. Di satu sisi mungkin ketidakmampuan guru menggunakan media yang modern (misalnya komputer, dll) sedangkan disisi lain ketidakmampuan sekolah menyediakan sarana dan prasarana tersebut.
    Jadi menurut saya kalau dalam berpakaian saya termasuk guru modern, tetapi dalam mengajar saya termasuk guru primitif. Karena media pembelajaran saya masih sederhana berupa buku bahan ajar, LKS, atlas dan alat bantu lain berupa contoh gambar/kartu tertentu.

  59. Menurut pendapat saya, saat ini kebetulan saya belum menjadi guru namun insyaallah saya akan menjadi guru yang modern karena dalam era globalisasi ini yang tentu saja penggunaan media teknologi tidak dapat dielakkan begitu saja karena dengan penggunaan media yang sesuai dengan pembelajaran tentu akan mempermudah dalam kegiatan belajar – mengajar itu sendiri. Apalagi saat ini teknologi informasi merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan manusia. Informasi sebagai muatan komunikasi atau sebaliknya komunikasi yang memuat informasi merupakan dua istilah yang sulit dipisahkan keberadaannya dan Guru, untuk berperan sebagai agen pembaharu, tentu harus berada pada barisan paling depan untuk memimpin.
    Dengan demikian Guru harus mampu menyesuaikan diri yang berlaku pada masanya karena Guru sebagai penjual ilmu pengetahuan dan teknologi musti harus mampu menerapkan ajarannya dalam sendi-sendi kehidupan kalau tidak ingin ditinggalkan oleh para siswanya.

  60. Saya adalah guru di bimbingan belajar yang mengajar bidang studi IPS dan Bahasa Indonesia. Ketika mengajar saya sering berfikir media apa yang akan saya gunakan untuk materi hari ini. Apakah dengan berfikir seperti itu saya sudah bisa disebut guru modern?

    Ketika mengajar IPS, saya masih bisa menyiapkan media berupa gambar 2 dimensi seperti peta dan gambar-gambar sejarah lainnya, tetapi untuk pelajaran Bahasa Indonesia saya belum menemukan media yang cocok untuk materi tersebut. Waktu yang ada juga saya rasa kurang, karena di bimbingan ini saya mengajar pelajaran IPS dan Bahasa Indonesia 2x dalam 1 bulan. hal ini berbeda dengan keadaan di sekolah. jika di sekolah ada 4 jam pelajaran IPS dalam sepekan, sehingga guru bisa lebih banyak menggunakan media untuk menjelaskan materi dan materi tersebut bisa tuntas.

    Saya ingin menjadi guru yang modern, yang bisa menggunakan berbagai media di segala suasana. tidak harus teknologi modern tetapi bisa menciptakan teknologi sederhana untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga murid bisa lebih antusias dengan pelajaran yang saya berikan. Dalam KTSP guru tidak hanya menjadi pusat pembelajaran tetapi menjadi fasilitator, jangan sampai guru tidak tahu teknologi dan tertinggal dengan muridnya.

    Dengan belajar matakuliah ini saya berharap bisa menjadi guru modern, menciptakan teknologi sederhana, menggunakan media yang sesuai dengan materi pelajaran yang nantinya dapat saya gunakan di sekolah tempat saya mengajar.

  61. saya guru moderen atau guru primitif…?
    dari kata-katanya kita sudah dapat menerka.semua orang ingin menjadi yang terbaik termasuk saya. memang pada saat ini saya belum menjadi guru tapi saya bercita-cita saya akan menjadi guru yang moderen dan saya harus mewujudkan itu.llmu terus berkembang seiring kemajuam zaman dan peradapan manusia maka saya sebagai seorang guru nantinya tidak boleh ketinggalan dengan imtek terutama mengimplememtasikan media informasi sebagai media pembelajaran.

  62. Guru modern memang sangat dibutuhkan pada saat sekarang ini, karena media pembelajaran merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran walaupun media itu sederhana atau canggih. kalau saya ditanya maka saya akan menjawab guru yang modern, karena mata pelajaran yang saya berikan minimal harus memiliki media yang modern juga. setidaknya media itu harus tersedia untuk kelacaran belajar mengajar.

  63. memang betul guru yang modern akan berpikir seperti itu saat dia akan mengajar, karena media pembelajaran sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar mengajar. media pembelajaran juga dapat memotivasi siswa untuk belajar dan tidak bosan. seorang guru yang modern harus memiliki kinerja yang tinggi dan menyadari akan tugas dan tanggung jawab yag diembannya, dan dia akan berupaya sebaik mungkin untuk mendapatkan berbagai kemampuan sehingga memiliki wawasan dan kualifikasi ilmu yang luas dan memiliki daya saing yang tinggi. kalau ditanya apakah saya seorang guru modern atau bukan, insya allah saya akan menjawab saya guru yang modern (walaupun sekrang saya belum menjadi guru….) saya akan berusaha dan terus belajar dan menjadi guru yang modern. guru yang modern harus selalu up to date dengan perkembangan di sekitarnya.

  64. Saya guru Modern atau Primitif?
    Kalau di kaitkan dengan bidang studi atau mata pelajaran yang saya pegang pada sat ini, dapat di katakan asaya adalah guru modern. Karena bidang studi yang saya ajarkan pada anak adalah komputer dan dalam menerapkan pelajaran komputer kepada anak harus menggunakan media yaitu berupa perangkat komputer. Anak tidak akan bisa belajar komputer dengan baik tanpa adanya media komputer itu sendiri. Karena untuk belajar komputer itu sendiri harus praktek langsung agar siswa lebih paham.

  65. Saya bukanlah seorang guru, tapi saya bekerja dalam dunia pendidikan yaitu sebagai tenaga kependidikan. Guru Primitif & Guru Modern jika yang dimaksud penulis adalah media, maka semua itu tergantung pada sekolah tersebut memfasilitasi proses pembelajaran itu sendiri dan terkadang guru modern (yang menggunakan media) itu hanya dapat kita temukan di sekolah-sekolah unggulan. hal itu tidak dapat kita temukan di sekolah-sekolah terpencil.
    Guru Primitif & Guru Modern menurut saya sama saja yang penting profesionalitas mereka dalam mendidik anak didik mereka untuk melanjutkan masa depan yang lebih baik.
    Jika suatu saat saya menjadi guru, saya akan berusaha menjadi guru modern dalam situasi apapun dan profesional pada profesi saya.

  66. Guru modern atau primitif???

    Guru dikatakan primitif atau modern jika dilihat dari sisi pemanfaatan media dalam pengajaran, maka saya termasuk guru modern. Artinya, sewaktu akan mengajar maka saya akan memilih media yang cocok dengan materi yang akan disampaikan. Tentunya juga disesuaikan dengan kondisi tempat mengajar.
    Penggunaan media yang berteknologi tinggi terbatas hanya pada sekolah-sekolah tertentu saja. Namun, bagi sekolah yang tidak memungkinkan untuk menggunakan media yang berteknologi tinggi maka guru hendaknya mengembangkan kreativitasnya seperti menggunakan media sederhana. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi guru untuk mengenalkan kepada siswanya media-media yang berteknologi tinggi.
    Terlepas dari itu, guru yang baik adalah guru yang dapat memberikan contoh yang baik kepada siswanya.

  67. Aku guru modern atau primitif….??
    Guru yang modern akan berfikir media apa yang akan digunakan saat akan mengajar, idealnya memang harus seperti itu. Penggunaan media pembelajaran sangat penting sebagai alat bantu agar KBM berjalan dengan baik, menyampaikan materi dengan menggunakan media akan memudahkan guru dan siswa, membuat siswa lebih cepat mengerti, lebih gampang untuk menggingat materi yang di ajarkan. Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam membuat media pembelajaran walaupun media yang sangat sederhana sekalipun. Guru seharusnya bisa mengikuti perkembangan teknologi, selalu up to date, bisa menggunakan media yang ‘terkini’ agar bisa profesional di bidangnya (hal ini bisa terjadi kalau guru berusaha untuk menambah Ilmu Pengetahuannya). Saya belum mengajar, tetapi saya sedang belajar menjadi guru yang modern. fenomena yang terlihat saat ini untuk dikota besar penggunaan media bukan lagi suatu hal yang baru dan modern, apalagi terlihat pada sekolah unggulan dan sekolah Internasional (sekolah-sekolah mahal), sangat bertolak belakang dengan yang saya lihat di daerah terpencil (pedesaan) dimana guru-gurunya tidak ada yang meggunakan media walaupun media yang sangat sederhana. Ini bisa terjadi mungkin karena guru dan sekolah sebagai fasilitator masih primitif…??

  68. Menurut saya guru merupakan profesi yang sangat mulia, karena di tangan gurulah awal keberhasilan dalam segala bidang tercapai.
    Kadang saya merasa masih menjadi guru primitif, namun disisi lain saya juga merasa sudah menjadi guru modern, walaupun media yang dipergunakan masih sederhana. Menurut saya modern atau primitif bukanlah suatu permasalahan, karena semuanya tergantung kebutuhan, yang terpenting adalah “guru” dapat mencetak manusia-manusia yang berakhlak mulia dan berguna bagi kehidupannya & orang banyak.
    Namun guru sebagai tenaga profesional harus mengikuti perkembangan & kemajuan zaman.

  69. Saya ingin menjadi guru modern, oleh karena itu saya ingin meningkatkan kemampuan saya dalam mengajar yang baik dan diterima oleh anak didik saya. Walaupun saya masih menjadi guru primitif, tetapi saya yakin saya bisa menjadi guru modern demi meningkatkan mutu pendidikan bangsa Indonesia. Saya akan meningkatkan kompetensi saya sesuai dengan kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial. Saya juga akan menggunakan media yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan saya berikan kepada murid. Dengan adanya perkembangan teknologi, penggunaan media sederhana maupun modern dapat menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan. Tetapi antara guru primitif dan modern akan sama maknanya jika mereka selalu mengembangkan kemampuannya dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat mencapai standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan.

  70. Aku guru modern atau primitif?
    Aku ingin menjadi guru modern berupaya keras dan pantang menyerah untuk mengikuti atau maju dari ketertinggalan pendidikan (pengetahuan) diri pribadi,sekolah,bahkan maju dari ketertinggalan pendidikan bangsa kita, agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lainnya. Yaitu dengan cara:
    1. Merancang metode pembelajaran lebih awal,sehingga sebelum mengajar di kelas. Mengupayakan agar pelajaran yang akan diajarkan telah dikuasai penuh oleh guru,kemudian menyampaikannnya dengan cara menyenangkan dan tidak menyulitkan (mudah dilaksanakan) oleh siswa
    2. Tidak hanya menguasai ilmu yang diajarkan,tetapi juga menguasai ilmu-ilmu penting yang menjadi nilai plus bagi guru,misalnya mempelajari bahasa asing,menguasai IpTek/TI(Dunia computer dan internet), dan kreativitas lainnya. Selain itu juga aku berharap apabila sebagai guru modern melakukan dua kegiatan yang tak boleh dilupakan untuk dikembangkan oleh guru yaitu menulis dan meneliti,sehingga memacu guru akan terus membaca dan melakukan refleksi pada setiap kegiatan pembelajaran.

  71. Aku guru modern atau primitif???

    Tentunya saya ingin menjadi seorang guru modern (saat ini saya belum mengajar).

    Menurut saya, seorang guru modern haruslah memiliki daya pandang masa depan , mampu menyaring informasi melalui berbagai media menjadi ilmu pengetahuan, dan menguasai IPTEK.

    JIka saya menjadi seorang guru, untuk membantu menumbuhkan motivasi belajar dan memudahkan siswa dalam memahami suatu pelajaran, maka saya akan menggunakan berbagai media pembelajaran dari yang sederhana sampai menggunakan fasilitas teknologi modern yang tersedia.

    Dan sebagai seorang guru modern haruslah tetap menjadi figur keteladanan bagi siswa2nya,karena keteladanan seorang guru tidak dapat digantikan oleh media/teknologi yang canggih.

  72. Menurut saya, kemampuan mendidik seorang guru tidak dilihat dari fasilitas yang dia bisa gunakan, tetapi dari kemampuannya mengolah bahan apapun yang ada di sekitarnya sehingga dapat menjadi bahan pengajaran yang efektif.
    Dalam mendidik dan mengajar, saya akan mengategorikan diri saya sendiri dalam guru modern, karena sebisa mungkin saya selalu menggunakan media agar tujuan pembelajaran dapat menjadi lebih efektif. Saya percaya bahwa media adalah alat yang sangat penting yang dapat memberi pengalaman belajar yang lebih baik untuk siswa.

  73. irna desria (A4A)
    menurut saya saya adalah guru yang primitif kenapa? karna saat ini saya belum mengajar. tetapi bila saya mengajar maka saya akan menjadi guru yang modern, karna kita sudah masuk dalam eraglobalisasi dan kemajuan teknologi tidak dapat kita hindari. dan dengan majunya teknologi justru akan membantu kita (guru) dalam proses belajar mengajar dikelas. Tetapi sebagai seorang guru modern harus tetap menjadi seorang teladan bagi anak didiknya dan berguna bagi bangsa dan agamanya.

  74. Menjawab pertanyaan diatas, dan membaca cerita diatas juga, bagi saya gelar guru yang modern atau primitif itu tidak penting, yang penting buat saya, hasil penyampaian materi saya kepada peserta didik. Saya harus tahu berbagai ilmu (matakuliah) yang dapat membantu saya menjadi seorang guru yang dapat menyampaikan materi dengan benar, sehinga peserta didik dapat menerima ilmu yang saya sampaikan secara optimal, dengan beban materi, waktu serta sarana dan prasarana yang ada, bahkan mungkin terbatas, karena berbagai alasan.
    Disinilah kreativitas saya dituntut, untuk mengaplikasikan ilmu yang saya dapat mengenai proses belajar mengajar yang benar, agar peserta didik dapat menerima materi secara optimal, dalam berbagai kondisi proses pembelajaran itu berlangsung. Karena yang ada dipikiran saya, hanya, bagaimana kualitas sumber daya manusia Bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, meningkat pesat, mental, spiritual dan moral. Itu salah satu tujuan dan motivasi saya mengambil program akta IV. Saya mulai dari diri saya sendiri dahulu, untuk anak-anak saya. Bila Allah mengizinkan untuk orang lain, bangsa Indonesia. Terlalu muluk memang. Boleh khan ? menggantungan harapan setinggi langit. Saya tidak ingin menyandang guru modern, pabila menerapkan modernisasi hanya pada, fun, food, fashion dalam dunia pendidikan. Bagaimana cara memberikan materi, agar bisa diterima oleh orang yang menginginkan penyampaian secara fun. Materi apa yang perlu diberikan bagi orang yang menginginkan konsumsi sesuai selera. Atau alat, sarana, prasarana apa yang digunakan agar kegiatan proses belajar tidak ketinggalan zaman, tampil lebih modis ? Sekali lagi saya hanya ingin Kualitas Sumber Daya Manusi Bangsa Indonesia Meningkat Pesat, terimakasih, semoga Allah mengabulkan Doa saya, amiin ………

  75. Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan semua kehidupan bangsa tidak terkecuali untuk kaum-kaum yang tidak mampu atau miskin sekalipun, yang terpenting dalam hal ini adalah kita sebagai seorang guru mampu menciptakan kemampuan, niat dan motivasi dalam kondisi apapun untuk satu tujuan yaitu mencerdaskan anak didik kita.
    Perkembangan teknologi semakin canggih kita tidak boleh selalu ketinggalan sehingga apabila kelak saya menjadi seorang guru saya ingin menjadi seorang guru yang modern dalam pola fikir kedepan melalui media yang tersedia saya akan berupaya terus belajar untuk meningkatkan motivasi dan membantu memudahkan siswa dalam menerima materi pelajaran. Perlu di ingat kehidupan primitif adalah kehidupan yang belum terjamah oleh dunia luar artinya mereka jujur, apaadanya dan ulet. Begitu pula kita sebagai seorang guru harus memiliki hati yang primitif yaitu jujur, apaadanya dan ulet.

  76. Saya Guru Modern atau Primitif?
    Kalau ditanyakan masalah seperti diatas dilihat dari sisi mana kita mengajar…..
    Karena tentunya disini kalau lingkungan yang ada dalam metode pembelajaran kita tidak memerlukan alat atau media yang canggih tentunya kita memerlukan alat-alat yang sederhana saja. Namun kalau tuntutan diperlukan dengan alat yang canggih tentunya kita harus siap disebut sebagai “Guru Modern”. Karena kembali dengan lingkungan kerja kita apa yang memang harus kita gunakan. Sebagai seorang guru tentunya kita tidak boleh tertinggal dengan peserta didik kita. Apalagi pada saat sekarang ini dimana teknologi berkembang dengan begitu pesat. Tentunya tuntutan media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam mendukung kegiatan belajar mengajar dengan baik.

  77. Ungkapan”Guru”, di gugu dan di tiru merupakan senjata ampuh bagi siswa sebagai”model” mereka, dalam menerima materi pelajaran baik dari segi kualitas akademik maupun akhlak sehari hari sang guru.Untuk itulah setiap gerak guru akan dinilai oleh siswa,jadi tidak akan salah ungkapan”guru kencing berdiri, murid kencing berlari”.Kaitannya dengan penyampaian meteri di kelas dapat mengkategorikan apakah ia guru primitif atau modern. Jika saya menjadi guru, tentu saya ingin memberikan yang terbaik untuk anak didik saya, karena saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat. Sehingga keberadaan saya dikelas akan dinantikan, bukan malah dibenci.Untuk dapat merealisasikan hal itu, tentu saya harus memiliki segala persiapan”perang”di kelas,mulai dari administrasi keguruan sampai media yang akan saya gunakan agar proses belajar mengajar menjadi efektif dan siswa dapat memahami materi yang saya sampaikan.Selain itu pula dengan adanya media,justru akan memudahkan profesi saya, sehingga segala materi yang akan disampaikan dapat terangkum dan terilustrasi disana,membuat saya tidak perlu terlalu banyak berceramah dan siswa menjadi tertarik untuk mengikuti pelajaran.

  78. Bagi saya menjadi seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari sarana dan prasarana atau fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, tapi bagaimana ia bisa memanfaatkan atau menggunakannya dengan baik, kalau dari sisi pakaian atau penampilan ia harus bisa menempatkan atau menyesuaikan diri, dan dari segi penyampaian materi seorang guru mampu menguasai cara atau menyampaikan materi dengan menggunakan media dengan baik. walaupun saya belum mengajar, tapi saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. amiin.

  79. Bagi saya menjadi seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari sarana dan prasarana atau fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, tapi bagaimana ia bisa memanfaatkan atau menggunakannya dengan baik, kalau dari sisi pakaian atau penampilan ia harus bisa menempatkan atau menyesuaikan diri, dan dari segi penyampaian materi seorang guru mampu menguasai cara atau menyampaikan materi dengan menggunakan media dengan baik. walaupun saya belum mengajar, tapi saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. amiin.

  80. jika demikian definisi ” guru primitif ” dan ” guru modern ” menurut Bapak, Saya merasa saya ” guru posmo ” atau ” guru posmodern “. Sebab, saya tidak lagi berfikir ” apakah saya perlu menggunakan media atau tidak ” dan tidak juga bertanya ” media apa yang akan saya gunakan “, tetapi saya akan bertanya ” bagaimana saya memanfaatkan media yang ada untuk pembelajaran “.

  81. Menurut saya seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari sarana dan prasarana atau fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, akan tetapi bagaimana seorang guru bisa memanfaatkan/menggunakannya dengan baik sesuai dengan kebutuhan siswa, seorang guru harus bisa menempatkan atau menyesuaikan diri, dan dari segi penyampaian materi / bahan ajar,guru harus menguasai cara menyampaikan materi dengan menggunakan media seadanya dengan baik dan maksimal. Walaupun saya sedang mengajar diSekolah yang sederhana kurang dari fasilitas, tapi saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan iptek.Untuk membantu menumbuhkan motivasi belajar dan memudahkan siswa dalam memahami suatu pelajaran, maka saya akan berusaha mencari/menggunakan berbagai media pembelajaran dari yang sederhana sampai menggunakan fasilitas teknologi modern yang tersedia.

    Sebagai seorang guru modern haruslah tetap menjadi figur keteladanan bagi murid-muridnya,karena keteladanan seorang guru tidak dapat digantikan oleh media atau teknologi yang canggih.

  82. “Saya guru modern atau primitif”
    Pernyataan di atas untuk pertama kalinya saya dengar tentu saja jawabannya adalah jelas bahwa saya adalah guru modern. Namun, setelah diberi gambaran atau perumpamaan dan perbandingan dari Pak Zamrish di pertemuan pertama kuliah di akta IV kelas B, saya begitu malu bukan kepalang karena ternyata sebenarnya saya adalah guru yang masih primitif. Mengapa saya mau mengaku sebagai guru primitif karena berdasarkan perumpamaan yang diceritakan Pak Zamrish tentang orang Papua pedalaman yang kita anggap primitif dibandingkan kita yang hidup di perkotaan, di mana orang Papua pedalaman jika ingin keluar rumah, ia harus berpikir dahulu apakah memakai baju atau tidak. Jika dibandingkan orang kota (modern) yang jika ingin pergi ke luar rumah sudah bisa menentukan pakaian apa yang pantas dipakai ke acara tersebut. Refleksi dari cerita di atas adalah saya masih menjadi guru primitif karena di setiap kali saya ingin memulai mengajar, saya masih mempertimbangkan apakah harus memakai media atau tidak, ditambah lagi saya masih belum sempurna dalam membuat RPP. Berbeda dengan guru modern yang ketika ingin memulai mengajar sudah bisa menentukan media apa yang cocok dipakai dengan pokok materi hari itu. Untuk itu saya berharap dengan mengikuti mata kuliah Pak Zamrish mengenai Pengembangan Media Pembelajaran dan TIK bisa membuat saya menjadi guru modern demi memenuhi kompetensi profesionalisme seorang guru di era globalisasi sekarang ini.

  83. Aku guru modern atau primitif ???
    Saat ini saya belum mengajar dan tentunya akan mengajar menjadi seorang guru modern, begitulah cita-cita saya. Walau saya menyadari pastilah banyak tantangan menjadi seorang guru yang sesuai dengan tuntutan zaman tanpa melupakan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Guru primitive berarti tidak bisa mengikuti perubahan dan perkembangan jaman, selalu tertinggal dalam berbagai aspek, ini merupakan masalah profesionalitas guru, mengingat profesi guru bertujuan memajukan dunia pendidikan. Guru modern menurut saya adalah seorang guru yang menjalankan tugasnya dengan professional dan penuh tanggung jawab. Seorang guru modern tidak lagi mempertanyakan bagaimana mengajarkan materi pelajaran kepada siswa. Guru yang modern harus mampu memusatkan perhatian pada kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran. Begitu pula dalam penggunaan media pembelajaran yang bertujuan agar siswa dapat mempelajari dan memahami materi pelajaran dengan baik dan mudah sehingga hasil belajar siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran. Seorang guru harus kreatif dalam memanfaatkan berbagai media, tidak harus dengan peralatan canggih yang mahal karena dengan media sederhana dikombinasikan dengan teknik penyampaian/komunikasi yang tepat akan mengoptimalkan hasil PBM. Metode dan media pembelajaran yang tepat dapat mengembangkan daya pikir dan kreativitas peserta didik, jadi tidak hanya menyiapkan mereka agar bisa menjawab ujian saja. Guru harus banyak ide dalam memanfaatkan segala sumber sebagai media pembelajaran yang menarik dan variatif sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran. Penggunaan media diharapkan menciptakan rasa nyaman dalam proses PBM, lebih efisien dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran, menumbuhkan motivasi belajar peserta didik dan kecintaan pada iptek .

  84. Apakah saya guru yang modern atau primitif? maka saya akan merefleksikan diri saya apakah saya telah menjadi guru yang modern atau primitif? Untuk menjadi guru yang modern maka kita harus menjadi yang guru yang profesional yang dapat mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini guru dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan pendidikan. untuk menjadi guru modern maka setiap guru harus memiliki kemampuan dalam menciptakan dan menggunakan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didiknya sehingga materi yang di berikannya dapat dimengerti dan difahami secara baik oleh peserta didik, media pembelajaran juga harus sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Jadi guru modern harus kreatif dan inovatif. keterbatasan fasilitas dan lokasi yang terpencil tidak menjadi halangan bagi guru modern karena karena hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menciptakan dan menggunakan media yang sesuai dalam segala kondisi. Jadi ketika akan mengajar dan membuat RPP saya akan mengatakan media apa yang akan saya gunakan untuk pembelajaran materi hari ini?apalagi saya seorang guru taman kanak-kanak yang harus berkreasi dan menggunakan media yang menarik bagi anak-anak.
    Saya guru luar biasa…………

  85. Ketika ditanya apakah anda guru primitif atau modern ?
    sebelum menjawab saya ingin mengemukakan pendapat, bagi saya guru primitif adalah guru yang dalam mengajar menggunakan media yang tidak canggih, namun untuk guru yang modern dia adalah guru yang menggunakan media yang canggih.(lebih melihatnya dari segi media yang digunakan)
    maka saya akan menjawab apakah saya guru primitif atau modern tergantung dengan kondisi tempat dimana saya mengajar, jika tempatnya di pedalaman, pelosok yang masih awam dengan teknologi canggih maka saya akan meggunakan media yang biasa saja. atau barang kali saya tidak menggunakan media. dan saya akan menjadi guru yang primitif. namun jika kondisi sekolahnya sudah maju, dan siswa sudah tidak asing dengan teknologi maka saya akan menjadi guru yang modern. inovatif serta kreatif dan selalu menambah dan menambah ilmunya setiap hari.
    ke depannya saya berharap sistem pendidikan di indonesia lebih maju, guru-gurunya maju, dan untuk orang pedalaman tidak asing dengan teknologi.

  86. Saya ingin menjadi guru yang modern, karena sebagai guru kita bukan lagi sebagai satu-satunya sumber ilmu bagi siswa, tetapi salah satunya guru berperan sebagai motivator, untuk menjadi motivator yang baik tentu guru harus mempunyai strategi dan metode yang baik dalam menyampaikan materi pelajaran, sehingga siswa dapat menyerap semua pelajaran yang disampaikan. untuk mencapai hasil yang optimal , guru juga harus melihat metode, strategi dan media apa yang tepat untuk dipergunakan dalam PBM. Media yang kita gunakan tidak mesti selalu dengan media yang modern, sebagai guru kita dapat mensiasatinya dengan media yang sederhana, yang penting tujuan pembelajaran dapat tercapai, sebagai guru kita tidak boleh lagi berfikiran primitif. karena potensi anak didik tidak akan tergali secara optimal jika dalam PBM hanya guru yang berperan sedangkan murid dijadikan objek pendengar saja.

  87. Saya guru modern atau primitif??? Berhubung saat ini saya belum pernah mengajar, karena saya masih bekerja di sebuah perusahaan yang notabene bukan dunia pendidikan berkesimpulan bahwa sesungguhnya seorang guru akan menjadi guru yang modern jika sekolah tempat guru itu mengajar adalah sekolah yang modern. Memang tidak dipungkiri zaman sekarang ini teknologi menjadi salah satu alat kebutuhan setiap manusia. Namun masalahnya adanya keterbatasan sekolah dalam penyediaan teknologi.
    Apabila menjadi seorang guru, saya merasa kalau saya adalah guru yang primitif. Tetapi saya berkeinginan kuat untuk menjadi Guru yang modern. Untuk itu saya akan berusaha menjadi seorang guru yang modern, agar saya bisa memberikan hal-hal baru yang inovatif kepada anak didik saya. Seiring dengan kemajuan zaman, kita memang dituntut untuk bisa menguasai teknologi yang modern. Sehingga anak didik akan lebih bersemangat dan enjoy dalam belajar. Karena apabila guru tidak kreatif dalam mengajar maka anak didik akan jenuh, sehingga penyerapan materi pelajaran tidak bisa berjalan secara optimal.

  88. Haryatih (A.4.A)

    Ketika saya ditanya apakah saya guru primitif atau modern?, maka jawabannya, sudah pasti saya berkeinginan menjadi guru modern, karena saat ini saya belum mengajar. Dengan mengikuti Akta IV, saya berharap dapat menambah pengetahuan saya tentang teori, tehnik, dan penerapan dalam proses belajar-mengajar. Salah satu mata kuliah yang saat ini saya ikuti “Pengembangan Media Pembelajaran dan TIK”.
    Yang sebelumnya anggapan saya media yang digunakan hanya berupa penyampaian ceramah , contoh gambar ataupun pendidik menjadi pusat pembelajaran dengan mengikuti mata kuliah ini maka menggeser pola pikiran saya tentang hakekat media yang menjadi intragated dalam proses belajar mengajar. jika nantinya saya sudah menyelesaikan akta IV dan berkesempatan menjadi guru saya berharap dapat menerapkan ilmu pengetahuan saya peroleh dari Akta IV “ Menjadi Guru Modern”, mungkin media yang dapat saya terapkan berupa Media Audio Visual (Film bingkai, Suara/Radio, Televisi, Vedio, dll) atau Media Sederhana (papan, kain panel, dll). Hal tersebut dapat digunakan disesuaikan dengan kondisi potensi yang dimiliki peserta didik baik kognitif, afektif, dan dan psikomotorik serta fasilitas sarana dan prasarana sekolah dimana kita mengajar. Dengan mengunakan media ini bertujuan untuk siswa lebih aktif terlibat dalam Pembelajaran, memberi”selft assessment”, menfasilitasi proses belajar – mengajar sehingga dapat mengaktualisasikan potensi yang dimiliki peserta didik, amin.

  89. FAUZIAH (A.4.A)
    Setiap mahasiswa/i akta IV baik yang sudah jadi guru maupun yang akan jadi guru, jika ditanya “Apakah Anda guru modern atau guru primitif” jawabanya pasti serentak “yah, saya adalah guru modern”. Jika pertanyaan tersebut diulang 2 atau 3 kali dengan penekanan “Apakah Anda guru modern” semua menjawab “iya” sama dengan anggukkan universal.
    Secara pribadi, saya menjawab “saya akan menjadi guru modern, profesional, kreatif dan menyenangkan” dengan mengikuti program akta IV tapi semuanya itu butuh proses dan belajar sepanjang hayat.
    Saat ini, saya masih dalam proses mengikuti kuliah Pengembangan Media Pembelajaran dan TIK.saya mendapat tentang teori, teknik, wawasan baru IPTEK dan cara pandang tentang guru modern.tanpa saya sadari mulanya saya berpikir primitif tapi sekarang dan untuk kedepannya saya berpikir ”saya akan jadi guru modern”. Jika saya berpikir bisa, saya pasti bisa.
    Komponen-komponen dalam pembelajaran yaitu tujuan, bahan ajar, alat/media, metode, guru, peserta didik, fasilitas, pendekatan, dan evaluasi. Masing-masing komponen mempunyai fungsi dan satu sama lain saling melengkapi atau menyatu (integrated). Jika nanti saya mengajar(menjadi guru) maka saya sudah tau media apa yang cocok dengan materi yang akan disampaikan.Mulai dari media yang sederhana sampai dengan media menggunakan teknologi disesuaikan dengan kriteria pemilihan media dan jenis media tentunya dengan mempertimbangkan kognitif, afektif dan psikomotirik peserta didik. Pemilihan media dengan tujuan membuat peserta didik lebih aktif terlibat, memberi “self assessment”, mengontrol arah dan kecepatan belajar, komunikasi yang lebih baik, serta memfasilitasi forum belajar mengajar.”IF YOU HAVE THE STRENGTH TO DREAM, YOU ALSO HAVE THE STRENGTH TO MAKE THE DREAM COME TRUE”

  90. saya guru modern karena kalau guru modern itu kalau akan menyampaikan materi untuk yang akan datang dalam benak pemikirannya, media apa yang akan dipakai ? karena zaman modern sekarang ini banyak media atau alat untuk menyampaikan bahan pelajaran contoh internet , majalah, buku sumber, tokoh masyrakat.

  91. Seorang guru dikatakan primitif atau modern dapat dilihat dari penggunaan media yang akan digunakan saat memnyampaikan materi dan disesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Bila seorang guru dilengkapi dengan fasilitas yang serba canggih tetapi tidak mengerti bagaimana menggunakannya berarti guru tersebut tetap dikatakan primitif. Sehingga seorang guru modern harus menguasai lingkungan sekitarnya sehingga ia tahu bagaimana dan kapan menggunakan media tersebut dalam menyampaikan materi yang dijarkan. Saya merasa termasuk ke dalam guru modern karena saya merasa terus ingin belajar mengenai cara menggunakan fasilitas yang ada di sekitar saya untuk digunakan dalam menyampaikan materi di kelas.

  92. Sebagai seorang guru dan calon pemegang sertifikat guru di Akta IV UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saya selalu berusaha untuk menjadi guru modern. Sebagai pengajar SMP, sarana dan prasarana pengajaran yang modern memang terbatas. Namun tanpa media yang modern seperti LCD, Laptop dan lain-lain hal itu tidak membuat seoarng guru menjadi primitif dalam mengajar. Banyak media yang bisa digunakan dalam pengajaran meskipun di sekolah tidak tersedia. Alhamdullillah di SMP tempat saya mengajar sudah ada Internet sehingga siswa dengan mudah dapat mencari informasi yang berkaitan dengan pelajaran. Tentu hal itu sulit karena ada sebagian siswa yang malas, maka sebagai guru saya akan memberikan tugas kepada para siswa untuk mencari artikel di internet dengan judul-judul sesuai dengan materi pelajaran. Supaya para siswa semangat saya juga akan memberikan nilai penerapan untuk tugas tersebut. Dengan demikian para siswa telah bersentuhan dengan media walaupun tidak berada di kelas dan para siswa memang bisa belajar di mana saja berada. Di rumah juga saya selalu menghimbau para siswa untuk menonton berita yang menggunakan media televisi untuk melihat keadaan berita terbaru di Indonesia karena saya mengajar IPS yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

  93. • Menurut saya seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, tetapi bagaimana seorang pendidik bisa memanfaatkan fasilitas yang tersedia di sekolah. Tetapi jika dibandingkan apakah saya termasuk modern atau primitif, maka saya termasuk guru yang moden berdasarkan kualifikasi yang dijelaskan di atas. Dalam belajar saya menggunakan media pembelajaran, yang sangat simple, misalnya ketika belajar tentang perkalian saya tidak menuliskannya di papan tulis, tetapi saya berusaha supaya anak-anak mengerti apa yang saya ajarkan. Saya mengajak murid saya ke tempat parkiran, mereka menghitung berapa banyak jumlah ban, yang ada di pakiran tersebut. Dengan begitu anak menjadi mudha utuk mengerti. Ketika belajar tentang uang, saya mengajak murid saya untuk ke pasar mereka mempraktekkan bagaiama mengerti tentang uang ribuan, puluhan ribu. Saya berterima kasih, dengan mengikuti kuliah PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELANJARAN di program akta IV ini, karena mempermudah saya dalam mengajar di kelas.

  94. saya akan menjadi guru ” modern, profesional, kreatif dan menyenangkan ”
    Modern : Menggunakan segala fasilitas untuk mengajar
    profesional : bisa memisahkan antara keinginan pribadi dan keinginan yang ada didalam kelas
    kreatif : membuat segala yang seuatu lebih baik
    menyenangkan : belajar adalah erbuatan yang menyenangkan
    dan mengajar dengan ikla supaya anak didi kiat akan menjadi lebih baik lagi

  95. guru primitif,kata primitif alias GAPTEK(gagap tekhnologi).guru modern tidak mesti mengajar dengan sarana dan prasarana yang sangat komplit,melainkan sederhana tetapi dapat atau mudah di fahami oleh muridnya.modern tidak hanya dengan alat dan bahan yang modern juga,melainkan kekreatifan kita dalam mengajar memberikan penjelasan kepada murid.mengaplikasikan kreatifitas kita kepada murid.misalnya dalam menjelaskan pembahasan hormon di bagi dalam kelompok,1 kelompok terdiri dari 3orang,dalam kelompok harus membuat kartu dari karton dan dibentuk seperti kartu AS.1org(A) menulis nama hormon pada kartu,1org(B) menulis fungsi hormon pada kartu tsb,dan 1org(C) lg menuliskan tempat terjadinya.
    baru pembelajaran dimulia,ketika si A mengeluarkan kartu yang betuliskan hormon progesteron,maka si B harus mengeluarkan kartu yang bertuliskan fungsinya yaitu:membentuk perempuan menjadi wanita,begitu juga si C,harus mengeluarkan kartu yang bertuliskan tempatnya yaitu:membesarnya dada.dan catatannya,si B&C harus dengan cepat mengeluarkan kartunya,dan tidak diperbolehkan untuk melihat buku panduan.
    mungkin itu hanya sebagian contoh,belajar dengan menggunakan metode yang menyenagkan akan membuat murid respec terhadap kita,dan murid tidak akan bosan dengan belajar.

  96. Tentu, saya cenderung harus mempunyai konsep sebagai guru modern, karena modern adalah lambang dari kemajuan dan perubahan kearah lebih baik, namun demikian saya harus terus memperbaiki diri agar kualitas pikiran dan jiwa keguruan saya lebih mampu setara dengan perkembangan jaman dan ilmu pengetahuan.

    Untuk implementasi dilapangan dalam memberikan pelajaran kepada peserta didik selayaknya harus menggunakan media, walaupun perakteknya media tersebut disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki oleh pribadi guru itu sendiri, institusi pendidikan serta daya serap peserta didik.

  97. primitif dan modern hanyalah imajinasi para ahli. itu tidak lebih dari konstruksi sosial-budaya sebab belum tentu orang-orang pedalaman berpikir apakah perlu memakai baju atau tidak ketika mau keluar rumah. bisa jadi itu hanya kebiasaan saja toh orang-orang yang “diklaim” modern seperti di barat, ketika di pantai misalnya, memang bisa jadi berpikir baju apa yang akan dipakai? tapi sudah jelas yang akan dipakainya adalah seperti koteka yang dipakai oleh sebagai orang di papua karena kebiasaan mereka.
    dalam perspektif Islam, bukan kebutuhan atau bukan menggunakan pakaian itu, tapi suatu keharusan. Oleh karena itu yang dibahas bukan perlu atau tidak memakai pakaian, tapi yang perlu adalah menutup aurat, maka pembahasannya adalah bagian-bagian mana saja yang wajib ditutup itu. soal pakaian yang seperti apa dan bagaimana pada dasarnya diserahkan kepada manusia untuk memilihnya sesuai dengan standar kesopanan dan kepatutan, yang tentunya menurut norma Islam. jadi analogi primitif dan modern dengan penggunaan pakaian sepertinya kurang tepat.
    Barang kali lebih tepat kita menggunakan istilah “profesional” atau “tidak”, walaupun sesungguhnya juga masalah konstruksi, seperti apa yang profesional dan seperti apa yang tidak. tapi kita bisa mengatakan orang yang kita anggap primitif bisa jadi dia profesional dalam hal berburu. jadi tidak semua guru yang menggunakan media itu sudah profesional. mungkin medianya bagus tetapi karena tidak profesional, jadinya gaptek, dan jadilah ia “guru modern yang gaptek”.

    but, btw, apa yang bapak sampaikan sudah menggugah kita, setidaknya para guru, bahwa kita harus berpikir tentang media dalam dunia pendidikan. yang harus dimantapkan adalah keahlian pada guru untuk menggunakan media yang telah disiapkan oleh para ahli. dan tentu bapak salah seorang yang dapat memberikan pencerahan kepada para guru agar tidak hanya menjadi “guru modern”, tapi juga menjadi “guru modern dan profesional”.

  98. Aku guru primitif atau modern?
    Saya lulusan sarjana non kependidikan yang ingin menjadi seorang guru karena cita-cita saya adalah menjadi guru. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, sekarang saya mengambil kuliah Akta4 di UIN Syarif Hidayatulloh Jkt. Setelah lulus Akta4 nanti, tentunya saya ingin menjadi guru yang modern yang dapat menggunakan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar di kelas, agar saya dapat mengajar dengan baik sehingga anak didik saya dapat dengan mudah menyerap ilmu yang mereka butuhkan. Di era modern seperti sekarang ini, rasanya sangat aneh jika masih ada guru yang primitif. Guru primitif adalah guru yang tidak mampu menggunakan media dalam proses belajar mengajar alias GAPTEK. Oleh karena itu, saya sebagai calon guru harus mampu menguasai tekhnologi agar bisa menjadi guru yang modern dan profesional…Amin.

  99. Saya guru primitif atau guru modern?
    SAYA ADALAH GURU MODERN. Karena ketika akan mengajar, saya selalu bertanya pada diri saya, apa media yang akan saya gunakan untuk materi besok, tujuan materi pembelajaran tsb apa, sasarannya siapa, waktunya berapa lama, sehingga saya dapat memilih media yang tepat yang akan saya gunakan.
    Sedangkan guru primitif bertanya apa saya perlu menggunakan media atau tidak. Saya guru modern karena media telah terintegrated dalam proses pembelajaran di kelas saya. Karena dengan menggunakan media, konsep yang abstrak dapat dikonkritkan, bisa menampilkan objek yang : berbahaya, terlalu besar, yang terlalu kecil,, terlalu cepat dan terlalu lambat sehingga menghasilkan keseragaman pengamatan dan persepsi pada siswa. Dengan menggunakan media dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
    Oleh karena itu , saya adalah guru modern dimana media telah terintegrated dalam proses belajar mengajar di kelas saya.

  100. Saya termasuk guru primitif, primitif yg dimaksud ialah guru yg benar2 bertugas mendidik dan membimbing anak didiknya, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup matang dalam menghadapi kehidupan, bukan hanya sekedar mengajar memberi teori, tugas lalu memberi nilai tp juga mendalami keadaan siswa didik. Kemajuan zaman dengan segala macam teknologi yg ada digunakan sebagai alat untuk membantu dan menunjang kegiatan pendidikan, seorang guru tentu jg harus selalu mengikuti perkembangan teknologi yg ada sehingga dia tdk “gaptek” . Zaman modern tentu didahului oleh zaman primitif, teknologi2 yg ada skrg sdh tentu jg dihasilkan oleh para guru2 primitif yg ilmunya diturunkan kpd murid lalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.

  101. Saya termasuk guru primitif, primitif yg dimaksud ialah guru yg benar2 bertugas mendidik dan membimbing anak didiknya, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup matang dalam menghadapi kehidupan, bukan hanya sekedar mengajar memberi teori, tugas lalu memberi nilai tp juga mendalami keadaan siswa didik. Kemajuan zaman dengan segala macam teknologi yg ada digunakan sebagai alat untuk membantu dan menunjang kegiatan pendidikan, seorang guru tentu jg harus selalu mengikuti perkembangan teknologi yg ada sehingga dia tdk “gaptek” . Zaman modern tentu didahului oleh zaman primitif, teknologi2 yg ada skrg sdh tentu jg dihasilkan oleh para guru2 primitif yg ilmunya diturunkan kpd murid lalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.

  102. Untuk menjadi “guru” yang kategori modern atau primitif kita harus bisa membaca diri ( tepo seliro) apakah kita bisa dikatakan modern tapi cara berfikir kita masih peodal dan primitif ataukah kita memang primitif tapi berpura – pura modern dengan segala kebobrokan dan kebodohan kita sendiri
    agar kita terlihat hebat dan canggih tapi tidak pada substansinya. lebih baik kita primitif yang beradab dan bijak ketimbang pura-pura modern tapi konyol…don”t angry…..brgds

  103. Apakah aku guru modern atau primitif???
    Jika saya mengaku bahwa saya guru modern, berarti saya sudah siap untuk menjadikan media sebagai bagian dari strategi saya dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
    Karena sebagai seorang guru, jika kita ingin materi yang kita sampaikan dapat diterima oleh siswa dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang kita harapkan. Sebaiknya kita harus sudah mempersiapkan apa yang kita perlukan sebelum mengajar, mempersiapkan media pembelajaran pun merupakan salah satu bagian yang tidak boleh kita lupakan karena media sebagai “perantara” yang membantu kita dalam menyampaikan materi agar dapat diterima oleh siswa.
    Dan sebisa mungkin media yang kita rancang (by design) atau yang kita beli di pasaran (by utillization) tersebut dapat menarik dan memotivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga pesan yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik oleh si penerima (siswa).

  104. SITI AISAH ( MP )

    Aku Guru modern atau primitif ???

    Menurut saya Guru modern atau primitif , saat ini tidak ada seorangpun guru yang mau mengatakan bahwa dirinya adalah seorang guru primitif tapi bahasa modern atau primitif untuksaat ini hanya bahasa kiasan saja.
    Seorang guru bisa di katakan primitif jika dalam proses pengajaran tidak mengikuti kurikulum yang berlaku saat ini , guru primitif tidak bisa di nilai dari baju atau media pengajaran yang di pake tetapi dari cara guru tersebut bisa atau tidak membawakan pelajaran yang akan disampaikan ke para siswanya .
    Seorang guru bisa dikatakan guru yang modern apabila guru tersebut bisa sukses dalam mengajar para siswanya dan sukses juga dalam membina keluarganya .
    Belum lupa dalam ingatan kita film yang bertajuk tentang bagaimana seorang guru bisa sukses dalam mendidik siswanya walaupun sarana pengajaran yang di pake sangat sederhana sekali yaitu Film Laskar Pelangi , guru seperti inilah yang bisa di katakana sebagai guru yang modern .
    Jadi kita tidak bisa mengatakan bahwa kita adalah guru yang modern atau primitif sebelum seorang guru tersebut bisa menunjukkan kesuksesan dalam mendidik siswanya sampai siswa ini bisa menjadi seorang yang bisa dibanggakan baik buat negara sendiri atau negara luar .
    Oke jadi anda semua bisa menilai sendiri kita sudah menjadi guru yang modern atau guru yang masih primitif.

  105. perbedaan seorang guru modern dan tradisional hanya terletak pada kemauan saja. seorang guru modern adalah guru yang kreatif dalam memanfaatkan berbagai media yang mampu menunjang proses KBM. Tanpa mengeluh adanya keterbatasan terutama masalah biaya. karena media disekeliling kita tersedia sangat banyak untuk dimanfaatkan. Bahkan kalau kita mau berusaha media-media tersebut dapat kita peroleh tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. guru yang modern harus kita ciptakan untuk menghasilkan siswa didik yang berkualitas. Amin.

  106. Apakah aku guru modern atau primitif….?
    ya modern siapa sih yang mau dibilang dia guru yang primitif,terkadang itu semua tidak lepas dari peranan sekolah, apakah dia menyedikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar karena tidak semua sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh seorang guru itu juga bisa menghambat seorang guru untuk maju,memang sih belajar bisa dari berbagai media tetapi jika sekolah itu ingin menjadi lebih maju dan menciptakan siswa-siswa yang bisa dibanggakan maka dia harus bisa menciptakan guru-guru yang modern dan bukan guru yang primitif.

  107. Sains membuat pikiran manusia kian bisa dibaca.
    Manusia diciptakan oleh allah swt lebih sempurna dari mahluk lainnya yaitu memiliki akal dan pikiran dan dengan akal dan pikiran itu di bisa menciptakan peralatan yang cangih pula dan tidak mustahil dengan peralatan yang dia buat bisa membuat peralatan yang menurut manusia itu mustahil,tetapi sepintar-pintarnya manusia sehingga bisa membuat pikiran manusia kian bisa dibaca itu juga pasti ada kekurangan nya karena sesungguhnya kesempurnaan adalah milik allah dan yang lebih mengetahui sebenar nya apa yang ada dalam pikiran manusia hanyalah allah yang telah menciptakan kita.

  108. Sebelum saya masuk PGSD/MI, bolehlah dibilang primitif (tradisional) dalam cara mengajar karena belum mengetahui ilmu tentang bagaimana proses mengajar seharusnya dilakukan oleh seorang guru , tetapi setelah masuk PGSD/MI barulah menyadari bahwa proses belajar mengajar itu membutuhkan media pembelajaran sebagai perantara dalam menyampaikan pelajaran kepada siswa yang memungkinkan proses KBM tersebut dapat lebih efektif dan efisien sehingga memudahkan siswa dalam menerima pelajaran walaupun hanya dengan media sederhana saja. Dengan demikian sekarang ini saya berusaha untuk menjadi guru yang moderen. Amiiiin, mkasih PAK

  109. Aku Guru Modren Atau Primitif ????

    Menurut saya,Seorang guru modern dapat dikatakan bisa memberikan pengajaran untuk menyampaikan ilmu kepada siswanya.untuk menjadi guru profesional harus memiliki kemampuan yang cukup mental dan memberikan sesuatu yang baru, oleh sebab itu guru modern harus menyiapkan dan mempunyai alat teknologi seperti komputer karna alat itu untuk dapat digunakan oleh siswa dalam belajarnya agar mereka dapat mengetahuinya.saya merasa alat teknologi ini dapat membantu dalam proses belajar siswa.dalam metode pengajaran saya dengan menggunakan alat ini dapat meningkatkan kemampuan siswa.jadi saya rasa untuk menjadi guru primitif harus banyak belajar dalam hal keteknologian,yaitu terutama Komputer itu dapat memilki ilmu pengetahuan.karena disitulah bapak harus dapat memberikan kiat untuk menjadi guru yang Modern yang disenangi oleh murid{siswa}.terima kasih.

  110. Aku termasuk guru primitif atau modern..???
    yang dikatakan guru primitif menurut saya,yang tidak bisa membebaskan dirinya dari paradigma bahwa dirinya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan bagi anak didiknya…sehingga menghasilkan anak didik yang jauh tertinggal dari “peradaban”globalisasi…
    Guru modern adalah guru yang mau menjadikan dirinya sebagai orang yang profesionalisme dan berkompeten dalam dedikasinya sebagai guru dengan terus menjadikan tekhnologi sebagai “mitra”nya ( baca : media) dalam proses pembelajaran terhadap anak didiknya
    Lalu bagaimana dengan saya? terkatagori apa?
    Insya Allah dalam proses menjadi guru yang modern..Salah satu buktinya adalah sekarang saya menjadi mahasiswa Bapak…

  111. Pada zaman era globalisasi ini tidaklah ada seorang guru yang menyatakan dia itu guru primitif. Dimana teknologi yang begitu canggih, pakaian-pakaian yang begitu modis yang membuat guru tersebut akan berfikir dia itu adalah guru yang modern. Guru modern bukanlah dilihat dari pakain dan pintarnya seorang guru dengan teknologi yang ada sekarang ini tetapi guru tersebut dapat mengajar degan benar dan baik sesuai dengan criteria guru yang professional. Dan juga guru tersebut dapat mengikuti arah pendidikan yang ada sekarang ini, dimana pendidikan yang guru punya harus terus diasah oleh guru tersebut dengan cara seringnya mengikuti penataran-penataran dan pelatihan-pelatihan yang ada. Dan apakah saya ini guru modern atau guru primitif, saya beranggapan bahwa pada diri saya terdapat sifat primitif dan juga terdapat sifat modern. Kenapa demikian? Karena saya akan primitif apabila saya tidak tahu yang belum saya tahu, degan demikian saya haruslah mencari tahu apa yang belum saya tahu. Apabila saya tahu maka saya beranggapan didalam diri saya adalah guru yang modern.

  112. Tentu saja saya akan menjadi seorang guru modern. Guru modern adalah seorang guru yang sukses dalam proses belajar mengajar sehingga siswa berhasil mencapai tujuan atau bisa menunjukkan kesuksesan dalam mendidik siswanya sehingga siswa mencapai cita-cita yang di inginkan. Sedangkan guru primitif adalah seorang guru dalam melakukan proses belajar mengajarnya tidak mengikuti aturan kurikulum yang ada bahkan tidak menggunakan media. Jika hal itu memang terjadi dalam proses belajar mengajar maka merupakan sebagai penghambatan dalam pencapaian tujuan pendidikan.sehingga siswa kurang mengerti apa yang telah di pelajarinya atau siswa tidak bisa mencapai tujuan pendidikan sebab tidak menggunakan media. Karena media merupakan perantara dalam proses belajar mengajar sehingga mempermudah siswa dalam pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena itu kita harus menjadi seorang guru yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk siswa-siswanya.

  113. Saya tidak akan menjadi guru primitif, karena guru primitif adalah seorang guru yang selalu menganggap mudah dalam proses mengajar dan biasanya guru tersebut tidak mau menggunakan medianya dalam proses mengajar. Sehingga hal ini bisa menjadi penghambat dalam mencapai tujuan pendidikan pada siswa. Oleh karena itu saya lebih memilih untuk menjadi guru modern. Karena zaman sekarang sudah modern otomatis guru tidak boleh ketinggalan zaman. Dimana seorang guru modern harus menggunakan media dan kurikulum yang ada. Sehingga mempermudah siswa untuk menerima pelajaran dan tercapainya tujuan pendidikan. Guru modern adalah seorang guru yang bisa mendidik siswanya sehingga mencapai kesuksesan. Intinya kita harus memberikan yanga terbaik dalam mendidik siswa sehingga tercapainya tujuan pendidikan.

  114. Saya guru yang Primitif atau guru yang Modern..? Jawabannya adalah kadang menjadi guru yang primitif terkadang juga menjadi guru yang modern. Menjelma menjadi guru yang Primitif jika sya kehabisan ide untuk membuat media ditambah dengan bahan yang diperlukan tidak tersedia, sehingga proses belajar mengajar berlangsung apa adanya, tapi tetap sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sudah dibuat.
    Sesekali juga berubah menjadi guru yang modern, menyiapkan secara matang kebutuhan/fasilitas untuk belajar mengajar termasuk media.
    Kapan saya menjadi guru modern..? Jika bahan yang dibutuhkan tersedia, meskipun waktu untuk membuatnya sangatlah sempit tapi saya berusaha untuk membuatnya. Tapi setelah membaca tulisan ini, saya berniat untuk menjadi guru yang modern.
    Mudah-mudahan setelah menyadari dan dapat memaknai guru MODERN dan guru PRIMITIF ini, kita semua guru dan calonnya ada keinginan untuk berubah menjadi guru yang modern, yang menyadari bahwa medi bukan PELENGKAP, tapi sudah menjadi suatu KEBUTUHAN yang terintegrasi dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses belajar mengajar.
    Semoga…………..

  115. Assalamualaikum Wr.Wb
    Menanggapi artikel bapak diatas.Saya sendiri bingung apakah saya guru modern atau guru primitive.Jujur saya memeang saat ini belum mengajar.Dan belum pernah menghadapi atau mengajar anak didikdi ekolah,kecuali saya pernah mengajar saat PPL. Berdasarkan pengalaman saya waktu PPL ,saya sering menghadapi dan menemui guru-guru primitf,selain itu guru tersebut memang sudah berusia lanjut,maksud disini saya menemui guru-guru primitive adalah guru tersebut tidak menggunakan metode yang bervariasi dalam mengajar,dan tidak adanya media dalam proses kegiatan belajar mengajar,mereka cenderung hanya memakai metode ceramah saja.Ketika kami menanyakan kepada mereka mengapa tidak menggunakan media dalam mengajar,alasannya karena mereka repot untuk membuatnya dan bagi mereka dengan metode ceramah saja,anak-anak sudah dapat mengerti kok!! Dan saya sangat menyayangkan meeka menyepelekan kami calon guru-guru baru,memang mereka telah banyak pengalaman dalam hal mengajar,tetapi seharusnya mereka mau menerima kritik dan saran dari kami para calon guru baru.
    Itulah sedikit dari pengalaman saya saat beremu dengan guru primitive.Bila kelak saya sudah mengajar,saya akan menjadi guru yang modern walaupun untuk menjadi guru yang moderen membutuhkan proses dan waktu yang cukup panjang.Bila menjadi guru moderen,saya akan menjadi guru moderen dalam segala hal,seperti saat saya mempersiapkan diri saya dan bahan ajar,dari cara saya menerapkan metode mengajar yang bervariasi didalam proses KBM dan saya juga kan menyiapkan media mengajar yang semenarik mungkin agar siswa merasa nyaman,senang dan tertarik pada pelajaran yang akan saya ajarkan.Dan saya yakin dengan menggunakan metode bervariasi dan media,pesan yang saya sampaikan kepada siswa dapat mudah dicerna dan dimengerti sehingga mudah dingat terus oleh siswa.Dan saya juga harus mau dikritik oleh siswa tentang cara saya mengajar,dan saya harus terus mengevaluasi diri saya dan metode yang saya gunakan dalam mengajar,apakah sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran.Itulah komentar saya tentang guru primitive dan guru modern.
    Terima Kasih..
    Wassalamualaikum Wr.Wb

  116. Assalammu’alaikum wr.wb

    Aku guru modern atau guru primitif..?di zaman yg serba canggih dan cepat.pasti sangat banyak dibutuhkan guru modern..sebab guru modern dituntut untuk menguasai semua hal yg menyangkut tentang proses pembelajaran untuk siswa.karena dengan adanya guru modern..dapat membantu siswa untuk bisa menggapai cita-citanya dengan cepat dan menjadikan siswa itu lebih kreatif..dan untuk menjadikan siswa lebih maju..siswa diharapkan dapat menguasai semua teknologi dan mengikuti perkembangan zaman pada saat ini..dan ini semua tak lepas dari peranan guru modern.namun jika zaman sekarang,masih ada guru primitif..mungkin siswa-siswa pada saat ini akan ketinggalan oleh zaman dan dapat menjadikan siswa GAPTEK..dan pula menjadikan generasi Indonesia tidak akan maju dan tidak dapat bersaingan dengan generasi-generasi bangsa dari negara lain..karena guru primitif hanya dapat menggunakan media dengan seperlunya dan seadanya saja.disamping kurikulum yg di ajarkan akan terus begitu saja sampai akhir zaman..untuk itu,insya ALLAH kelak aku ingin menjadi Guru Modern saja..sebab dapat membantu memajukan proses pendidikan di Indonesia..AMIN..

  117. Dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari saya selalu berinteraksi kepada murid-murid saya dengan cara melibatkan anak didik dalam kegiatan agar anak dapat berfikir kritis dan inovatif. Jadi menurut saya, saya adalah guru modern karena saya selalu membuat metode-metode pembelajaran semenarik mungkin dan selalu melibatkan anak didik saya.Tapi adakalanya saya juga menjadi guru primtif karena ada beberapa pelajaran yang pembelajarannya bersifat hapalan karena dalam menghadapi UAN /UAS anak didik harus menghapal tanpa harus paham.

  118. Assalammu’alaikum wr..wb…
    Untuk menanggapi artikel bapak di atas…maka sebelumnya saya akan memberitahu dahulu kalau saya memang belum menjadi guru/ belum mengajar di sekolah2, tetapi saya hanya punya pengalaman mengajar (PPL) di SD selama 1 bulan saja waktu saya kuliah D2 dulu. Baiklah saya akan menanggapi artikel bapak “Aku guru modern atau primitif ???” Bagi saya ,waktu saya mengajar (PPL) di SD, saya sudah mendekati untuk menjadi guru modern…,karena ketika saya menyampaikan materi pelajaran saya sudah berusaha menggunakan media pembelajaran dan juga alat peraga, serta menggunakan berbagai macam metode pembelajaran seperti ceramah, diskusi, demonstrasi,tanya jawab dan sosio drama sesuai dengan materi / topik pelajaran yang dibahas. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar materi pelajaran yang saya berikan dapat tercapai secara maksimal dan mudah dipahami anak didik di sekolah. Demikianlah komentar saya tentang artiel bapak..terimakasih….
    Wassalam…wr…wb..

  119. Ass.wr.wb
    dari artikel bapak jika saya ditanya,saya termasuk guru primitif or modern?saya adalah guru modern…saya akan berusaha mengajar dengan baik selalu nenyusun strategi dalam mengajar dan selalu berusaha menyediakan media yang dapat membantu saya dalam mengajar,agar siswa-siswi yang saya ajarkan dapat menangkap pelajaran dengan baik..
    walaupun dalam diri saya belum tentu bisa dikatakan guru modern jika saya gagal dalam menyampaikan pelajaran yang saya berikan kepada siswa-siswi..tapi menurut saya guru primitif itu adalah guru yang mempunyai tujuan selain mengajar anak didik bisa membuat atau membantu anak didik menemukan hal baru waaupun dalam mengajar seorang guru primiyif masih berfokus pada buku dan tidak berusaha menggunakan media yang mempermudah dalam mengajar..
    wss.wr.wb

  120. Setelah saya baca artikel bapak, kayaknya saya guru yang masih primitif kali ya……….! masih bertanya apakah saya menggunakan media atau tidak. Tapi kadang-kadang saya guru modern juga. Tiba-tiba ada ide untuk menggunakan media jika dirasa materi yang saya ajarkan terasa sulit dimengerti oleh siswa. Setelah saya kuliah, saya baru menyadari kalau media itu tenyata penting banget ! Media benar-benar bisa membantu memudahkan pemikiran siswa terhadap pelajaran. Apalagi kita mengajarkan siswa dengan berbagai perbedaan mengenai tipe-tipe belajar siswa. Ada yang audio, visual, audio-visual, kinestetik dsb. So, seorang guru memang harus pandai-pandai menggunakan media. Tapi jangan media yang ” jadul ” ya…..(jaman dulu), sekarang khan teknologi udah berkembang.

  121. saya adalah guru modern, meskipun sebenarnya saya belum mengajar/jadi guru. saya menyatakan saya guru modern dengan yakin, karena ketika saya akan menjadi guru nantinya, saya sudah mempunyai rencana untuk menentukan media apa yang akan saya pakai untuk mengajar anak didik saya terkait dengan masing-masing pelajarannya, dan kalaupun sekolah yang saya tempatkan untuk mengajar bukan sekolah yang modern, itu bukan hambatan saya untuk menggunakan media apa yang saya akan pakai nantinya. karena apapun bahan-bahan yang saya temukan sederhana asalkan itu mempunyai tujuan yang baik dalam pembelajaran saya sudah merasa sebagai guru modern.

  122. setiap guru pasti mempunyai keinginan untuk menjadi guru yang modern,akan tetapi banyak kendala didalam menjalankannya.penggunaan media memang sangat penting didalam pembelajaran namun tidak mudah untuk melaksanakannya,banyak faktor kenapa seorang guru tidak menggunakan media diantaranya karena tidak adanya dukungan dari pemimpin sekolah,karena terbatasnya biaya dan lain-lain.sehingga guru kesulitan untuk menggunakan media didalam pembelajaran,akan tetapi banyak sekolah-sekolah dipedesaan yang mungkin bangunanya hampir roboh dan guru-gurunya pun masih menggunakan metode lama yaitu dengan metode ceramah tetapi murid-muridnya masih semangat belajar dan banyak yang berhasil padahal guru-gurunya tidak menggunakan media didalam pembelajaran.semoga suatu saat saya bisa menjadi guru modern dan berakhlakulkarimah.

  123. Guru primitif dan modern bagi saya sama saja. Sebenarnya saya ingin menjadi guru modern. Tetapi banyak kendala yang saya hadapi. Karena bagi saya modern dan primitif itu tidak hanya diukur dari pakain saja, tetapi dilihat dari kualitasnya. Saya sebagai seorang guru yang mendidik serta menjadi contoh bagi anak didik saya. Seorang guru modern harus bisa menyediakan dan memenuhi tuntutan yang ada di era reformasi ini. Dalam arti harus bisa menguasai alat – alat teknologi yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar di era reformasi sekarang ini! Seorang guru bisa dikatakan primitif jika dalam proses pengajaran tidak mengikuti kurikulum yang berlaku saat ini. Akan tetapi kita bisa melihat dari cara guru tersebut bisa atau tidak membawakan pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa / muridnya.

  124. Saint membuat pikiran manusia kian bisa dibaca. Saint atau pengetahuan merupakan hal yang sangat penting di era reformasi ini, semakin maju zaman inisemakin banyak pengetahuan yang kita peroleh. Maka dari itu tidak mustahil pikiran manusia bisa dibaca. Bahkan lebih dari itu, dengan teknologi yan g canggih teetapi kita sebagai manusia tidak boleh merasa lebih hebat, karena sesungguhnya kita sebagai manusia pasti memiliki banyak kekurangannya. Karena kesempurnaan hanyalah milik sang pencipta. Meskipun secanggih – canggihnya alat teknologi belum tentu bisa membuka pikiran manusiam, sebab manusia sangatlah sempurna yang diciptakan oleh Allah SWT, jadi yang mengetahui segala yang ada dipikirannya, cukup hanya dia dan Allah SWT saja yang tahu.

  125. saya merasa, saya termasuk guru modern, karena dalam pengajaran atau proses pembelajaran saya menyiapkan media dalam proses belajar untuk mencapai dan mengharapkan tujuan yang saya capai. didalam proses pembelajaran guru modern menggunakan berbagai strategi dan media semata-mata supaya siswa belajar. dan guru berupaya mengaktifkan siswa belajar. guru modern mampu menggunakan sarana-sarana pembelajaran yang relevan dan baik alat yang dipilih dalam pembelajaran seperti alat peraga, peta, globe,gambar,foto,chart,grafik dan sebagainya. serta alat-alat pelajaran seperti alat-alat untuk praktik. guru modern juga mempunyai metode-metode dalam pengajaran. cara pengajarannya tidak monoton, dan guru juga dapat menguasai kelas.

  126. Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,keberadaan dan fungsi otak manusia bisa dibaca.hal ini memungkinkan akan adanya perubahan-perubahan yang signifikan pada bidang-bidang tertentu dan tidak dapat dipungkiri akan adanya perubahan dalam bidang pendidikan yang mungkin dapat diprediksi lebih awal untuk kemajuan pendidikan yang telah ada saat ini,meskipun tidak dapat dielakan lagi perubahan tersebut mempunyai dampak yang negatif,karena ada kalanya pikiran-pikiran tersebut tidak sempurna seperti adanya orang yang menyalahgunakan teknologi tersebut untuk memanfaatkan otak manusia yang digunakan sebagai alat peraga demi kepentingan dirinya sendiri.

  127. Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
    Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya.

  128. Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
    Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya. Semangat… kita harus berusaha menjadi guru modern yang terbaik….. Ganbate Kudasai…!!!!!!!

  129. Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
    Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya. Semangat… kita harus berusaha menjadi guru modern yang terbaik….. BERUSAHA…!!!!!!!

  130. Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
    Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya. Semangat… kita harus berusaha menjadi guru modern yang terbaik….. Ganbate Kudasai…!!!!!!!

  131. Saya guru modern.
    Guru modern adalah guru yang profesional yaitu guru yang dapat menggunakan segala kemampuannya untuk mengikuti perkembangan zaman. Guru tidak boleh ketinggalan dalam perkembangan pada masa sekarang ini. Guru modern harus bisa merubah paradigma lama. Zaman sekarang ilmu pengetahuan sudah berkembang pesat atau sudah semakin maju. Mau tidak mau guru harus berusaha untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pengajaran guru harus bisa menggunakan alat tehnologi dalam penyajian materi pelajaran, alat tehnologi tersebut dapat membantu guru dalam proses belajar mengajar.
    Seperti Komputer, Laptop, VCD, Audio visual, Internet dan lain-lain

  132. assalammualaikum.wr.wb.
    Dari artikel diatas guru dikatakan primitif atau modern,adalah guru dikatakan primitif apabila guru itu tidak mengikuti perkembangan dalam dunia pendidikan,kurang mengerti alat-alat teknologi yang digunakan dalam dunia pendidikan,dan selalu berpegang teguh pada paradigma lama,serta media dan teknik atau metode pengajarannya terbatas,pola befikirnya seperti guru tahun 80an.sedangkan dikatakan guru modern apabila guru tersebut menggunakan metode pengajaran yang akan dilakukan itu banyak serta guru tersebut harus tahu karakteristik anak didiknya satu persatu,dapat menguasai teknologi yang digunakan dalam dunia pendidikan serta mengikuti perkembangan zaman,pola berfikirnya juga luas.
    wassalammualaikum.wr.wb.

  133. (Mohon maaf yang pertama mungkin saya salah memasukan kode) disini saya hanya menambahkan saja : Ketika menyatakan sebagai guru yang modern saya berfikir sudahkah semua prosedur baik sarana maupun prasarana pendidikan itu sudah kita gunakan (dimanfaatkan) dengan baik atau hanya sekedar tahu tapi tidak mempergunakannya, maka kita seyogyanya harus bijaksana dalam menyikapi perkembangan zaman yang terus menerus semakin canggih begitu pun media pendidkan yang pada intinya mendidik tidak hanya sekedar mengajar akan tetapi memberikan juga motivasi, spirit dan suri tauladan yang baik sehingga tujuan pendidikan itu tercapai…wassalamualaikum wr . wb

  134. berhubung saya belum pernah mengajar, jadi apabila suatu saat nanti saya mengajar, saya akan berusaha untuk menjadi guru yang modern karena guru yang modern tidak akan bertanya apakah pada saat mengajar menggunakan media atau tidak. seorang guru yang modern, selalu mempunyai ide-ide atau gagasan baru dalam setiap mengajar. maka setiap saya mengajar, saya akan berusaha menggunakan media yang berbeda-beda untuk menarik minat belajar anak didik dan membuat mereka bersemangat dalam mengikuti pelajaran saya. dalam proses balajar mengajar, memang alangkah baiknya apabila guru mengajar dengan menggunakan media, sehingga memudahkan anak didik untuk menangkap materi yang diberikan oleh guru.

  135. Assalamuallaikum
    Walau saya bukan guru, setidakanya saya punya cita-cita jadi guru moderen. Media??? menurut saya media merupakan suatu perantara dalam menyampaikan suatu iniformasi/ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan dengan media puia dapat mempercepat tercapainya tujuan dari pembelajaran itu sendiri. tapi media bukan segalanya. walau media sangat membatu tapi adakalanya media itu tidak perlu digunakan. seperti yang pernah saya dpatkan dalam perkuliahan. contoh dalam pembelajaran agama islam tentang shalat, dalam hal ini media tidak terlalu penting walaupun dapat digunakan,tetapi dalam pembelajaran ini lebih diutamakan praktek daripada media itu sendiri. adapun menggunakan media tidak menjadi masalah. jadi kesimpulannya media sangantlah penting dan guru moderen adalah guru yang mengetahui apa yang terbaik dalam proses belajar mengajarnya dalam mencapai tujuannya . . .

  136. Assalamuallaikum
    Walau saya bukan guru, setidakanya saya punya cita-cita jadi guru moderen. Media??? menurut saya media merupakan suatu perantara dalam menyampaikan suatu iniformasi/ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan dengan media puia dapat mempercepat tercapainya tujuan dari pembelajaran itu sendiri. tapi media bukan segalanya. walau media sangat membatu tapi adakalanya media itu tidak perlu digunakan. seperti yang pernah saya dpatkan dalam perkuliahan. contoh dalam pembelajaran agama islam tentang shalat, dalam hal ini media tidak terlalu penting walaupun dapat digunakan,tetapi dalam pembelajaran ini lebih diutamakan praktek daripada media itu sendiri. adapun menggunakan media tidak menjadi masalah. jadi kesimpulannya media sangantlah penting dan guru moderen adalah guru yang mengetahui apa yang terbaik dalam proses belajar mengajarnya dalam mencapai tujuannya

  137. As.wr.wb
    Guru modern atau primitif ? pertanyaan yang sulit sekali dijawab bagi saya. Jika saya mengaku sabagai guru modern, berarti sudah pantaslah sebagai seorang guru ( apa saya dapat dibilang seorang yang sombong ? ) Pada kenyataannya saya mengajar kadang menggunakan media, kadang juga tidak. Tapi pada prinsipnya jika saya mengajar ” saya menginginkan murid – murid dikelas dapat menerima dengan baik apa yang telah saya berikan kepada mereka ” yang paling penting mereka tidak merasa bosan pada saat saya mengajar.
    Ws.wr.wb

  138. As. wr. wb
    Guru modern atau primitif ? ini merupakan pertanyaan yang sulit bagi saya. Jika saya menjawab sebagai guru modern. Berarti saya sudah sebagai guru yang sempurna. Pada kenyataannya disaat saya mengajar, terkadang saya menggunakan media, tapi terkadang juga tidak. Pada prinsipnya saya mengajar ” dapat menyenangkan para anak didik saya dalam proses KBM sehingga dapat memudahkan mereka dalam menerima atau memahami apa yang telah saya berikan kepada mereka “.
    Ws.wr.wb

  139. buat saya bahwa penilaian guru modern atau primitif bukan hanya sekedar melihat tolok ukur penggunaan media pengajaran (baca: media yang memiliki kaitannya dengan teknologi) tetapi bagaimana guru tersebut bisa mengembangkan media tersebut menjadi sesuatu yang mampu mengantarkan pesan dalam kapasitas kognitif (akal), afektif (mental) dan motorik (kemampuan eksternal siswa) atau bagaimana dengan guru-guru yang jauh dari akses media teknologi apakah mereka juga dikatakan sebagai guru primitif? sedangkan mereka mempunyai kapasitas dan kompetensi yang telah memenuhi syarat sebagai pendidik, maka jawaban yang hadir dari pertanyaan saya sendiri adalah bahwa kita harus dapat memberikan definisi dari kata primitif tersebut? ketika kata primitif diasumsikan sebagai orang yang terbelakang dalam hal penggunaan media yang berkaitan dengan teknologi lalu apakah media tersebut sangat memberikan pengaruh yang besar bagi kelangsungan proses pembelajaran sedangkan media (baca: teknologi) merupakan alat yang tidak mampu menjelaskan tentang humanisasi, norma, etika dan segala sesuatu yang bersifat kemanusiaan

  140. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Komentar saya, tentang artikel bapak, untuk menjadi guru yang profesional terlebih lagi pada era sekarang telah berkembangnya teknologi baik informansi, transportasi, dan komunikasi. terutama bagi guru yang mengajar diperkotaan seperti Jakarta, alangkah primitifnya bagi guru yang tidak memanfaatkan hasil teknologi untuk dijadikan media pembelajaran, padahal jika kita amati sebagian siswa yang hidup diperkotaan telah memanfaatkannya.
    Berkenaan dengan pertanyaan bapak, sejujurnya saya katakan terkadang saya menjadi guru yang modern jika saya mengajar dengan fasilitas yang memadai jika tidak tersedia maka saya merancang secara sederhana. disisi lain saya menjadi guru yang primitif jika tidak adanya fasilitas yang memadai sehingga saya mengajar dengan apa adanya tanpa menggunakan media pembelajaran yang HiTech.
    Demikian komentar saya…..
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  141. Setelah melihat judul artikel, tentu saya akan menjawab ” Saya akan menjadi guru modern “. Apalagi sekarang kita hidup di zaman yang mana teknologi semakin canggih, dimana pula mengingat begitu
    semakin pentingnya peranan teknologi dalam setiap kehidupan termasuk juga dalam dunia pendidikan. Dan seandainya saya nanti menjadi guru yang mengajar di daerah terpencil bukan berarti saya akan
    menjadi guru yang primitif tetapi saya akan mengajar sebagai guru modern dimana ketika mengajarkan salah satu pelajaran dibutuhkan media yang dapat membuat semua murid – murid lebih memperhatikan,
    menyukai dan tidak membosankan. Saya akan menggunakan media sederhana karena sarana dan prasarana di daerah terpencil itu tidak memadai. Untuk itu kita dapat mengajarkan mereka dengan memanfaatkan
    barang – barang yang sudah tidak terpakai lagi tetapi dapat dijadikan sebuah media yang bermanfaat dalam pelajaran yang sedang mereka pelajari. Sehingga pelajaran pun terasa menyenangkan dan secara
    tidak langsung membuat mereka kreatif dengan membuat sebuah media sederhana dari barang – barang yang sederhana pula.

  142. Dalam dunia pendidikan peran teknologi sangat penting. Karena umtuk mendapatkan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif menyenangkan) dalam belajar, maka diperlukan pendukung lain yang kompeten yaitu media pembelajaran yang bisa bersifat AUDIO, VISUAL, AUDIO VISUAL, ataupun AUDIO VISUAL GERAK yang kesemuanya itu dapat disesuaikan dengan maksud pesan dari meteri pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa.
    Misalnya pada pembelajaran IPA tentang bagian -bagian dari organ tubuh manusia, maka media pembelajaran yang tepat adalah visual yang dapat diaplikasikan dengan alat peraga model boneka tiruan atau bisa juga dengan gambar 2 dimensi yang berukuran besar dan berwarna. Maka apabila ada seorang guru yang bertanya, apakah saya akan menggunakan media atau tidak untuk mengajar? maka, dapat dikatakan bahwa guru tersebut belum bisa berfikir modern alias primitif, karena belum mengerti akan kegunaan dari media pembelajaran itu sendiri, dalam setiap kegiatan belajar.

  143. Setelah membaca penjelasan tentang guru primitif dan guru modern, saya jadi mengerti maksudnya.. dan membuat saya berfikir apakah selama ini saya sudah menjadi guru modern.. jawabnya ya. Karena ketika saya hendak mengajar saya selalu bertanya pada diri saya, media apa yang akan saya gunakan hari ini? Walaupun pada faktanya ada kendala yang dihadapi yakni kurang lengkapnya media yang dibutuhkan…. dan setelah mengikuti mata kuliah teknologi pendidikan dan media pendidikan saya jadi lebih mengerti betapa pentingnya media dalam proses balajar mengajar,….. terimakasih

  144. Kasus di pedalaman primitif itu adalah kebutuhan manusia. Jika guru masih menganggap memakai media dalam pembelajaran adalah kebutuhan, maka bisa dianggap guru itu adalah guru primitif. Suatu kebutuhan kadang bisa terpenuhi dan kadang juga bisa tak dipenuhi. Dan akibatnya jika tak dipenuhi maka akan merasa ada yang kurang atau gagal. Sedangkan guru modern lebih cenderung kalau media dalam pembelajaran itu merupakan bagian yang sudah menyatu dengan kegiatan belajar mengajar. Jadi dalam waktu apapun guru tersebut mengajar, maka dia sudah mempunyai berbagai macam pilihan media pembelajaran yang akan digunakan untuk menyampaikan materi kepada siswa. Ketika sudah mempunyai berbagai pilihan media, maka guru hanya tinggal menyesuaikan media pembelajaran dengan materi yang diajarkan.

  145. Saya pilih guru modern sebab guru zaman sekarang itu ikut apa kata murid.memberikan pengetahuan sesuai kebutuhan murid sehing9a lebih ditangkap oleh murid apa yang kita kasih,tapi kita masih pegang prinsip tegar,sabar dan benar! kalau guru primitif itu tidak zaman,anak2 banyak tidak bisa konsen mendengarkanya.tetapi yang kita ambil dari guru primitif dengan banyak pengalamanya, dan ambil saja pelajaran dari situnya!tapi yang pasti guru modern yang menghargai guru 9uru primitif untuk meraih masa depan dan ketinggalan zaman.

  146. Assalammu’alaikum wr.wb

    guru primitif ataukah guru yang modern saya???…..
    jikalau saya di hadapkan pilihan seperti yang di atas dengan sangat lantang saya akan memilih guru modern. dikarna Dalam dunia pendidikan peran teknologi sangat penting untuk dapat membantu guru dalam (pembelajaran aktif, kreatif, efektif.dimana zaman sekarang sangatlah cangih mendapatkan segala sesuatu modern… dan belum lama saya mempelajari mata kuliah teknologi dan media pembelajaran sangat lah membantu daya pikir guru-guru yang masih primitif…dan guru primitif adalah guru yang tidak menggunakan kurikulum, metode dan media yang dapat mempermudah dalam KBM..ketika kita telisik lebih dalam lagi di daerah pedalaman sangat sangatlah memprihatinkan….

  147. Ass.Wr.Wb.
    Dengan PEDE saya katakan bahwa saya merasa guru modern dibandingkan dengan guru-guru senior ditempat saya mengajar [ mereka telah mengajar 20-35 th ]. Walaupun saya sadar belum sepenunya apa yang saya lakukan telah modern. Saya NIAT dengan sepenuh hati akan menjadi guru yang baik. Akan saya laksanakan kewajiban seorang guru dengan sungguh-sungguh [ melalui kinerja guru ]. Saya akan terus meningkatkan KUALITAS diri secara profesional. Saya akan merubah paradigma guru dan pembelajaran. Namun kita tahu, merubah paradigma tidak semudah membalikkan tangan, semua butuh PROSES. ternyata, kenyataan dilapangan sangat berbeda dengan TEORI dan keinginan. Banyak sekali kendala-kendala yang kita temui untuk membuang paradigma lama dan melakukan perubahan seperti apa yang ideal di teori. Tetapi saya akan terus berjuang dan berjuang menghadapi kendala-kendala yang ada dengan alternatif lain. Misalnya, kurangnya media pembelajaran di sekolah, maka dengan sebisa mungkin kita cari penggnaan media alternatif [sederhana] sesuai dengan medium pembelajaran.
    Saya tidak akan berpikir menggunakan media atau tidak? Tetapi saya akan berpikir media apa yang akan saya gunakan pada setiap pembelajaran saya. Menurut saya tidak semua materi atau tidak semua proses pembelajaran membutuhkan media. Kita dapat memilah dan menyesuaikan penggunaan media sesuai dengan kebutuhannya saja. Disini kreativitas kita sebagai guru modern teruji. Guru yang dapat menggunakan media secara tepat dan maksimal, dapat mengikuti perubahan globalisasi dan MELEK teknologi. Kalau kita niat pasti ada JALAN. ALLAH pasti bersama kita. amiin.

  148. Assalamu’alaikum wr.wb

    Ya…memang saya merasa bahwa saya adalah guru yang modern,karena di zaman seperti sekarang ini jika kita masih berpikir terus menggunakan media atau tidak ,wau!
    kasihan sekali anak didik kita.Seorang guru yang profesional akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada siswanya dan media dapat menunjang keberhasilan suatu kegiatan.Teruslah berusaha untuk maju.Yes….

  149. Kalau ditanya seperti itu saya akan menjawab saya adalah guru modern, zaman sekarang guru mengajar tidak memakai media sepertinya hasil pembelajaran tidak optimal dan boros waktu. Belajar jadi monoton dan anak akan jenuh, mengantuk sehingga guru tidak dapat mentransfer ilmu secara maksimal.

  150. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Mendengar pertanyaan ‘aku guru modern atau primitif?’, tergugah kesadaran saya, maksudnya apa?. Menanggapi, pertanyaan tersebut saya berusaha memahami apa urgensinya?. Merespon, dari pertanyaan tersebut saya mencoba membedakan apa pengertian modern, primitif dan apa hubungan kedua istilah tersebut dengan peranan guru? baik dengan membaca buku, kamus ataupun dengan bertanya kepada teman akan pengertian diatas. Menyikapi serta mengomentari dari pertanyaan ‘aku guru modern atau primitif?’ ternyata kalau saja saya menjadi guru hari ini, tentunya tergolong guru yang primitif? dengan alasan dalam benak saya perlukah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik mengunakan media (sarana atau perantara)? ada kesamaan dengan orang zaman dahulu perlukah saya memakai pakaian? sangat ironis, terharu, empati dan simpati, kalau saja besok saya menjadi guru pasti akan menjadi guru yang modern karna hal ini tidak bisa dipungkiri –mana mungkin seorang guru dengan waktu yang terbatas, tenaga yang terbatas, materi dan kompetensi juga serba terbatas– akan meghasilkan peserta didik yang kompetitif, inovatif, kreatif serta kompeten didalam bidangnya, kecuali mengunakan sarana, perantara, media untuk menyampaikan materi yang kadang susah di cari, diamati, dicermati, dipahami, dianalisis dan dikaji serta disimpulkan. Di era globalisasi teknologi dan informasi segaimana manfaatnya adalah memudahkan memenuhi kebutuhan manusia kenapa tidak dimanfaatkan? ini bisa dikatakan bahwa guru tersebut tidak mengerti dan memahami firman Tuhan ” qul hal yastawi al-ladzina ya’lamuuna wa al-ladzina laa ya’lamuuna” yang artinya: ‘ adakah sama orang-orang yang berilmu dengan orang-orang yang tidak berilmu? “(QS AZ-Zumar[39]:9) kenapa saya mencantumkan ayat diatas didalam mengomentari pertanyaan ‘ aku guru modern atau primitif?’ karna seorang guru harus mampu menyampaikan, mengajarkan informasi dan juga meramalakan perihal yang pasti akan terjadi, karna dengan media akan mudah peserta didik untuk mengerti, memahami, mencermati apa yang akan disampaikan seorang guru. Kata Guru Agama saya waktu SD pak Abdul rohim namanya, “Bahwa Tuhan mempermudah tidak mempersulit urusan manusia, kalau ada media yang manfaatnya untuk mempermudah memenuhi kebutuhan manusia baik di bidang pendidikan maupun di bidang yang lainya, kenapa tidak? guru-guru sekarang dan yang akan datang memanfaatkan Media?

    wa allahu ‘a’ lam bi as-shawaab.

    wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  151. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…………
    Alhamdulillah saya mendapat pertanyaan seperti ini apakah saya termasuk seorang guru yang modern atau premitif? saya akan menjawab bahwa saya adalah termasuk dalam kategori guru yang premitif kenapa??? karena dari awal kuliah saya adalah mahasiswa yang ya bisa di bilang GAP-TEK (gagal teknologi) oleh teman-teman saya namun…..pada setiap semester saya akan berusaha untuk belajar jadi mahasiswa HAITEK yang dikemudian hari saya bisa menjadi seorang yang modern dalam setiap keadaan dan dimanapun saya berada hingga saya berfikir untuk benar-benar menjadi orang yang moderen dalam mengamalkan ilmu saya terhadap pesrta didik saya karena yang saya ketahui sebagian besar peserta didik banyak belajar dari para pendidik walau demikian sebagian peserta didik banyak belajar dari alat-alat teknologi sendiri.
    Bismillahirrahmanirrahim…..insyaAllah Allah selalu ada kepada manusia yang selalu berusah untuk menjadi lebih baik karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum ia merubahnya sendiri.

  152. guru primitif atau guru modernkah saya???
    sepertinya.. saya berada di tengah, terlalu primitif tidak.. dan terlalu modern juga tidak. Karena, walaupun zaman telah modern seperti sekarang.. masih saja saya belum dapat menguasai media yang ada. Tetapi.. untuk menjadi guru yang profesional paling tidak saya harus bisa menguasai media2 yang biasa digunakan dalam proses belajar mengajar, terlebih yang bisa membuat anak didik tidak merasa jenuh.. dan saya akan berusaha untuk menjadi seorang guru yang modern sebagaimana dunia ini yang terus berkembang dari zaman ke zaman dan perkembangan IPTEK pun semakin pesat. Karena bagi saya sendiri, media itu sangat penting. anak didik lebih mudah menyerap pelajaran apa yang mereka dapat.
    sekarang pun sudah terdapat UU yang mewajibkan seorang guru harus menguasai IPTEK. Sekian…

  153. Menanggapi pertanyaan dari Bapak,
    Menurut saya, saya termasuk yang berada di tengah-tengah. Karena saya memang belum menguasai semua aplikasi teknologi, tetapi saya mau belajar supaya lebih bisa.
    Jika dalam mengajar, seorang guru hanya memakai cara tradisional saja, seperti ceramah di depan kelas, tanpa adanya alat bantu media teknologi, maka tenaga guru akan lebih terkuras dan kegiatan belajar mengajarpun tidak akan maksimal dan berjalan dengan baik dan benar. Oleh karena itu, saya akan terus berusaha untuk bisa menjadi guru yang modern.

  154. guru primitif adalah guru yang cara berpikir maupun bertindak tidak sesuai dengan kemajuan-kemajuan IPTEK, hanya menggunakan sebagian dari apa yang mereka pelajari, sedangkan guru modern adalah guru yang cara berfikir maupun betindak akan mengikuti perkembangan IPTEK.

    Dari pertanyaan kemarin “Apakah saya guru primitif atau modern?” menurut saya, saya adalah guru modern karena saya hidup di zaman modern yang penuh dengan berbagai pengetahuan dan teknologi-teknologi yang canggih yang dapat digunakan untuk pekembangan pendidikan yang lebih baik atau untuk kemajuan di bidang lainnya. karena seorang guru harus mampu menyampaikan apa yang akan disampaikannya secara profesional dan dapat dipahami oleh murid. guru-guru modern menggunakan media untuk menyampaikan bahan ajarnya, sepeti laptop dan lainnya dalam mengajar. dari sini saya mencoba untuk berfikir untuk menjadi guru modern dan memanfaatkan media yang ada, karena di zaman sekarang ini media sangat penting untuk berbagai bidang.

  155. Membaca artikel di atas, saya mengintropeksi diri saya sendiri yang selama ini tidak pernah terfikirkan apakah saya termasuk guru primitif atau modern. Dari tulisan di atas saya dapat membedakan apa perbedaan antara guru primitif dan guru modern, selama ini saya belum pernah mencoba untuk mengajar di sekolah tetapi saya sudah punya bayangan apa saja yang nanti akan saya lakukan ketika saya mengajar. Saya dapat mengambil kesimpulan bahwa apa yang akan saya lakukan nanti ketika mengajar, masih jauh dari apa yang dinamakan guru modern karena saya belum bisa menerapkan media apa yang akan saya gunakan dalam menerapkan materi pelajaran.
    Dengan membaca artikel di atas, saya merasa tertantang untuk menjadi guru modern yang di mana selalu menggunakan media yang sesuai dengan materi pelajaran, tulisan di atas benar-benar membuka cakrawala saya supaya bisa memanfaatkan media sebagai alat pengajaran sebaik mungkin supaya sebagai seorang guru tidak hanya mentrasfer ilmu saja tetapi bisa mendidik siswa ke arah perbaikan.

  156. APAKAH SAYA GURU MODERN ATAU GURU PRIMITIF?

    Menurut saya guru modern adalah seorang guru yang dapat memanfaatkan semua media untuk menunjang atau membantu berhasilnya proses pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Sedangkan guru primitive adalah seorang guru yang belum dapat memanfaatkan media yang ada, padahal sebenarnya ia bisa untuk menjadi seorang guru yang modern.
    Begitu pesatnya perkembangan zaman diera globalisasi dalam segala hal khususnya dalam penggunaan media dan tekhnologi. Sehingga dapat menjadi motivasi untuk seorang guru dalam proses pembelajaran. Karena dengan menggunakan media dan juga tekhnologi itu dapat membantu mempercepat proses pembelajaran lebih efektif dan efisien. Akan tetapi jika saya sendiri sebagai seorang guru mungkin belum dapat dikatakan sebagai guru yang modern. Kenapa???
    Karena saya belum dapat memanfaatkan berbagai alat media yang dapat mempercepat proses pembelajaran. Akan tetapi saya akan berusaha menjadi seorang guru yang modern karena saya terinspirasi dari guru-guru yang bisa dikatakan sudah dapat menjadi seorang guru yang modern yang mana ia sangat professional dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang guru, salah satunya yaitu memanfaatkan media-media yang ada proses pembelajaran. Karena untuk menjadi seorang guru yang professional kita harus bias merubah diri kita menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Sebagaimana ayat Al-Qur’an Q.s Ar Ra’d

               
    “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”.

  157. Telah kita ketahui bersama bahwasannya guru modern adalah guru yang telah dapat memanfaatkan dan menggunakan media dalam setiap pembelajarannya sedangkan guru primitive adalah guru yang enggan menggunakan media. Sebenarnya media yang digunakan oleh seorang guru yang modern tidak cenderung oleh media elektronik saja karena banyak juga media yang bisa digunakan dengan menggunakan bahan-bahan yang sederhana.
    Pada zaman era globalisasi ini tekhnologi merupakan alat yang sangat penting dan menjadi salah satu alat kebutuhan bagi manusia. Dan tidak bisa dipungkiri jika pada saat ini manusia tidak bisa mengikuti zaman globalisasi ini,maka manusia itu hanya akan menjadi penonton saja. Padahal dengan diberikan akal dan pikiran Allah telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya.
    Seandainya saya menjadi seorang guru, saya berkeinginan menjadi seorang guru yang modern, yaitu seorang guru yang professional yang dapat memanfaatkan media dalam setiap pembelajaran. Walaupun pada kenyataanya ada kendala yang akan saya hadapi. Yang mana saya tidak akan dapat menjadi seorang guru yang professional apabila tidak dapat melewati kendala-kendala yang ada dalam proses pembelajaran tersebut.

  158. Assalamualaikum wr.wb
    Saya guru modern atau guru primitif ?
    Menurut saya mengenai guru modern adalah guru yang memanfaatkan media dalam mengajarkan pelajaran kepada peserta didiknya. di zaman sekarang media sangat diperlukan untuk menjalani proses pendidikan, sedangkan guru primitif disini bukan guru yang membawa kayu dan memakai baju seadanya seperti manusia purba, tapi guru primitif disini adalah guru yang mengajarkan peserta didiknya dengan metode lama seperti ceramah, cerita dsb, jika ditanya saya guru modern atau primitif maka saya ingin mengatakan bahwa saya adalah guru modern, dengan artikel di atas saya menjadi terinspirasi untuk menjadi guru modern yang bisa memanfaatkan media untuk mengajarkan peserta didik saya nanti. Sehingga peserta didik saya tidak bosan jika saya hanya menggunakan metode ceramah (metode lama) saja.

  159. Assalamu’alaikum,….
    “Apakah saya guru primitif atau guru modern?”. Untuk menjawab hal tersebut sebagai calon guru harus selalu berpikiran positif dan harus bisa menjadi guru yang modern. Saya ingat betul perkataan dosen strategi pembelajaran yang menyatakan bahwa pola atau gaya mengajar kebanyakan guru itu dipengaruhi oleh pengalaman sewaktu mereka belajar dahulu dengan guru-guru mereka yang masih menggunakan pola pengajaran tradisional seperti guru yang menguasai pembelajaran, guru banyak bicara, banyak menceramahi siswa, menulis di papan tulis, mendikte dan sebagainya. Mereka kini mengajar dengan gaya yang sama dengan guru mereka sewaktu mereka sekolah. Hal ini juga sedikit membuat saya khawatir hal itu terjadi pada diri saya.
    Namun, perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi menuntut para pendidik professional untuk dapat memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi tersebut. dan untuk menjadi guru yang modern saya harus menyadari bahwa sebagai pendidik harus mencintai profesi saya nanti, agar dengan cinta itu akan ada pengorbanan dan keinginan untuk memberi yang terbaik kepada anak didik. Jadi,…mulai dari sekarang saya harus lebih banyak belajar kembali dan harus menyadari pentingnya peran media dalam proses pembelajaran.

  160. paradigma tentang guru memang tak selayaknya menjadi sebuah dikotomi pemahaman akan peran serta tugasnya, sehingga pemahaman akan konsepsi guru moderen dan primitif bisa dihindari.
    meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa guru yang masih berpegang teguh pada pola pengajaran konvensional yang pada akhirnya meligitimasi akan konsepsi tentang guru primitif. berbeda dengan cara pengajaran yang sedang menjadi trend saat ini, dimana paradigma pembelajaran kontruktivisme banyak digandrungi oleh para pendidik dewasa ini.
    disinilah muncul konsepsi pemahaman tentang guru modern yang melihat akan banyak potensi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga guru hanya sebatas menjadi fasilitator bagi teraktualisasinya potensi tersebut, sehingga ketika dikaitkan dengan contoh tipologi guru diatas, maka guru yang memegang akan paradigma kontruktivisme bisa lebih diandalkan karena akan selalu mencari pola yang tepat media yang akan dipakai dalam rangka mewujudkan tujuan yang ingin dicapai.

  161. paradigma tentang guru memang tak selayaknya menjadi sebuah dikotomi pemahaman akan peran serta tugasnya, sehingga pemahaman akan konsepsi guru moderen dan primitif bisa dihindari.
    meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa guru yang masih berpegang teguh pada pola pengajaran konvensional yang pada akhirnya meligitimasi akan konsepsi tentang guru primitif. berbeda dengan cara pengajaran yang sedang menjadi trend saat ini, dimana paradigma pembelajaran kontruktivisme banyak digandrungi oleh para pendidik dewasa ini.
    disinilah muncul konsepsi pemahaman tentang guru modern yang melihat akan banyak potensi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga guru hanya sebatas menjadi fasilitator bagi teraktualisasinya potensi tersebut, sehingga ketika dikaitkan dengan contoh tipologi guru diatas, maka guru yang memegang akan paradigma kontruktivisme bisa lebih diandalkan karena akan selalu mencari pola yang tepat media yang akan dipakai dalam rangka mewujudkan tujuan yang ingin dicapai.

  162. Menanggapi pertanyaan Bapak mengenai “apakah saya termasuk guru primitif ataukah guru modern ?” menurut saya, saya memilih guru yang modern karena bagaimanapun juga saat ini kita hidup di zaman modern yang mana iptek terus berkembang. Sebagai guru modern tidak lagi memikirkan apakah perlu menggunakan media atau tidak?, tetapi justru berfikir media apa yang akan digunakan? Penggunaan media ini tentunya harus sesuai dengan materi yang akan diajarkan, dan perlu diperhatikan juga cara belajar dari tiap siswa sehingga proses pembelajaran dapat lebih variatif dan menjadi lebih menyenangkan. Meskipun saya belum sepenuhnya menguasai teknologi yang semakin canggih, tetapi saya akan terus berusaha dan belajar untuk mendalami penggunaan teknologi yang memang dapat membantu seorang guru dalam menyampaikan materi ajarnya dan juga agar siswa dapat lebih mudah memahami isi dari materi yang diajarkan

  163. Jika melihat kisah yang telah dipaparkan di atas, maka sangat jelas setiap orang yang bergelut dalam dunia pendidikan bisa dikatakan sebagai guru modern karena seseorang yang menggunakan akalnya berpikir lebih maju kedepan ia mampu lebih luas mengexplor dirinya untuk lebih maju sesuai dengan perkembangan technology yang dapat dijadikan media dalam menyampaikan sesuatu. Dalam hal ini, sesuai dengan segala fasilitas dan media yang saya miliki, saya bisa lebih menganal, memahami dengan mudah bagaimana saya dapat memberikan informasi kepada anak didik saya dengan tidak banyak menghabiskan tenaga, waktu, bahkan biaya. Sehingga lebih efisien ddalam menyampaikan bahan ajar kepada anak didik saya.

  164. dengan perkembngan dan kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan maka memudahkan bagi para guru dalam proses belajar mengajar. di sini seorang guru dituntut untuk dapat menguasai atau paling tidak mampu menggunakan media pendidikan agar mampu bersaing dalam dunia pendidikan baik tingkat nasional maupun internasional. secara otomatis seorang guru yang masih sorogan dan tidak mampu memanfaatkan media yang telah ada akan tersingkirkan dalam persaingan teknologi dalam dunia pendidikan.

  165. guru modern adalah guru yang mampu membimbing dan membina anak didiknya menguasai pelajaran. dewasa ini seorang guru dituntut untuk dapat menguasai teknologi dan memanfaatkannya untuk proses belajar mengajar, sehingga lebih efesien dan praktis tetapi memiliki wawasan dan pengetahuan yang lebih luas lagi. jangan sampai seorang guru lebih pintar dari seorang murid karna hal ini tidak wajar, jadi paling tidak seorang guru harus lebih cerdik dan berwawasan luas dari muridnya salah satunya dengan menguasai media. di UIN kita termasuk guru dan murid modern karena fasilitas sudah cukup memadai tinggal bagaimana kita memanfaatkannya. tapi terkadang yang membuat guru dan murid prmitif adalah tidak tersedianya pasilitas dan teknologi, sehingga gereget ingin tahu dan potensi yang dimiliki guru dibatasi karna tidak tersedianya media pendidikan tersebut.

  166. berhubung dah banyak yang kasih argument to the point aja pak…
    klo parameternya artikel di atas….
    tentunya masih banyak guru yg terkesan primitif pak…

  167. apakah saya guru modern atau primitif?setelah saya membaca artikel yang bapak tulis, maka menurut saya guru modern adalah jauh lebih baik dari pada guru yang primitif.karena, guru modern adalah seorang guru yang dituntut mampu untuk menggunakan fasilitas pendukung selain buku wajib seperti penggunaan teknologi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. sedangkan guru primitif adalah guru yang tidak terbuka dengan hal-hal baru terkait dengan masalah pendidikan. dengan menjadi guru modern, maka selain dapat mengajarkan materi pelajaran kepada anak didik, guru juga mampu mengajarkan kepada anak didik bagaimana menggunakan teknologi yang digunakan untuk membantu terciptanya proses belajar-mengajar yang efektif sehingga siswa tidak terkesan “gaptek”.

  168. apakah saya guru modern atau primitif?setelah saya membaca artikel yang bapak tulis, maka menurut saya guru modern adalah jauh lebih baik dari pada guru yang primitif.karena, guru modern adalah seorang guru yang dituntut mampu untuk menggunakan fasilitas pendukung selain buku wajib seperti penggunaan teknologi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. sedangkan guru primitif adalah guru yang tidak terbuka dengan hal-hal baru terkait dengan masalah pendidikan. dengan menjadi guru modern, maka selain dapat mengajarkan materi pelajaran kepada anak didik, guru juga mampu mengajarkan kepada anak didik bagaimana menggunakan teknologi yang digunakan untuk membantu terciptanya proses belajar-mengajar yang efektif sehingga siswa tidak terkesan “gaptek”.

  169. Apabila seorang guru, sewaktu akan mengajar pertanyaan yang muncul dalam benaknya adalah “Apakah saya akan menggunakan media atau tidak ?? ..” apabila dalam benak seorang guru terdapat pertanyaan yang demikian, tentu inilah pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang guru yang primitif. Sedangkan bagi guru-guru yang modern pertanyaan yang muncul dalam benaknya sewaktu akan mengajar adalah “saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini ??..”
    Dari kutipan artikel yang dibuat oleh bapak hanyalah perbedaan antara guru primitif dan guru modern dalam arti sederhana. Akan tetapi arti dari penggunaan media dalam pertanyaan diatas yaitu bukan saja media teknologi saja, namun bagaimana seorang guru mengeluarkan kemampuannya untuk mengunakan media-media atau peralatan yang disediakan oleh suatu lembaga, walaupun media atau peralatan tersebuk bukan bentuk eletronik.
    Menjadi tolak ukur, dikatakan seorang guru primitif atau modern tidaklah sama, karena seperti yang kita ketahui kemampuan persediaan sarana dan prasarana setiap sekolah berbeda-beda. Seorang guru yang mengajar didaerah pendalaman yang sekolahnya tidak mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap, berbeda dengan guru yang mengajar disekolah yang mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap, sehingga ia bebas menggunakan media dalam mengajar.
    Dari pernyataan atau kenyataan yang saya paparkan diatas, jadi kita tidak bisa mengatakan bahwa guru yang mengajar di sekolah yang tidak mempunyai media dalam arti media teknologi adalah guru-guru yang primitif. Dan sebaliknya bagi guru yang mengajar disekolah yang medianya tercukupu adalah guru-guru yang modern.
    Menurut pendapat saya, orang guru yang modern adalah guru yang tingkah lakunya sesuai dengan budaya tempat ia tinggal, akan tetapi mempunyai pemikiran yang luas atau think globality. Selain itu, guru modern adalah guru yang memahami kebutuhan siswa atau siswinya.

  170. setelah saya membaca cerita di atas, bahwasannya memang benar karena pada zaman dahulu teknologi memang belum berkembang dan dalam proses belajar mengajar pula memang tidak banyak menggunakan media mungkin hanya terbatas pada media media audiosaja sedangkan pada zaman sekarang ini teknologi sudah maju dan berkembang. jadi apa yang dikatakan guru pada zaman dahulu itu apa adanya karena apa yang mesti dipakai atau media apa yang mesti digunakan untuk menunjang dalam proses belajar mengajar. dan sekarang ini guru dituntut untuk bisa menguasai IT karena dalam realitas sebenarnya sekolah-sekolah elit atau sekolah-sekolah pada umumnya telah menyediakan lab komputer dan jaringan internet, maka bagiamana jika guru tidak bisa menguasai IT??dan pada akhirnya mesti bisa menguasainya dan boleh dikatakan guru sekarang ini adalah guru modern.

  171. jika saya menjadi guru nanti, saya akan menjadi guru yang modern. di era globalisasi ini peran tekhnologi sangat penting termasuk dalam bidang pendidikan. seorang guru dituntut untuk dapat memanfaatkan berbagai media dalam penyampaian materi. namun, media tersebut harus cocok dengan materi yang diajarkan agar tercapainya tujuan pembelajaran. saat ini sudah selayaknya kalau media tidak lagi hanya kita pandang sebagai alat bantu belaka bagi guru untuk mengajar, tetapi lebih sebagai alat penyalur pesan dari pemberi pesan (guru, penulis buku dsb) ke penerima pesan (siswa/pelajar). sebagai pembawa pesan, media tidak hanya digunakan oleh guru tapi yang lebih penting lagi dapat digunakan oleh siswa. oleh karena itu sebagai penyaji dan penyalur pesan dalam hal-hal tertentu media dapat mewakili guru menyampaikan informasi secara lebih teliti, jelas dan menarik.

  172. Menurut saya guru yang modern itu harus bisa mengenal dan mengetahui proses belajar mengajar mengggunakan alat teknologi yang serba modern, karena murid yang menerima pelajaran dari gurunya akan lebih mengenal dalam pelajaran yang disertai dengan media seperti, OHP, LCD, komputer dan lain sebagainnya. Dan saya sebagai calon guru PAI yang akan siap mengajar dimasyarakat butuh ilmu yang banyak dan pengetahuan yang luas sehingga media yang saya ajarkan pada murid tidak kuno. Alhasil saya siap belajar jadi guru yang modern. Dan menurut bapak bagaimana dengan cara-cara guru yang modern dan efektif mengajarkan pada anak didik yang besok saya ajarkan.

  173. Primitif apa moderen ya…???

    moderen…..primif,,,,,,??? sebagai seorang mahasiswa jurusan pendidikan dan tentunya yang akan menjadi seorang pendidik maka pertanyaaan apakah saya seorang guru yang primitif atau modern tentunya harus saya jawab
    Sebagai masyarakat sosial yang hidup pada zaman tekhnologi informasi yang canggih dan tentunya era globalisasi yang mana setiap detiknya menyajikan informasi yang edukatif baik posotif maupun negatif tentunya maka mau tidak mau saya berhadapan dengan tekhnologi itu, dan saya merasakan kemudahan dengan adanaya teknologi informasi yang mana kita dapat tau apa yang terjadi di manapun itu dan juga segala sesuatu yang mustahil kita ketahui dengan indara telanjang, yakni tanpa bantuan perantara-peranta yang memudahkan.
    guru moderen dalalm sudut pamdang saya adalah seoraga guru yang dapat memanfaatakan seagala media-media yang disediakan oleh zaman moderen untuk memudahkannya dalam mengantarkan pelajaran kepada peserta didiknya.
    bagi saya media dalam pembelajara juga mengefisienkan dan mengefektifkan pembelajaran disekolah-sekolah yang mana terbatas oleh ketersediaanya jam pelajaran sehingga dengan pemilihan media yang tepat maka bahan ajar akan optimal dengan waktu yang mepet….!!!!
    jadi pada zaman sekarang tidak ada alasan untuk tidak menjadi guru yang moderen dan itu menjadi suatu keharusan untuk mengefektifkan kegiatan belajar mengajar dan juga keberhasilan dalam pencapaiannya
    jadi setelah saya menimbang dan merenung maka saya lebih condong untuk menjadi seorang GURU YANG MODEREN dari pada yang primitif karena lebih menguntungkan dan lebih menjadikan saya seorang tenaga pengajar yang profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman dan informasi global guna memajukan pendidikan yang berkembanga si indonesia ini

  174. Nama : pratiwi khoirunnisa
    Nim : 206011000075

    Apakah anda seorang Guru primitif atau Guru Modern?
    Jawaban:
    Hidup di zaman modern seperti ini, apalagi calon-calon guru yang sekarang harus lebih bisa menggunakan media-media yang tersedia di zaman moderen ini. pengajar yang profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman akan memajukan pendidikan.
    saya lebih condong menjadi seorang guru yang modern karena bagi saya guru yang primitif itu sekarang ini sudah sangat terbelakang. oleh sebab itu perkembangan zaman dan media yang semakin canggih guru harus bisa menggunakan media-media yang telah tersedia.
    Pada zaman sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak menjadi guru yang moderen, karena disamping harus lebih pintar dari murid-muridnya, guru juga harus bisa menjadi seniman ulung yang bisa memanfaatkan media untuk melengkapi penyampaian pesan/pelajaran yang baik kepada siswa-siswi disekolah.

  175. HASAN PAI 106011000126
    SAYA merasa adalah guru yang bersifat tradisional karena saya masih memiliki pandangan bahwa guru adalah segala sumber pengetahuan ..di samping itu saya juga tidak pandai memanfaatkan teknologi yang ada. mungkin itulah sebabnya saya TL dalam mata kuliah media pembelajaran . tapi saya akan berusaha untuk menjadi guru modern dengan belajar memanfaatkan teknologi yang ada sehingga pekerjaan saya jadi lebih efektif dan efisien

  176. Saya adalah seorang Mahasiswa yang Insya Allah akan menjadi guru Modern karena di mulai dari sekarang saya harus mempersiapkan diri saya untuk menjadi seorang pengajar yang profesional . baik diketahui dengan adanya tekhnologi, itu merupakn suatu perantara yang dapat membantu seorang guru untuk menjelaskan suatu mata pelajaran. sehingga pelajaran yang disampaikan seorang guru dapat diterima dengan baik oleh siswa-siswanya. sehingga tercapailalah tujuan pendidikan itu sendiri…..mengajarkan dengan berbagai metode….pendekatan….alat & bahan yang berbeda-beda dalam mengajar itu disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa dan sekolah sehingga pelajaran yang disampaikan lebih bermakna!!!!

  177. Nama : Iin Inayah NIM : 207011000707 Jurusan: PAI IVb Non Reguler
    Insyaallah saya akan menjadi guru yang modern, karena menyangkut hal yang modern berarti tidak lepas dari yang namanya teknologi informasi dalam penyampaian pengajaran pembelajaran. Seseorang akan dikatakan sebagai guru yang modern, apabila dalam penyampaian pengajarannya ditinjau oleh sarana, prasarana, serta fasilitas yang amat sangat mendukung dalam proses pembelajaran. berbeda dengan guru yang primitif selalu serba kekurangan sarana, prasarana maupun fasilitas dalam pengajarannya. mungkin banyak guru yang modern pada saat ini dalam mengajarkan materi menggunakan media pembelajaran seperti OHP, Laptop maupun LCD Proyektor, berbeda hal dengan guru yang primitif yang mungkin tidak mengenal sama sekali media pembelajaran tersebut

  178. Guru modern atau Guru primitif?
    Guru adalah seorang yang sangat berpengaruh dalam kemajuan bangsa. terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang sangat identik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. jadi untuk menjadi seorang guru yang propesional yang mampu untuk mengantarkan peserta didiknya dalam menghadapi tantangan zaman, haruslah menjadi guru modern yang terbuka terhadap hal-hal yang baru yaitu dengan penguasaan pada produk-produk teknologi seperti komputer, internet, leptop LCD dan lain sebagainya, yang bertujuan untuk mempermudah peserta didik dalam memahami pelajaran dengan efektif dan efisien.
    lain halnya guru yang masih primitif yang masih mengandalkan buku pelajaran dan kemampuannya sendiri tanpa dibarengi dengan wawasan dan ilmu pengetahuan yang modern dan bisa mengakibatkan peserta didik yang tidak terbuka terhadap hal-hal yang baru dan tidak kritis terhadapnya.
    Oleh karne itu saya selaku mahasiswa yang mengetahui akan pentingnya IPTEK, saya akan manjadi Guru yang modern yang bisa menjadikan peserta didik berwawasan yang luas dan tidak GAPTEK terhadap teknologi yang berkembang.

  179. Menurut pendapat saya…
    seorang guru itu harus memiliki keterampilan yang sangat luar biasa karena yang demikian itu untuk mempermudah dari pada kerja (tugas) si guru tersebut. bagaimana jikalau guru itu tidak mempunyai keterampilan maka waktunya tersebut itu akan habis digunakan untuk menjelaskan kepada siswanya saja. tentu yang demikian itu sangat sukar sekali untuk kita jumpai di zaman yang sudah semakin modern ini. kalau pun ada berarti guru tersebut masih menggunakan metode pada zaman dahulu.
    dengan berkembangnya zaman yang semakin modern tentu saja teknologi itu sangat mempermudah bagi si guru khususnya dalam dunia pendidikan dan umumnya pada orang banyak.
    kalau di beri pilihan tentu saya ingin menjadi guru yang modern karena yang demikian itu mempermudah daripada tugas saya, karena semua media sudah terpenuhi pada zaman sekarang ini. dan sangat berbanding terbalik dengan yang ada pada zaman dahulu.
    Wallahu A’lam bisshowab…

  180. Menurut saya,,,,,,,,

    Di zaman era globalisasi ini tentu terpengaruh dalam dunia pendidikan, oleh karna itu seorang guru yang propesional mengetahui tentang masalah guru moderen atau primitif,,,,,,,

    pada seoarang guru yang mempunyai kreativitas yang tersendiri untuk kemajuan dunia pendidikan, untuk mengajar kepada anak didik,,,,,,,,

    ada seorang yang berpendapat tentang masalah tahun 2000 atau disebut zamanya elektronik, bahwasannya seorang yang ingin melihat dunia pendidikan, selain demikian itu sejarah pendidikan yang terdahulu akan lebih maju kalaw dibandingkan dengan zaman sekarang,,,,,,

    oleh karna itu saya ingin sekali akan kembali pada masa lalu,karena pada zaman itu dahulu islam lebih maju pada masa terdahulu,,,sedangkan yang kita miliki terhadap dunia pendidikan sekarang seakan-akan gurunya atau muridnya yang bermasalah itu yang sangat besar dengan pertanyaan-pertanyaan,

    zaman sekarang yang serba eloktronik maka demikian itu dampak negatif dan positif akan terpengaruh yang sangat tergantung kepada anak didik,,,

    jangan pantang nyerah walawpun sampai sa’at ini belum ada pergerakan oleh pemerintah,dan jangan pesimis,oleh karena itu kembali p[ada zaman moderen,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  181. menurut saya saya adalah guru modern, karena saya dilahirkan di zaman modern. segala sesuatu sudah ada atau adanya teknologi yang sangat canggih, maju dan sangat mantap. contohnya, adanya komputer, TV, laptop, alat transportasi yaitu untuk memudahkan pekerjaan manusia. dengan adanya hal tersebut, maka dikategorikan saya adalah guru modern.

  182. untuk menjawab pertanyaan tersebut secara objektif, perlu adanya analisis terlebih dahulu. karena kita tidak akan mengetahui kapasitas kita sebagai seorang guru. namun tidak ada salahnya sebelum kita mengetahui kapasitas kita yang sesungguhnya, kita memiliki optimisme yang tinggi atau katakanlah sebuah cita-cita. guru masa kini atau pun masa yang akan datang harus memiliki kompetensi di berbagai bidang, karena semakin maju waktu semakin maju pula pola pikir dan kemampuan seseorang. manusia saat ini sangat jauh berbeda dengan manusia zadul (zaman dulu). ini dikarenakan oleh perkembangan dalam segala bidang baik ilmu maupun teknologi.
    nah tinggal kita mau menyikapinya bagaimana!!!! jika di tanya kamu guru yang moderen atau primitif? saya akan menjawab bahwa saya merupakan guru primitif yang berusaha untuk menjadi guru yang modern. mengapa demikian? karena saya menyadari bahwa kriteria seorang guru yang modern itu sangat kompleks. sangat naif bila dikatakan guru yang tidak menggukakan teknologi dalam proses belajar merupakan guru yang primitif. oleh karena itu, perlu adanya kesadaran di semua pihak dalam menyikapi paradigma yang slama ini melekat dalam diri kita. semoga kita semua menyadari akan perkembangan manusia sesuai dengan perkembangan zaman dengan mengembangkan pola pikir kita. majulah pendidikan indonesia!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  183. menyikapi pertanyaan di atas, masih memerlukan penjelasan yang labih dalam tentang makna modern dan primitif. apakah seseorang yang telah menggunakan teknologi seperti saat ini dikatakan orang yang modern! dan juga apakah orang yang hidup di zaman modern ini dikatakan orang yang modern. ini telah menjadi sebuah dilema. bagi saya kata modern jangan diartikan dengan sempit. namun saat ini saya mencoba mengungkapkan hal yang sesungguhnya bahwa orang yang modern itu tidak hanya diartikan sebagai orang yang menggunakan alat-alat modern, akan tetapi adanya kesadaran dalam mengembangkan (kaitannya dengan pendidikan) model pembelajaran. jadi apalah gunanya sebuah fasilitas modern jika tidak menguasai cara oprasionalnya, tidak memiliki sasaran dan lainnya.
    maka dengan memiliki kemampuan tersebut lah kita dapat dikatakan sebagai seorang (guru) yang modern.
    menyinggung masalah primitif, seperti apa yang telah saya sebut tadi bahwa orang yang hidup di zaman modern pun dapat dikatakan orang yang primitif, jika ia hanya memposisikan ilmu dan teknologi sebagai suatu alat yang dapat digunakan saja tanpa adanya keinginan untuk mengembangkan atau memanfaatkan teknologi sebagai sebuah alat yang dapat memberikan jalan yang lebih mudah.
    dengan demikian penggunaan teknologi bukan hanya terbatas pada pengoprasiannya saja akan tetapi adanya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yaitu sebagai solusi dalam memberikan jalan yang lebih mudah, efisien, dan fleksibel.

  184. untuk menjawab pertanyaan diatas perlu di telusuri bahwa menjadi guru tidak mudah. perlu kita ketahui bahwa menjadi guru modern ataupun guru premitif itu banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi. tapi kalau menurut saya, lebih naik menjadi seorang guru yang modern karena itu sangat diperlukan dalam sekolah. semakin meningkatnya kualitas guru, semakin meningkat pula prestasi belajar siswa. pada zaman yang modern ini banyak guru yang berlomba-lomba menggunakan media pengajaran agar siswanya mencapai tujuan pembelajaran yang baik. sedangkan apabila pada zaman modern ini kita masih menjadi guru yang premitif, otomatis siswa tidak akan mencapai suatu tujuan pembelajaran dengan mudah, karena guru-gurunya masih mengikuti cara-cara pembelajaran zaman dahulu. oleh karena itu, sebaiknya guru sekarang itu harus berusaha menjadi guru yang modern dengan menggunakan media atau metode yang mudah dipahami oleh siswa dan memanfaatkan waktu yang sebaik-baiknya dalam pembelajaran. guru yang modern itu bukan hanya guru yang harus menggunakan media saja, akan tetapi guru yang modern juga harus menjadi motivator, vasilitator maupun pembimbing yang baik bagi siswanya.

  185. Untuk memberika suatu komentar mengenai guru modern atau guru primitif saya lebih cenderung kepada guru modern, karena menurut saya……..di jaman yang sudah modern ini seorang guru harus bisa menggunakan alat media yang berbentuk audio, audio visual,LCD, maupun media yang lainnya yang dapat membantu dalam belajar mengajar di kelas. dengan menggunakan media guru dapat terbantu untuk mengajar. dengan adanya alat teknologi yang sudah modern ini dapat mempermudah proses belajar mengajar dikelas.
    pada jaman modern sekarang ini semua murid sudah dapat mengenal alat teknologi untuk mempermudah peserta didik dalam belajar.
    dengan berkembangnya zaman yang semakin modern tentu saja teknologi itu sangat mempermudah bagi si guru khususnya dalam dunia pendidikan dan umumnya pada orang banyak.
    jika di zaman sekarang kita masih cenderung kuntuk menjadi seorang guru primitif, maka kita akan ketinggalan jauh oleh guru yang sudah menggunakan alat teknologi, guru primitif dalam mengajar hanya dapat menggunakan metode ceramah, mereka tidak mengenal alat media.

    maju terus pantang mundur……………..SEMANAGAT………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  186. Saya ingin jadi guru modern, alasannya karena guru modern itu adalah guru yang mengikuti perkembangan zaman, diantaranya bisa mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang diatur oleh Undang-Undang Pendidikan yang diatur oleh guru yang dituntut untuk memajukan pendidikan dari jenjang TK sampai perguruan tinggi.
    Dampaknya anak-anak yang diajar oleh guru modern sangat baik dan bagus hasilnya bisa diterapkan dijenjang berikutnya. Guru modern pada zaman sekarang ini sangat diperluan, karena guru itu sebagai panutan di masyarakat, kalau guru zaman sekarang tidak menguasai perkembangan zaman di anak didik hasilnya kurang bagus.
    Apa lagi di saat sekarang ini bangsa Indonesia harus bisa menguasai lebih dari tiga bahasa dan mampu mengoperasikan alat-alat elektronika yang serba modern, maka dari itu guru modern pasti mampu menguasai perkembangan alat-alat canggih, terus guru itu mengajarkan kepada anak didiknya. Anak-anak yang cerdas cepat memahami diajar oleh guru profesional itu nantinya anak-anak itu akan menjadi anak penerus bangsa dan harapan para orangtuanya kalau anak-anak Indonesia ini cerdas pasti negara makmur.

  187. menghadapi pertanyaan demikian saya sebagai calon guru menganggap bahwa guru primitif adalah guru yang hanya menggunakan satu metode yang telah umum kita kenal yaitu ceramah dan dengan media yang umum pula seperti papan tulis, spidol, dan globe. Sedangkan bagi guru modern menganggap profesinya adalah sebagai seniman ulung yang memakai bermacam-macam metode yang telah ada selain itu bagi guru modern juga menggunakan media-media yang telah ada seperti visual, audio visual. Zaman sekarang informasi sudah berkembang tidak hanya menuntut pada kredibilitas seorang guru tapi juga menuntut anak muridnya berlaku seperti gurunya, misal dengan adanya media internet sehingga memudahkan siswa dalam menerima segala penugasan guru. Selain itu menggunakan berbagai macam metode-metode yang tidak hanya itu-itu saja yakni ceramah.
    sehingga akhirnya saya berkesimpulan kalau untuk sekarang saya masih bersikap primitif dan untuk ke depannya saya membutuhkan bimbingan dari seorang pendidik senior seperti bapak sehingga nantinya saya tetap menjadi guru modern namun tak pula mengabaikan yang primitif tersebut

  188. menghadapi pertanyaan demikian saya sebagai calon guru menganggap bahwa guru primitif adalah guru yang hanya menggunakan satu metode yang telah umum kita kenal yaitu ceramah dan dengan media yang umum pula seperti papan tulis, spidol, dan globe. Sedangkan bagi guru modern menganggap profesinya adalah sebagai seniman ulung yang memakai bermacam-macam metode yang telah ada selain itu bagi guru modern juga menggunakan media-media yang telah ada seperti visual, audio visual. Zaman sekarang informasi sudah berkembang tidak hanya menuntut pada kredibilitas seorang guru tapi juga menuntut anak muridnya berlaku seperti gurunya, misal dengan adanya media internet sehingga memudahkan siswa dalam menerima segala penugasan guru. Selain itu menggunakan berbagai macam metode-metode yang tidak hanya itu-itu saja yakni ceramah.
    sehingga akhirnya saya berkesimpulan kalau untuk sekarang saya masih bersikap primitif dan untuk ke depannya saya membutuhkan bimbingan dari seorang pendidik senior seperti bapak sehingga nantinya saya tetap menjadi guru modern namun tak pula mengabaikan yang primitif tersebut

    Salam Damai!!!!!!!!!!!!!!!!

    A. Hozaini

  189. Apakah Saya Guru Primitif atau Guru Modern

    Seiring perkembangan iptek semakin maju dan terus berkembang maka seketika itulah seorang pendidik yang prefosional dituntut menunjang media pembelajaran yang lebih baik lagi, maka dari situlah saya menyadari tidak mudah merubah paradigma guru dari primitive menuju guru yang modern, membutuhkan kerja keras dan usaha yang semakin baik lagi dari sebelumnya, saya pun sekarang masih dalam taraf seorang pendidik atau guru primitif menuju kepada kemoderenan yang tak mungkin dipungkiri karna guru yang modern memang sangat dibutuhkan dalam memunjang kafabilitas personal seorang guru menjadikan seorang peserta didik lebih maju kedepan menuju masa depan yang gilang gemilang, yang dibutuhkan untuk memajukan agama bangsa dan Negara.

  190. setelah saya membaca artikel bapak zamris habib diatas. menurut saya, saya adalah seorang guru yang modern dengan pertimbangan bahwa saya saat ini menghirup udara secara sadar di zaman yang setiap detik, menit bahkan jam telah terjadi perubahan-perubahan dan kemajuan terhadap teknologi. pertimbangan ke dua, sikap welcome saya terhadap teknologi hal ini karna agar saya tahu dan terus tahu serta tidak gaptek booo.
    pertimbangan ke tiga, secara penyampaian materi terhadap anak bimbingan saya, saya kadang menggunakan istilah Betawi punya “sasume” satu sumber berame-rame seperti kaset dan film / vidio.
    hal ini dilakukan agar tercipta suasana dalam pembelajaran mereka tidak merasa jenuh, suntuk dan bosan bahkan tidakmenzhalimi mereka dalam penyampaian dan pemberian materi yang memang hak mereka……
    yang penting tercipta suasana happy fun……
    terima kasih atas perhatiannya……….
    wassalam……………………………………………………………………………………..
    by, rifki ca’em

  191. assalamualaikum wr.wb

    menurut saya, saya adalah seorang guru yang primitif yang menuju kepada guru yang modern karna saya mengikuti perkembangan teknologi dizaman yang serba canggih seperti sekarang ini, menurut saya media itu sangat menunjang sekali dalam proses belajar mengajar,karna media dapat mempercepat proses belajar mengajar dan hasilnya juga sangat efektif , saya kira semua guru yang ada di indonesia ini harus menggunakan media untuk proses belajar mengajar karna tanpa media bangsa kita ini akan semakin ketinggalan dengan bangsa lain.

    terima kasih atas perhatiannya………

    wassalamualaikum wr.wb

  192. Assalamu’alaikum. wr. wr.
    Setelah saya membaca artikel bapak. Menurut saya, saya termasuk guru yang modern karena saya telah memiliki kemampuan untuk menggunakan alat-alat teknologi misalnya komputer. Sebab pengetahuan untuk dapat menggunakan alat teknologi seperti komputer misalnya sudah menjadi suatu keharusan dengan majunya zaman. Jangan sampai ketinggalan zaman bahasa gaulnya, karena kalau kita ketinggalan zaman dan tidak banyak tahu tentang teknologi maka kita akan tertinggal jauh. Jelas sekali semua guru-guru pada zaman ini telah menjadi guru modern dengan diperintahkan membuat RPP yang menggunakan komputer bukan mesin ketik lagi. sekian komentar saya. Terima kasih atas perhatiannya
    Wassalamu’alaikum. wr. wb.

  193. assalamu’alaikum pak…!
    salam hormat sy ralat comment pak…!
    menurut hemat sy primitif identik dengan zadul(zaman dulu) sedangkan modern mengikuti arah perkembangan zaman baik dari segi pengetahuan maupun kemajuan dibidang tekhnologi.
    setelah membaca ulang artikel di atas seorang guru modern harus pintar menggunakan berbagai media pebelajaran sebagai insrument penunjang agar proses belajar bengajar tidak terkesan menjenuhkan bagi peserta didik.
    seirama dengan berkembangnya tekhnologi maka menjadi suatu keharusan untuk para pendidik dalam menguasai sarana tersebut untuk membantunya dalam proses transfer pengetahuan kepada pesrta didik.
    dalam hal ini saya pribadi memandang bahwa karena belum sepenuhnya saya menguasai perangkat dunia elektronik secara utuh, dalam artian masih sedang berproses untuk menjadi guru yg modern….
    saya kira demikian pak,,
    wassalamualaikum wr.wb

  194. Salut untuk bapak? Setiap membaca artikel yang anda buat membuat kami beimajinasi dan menuntut kembali menganalisis kembali yang terkadang sepele tapi penting.
    Jikaulau kita melihat dari ungkapan Oemar Hamalik setidaknya guru mempunya 4 kompetensi dasar. Guru harus memiliki kepribadian yang baik (sisi personal), Profesional, spesialis pada mata pelajaran yang diminatkan atau yang difokuskan, dan sosialis tinggi. Apabila menyikapi dari 4 kompetensi ini telah dimiliki menurut hemat saya sudah dikatakan sebagai guru modern.
    Selanjutnya mengomentari guru primitif, saya lebih cocok menyimpulkan seorang guru yang konservatif. Media yang ada, dijadikan alat pengancam yang mematikan dengan asumsi pengaruh globalisasi. Iya, tapi kita dapat selektif dalam sistem penyaringan yang ada. Intinya seorang dikatakan modern ia mengerti apa kepentingan sekarang, kedepan yakni berbeda dengan masa lalu ketika guru tsb sekolah dengan alat seadanya.
    Peranan Media, Pasti …
    Walau sekarang masih digembleng abiz-abizan sama bapak.
    Progres …Yoi,
    Inovatif … Pasti,

  195. Saya ga tahu seberapa penting jadi guru modern atau primitif??? Menurut hemat saya guru modern atau guru primitif tidak jadi masalah. pandangan saya guru yang paling penting adalah profesinal, bertanggungjawab terhadap pendidikan anak didiknya dan berwawasan global. menurut saya menjadi guru bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak didiknya. sebagai contoh kehidupan orang miskin dengan orang kaya, orang miskin bertanya hari ini apa makan??? sementara mereka orang kaya bertanya makan apa hari ini bahkan makan dimana??? seperti yang bapak ungkapkan diatas guru primitif, apakah saya akan menggunakan media atau tidak? dan guru modern saya akan menggunakan media apa dalam materi ini. jadi memang sangat jauh perbedaanya tapi saya yakin guru primitif lebih mulia bila guru tersebut bertanggungjawab atas apa yang diberikan kepada anak didiknya. daripada guru modern yang hanya mementingkan kemajuan dirinya sendiri daripada kemajuan anak didiknya.
    Harapan saya, karena saat ini saya belum jadi guru maka saya berharap seandainya saya kelak menjadi guru saya ingin menjadi guru yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jaman, dan menjadi guru yang profisinal dan bertanggungjawab terhadap profesi saya. (guru primitif yang modern)

  196. Saya ga tahu seberapa penting jadi guru modern atau primitif??? Menurut hemat saya guru modern atau guru primitif tidak jadi masalah. pandangan saya guru yang paling penting adalah profesinal, bertanggungjawab terhadap pendidikan anak didiknya dan berwawasan global. menurut saya menjadi guru bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak didiknya. sebagai contoh kehidupan orang miskin dengan orang kaya, orang miskin bertanya hari ini apa makan??? sementara mereka orang kaya bertanya makan apa hari ini bahkan makan dimana??? seperti yang bapak ungkapkan diatas guru primitif, apakah saya akan menggunakan media atau tidak? dan guru modern saya akan menggunakan media apa dalam materi ini. jadi memang sangat jauh perbedaanya tapi saya yakin guru primitif lebih mulia bila guru tersebut bertanggungjawab atas apa yang diberikan kepada anak didiknya. daripada guru modern yang hanya mementingkan kemajuan dirinya sendiri daripada kemajuan anak didiknya.
    Harapan saya, karena saat ini saya belum jadi guru maka saya berharap seandainya saya kelak menjadi guru saya ingin menjadi guru yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jaman, dan menjadi guru yang profisinal dan bertanggungjawab terhadap profesi saya. (guru primitif yang modern)

  197. Mawaddah/PAI/V/UMJ

    Sebelum mengetahui apakah saya guru primitif atau modern, saya akan menjelaskan arti dari guru primitif dan guru modern tersebut.
    Guru primitif adalah guru yang mengajarkan nya masih menggunakan paradigma lama atau model zaman kuno yang masih sangat sederhana. Sedangkan guru modern adalah guru yang cara mengajarnya menggunakan model-model yang terbaru atau mutakhir. Jadi perbedaan guru primitif terletak pada media yang digunakan. Kalau guru primitif masih menggunakan cara tradisional seperti dari bahan-bahan bekas/alam, karena kurang mengerti/menguasai alat teknologi. Sedangkan guru modern cara mengajarkan menggunakan alat-alat teknologi, mengetahui hal-hal yang baru tentang teknologi.
    Sebelum saya kuliah di UMJ, dulu saya pernah mengajar TK. Semenjak saya mengajar kebanyakan saya masih menggunakan metode ceramah dan cara tradisional, seperti dari bahan-bahan bekas/dari alam sebagai bahan media. Walaupun waktu itu saya masih sangat sedikit menggunakan cara-cara modern seperti komputer, karena keterbatasan sarana dan prasarana.
    Untuk menjadi seorang guru yang profesional serta modern bukan hal yang mudah. Seiring dengan semakin majunya perkembangan zaman, seorang guru dituntut untuk bisa menguasai alat teknologi, mempunyai wawasan yang luas, banyak membaca, kreatif serta mengetahui hal yang baru tentang informasi teknologi. Supaya peserta didik yang kita ajarkan lebih bersemangat serta tidak jenuh dalam belajar.
    Tetapi setelah saya kuliah hingga seterusnya, saya termotivasi untuk dapat memanfaatkan warung-warung internet yang ada, bahwa alat teknologi memang sangat penting dan diperlukan untuk membantu kelancaran pekerjaan. Maka mulai sekarang saya akan berusaha untuk menjadi guru yang profesional serta modern, walaupun kadang masih banyak hambatannya, guna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

  198. ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB
    Setelah membaca artikel bapak,saya dapat memberikan komentar tentang guru primitif atau guru modern???????kalau guru primitif adalah guru yang cara mengajarkannya dengan alat2 yang seadanya seperti dengan menggunakan papan tulis kapur,dan cara penyampaian dalam mengajar menggunakan metode ceramah saja,guru primitif ini hanya mengacu kepada zaman dahulu,sedangkan guru modern adalah guru yang bisa dibilang guru yang prefesional,dimana cara mengajarnya menggunakan alat2 teknologi yang modern seperti : LCD, VIDEO,INTERNET DAN MODEL DISKUSI.
    Kalau saya harus memilih antara guru primitive atau guru modern?????????????????????
    Saya akan menjawab memilih kedua2nya,karna kalau hanya menjadi guru modern tidak kemungkinan hanya menggunakan alat2 teknologi,tapi bisa menggunakan cara yang di gunakan oleh guru primitif contohnya seperti menggunakan metode ceramah ,tapi saya akan berusaha menjadi guru modern karna guru modern akan membimbing peserta didik akan lebih maju dan berkembang dimasa depan yang akan datang.dan kalau ditanya dari artikel bapak,apakah nanti mengajar menggunakan media atau tidak??????tentunya saya akan menjawab,menggunakan media,karna bila saya nanti menjadi guru saya akan mengikuti perkembangan masa sekarang.
    WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

  199. Ass. GURU PRIMITIF, menurut saya adalah guru yang cara mengajarnya masih menggunakan metode lama tanpa menghiraukan atau tidak mau menggunakan/memanfaatkan IPTEK. guru model seperti ini tidaklah cukup untuk memberikan pelajaran, dimana siswa/i sekarang lebih tertarik menggunakan media pembelajaran yang menurut mereka canggih atau maju.
    sesuai dengan perkembangan zaman itu pula guru juga dituntut menguasai atau memahami cara menggunakan IPTEK tersebut, contoh kecil: guru tidak hanya diruang kelas saja memberikan pelajaran, tetapi guru bisa berkreatif dengan cara menggunakan jaringan INTERNET untuk memberikan pelajarannya. jadi murid akan terbiasa menggunakan sarana tersebut dan tidak ketinggalan dalam perkembangan IPTEK.SAYA TERMASUK GURU YANG MODERN, karena saya tahu bagaimana strategi dan metode mengajar dimana saya menggunakan INTERNET sebagai media pembelajaran untuk murid. banyak manfaat yang akan dirasakan oleh murid jika dapat menggunakan sarana ini, dimana murid tidak akan canggung lagi menggunakan sarana ini juga menambah pengetahuan mereka dalam IPTEK dimana semakin maju zamanya, semakin maju pula perkembangan pendidikan yang akan saya berikan.
    jadi sebagai guru yang modern saya juga harus menjadikan murid lebih tahu dalam menggunakan teknologi yang setiap harinya akan terus mengalami perkembangan, agar menciptakan murid yang tidak hanya pintar tetapi juga berintelektual tinggi.

  200. sebagai seorang calon Guru, saya memiliki keinginan untuk menjadi guru moderen. sesuai dengan tuntutan zaman, tapi tidak bisa di pungkiri banyak sekali kendala yang saya alami, baik dari diri saya sendiri maupun dari pihak sekolah. bila kendala itu datang dari diri saya sendiri, saya masih bisa mengatasinya dengan terus mengembangkan kemampuan saya , selama saya belum menjadi guru sehingga ketika saya menjadi guru saya sudah menguasai media pendidikan. tapi lain halnya jika kendala itu datang dari tempat saya mengajar, jika sekolah tersebut tidak menyediakan fasilitas yang memadai maka itu merupakan suatu kendala yang menyulitkan karena hal ini berarti menuntut saya untuk bisa menyediakan fasilitas pribadi gar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan secara optimal dan sesuai dengan tujuan pendidikan.

  201. Assalamualaikum……,,
    GURU PRIMITIF, menurut saya, guru yang pola pemikirannya itu masih sederhana, yang belum bisa menjadikan suatu media sebagai kebutuhan yang melekat dalam sebuah proses pembelajaran.
    Jika nanti saya menjadi guru, tentunya saya akan menjadi guru yang “MODEREN” karena sebagai guru harus dapat menciptakan sesuatu yang abstrak yang bisa di konkretkan, karena guru mempunyai banyak keterbatasan dalam mengelola ataupun menyajikan pesan yang akan di sampaikan kepada murid dalam proses pembelajaran,
    Dan jika nanti saya akan mengajar, tentu saya akan berkata”Media Apa Yang Besok Akan Saya Gunakan”?
    dan tentunya harus sesuai dengan materi yang akan saya sampaikan. serta kondisi kelas dan waktu yang dapat mendukung atau memungkinkan, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan siswa dapat menerima materi yang disampaikan dengan mudah dimengerti dan dipahami.

  202. setelah saya membaca artikel bapak, saya ingin menjadi guru MODERN yang mempunyai ide untuk mengembangkan metode belajar yang akan saya gunakan dengan menggunakan media pembelajaran yang tersedia apabila saya mengajar, karena dengan menjadi guru yang modern saya dapat membuat fresh anak didik yang tadinya mungkin bosan akan menjadi tertarik dengan materi yang akan diberikan dan juga dengan melihat perkembangan zaman sekarang ini guru modern sangat dibutuhkan bagi anak didik karena dengan persaingan yang amat ketat sekali dalam dunia pendidikan maka seorang guru harus mempunyai ide ide yang briliant untuk mengembangkan pembelajaran dalam kelas agar menjadi lebih hidup. dan untuk guru primitif sebaiknya dapat mengkombinasikan cara pengajarannya dengan guru modern agar kondisi belajar anak didik di kelas tidak membosankan.

  203. Assalamu’alaikum WR.WB
    Setelah saya membaca artikel bapak , tentang apakah anda termasuk Guru Modern atau Guru Primitif ?????? saya sebagai calon Guru , saya akan menjdi Guru Modern karena guru yang modern yaitu guru yang mengikuti perkembangan zaman dan dalam mengajar di dalam kelas sudah menggunakan media dan alat-alat teknologi tidak hanya berpusat pada buku saja. sedangkan guru primitif , guru yang belum mengikuti perkembangan zaman dan ketika mengajar di dalam kelas hanya menggunakan buku, menggunakan metode ceramah saja dan belum menggunakan teknologi.
    untuk menjadi guru yang modern dalam menggunakan alat-alat teknologi tentunya di dalam sekolah harus mempunyai fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai jika belum memadai guru harus punya inisiatif dan kreatif bagaimana mengajarkan kepada anak didik dengan cara yang modern contohnya dengan membawa bahan pelajaran yang akan disampaikan kepada anak didik dengan materi bergambar. jika sarana dan prasarana nya sudah maju saya mengajar bisa menggunakan OHP berserta transparansinya yang akan disampaikan kepada siswa. media yang digunakan terlebih dahulu dilihat dari materi yang akan disampaikan kepada siswa.
    selain itu sistem yang saya gunakan didalam kelas adalah menggunakan metode yang mengaktifkan siswa dengan komunikasi dua arah ,siswa dapat mengemukakan aspirasi dan pendapatnya dengan terbuka dan terarah.
    jadi didalam kelas guru hanya sebagai motivator, fasilitator dan evaluator kepada siswanya.
    Wassalamu’alaikum WR.WB

  204. assalamualaikum wr wb…….
    setelah saya membaca artikel yang bapak buat, saya sangat tertarik karena saya dihadapkan oleh dua pertanyaan yaitu guru primitif dan guru yang modern,.
    pada awalnya saya itu merasa akan menjadi calon guru yang primitif karena saya tidak menguasai tekhnolohi-tekhnologi yang canggih (gaptek). tetapi ketika saya berada di zaman modern, saya harus berusaha untuk menjadi guru yang modern karena pada zaman sekarang ini sudah banyak tekhnologi-tekhnologi yang canggih untuk pembelajaran guru terhadap murid-muridnya.
    tetapi tidak hanya itu saya sebagai guru juga dituntut untuk mengetahui metode-metode pembelajaran yang baru dengan media pembelajaran yang baik dan benar supaya murid bisa mudah mengerti pembelajaran yang di gunakan oleh guru.
    karena seorang guru modern itu tidak hanya mengandalkan tekhnologi yang canggih saja akan tetapi juga berusaha untuk mencari metode-metode pengajaran dan media pembelajaran yang baru untuk disampaikan kepada siswanya dengan cara penyampaian yang baik supaya muridnya bisa menerima pemahaman dengan baik pula.
    terima kasih
    wassalamualaikum…

  205. Assalamu’alaikum WR.WB
    setelah saya membaca artikel tentang guru modern atau guru primitif ???
    seiring perkembangan zaman yang semakin maju dan terus berkembang saya sebagai calon guru saya akan menjadi guru modern karena guru modern guru yang mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak yang menyangkut afekitf berupa pengetahuan konatif, menyangkut emosi , psikomotorik kecenderungan bertindak dalam mengajar dan bukan guru yang otoriter atau bukan guru yang primitif yang harus mengikuti kemampuan guru tanpa mendengarkan pendapat anak.
    guru modern guru yang menggunakan metode konstektual yaitu berpusat pada anak, guru memberikan kebebasan untuk melakukan eksperimen atau percobaan tidak hanya mendengarkan ceramah . sebagai guru modern ketika mengajar didalam kelas menggunakan alat media contohnya audio, audio visual dan Lcd yang akan disampaikan kepada anak didik , media yang digunakan harus sesuai dengan materi pelajaran.
    guru primitif hanya berpusat pada buku saja dan tidak mengikuti perkembangan zaman dan guru yang tidak menggunakan media dalam proses kegiatan belajar mengajar. sehingga dapat ilmunya dikemudian hari dan mengaplikasikannya kepada anak didik dengan baik.
    Wassalamu’alaikum WR.WB

  206. Assalamu’alaikum.Wr.Wb
    Setelah saya membaca artikel yang bapak tulis, saya mempunyai komentar tentang bagaimana guru primitif dan guru modern, dan termasuk calon guru seperti apakah saya ini?
    menurut pandangan saya guru primitif adalah guru yang pada saat mengajar berpikir apakah perlu menggunakan media atau tidak. artinya guru primitif dalam pemikirannya belum sampai kepada betapa pentingnya mengajar menggunakan media, sebab profesionalitas seorang guru terlihat bukan hanya memproduksi seorang siswa siswi menjadi pintar dan mempunyai skill, tetapi juga bagaimana mengembangkan potensi-potensi siswa menjadi aktual tentunya pengembangan potensi tesebut dapat di capai dengan cara memberikan materi disertai dengan media yang sesuai.
    sedangkan guru modern dalam istilah ini saya sering kali menyebutnya dengan istilah guru profesional. seorang guru modern adalah seorang guru yang memiliki keahlian untuk mendidik dan keahlian mentransfer ilmu pengeahuan dan memahami metode-meode pembelajaran dan mampu memberikan media pembelajaran dengan baik sesuai dengan tuntutan zaman.
    pendidikan yang maju tidak bisa lepas dari peran serta guru sebagai pemegang kunci keberhasilan, sebab guru mempunyai tanggung jawab menyusun strategi pembelajaran yang menarik dan di senangi siswa.
    tentu saja sesuai dengan komentar saya di atas, bahwa saya berkeinginan untuk menjadi seorang guru modern, sebab ketika nanti saya menyampaikan materi tentunya di barengi dengan media yang sesuai dengan materi yang saya ajarkan, sehingga mudah di pahami oleh anak didik, dan saya akan berusaha merancang dan menyusun metode yang sesuai dengan materi agar siswa terdorong belajar dan tertarik dalam mempelajari materi yang akan saya sampaikan.

  207. Bangsa yang berkualitas adalah bangsa yang maju pendidikannya. Karena pendidikan adalah penentu sebuah bangsa menjadi berkembang dan maju. Kiranya komitmen dan cara pandang seperti inilah yang seharusnya dimiliki dan tertanam dalam pikiran semua orang dalam suatu bangsa. Karena pendidikan merupakan sesuatu yang sangat vital bagi pembentukan karakter sebuah peradaban dan kemajuan yang mengiringnya. Karena itu, sebuah peradapan yang memperdayakan akan lahir dari suatu pola pendidikan dalam skala luas yang tepat guna dan efektif bagi konteks dan mampu menjawab segala tantangan zaman.
    Pendidikan yang maju tidak bisa lepas dari peran serta guru sebagai pemegang kunci keberhasilan. Guru menjadi fasilitator yang melayani, membimbing, membina dengan piawai dan mengusung siswa menuju gerbang keberhasilan. Hidup dan mati sebuah pembelajaran bergantung sepenuhnya kepada guru. Guru mempunyai tanggung jawab menyusun strategi pembelajaran yang menarik dan yang disenangi siswa, yakni rencana yang cermat agar peserta didik dapat belajar, butuh belajar, terdorong belajar, mau belajar, dan tertarik untuk terus-menerus mempelajari pelajaran.
    Semakin berkembangnya jaman, sedikit banyak telah berpengaruh terhadap dunia pendidikan.
    Jikalau jaman dahulu guru adalah sebagai sumber ilmu, maka pada saat ini guru sebagai fasilitator bagi anak didik, karena pendidikan modern adalah pendidikan yang berorientasi kepada pengembangan kemampuan anak didik. jadi segala instrumen akan digunakan untuk mencapai tujuan itu. Baik melalui media audio maupun visual.

  208. Assalamualaikum…
    Berbicara mengenai modern dan primitif, tentu saja modern lebih baik dari pada primitif. Karena modern merupakan hasil penyempurnaan dari hal-hal yang primitif, atau bisa juga dikatakan modern adalah pengembangan dari ide-ide atau inovasi-inovasi yang baru dimunculkan .
    Dikaitkan dengan pertanyaan yang ada didalam artikel, mengenai apakah anda guru modern atau guru primitif, tentu saja saya akan menjawab saya akan selalu berusaha menjadi guru yang modern. Dikatakan demikian karena pada saat ini, sebelum saya menjadi seorang guru, saya selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik diantara teman-teman yang lain, minimal menyamakan kemampuan saya dengan mereka. Saya selalu mencoba memikirkan apa yang akan saya lakukan 3 langkah kedepan. Ketika teman-teman yang lain hanya bisa menikmati sebuah lagu, saya sudah mampu menciptakan satu album lagu yang bisa dinikmati oleh teman-teman yang lainnya. Ketika teman-teman yang lain baru mulai belajar menggunakan komputer, saya sudah mampu memperbaiki komputer. Begitu pula ketika saya menjadi seorang guru, saya akan selalu berusaha mengembangkan pengetahuan dan wawasan yang saya miliki, sehingga ketika guru-guru yang lain hanya bersandar pada kurikulum yang ada, saya akan berusaha mengembangkan kurikulum yang ada, serta memadukannya dengan wawasan dan pengetahuan yang saya miliki, agar kurikulum yang saya pakai lebih baik dan siap untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman.
    Terimakasih, wassalam..

  209. Assalamu’alaikum wr wb.
    Terima kasih banyak kpd bpk zamris atas pemikirannya, yang dimana telah memberikan pencerahan kpd saya, yg dimana saya adalah salah satu calon guru.

    “Aku guru Primitif atau guru Modern???” ehm… sebuah pertanyaan yg sangat bagus, yg tanpa disadar pertanyaan ini menusuk hati saya, krn saya merasa tersindir dg kata2 ini. dalam hati saya merenung apakah saya termasuk guru primitif atau guru modern…?
    Namun, dalam prinsip saya… mengajar merupakan pekerjaan yg mulia dan alhamdulillah sekarang sudah banyak penelitian2 tentang pendidikan yg dimn tentang metode mengajar, tipologi belajar, karakteristik anak dll. yg mana penelitian inipun dilakukan karena demi kecerdasan anak bangsa. dengan hasil penelitian2 tsb, banyak sekali ilmu yg dapat saya pelajari sehingga saya hanya tinggal mengaplikasikannya didalam kelas. dan memang dalam mengajar menurut saya, kita perlunya penguasaan tentang metode-metode dalam mengajar dan karakterisitik siswa dalam belajar dan sudah banyaknya media belajar sesuai kemajuan zaman sehingga dalam mengajar kita dapat mix dan max metode mengajar, media belajar dan dengan karakteristik belajar siswa.

    Demikianlah argumen saya, sekiranya disini saya sebagai seorang calon guru sedang berusaha menjadi seorang guru yg modern demi kemajuan Negara. karena salah satu cara memajukan negara adalah dengan mencerdasan anak bangsa dengan pendidikan sehingga anak-anak masa sekarang dapat menjadi generasi penerus dalam masa depan.

    Terimakasi, Wassalamu’alaikum wr. wb.

  210. Assalamu’alaikum wr.wb..
    Setelah saya menbaca artikel Bapak, apakah saya seorang guru modern atau primitife. Saya akan menguraikan sedikit mengenai guru primitife dan guru modern. Guru primitife ialah guru yang system mengajarnya masih menggunakan metode yang lama dan masih sederhana, bahkan bisa dikatakan sistem mengajarnya dengan cara melalui pesan atau informasi kepada peserta didik, berupa bahan seperti buku. Sedangkan guru modern ialah guru yang sistem mengajarnya tidak hanya menggunakan pesan, bahan tetapi juga alat yang berupa media seperti laptop. LCD, Audio Visual dll.
    Saya sebagai seorang guru, saya harus bisa memahami situasi dan kondisi diruang belajar. Kenapa anak kecil sangat senang bermain dan tidak menyukai belajar ? karena bermain itu “asyik” dan belajar tidak. Kenapa kita lebih suka mendengarkan musik ketimbang mendengarkan keterangan dari guru ? karena musik itu “asyik” dan belajar tidak.
    Seorang guru modern itu ialah seorang guru yang bisa mengkombinasikan unsur “asyik” tersebut dengan mata pelajaran yang sedang diterangkan. Melalui media dalam proses pembelajaran dapat memberikan penerangan dengan cara-cara yang benar-benar mengena dipikiran dan juga emosi bagi peserta didik. Dengan adanya media tersebut sistem belajar bisa lebih praktis, simple, singkat dan cepat dan juga dapat membantu peserta didik belajar secara individual dengan lebih efektif dan efisien. Terima kasih Wassalamu’alaikum wr.wb…

  211. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Setelah saya menyimak artikel Bapak, sebenarnya saya agak sedikit minder dengan pertanyaan Bapak tersebut. Apakah saya termasuk guru yang primitif atau modern? Pada dasarnya seorang guru itu sama derajatnya baik itu guru primitif atau modern, hanya saja dalam hal mengajar dan mendidik siswa keduanya memiliki cara yang sangat jauh berbeda seperti yg telah diutarakan dalam artikel ini, yang mana kalau untuk guru primitif jika akan mengajar akan selalu bertanya dalam hatinya “saya akan memakai media apa tidak ya hari ini?”. Sebaliknya guru modern pasti dalam hatinya selalu mengeluh “saya akan memakai media apa ya hari ini?”. Jadi, kesimpulan yang dapat saya ambil adalah walaupun saya memang belum ada pengalaman menjadi seorang guru, saya akan berusaha untuk menjadi guru yang modern dikemudian hari dengan cara membuat suasana mengajar dalam kelas menjadi tidak begitu tegang dan malah mengasyikan bagi siswa entah itu menggunakan media audio visual yang mana dengan media ini saya yakin siswa pasti dapat belajar secara optimal karena dia dapat memakai indra penglihatan dan pendengarannya secara bersamaan.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  212. assalamu’alaikum wr.wb,..

    saya salah satu mahasiswa bapak jurusan PAI2B2010,
    kalo saya boleh mengomentari tulisan bapak yang “apakah saya guru modern atau primitf ??”.
    sebelum saa membaca artikel ini saya masih berfikir seperti itu, tapi dengan membaca artikel bapak saya mulai memahami sangat perlu media tersebut, bukan hanya sangat perlu tapi memang sudah menjadi kebutuhan wajib bagi seorang guru profesional untuk menggunakan media tersebut.
    jujur dengan membaca artikel ini saya merasa bahwa diri saya telah mendapatkan pelajaran dan memotifasi diri saya untuk belajar belajar dan belajar ,…..
    makasih bapak,,..^.^

    wassalamu’alaikum wr.wb

  213. assalamu’alaikum wr.wb,..

    saya salah satu mahasiswa bapak ABDUL ROHIM jurusan PAI2B2010,
    kalo saya boleh mengomentari tulisan bapak yang “apakah saya guru modern atau primitf ??”.
    sebelum saa membaca artikel ini saya masih berfikir seperti itu, tapi dengan membaca artikel bapak saya mulai memahami sangat perlu media tersebut, bukan hanya sangat perlu tapi memang sudah menjadi kebutuhan wajib bagi seorang guru profesional untuk menggunakan media tersebut.
    jujur dengan membaca artikel ini saya merasa bahwa diri saya telah mendapatkan pelajaran dan memotifasi diri saya untuk belajar belajar dan belajar ,…..
    makasih bapak,,..^.^

    wassalamu’alaikum wr.wb

  214. Sebelum saya menjawab kita perlu mengetahui apa yang dimaksud guru modern dan guru primitif. Menurut saya guru modern adalah guru yang dapat memanfaatkan tekhnologi atau failitas pendidikan dengan baik. sedangkan guru primitif adalah guru yang tidak bisa memanfaatkan dengan baik fasilita yang ada.
    Semua guru atau calon guru tentu abila ditanya apakah anda guru modern atau primitf pasti akan menjawab “SAYA GURU MODERN”, tetapi untuk menjadi guru modern yang mampu memanfaatkan tekhnologi sangatlah sulit. Kendalanya seperti tiadak adanya fasilitas yang memadai,karena tidak semua sekolah memiliki tekhnologi pendidikan seperti LCD dll. mungkin ada sekolah yang memiliki tekhnologi yang memadai,tetapi guru tersebut belum mempunyai kemampuan untuk memanfaatkannya.
    Jadi yang bisa menjawab apakah anda guru modern adalah kemampuan guru itu sendiri.
    RIZAL MAULANA (PAI3B2010)

  215. Jika pertanyaan itu tiba-tiba dilontarkan kepada saya, saya akan menjawab seperti ini.
    ” Didalam pengajaran dan pembelajaran ada 2 hal yang akan dicapai yaitu proses dan hasil. dan 2hal tersebutlah yang akan paling menentukan anak didik dalam pengajaran tersebut. Jika anak tersebut dalam prosesnya negatif maka hasilnya pun negatif, tapi jika anak tersebut dalam prosesnya Positif maka hasilnya pun positif.
    Suatu contoh: Anak yang selalu mengerjakan tugas dengan baik, Tidak ada catatan hitam, nilai selalu menunjang, Pasti (dalam hal ini mayoritas) hasilnya pun akan baik dan positf. tapi sebaliknya jika anak yang selalu meninggalkan kewajiban dia sebagai anak sekolah, selalu mempunyai catatan hitam, nilai-nilai pun tidak pernah menunjang, pasti akhir hasilnya pun negatif (mutlak).
    seperti yang kita ketahui sekarang sistem pendidikan di Indonesia masih sangat tertinggal jauh oleh bangsa barat. Jika sistem pendidikan saja masih jauh tertinggal, apalagi masalah yang lain seperti Ekonomi,Perdagangan,perhutanan dan lain-lain, Apalagi “All about Media”. It is So far, isn’t it??????
    tapi sekarang yang jadi pertanyaan adalah Apakah saya termasuk guru Modern atau primitif??? Jawabannya adalah Saya bisa saja jadi dua-duanya, modern dan primitif. Pertama, Kenapa modern?? jelas modern, karena jika saya mengajar bidang studi dengan menggunakan media yang tepat, selalu menghasilkan hasil yang maksimal serta memuaskan. Kedua, Kenapa primitif?? jelas primitif, karena jika saya mengajar bidang studi tidak menggunakan media… dan karena itu lah saya lebih “Comfortable” dengan tidak menggunakan Media.
    Jika harus memilih, apakah saya temasuk yang mana? Modern atau primitif? jelas saya jawab “Modern”. karena memang selama ini yang saya sampaikan ya dengan media, yaitu Perantara itu sendiri…..”
    Mungkin itu saja penjelasan dari saya, kurang lebihnya saya ucapkan terimakasih Wassalamu’alaikum wr,wb.
    ( RIHLATURRIZQA ATTAMIMI, PAI, 3D, 2010).

  216. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته
    Kata primitif, di era globalisasi sekarang ini bukanlah lagi selalu ditunjukan kepada orang-orang yang tak lagi berbusana ataupun tak bisa membaca dan menulis. karena semakin maju perkembangan dunia semakin banyak kata-kata primitif disandarkan ke setiap orang yang tak sanggup menerima kemajuan itu. misalnya para Pendidik yang tak siap dan tak bisa menanggulangi kemajuan di era Global ini. dengan adanya dampak yang negatif maupun positif yang ditimbulkan oleh kemajuan zaman maka tiap-tiap pendidik haruslah siap dengan itu semua terutama dalam menangulangi dampak-dampak tersebut.
    Seperti tehnologi ataupun media-media canggih yang kini sudah merambah ke dunia pendidkan, para pendidik haruslah bisa menanggulangi hal tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi para peserta didiknya yang mana nanti akan menimbulkan dekadensi moral yang merata. oleh karenanya penguasaan tehnologi di era global ini sangatlah penting dan harus benar-benar dikuasain oleh setiap pendidik agar dampak-dampak negatif bisa sedikit terbentengi oleh dampak positif yang diberikan setiap pendidik kepada peserta didik.
    Menanggapi hal tersebut, saya pribadi masih belum pantas dibilang sebagi guru yang modern bahkan mungkin saya tergolong guru yang primitif karena saya masih belum seluruhnya dapat menguasai kemajuan di era golabal ini. namun hingga kini saya masih akan terus berusaha untuk menjadi guru yang modern dan menjadi mahasiswa UIN jakarta….:-)
    Terima kasih bapak karena bapak telah memberikan kami pencerahan agar dapat dijadikan barometer dikehidupan mendatang. Amiin.
    “TAK SELAMANYA AIR ITU MENYEGARKAN” itulah kata yang tepat untuk zaman seperti ini.
    والسلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

  217. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته
    Kata primitif, di era globalisasi sekarang ini bukanlah lagi selalu ditunjukan kepada orang-orang yang tak lagi berbusana ataupun tak bisa membaca dan menulis. karena semakin maju perkembangan dunia semakin banyak kata-kata primitif disandarkan ke setiap orang yang tak sanggup menerima kemajuan itu. misalnya para Pendidik yang tak siap dan tak bisa menanggulangi kemajuan di era Global ini. dengan adanya dampak yang negatif maupun positif yang ditimbulkan oleh kemajuan zaman maka tiap-tiap pendidik haruslah siap dengan itu semua terutama dalam menangulangi dampak-dampak tersebut.
    Seperti tehnologi ataupun media-media canggih yang kini sudah merambah ke dunia pendidkan, para pendidik haruslah bisa menanggulangi hal tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi para peserta didiknya yang mana nanti akan menimbulkan dekadensi moral yang merata. oleh karenanya penguasaan tehnologi di era global ini sangatlah penting dan harus benar-benar dikuasain oleh setiap pendidik agar dampak-dampak negatif bisa sedikit terbentengi oleh dampak positif yang diberikan setiap pendidik kepada peserta didik.
    Menanggapi hal tersebut, saya pribadi masih belum pantas dibilang sebagi guru yang modern bahkan mungkin saya tergolong guru yang primitif karena saya masih belum seluruhnya dapat menguasai kemajuan di era golabal ini. namun hingga kini saya masih akan terus berusaha untuk menjadi guru yang modern dan menjadi mahasiswa UIN jakarta….:-)
    Terima kasih bapak karena bapak telah memberikan kami pencerahan agar dapat dijadikan barometer dikehidupan mendatang. Amiin.
    “TAK SELAMANYA AIR ITU MENYEGARKAN” itulah kata yang tepat untuk zaman seperti ini.
    والسلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته
    (Ahmad Yusuf Qurdhowi 3B PAI 2010)

  218. Sebelum saya menjawab kita perlu mengetahui apa yang dimaksud guru modern dan guru primitif. Menurut saya guru modern adalah guru yang dapat memanfaatkan tekhnologi atau failitas pendidikan dengan baik. sedangkan guru primitif adalah guru yang tidak bisa memanfaatkan dengan baik fasilita yang ada.
    Semua guru atau calon guru tentu abila ditanya apakah anda guru modern atau primitf pasti akan menjawab “SAYA GURU MODERN”, tetapi untuk menjadi guru modern yang mampu memanfaatkan tekhnologi sangatlah sulit. Kendalanya seperti tiadak adanya fasilitas yang memadai,karena tidak semua sekolah memiliki tekhnologi pendidikan seperti LCD dll. mungkin ada sekolah yang memiliki tekhnologi yang memadai,tetapi guru tersebut belum mempunyai kemampuan untuk memanfaatkannya.
    Jadi yang bisa menjawab apakah anda guru modern adalah kemampuan guru itu sendiri.
    rizal maulana PAI3B2010

  219. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

    Apakah saya guru modern atau guru primitif… ?
    pertanyaaan besar yang sangat mendalam perlu kita cermati bersama bahwa seseorang yang disebut dengan modern atau primitif bukan berdasar dengan apa yang ia pakai, entah methode ataupun media pembelajara itu sendiri, melainkan ada satu nilai besar dimana prinsip-prinsip modern atau primitif dapat diukur yaitu melalui kecerdasan emosional.

    Maka dari itu sebagai dasar pemikiran seorang guru modern bukan saja terletak pada media pembelajaran apa yang ia gunakan namun disisi lain kecerdasan dan ketepatan dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik, sudah tepat dengan yang diinginkan atau belum, begitu pula dengan seorang guru yang berlabel sebagai guru primitif , bukan karena methode atau media yang ia gunakan melainkan penyesuaian pembelajaran yang akurat mengena pada peserta didik itu sendiri.

    Sebagai seorang guru yang modern tentu saya akan memadukan antara prinsip-prinsip modernisasi pembelajan dengan nilai-nilai kecerdasan emosional kepada peserta didik saya, karena meski kita menggunakan media pembelajaran yang modern namun jika peserta didik kita tidak mampu menerima apa yang kita sampaikan, hal itu tentu tidak akan membawa nilai yang positif justru dengan kita sebagai guru yang primitif mungkin itu justru akan menjadi lebih baik, karena tolak ukur yang kita gunakan bukan untuk menjadikan peserta didik itu bisa dengan materi yang kita ajarakan namun yang paling penting adalah bagaimana peserta didik itu agar bisa menjadi “BAIK”. Karena untuk apa kita menciptakan seseorang untuk “BISA” dengan apa yang kita ajarkan tetapi dia tidak “BAIK”, toh lebih baik kita bisa menciptakan seseorang yang “BAIK” meskipun dia tidak “BISA”, karena sebagai seorang guru tanggung jawab terbesar kita adalah tanggung jawab “MORAL”
    Oleh karenanya untuk menjadi guru primitif atau guru modern tentu hal tersebut harus disesuaikan dengan nilai-nilai moral yang ada, jauh dari itu baru kita bisa menentukan “KITA GURU PRIMITIF ATAU GURU MODERN” ?
    Demikian komentar saya pak
    Terima Kasih………………

    والسلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

  220. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

    Apakah saya guru modern atau guru primitif… ?
    pertanyaaan besar yang sangat mendalam perlu kita cermati bersama bahwa seseorang yang disebut dengan modern atau primitif bukan berdasar dengan apa yang ia pakai, entah methode ataupun media pembelajara itu sendiri, melainkan ada satu nilai besar dimana prinsip-prinsip modern atau primitif dapat diukur yaitu melalui kecerdasan emosional.

    Maka dari itu sebagai dasar pemikiran seorang guru modern bukan saja terletak pada media pembelajaran apa yang ia gunakan namun disisi lain kecerdasan dan ketepatan dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik, sudah tepat dengan yang diinginkan atau belum, begitu pula dengan seorang guru yang berlabel sebagai guru primitif , bukan karena methode atau media yang ia gunakan melainkan penyesuaian pembelajaran yang akurat mengena pada peserta didik itu sendiri.

    Sebagai seorang guru yang modern tentu saya akan memadukan antara prinsip-prinsip modernisasi pembelajan dengan nilai-nilai kecerdasan emosional kepada peserta didik saya, karena meski kita menggunakan media pembelajaran yang modern namun jika peserta didik kita tidak mampu menerima apa yang kita sampaikan, hal itu tentu tidak akan membawa nilai yang positif justru dengan kita sebagai guru yang primitif mungkin itu justru akan menjadi lebih baik, karena tolak ukur yang kita gunakan bukan untuk menjadikan peserta didik itu bisa dengan materi yang kita ajarakan namun yang paling penting adalah bagaimana peserta didik itu agar bisa menjadi “BAIK”. Karena untuk apa kita menciptakan seseorang untuk “BISA” dengan apa yang kita ajarkan tetapi dia tidak “BAIK”, toh lebih baik kita bisa menciptakan seseorang yang “BAIK” meskipun dia tidak “BISA”, karena sebagai seorang guru tanggung jawab terbesar kita adalah tanggung jawab “MORAL”
    Oleh karenanya untuk menjadi guru primitif atau guru modern tentu hal tersebut harus disesuaikan dengan nilai-nilai moral yang ada,jauh dari itu baru kita bisa menentukan “KITA GURU PRIMITIF ATAUGURU MODERN” ?
    Demikian komentar saya pak
    Terima Kasih………………
    ( YAYAN HUSNAYANI, PAI 3D 2010 )

    والسلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

  221. Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Insya Allah saya akan mencoba berkomentar artikel bapak tentang “Guru primitif atau guru modern?”
    Sebelumnya kita harus mengetahui bahwasanya guru primitif adalah dimana seorang guru tidak bisa atau belum bisa memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang pada zaman modern ini. Misalkan seorang guru hanya terpaku pada buku, dan tidak memanfaatkan ilmu-ilmu teknologi seperti tv, radio, internet, dll. karena sumber ilmu ilmu itu bukan hanya pada buku saja, tetapijuga bisa lewat tv, radio, internet, dll. Sedangkan guru modern adalah guru yang sudah bisa memanfaatkan fasilitas yang ada pada zaman sekarang ini. Ia juga bisa memberikan atau mentransfer ilmu kepada para peserta didiknya melalui komputer, LCD, audio visual, dll. Dan ia juga bisa menambah atau mencari bahan ajar yang akan ia salurkan kepada para peserta didiknya yang sumber-sumber ilmu juga terdapat pada tv, radio, internet, dll. sehingga ia tidak terpaku pada bahan ajar yang ada pada buku saja.
    Memang, tidak semua guru bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi, entah ia memang tidak dapat mengoperasionalkan teknologi tersebut ataukah guru tersebut memang berada dalam kondisi sekolah yang tidak menyediakan alat atau media tersebut, misalkan seperti sekolah-sekolah yang ada di desa atau sekolah-sekolah yang memang berada di kota, tetapi masih belum sanggup untuk menyediakan alat atau media tersebut. Tetapi sebaiknya di era global seperti sekarang ini kita sudah harus bisa memanfaatkan teknologi, sehingga akan mudah mentransfer ilmu kepada para peserta didiknya.
    oleh karena itu, kita sebagai calon-calon pendidik harus bisa sebagai guru yang modern yang dapat memanfaatkan dengan baik teknologi yang ada, sehingga para peserta didik itu akan menjadi anak yang baik dan berguna bagi dirinya, orangtuanya, dan negaranya. Amin.
    Jadilah seorang guru yang modern, dan saya akan berusaha untuk menjadi guru yang modern.. Insya Allah.

    wassalamu’alaikum Wr.Wb
    (Khoirunnisa Fadliah, PAI 3B 2010)

  222. Assalamualaikum Wr. Wb….

    Setelah saya membaca dan memahami artikel diatas, menjadi seorang guru di era globalisasi sekarang ini harus selalu mengikuti perkembangan zaman (guru modren), karena di zaman sekarang ini sudah sangat banyak kemajuan di bidang IPTEK yang mau tidak mau kita harus menerimanya, bagi seorang guru modren sudah pasti ia dapat memanfaatkan media IPTEK dalam membantu mentrasfer ilmu kepada peserta didik, sehingga tidak ada kejenuhan pada peserta didik dalam menerima pelajaran yang akan diajarkan.
    Saya, sebagai calon guru ingin menjadi “guru modren” yaitu seorang guru yang dapat menggunakan media-media yang dapat memacu motivasi siswa dalam belajar…
    Karena seorang guru yang tidak dapat menggunakan media-media yang sedang trend pada masa sekarang, dapat dikatakan ia guru primitif yaitu seorang guru yang hanya mengandalkan media seadanya saja (papan tulis, kapur, berceramah dll)…
    Tetapi baik guru modren atau guru primitif pada hakikatnya ia adalah sama, yang membedakan hanya media yang ia gunakan.
    Dan bagi saya baik ia guru modren atau guru primitif, tetap saja harus terus slalu belajar dan dapat mencerdaskan anak didiknya.

    Wassalamualaikum Wr. Wb….
    Ahmad Zikrilloh PAI 3b 2010

  223. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Menjawab dari pertanyaan bapak, apakah saya guru primitif atau modern??

    Semua guru pasti menginginkan bahwa mereka termasuk guru yang modern. Di mana seorang guru sudah bisa memanfaatkan teknologi yang ada sekarang. Tapi memang tidak mudah untuk itu karena ada beberapa faktor salah satunya, mungkin guru tersebut belum bisa mengoperasikan media yang ada sekarang misalnya internet, LCD, ataupun laptop, dll. Serta mungkin guru tersebut berada dalam kondisi sekolah yang belum memiliki media pengajaran atau alat-alat teknologi yang dapat menunjang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

    Alhamdulillah saya sedang belajar mengajar di salah satu sekolah,,. Ya walaupun hanya seminggu sekali, tapi itu sangat membantu saya sebagai pengalaman dan pelatihan, untuk kelak nanti saya telah mengajar. Saya ingin sekali menggunakan media dalam mengajar tapi di sekolah tersebut belum terpasang media yang dapat menunjang dan mempermudah untuk proses Kegiatan Belar Mengajar (KBM). Tapi saya berusaha agar dapat menyampaikan materi dengan baik dan tidak membosankan serta mengasyikkan, sehingga murid tidak mudah jenuh dan selalu semangat dalam belajar.

    Memang benar, media dalam pengajaran sangat penting untuk menunjang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), karena dapat mempermudah guru dalam penyampaian materi kepada peserta didik, dan siswa tidak mudah bosan, sehingga ia dapat menikmati pelajaran yang diberikan. Tapi pada kenyataannya masih ada sekolah yang belum dapat menyediakan media dalam pengajaran, salah satunya sekolah tempat saya mengajar, sekolah-sekolah yang ada di pelosok daerah, di jakarta juga masih ada sebagian sekolah yang belum memiliki media yang dapat menunjang proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sinilah mungkin peran pemerintah yang harus memberikan bantuan ke sekolah yang fasilitasnya belum terpenuhi, misalnya memberikan bantuan alat peraga, media (seperti LCD, audio visual dll), sehingga pendidikan di negeri ini semakin maju. Di samping itu juga seorang guru harus mempunyai kreatifitas yang tinggi, sehingga dalam setiap pengajaran selalu ada hal-hal yang baru, dan murid tidak mudah bosan. Teknologi zaman sekarang semakin maju dan canggih, kita harus bisa mengimbangi dan mengikutinya kalau tidak kita akan tertinggal jauh di belakang.

    Dan kembali pada pertanyaan, apakah saya guru primitif atau modern???
    Mungkin saya guru yang masih primitif dan belum modern, tapi untuk itu saya akan berusaha dan belajar dengan giat. Dan sekarang alhamdulillah dalam proses belajar untuk dapat menjadi guru modern,,,,. Amin

    Wassalamu’alaikum wr.wb
    Ashri Oktaviani , PAI 3B 2010

  224. Assalamualaikum wr.wb
    Bismillahirrahmanirrahiim
    Segala puji bagi Allah Swt yg telah mempertemukan bapak dengan kami semua, yang karenanya dapat membuka mata kami akan pentingnya media pembelajaran dengan menggunakan tekhnologi untuk pendidikan di era globalisasi sekarang ini.
    Sebelum saya mengomentari artikel bapak tersebut terlebih dahulu saya mendefinisikan arti kata PRIMITIF dan kata MODERN
    menurut kamus besar bahasa Indonesia
    PRIMITIF adalah keadaan yg sangat sederhana; belum maju (tt peradaban; terbelakang): kebudayaan
    Sedangkan MODERN adalah terbaru; mutakhir: pasukan diperlengkapi dng senjata-senjata –; (2) n sikap dan cara berpikir serta cara bertindak sesuai dng tuntutan zaman
    Dari pengertian tersebut dapat kita simpulkan bahwa yang dikatakan Guru Primitif adalah seorang guru yang belum dapat dan belum mampu menggunakan media pembelajaran yang sudah maju dan berkembang sekarang ini seperti komputer, laptop dll untuk Transfer of knowledge terhadap anak didiknya, dan pula guru tersebut masih menggunakan metode-metode lama dalam mendidik dan mengajarkan anak didiknya.
    Lalu yang dikatakan Guru Modern adalah Guru yang dalam menyampaikan ilmu pengetahuan terhadap anak didiknya mampu dan dapat menggunakan media-media pembelajaran yang modern dan mampu mentransfer ilmu pengetahuan melalui media-media yang mampu memotivasi anak didiknya.
    demikian pula arti guru modrn tsb adalah guru tsb mampu bertindak dan berfikir modern sesuai dengan tuntutan zaman yg dimaksud di sini adalah guru tsb menggunakan dan menerapkan metode-metode dalam menyampaikan pelajaran terhadap anak didiknya yang sesuai dan selaras dengan perkembangan zaman.
    dan mengenai saya guru primitif atau modern maka saya bukan merupakan guru primitif akan tetapi saya adalah calon guru modern karena saya mampu mengoperasikan alat-alat tekhnologi dalam pendidikan meskipun belum sampai tingkat kemahiran menggunakannya. akan tetapi saya akan terus belajar dan belajar agar saya mampu dan mahir menggunakan alat atau media2 pembelajaran yang berupa teknologi modern dan tak lupa dengan tetap menggunakan dan menggabungkan metode2 modern dengan metode2 tradisional. semoga dengan hal2 tersebut tujuan dari pembelajaran tercapai. amiin.
    wassalamualaikum wr wb
    ALI UMAR PAI 3B 2010

  225. asalamualaikum bapak, saya merasa saya guru yg primitif untuk skarang ini karena jujur saja saya kurang menguasai ilmu teknologi! tapi insya allah saya akan belajar menjadi guru yang modern karena saya tidak mau ketinggalan teman2 saya yg lain! setelah baca artikel bapa saya jadi semangat lg untuk belajar menjadi guru yang modern! menurut saya kita itu harus berlomba2 menjadi guru yg modern agar anak didik kita menjadi anak2 yang pintar cerdas dan modern dan tidak tertinggal negara2 lain! mungki cukup sekian pa’!

    wasalamualaikum…..

  226. assalamualaikum warahmatullah Wr. Wb.
    Langsung saja ke pokok pertanyaan yang bapa ajukan yaitu apakah saya termasuk guru primitif atau modern ? saya kira itu adalah pertanyan yag cukup menarik perhatian saya karna pertanyaan tentang guru primitif atau modern ini membuahkan satu pertanyaan lagi dalam benak saya, kenapa guru di kaitkan dengan julukan dia modern atau primitif?. saya rasa perkembangan zaman menuntun guru untuk selalu modern dan mengikuti perkembangan Zaman bahkan guru seharusnya berwawasan luas dan memiliki paradigma_paradigma yang mengarah ke masa Depan sehingga melahirkan siswa yang kompeten untuk zamannya kelak, tentunya dengan media-media yang tepat.seorang guru modern bukan hanya harus pintar saja tapi seorang guru yang modern juga harus kreatif sehingga dapat memilah Media-madia pengajaran apa yang tepat untuk proses pengajaran.dan saya kira primitif atau modern bukan suatu pilihn bagi seorang guru di era globalisasi seperti sekarang ini, karna guru modern adalah suatu sifat yang seharusnya sudah dimiliki oleh para guru apalagi di zaman globalisasi seperti sekarang.jika bapak menganalogikan orang primitif menggunakan baju untuk melindungi dirinya dan bagi orang modern baju merupakan suatu yang sudah menjadi integreted. maka demikian juga dengan guru modern dimana media sudah menjadi inteegreted bagi dirinya. munkin itu komentar dari saya mohon maaf apabila ada kata kata yang kurang berkenan di hati bapa. wassalam.

  227. assalamualaikum,,
    apakah aku guru primitif atau modern,,,???
    kalau pertanyaanya seperti ini, yang akan saya jawab adalah: bahwa menjadi seorang guru modernlah yang saya cita-citakan pada saat ini, karna menurut saya menjadi seorang guru primitif bukan seorang guru yang modern sangatlah tidak sesuai dengan kondisi zaman globalisasi seperti saat ini. banyak sekali calon guru yang hanya dikarnakan keprimitifannya di dalam bidang ilmu pengetahuan modern seperti ilmu tekhnologi mereka diremehkan oleh sekolah dan perguruan tinggi bahkan mereka sampai ditertawakan. kabar semacam ini bukanlah isapan jempol semata melainkan kenyataan-kenyataan yang banyak terjadi pada calon-calon guru. atas dasar inilah banyak pelajar khususnya mereka yang tidak mempunyai minat dalam bidang ilmu pengetahuaan modern seperti ilmu tekhnologi.
    mereka berlomba-lomba untuk menjadi guru masa depan yang mampu mengikuti perkembangan zaman agar pengetahuan yang mereka miliki diakui oleh seluruh lapisan masyarakat baik masyarakat awam pada umumnya maupun masyarakat yang berpendidikan pada khususnya.
    atas dasar inilah guru modern menjadi cita-cita vyang sangat saya inginkan, tentunya dengan lebih giat lagi dalam mendalami ilmu pengetahuan.
    wassalamualaikum….
    septiara purti, PAI 3D,2010

  228. Assalamualaikum wr.wb
    Sebelum saya menjawab pertanyaan dari Bapak, apakah saya guru modern atau guru primitif ?
    Saya ingin mencoba menguraikan persepsi saya tentang guru modern dan guru primitif. Menurut saya guru modern adalah guru yang tidak lagi mempertanyakan bagaimana dia dapat mengajar, tetapai yang selalu dan memusatkan perhatiannya pada kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajarannya, sehingga para peserta didik itu dapat melaksanakan proses pembelajarannya dengan baik. Sedangkan guru primitif adalah guru yang masih menggunakan paradigma lama tentang profesi keguruan, misalnya masih beranggapan bahwa guru adalah satu-satunya sumber ilmu dan siswa hanya dianggap sebagai objek yang harus selalu menerima apa kata guru tanpa merelevansikan suatu materi pelajaran dengan informasi yang sudah canggih saat ini. Karena saya hidup di zaman modern, maka saya harus menjadi guru modern meskipun masih banyak para guru yang berfikir bagaimana dia dapat mengajarkan suatu materi pelajaran kepada siswanya. Paling tidak saya mulai berusaha untuk menjadi seorang guru modern, walau kadang banyak hambatan untuk mewujudkannya. Misalnya keterbatasan sarana dan prasarana sebagai penunjang proses belajar mengajar dan rendahnya kedisiplinan guru-guru sehingga hambatan tersebut kini menjadi kebiasaan yang sudah melekat pada diri setiap pendidik.
    Demikian komentar saya,
    Wassalamualaikum wr.wb

  229. assalamualaikum,

    setelah saya membaca tuntas tulisan bapak yang berjudul “AKU GURU MODERN ATAU PRIMITIF ???” saya mulai berfikir akan menjadi seorang guru modern atau primitifkah saya nantinya? .
    saat ini saya memang belum menjadi seorang guru, tapi pertanyaan pamungkas itu pastilah membuthkan jawaban.
    dalam hati kecil saya mulai menjawab. semua orang yang ingin menjadi guru, pasti ingin juga mendapatkan gelar sebagai guru yang “modern”. sama seperti apa yang saya inginkan.
    dan salah satu syarat atau kunci untuk mendapatkan gelar guru modern adalah mampu menguasai berbagai macam teknologi dan selalu menggunakan media yang ada untuk di manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
    bagaimana nasib sang guru primitif ?
    guru primitif adalah seorang yang sudah memegang gelar sebagai guru, akan tetapi guru yang tidak pernah mempergunakan media apapun untuk mentrasfer ilmunya kepada para anak didiknya.
    dia hanya berinteraksi dihadapan anak didik untuk mengajarkan setiap materi pelajarannya.
    mungkin dalam hati para anak didik bertanya “mengapa bapak/ibu guru tidak menggunakan media yang ada untuk membantu pekerjaannya dan mempermudah kita semua?”.
    mungkinkah mereka akan berfikir dia adalah seorang guru yang primitif ?
    mungkin saja, karena zaman semakin modern semua orang dapat mengoprasikan berbagai macam teknologi, tentu bagi yang ingin serius mempelajarinya. bahkan anak didiknya sekalipun lebih paham mengoprasikan berbagai macam teknologi daripada sang guru.
    oleh karena itu, saya berjanji dalam diri saya, jika saya ingin memiliki gelar “guru modern” maka saya harus berhasil mempelajari kuncinya.
    guru modern atau primitifkah saya, diri saya sendirilah yang dapat menentukan jawabannya.
    saya akan mencoba dan terus mencoba mengetahui teknologi yang ada dan berusaha mempelajarinya.

    ERVINA SELLY RUSLIANI (PAI/3D/2010)

  230. Assalamualaikum…
    Bismillahirrahmanirrahiim…
    To the point aja ya pak,,, menanggapi pertanyaan bapak tentang
    ” Apakah SAya Guru Primitif atau Modern?”.
    Sebenarnya saya masih belum tahu saya termasuk guru yang primitif atau modern, tapi dari penjelasan bapak di atas tentu saya akan berusaha untuk menjadi guru yang modern. karena tentu anak murid ke depan akan semakin pintar dengan perkembangan zaman, jika saya masih menjadi guru primitif mungkin saya akan tertinggal dengan anak murid saya nanti.
    Dan sebagaimana yang kita ketahui semakin kreatif seorang guru akan lebih mempermudah murid menangkap pelajarannya dan tentu hal itu membutuhkan media-media yang banyak pula dan media-media itu tidak tentu sebuah Laptop ataupun proyektor, yang digunakan sebagian besar sekolah-sekolah modern karena barang-barang di sekitar kitapun bisa menjadi media dalam pengajaran kita, jadi saya merasa menjadi guru modern tidak harus menguasai tekhnologi tapi jika mengajar di sekolah modern yang sudah menggunakan Laptop atau proyektor, tentu kita harus menguasainya juga karna itu akan lebih membantu.
    Dan saya akan berusaha menjadi guru modern yang INSYA ALLAH akan selalu menggunakan media walaupun saya belum punya LAPTOP,, ^_^
    Wassalamu’alaikum,,,

  231. Bismillahirrahmanirrahim…

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan ni’mat sehat wal ‘afiat diantaranya, sehingga dapat mempertemukan Bapak dengan kami. Sebelum saya menjawab pertanyaan yang Bapak lontarkan kepada kami “Apakah saya guru modern atau guru primitif”??
    marilah kita fahami terlebih dahulu ma’na dari kata primitif dan modern tersebut!!!
    Sebagaimana telah kita ketahui bersama arti kata modern yang umumnya kita ketahui yang pada intinya adalah terbaru, tercanggih, terkini dan sebagainya. Sedangkan Primitif adalah suatu kebudayaan masyarakat atau individu tertentu yang belum mengenal dunia luar atau jauh dari peradaban. Primitif mempunyai arti tidak mengenal peradaban dan tidak mengenal kesopanan atau tatakrama.
    Kata primitif sering digunakan untuk suatu kebudayaan atau masyarakat yang hidupnya masih tergantung alam ataupun tidak mengenal dunia luar.
    Adapun kata primitif ditujukan untuk seseorang yang tidak mempunyai kesopanan dalam perilakunya baik secara verbal maupun secara fisik

    Contoh dari tindakan primitif

    * Suatu suku hidupnya bergantung pada alam meskipun dunia luar sudah mengalami modernisasi
    * Seseorang yang mengucapkan kata-kata kasar kepada orang lain maka orang tersebut akan dianggap primitif
    * Suatu kegiatan kebudayaan yang dianggap kuno/ketinggalan zaman , maka bisa dikatakan primitif
    * Suatu kegiatan yang jauh dari tatakrama dan norma-norma yang ada maka akan dikatakan primitif

    Demikian diantaranya contoh2 primitif yang tentunya dilihat dari berbagai aspek kehidupan manusia. Dari salah satu contoh tersebut tepat sekali yang Bapak contohkan sebelumnya dimuka bahwa masih banyak daerah pedalaman yg dikategorikan primitif misalnya pedalaman Kalimantan, Jawa, Irian dll. Namun untuk itu semua saya selaku mahasiswa Fakultas Tarbiyah yg mana tujuannya nanti akan menjadi seorang Guru (insya Allah) akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak dikategorikan sebagai guru primitif yang pada intinya serba ketinggalan kalau menurut bahasa kita sehari-hari, meskipun saya belum cukup menguasai alat-alat modernisasi yang sudah banyak beredar dimuka bumi ini yg tentunya telah kita ketahui bersama. Tetapi untuk menjadi seorang Guru Profesional hal tersebut sangatlah penting, apabila ada seorang peserta didik yg menurut mereka lebih nyaman dalam penguasaan materi yg diperolehnya, entah melalui media-media (wasilah/perantara), ceramah atau istilah lain visual maupun audio visual. Konklusinya apakah kita termasukGuru modern atau primitif itu kembali kepada kita dalam menyikapi, menghadapi zaman seperti ini. Dan yg pasti saya berusaha untuk menjadi Guru yg “Modern”. Dan saya teringat akan syair yg mana syair tersebut menurut saya memotivasi diri kita sekali bahwa masing-masing kita itu memiliki potensi yg sungguh luar biasa yg apabila ditonjolkan, dikeluarkan, diaktualisasikan dikehidupan sehari-hari kita tidak menutup kemungkinan apapun yg kita inginkan bentuknya akan terwujud,, Amin… yg pasti selalu berusaha, berdoa dan berikhtiar. Dan jangan sekali-kali kita berdoa dalam keadaan keragu-raguan tetapi hendaklah berkeinginan yg kuat dlm permohonannya itu. Syair tersebut yaitu “MAN JADDA WA JADA” (Barang siapa yg bersungguh-sungguh maka ia akan dapat). Demikian coment yg dapat saya curahkan dikesempatan kali ini.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb
    (Rachmat Hidayat PAI 3B2010)

  232. Assalaamualaikum wr.wb

    InsyaAllah saya akan sedikit mengomentari pertanyaan bapak mengenai “Aku guru modern atau primitif?”

    Pada era globalisasi saat ini, guru adalah orang yang sangat bertanggung jawab atas terbentuknya generasi-generasi penerus bangsa yang mampu menghadapi tantanga-tangan kemajuan zaman. menurut saya inilah ciri-ciri guru modern:
    1. Guru modern adalah guru yang mampu mengikuti kemajuan zaman dengan cara memiliki keterampilan yang dibutuhkan pada era ini, seperti menguasai Bahasa Asing dan menguasai IT.
    2. Guru modern adalah guru yang tetap semangat menggali ilmunya. Sehingga guru tersebut mampu mengenalkan dunia dan masa depan yang akan dihadapi oleh siswa-siswanya.
    3. Guru harus mempunyai teknik mengajar yang baik, agar para siswa dapat menerima pelajaran yang disampaikan.
    4. Guru modern pun harus mampu mengatur waktunya dengan baik sehingga tidak ada satu detiknya pun yang terlewati.
    5. Guru modern harus mampu berkomunikasi yang baik dengan siswa.

    Banyak orang menginginkan dirinya menjadi guru yang modern, begitupun dengan saya. Saat ini saya masih sebagai guru yang primitif. Namun demikian saya akan berusaha menjadi guru yang modern yang mampu melahirkan inovasi-inovasi baru bagi dunia pendidikan.

    Mungkin sekian dari saya, jika ada kata-kata yang kurang baik mohon di maafkan.
    Wassalaamualaikum….

    (Cintia Indriani, PAI 3B 2010)

  233. Assalammu’alaikum WR.WB
    Saya sebagai calon guru, tentu ingin menjadi seorang guru yang modern karna menurut definisi saya, guru yang modern adalah guru yang mengetahui media-media pengajaran dalam mengajar. dan juga mengajar sekaligus mendidik anak didiknya dengan baik. selalu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang dizaman sekarang ini agar tidak sampai tertinggal informasi-informasi dan pengetahuan-pengetahuan dibanding anak didiknya. karna yang akan di didik nanti adalah anak-anak nanti yang pasti lebih maju pola berfikirnya dan kemampuannya dalam mengikuti perkembangan zaman.

    sedangkan bagi saya yang dikatakan dengan guru primitif bukan berarti mereka yang mengajar di pedalaman atau didaerah yang terpencil, tetapi guru yang dikatakan primitif adalah guru yang pola berfikirnya dalam mengajar masih seperti berpatokan pada buku pelajaran saja dan tidak menggunakan media pengajaran dalam mengajar.

  234. Assalammu’alaikum WR.WB
    Saya sebagai calon guru, tentu ingin menjadi seorang guru yang modern karna menurut definisi saya, guru yang modern adalah guru yang mengetahui media-media pengajaran dalam mengajar. dan juga mengajar sekaligus mendidik anak didiknya dengan baik. selalu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang dizaman sekarang ini agar tidak sampai tertinggal informasi-informasi dan pengetahuan-pengetahuan dibanding anak didiknya. karna yang akan di didik nanti adalah anak-anak nanti yang pasti lebih maju pola berfikirnya dan kemampuannya dalam mengikuti perkembangan zaman.

    sedangkan bagi saya yang dikatakan dengan guru primitif bukan berarti mereka yang mengajar di pedalaman atau didaerah yang terpencil, tetapi guru yang dikatakan primitif adalah guru yang pola berfikirnya dalam mengajar masih seperti berpatokan pada buku pelajaran saja dan tidak menggunakan media pengajaran dalam mengajar.

  235. ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

    jika ada pertanyaan seperti itu maka saya akan menjawab bahwa saya akan menjadi seorang guru moderen, karena saya bukan lagi hidup pada zaman yang primitif, dimana pada zaman ini pakaian menjadi salah satu sebuah kebutuhan pokok dalam kesaharian kita, meskipun kita berada dirumah.
    dalam media pengajaran di masa moderen telah banyak menggunakan media baik materil maupun imateril berbeda dengan halnya pada masa primitif yang mana segala seuatu yg ada pada saat itu masih belum mengalami perubahan atau perkembanagn, meski telah terdapat tanda-tanda dari perkembangan itu sendiri.jadi segala sesuatu yang ada didunia lambat laun akan berkembang dan mengalami segala perubahan baik dalam tekhnologi maupun dalam pendidikan.

  236. ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

    jika ada pertanyaan seperti itu maka saya akan menjawab bahwa saya akan menjadi seorang guru moderen, karena saya bukan lagi hidup pada zaman yang primitif, dimana pada zaman ini pakaian menjadi salah satu sebuah kebutuhan pokok dalam kesaharian kita, meskipun kita berada dirumah.
    dalam media pengajaran di masa moderen telah banyak menggunakan media baik materil maupun imateril berbeda dengan halnya pada masa primitif yang mana segala seuatu yg ada pada saat itu masih belum mengalami perubahan atau perkembanagn, meski telah terdapat tanda-tanda dari perkembangan itu sendiri.jadi segala sesuatu yang ada didunia lambat laun akan berkembang dan mengalami segala perubahan baik dalam tekhnologi maupun dalam pendidikan.

  237. Assalamualaikum wr.wb

    pertanyaan yang d lontarkan bapak,,,
    Apakah saya guru moder atau primif,,,,?
    dan itulah kata2 yang sering ada d benak saya dari dulu, karena zaman sekarang semakin berkembang dan canggih.
    seperti yang bapak bicarakan di atas, saya berfikir jika, seorang guru modern pasti merencanakan cara pembelajaran di kelas dan untuk memakai perangkat-perangkat pembelajaran termasuk di dalam buku-buku, film, komputer,LCD dan lain-lain.
    tetapi bagaimana nasib seorang guru yang premitif yang ada d plosok-plosok desa, karena tidak adanya alat-alat yang canggih seperti yang di gunakan oleh seorang guru yang modern,,,,????

    sekarang menjadi guru modern apa premitif kah,,,,? ? ?
    menurut saya tergantung dimana seorang guru itu tinggal di kota atau di plosok-plosok desa,
    dan saya menjawab : ” SAYA GURU MODERN” saya yakin smua guru juga pasti menjawab guru yang modern, tidak menjadi guru yang premitif,
    bagitulah jawaban saya semoga berhasil,,,,

    wassalamualaikum wr.wb

    MAMBAUNNISA
    PAI 3D 2010

  238. NUR SA’ADAH PAI 3B 2010

    Aslamuaikum wr .wb
    saya menanggapi artikel bp, mengenai apakah saya guru modern atau primitif ?
    dilihat dariu artinya modern itu perubahaan yang terrencana.sedangkan primitif yang kita kenal itu orang belum mengunakan teknologi dengan benar.
    jujur sebagai calon guru saya ingin sekali menjadi guru yang modern.
    Meskipun kenyaannya saya belum bisa untuk menjadi guru yang modern. tetapi dengan semangat yang iklas saya akan buktikan bahwa kelak saya akan bisa jadi guru yang Modern dan mempunyai ahlak yang baik. karena seorang guru tidak hanya menonjolkan teknologinya saja, akhlak juga pentig.
    sebgai calon Guru PAI, saya akan buktikan bahwa orang islam itu tidak bodoh dan tidak ketinggalan Zaman Insyaallah. terimakasih bp atas pembelajaran & nasehat yang bp berikan. saya jadi bersmangat dalam belaja

  239. Aslamuaikum wr .wb
    saya menanggapi artikel bp, mengenai apakah saya guru modern atau primitif ?
    dilihat dariu artinya modern itu perubahaan yang terrencana.sedangkan primitif yang kita kenal itu orang belum mengunakan teknologi dengan benar.
    jujur sebagai calon guru saya ingin sekali menjadi guru yang modern.
    Meskipun kenyaannya saya belum bisa untuk menjadi guru yang modern. tetapi dengan semangat yang ikhlas saya akan buktikan bahwa kelak saya akan bisa jadi guru yang Modern dan mempunyai ahlak yang baik. karena seorang guru tidak hanya menonjolkan teknologinya saja, akhlak juga pentig.
    sebgai calon Guru PAI, saya akan buktikan bahwa orang islam itu tidak bodoh dan tidak ketinggalan Zaman Insyaallah. terimakasih bp atas pembelajaran & nasehat yang bp berikan. saya jadi bersmangat dalam belajar
    Mudah -mudahan apa yang bapa inginkan terlaksana amin
    wasalam

  240. NUR SA’ADAH PAI 3B 2010

    Aslamuaikum wr .wb
    saya menanggapi artikel bp, mengenai apakah saya guru modern atau primitif ?
    dilihat dari artinya modern itu perubahaan yang terrencana.sedangkan primitif yang kita kenal itu orang belum mengunakan teknologi dengan benar.
    jujur sebagai calon guru saya ingin sekali menjadi guru yang modern.
    Meskipun kenyatannya saya belum bisa untuk menjadi guru yang modern. tetapi dengan semangat yang ikhlas saya akan buktikan bahwa kelak saya akan bisa jadi guru yang Modern dan mempunyai ahlak yang baik. karena seorang guru tidak hanya menonjolkan teknologinya saja, akhlak juga pentig.
    sebagai calon Guru PAI, saya akan buktikan bahwa orang islam itu tidak bodoh dan tidak ketinggalan Zaman Insyaallah. terimakasih bp atas pembelajaran & nasehat yang bp berikan saya jadi bersmangat dalam belajar
    Mudah -mudahan apa yang bapa cita -citakan dikabulkan oleh Allah SWT. amin god luck bapa.
    wasalam

  241. assalamualaikum.wr.wb
    menanggapi pertanyaan Bapak,, tentang apakah saya guru modern atau primitif..?
    adanya pertanyaan seperti itu,, saya menjawab. saya adalah seorang guru modern. knpa demikian..!? karena zaman sekarang, bukan lagi zaman yang tertinggal akan teknologinya. maka dari itu saya akan menjadi guru modern yang bisa memanfaatkan dengan baik teknologi dan perkembangan lainnya dalam dunia pendidikan ini untuk dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya, guna mempermudah para pelajar dalam memahami dan mengerti akan suatu ilmu itu sendiri. oleh karena itu saya akan berusaha mempelajari perkembangan yang terjadi dengan mengkaitkan ke dalam dunia pendidikan. walaupun ” keadaan saya sekarang belum mengerti atau memahami akan hal tersebut, tapi saya akan berusaha untuk itu.” berusaha untuk menjdi guru modern dalam keadaan atau kondisi seperti apapun.
    mudah-mudahan apa yang saya tulis ini bisa menjadi motifasi tersendiri untuk saya khususnya.
    terima kasih kepada Bapak, yang telah menyadarkan saya akan hal ini.
    wassalam

  242. . syihabuddin (13:25:58) :

    assalamualaikum.wr.wb
    menanggapi pertanyaan Bapak,, tentang apakah saya guru modern atau primitif..?
    adanya pertanyaan seperti itu,, saya menjawab. saya adalah seorang guru modern. knpa demikian..!? karena zaman sekarang, bukan lagi zaman yang tertinggal akan teknologinya. maka dari itu saya akan menjadi guru modern yang bisa memanfaatkan dengan baik teknologi dan perkembangan lainnya dalam dunia pendidikan ini untuk dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya, guna mempermudah para pelajar dalam memahami dan mengerti akan suatu ilmu itu sendiri. oleh karena itu saya akan berusaha mempelajari perkembangan yang terjadi dengan mengkaitkan ke dalam dunia pendidikan. walaupun ” keadaan saya sekarang belum mengerti atau memahami akan hal tersebut, tapi saya akan berusaha untuk itu.” berusaha untuk menjdi guru modern dalam keadaan atau kondisi seperti apapun.
    mudah-mudahan apa yang saya tulis ini bisa menjadi motifasi tersendiri untuk saya khususnya.
    terima kasih kepada Bapak, yang telah menyadarkan saya akan hal ini.
    wassalam

    M. Syihabuddin, PAI 3D, 2010

  243. assalamualaikum wr.wb
    mengenai pertanyaan apakah saya guru primitif atau modern…??
    saya akui itu adalah pertanyaan yang membuat saya berfikir lebih mendalam tentang tugas seorang guru. ternyata seorang guru bukanlah semata-mata mentransferkan ilmu kepada peserta didik, namun tugas yang sangat penting dari seorang guru adalah mendidik dan mengajar agar para murid dapat memahami disertai dengan pengamalan terhadap apa yang dipelajari. apalagi saya nantinya akan menjadi guru agama islam (insyaallah amiin) yang dengan predikat ustadzah memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam menciptakan generasi-generasi yang mempunyai ilmu dan akhlaq yang mahmudah.
    oleh karena itu, saya nantinya harus bisa mempunyai strategi agar para murid dapat memahami ilmu yang saya berikan. dan strategi yang paling mudah adalah dengan menggunakan media, karena dengan media pengajaran akan mudah untuk disalurkan. pada hakikatya media itu bisa apa saja, misalnya buku, kaset dvd, televisi, layar LCD bahkan sesungguhnya ALLAH pun telah memberikan media kepada kita yaitu tubuh kita ini. namun karena kita hidup di era yang tingkat teknologinya semakin hari semakin canggih, maka selayaknya kita juga menggunakan media yang memang saat ini sedang digandrungi oleh para murid.
    dengan begitu para murid pun akan merasa tertarik dan termotivasi untuk mempelajarinya.. karena adanya motivasi dari luar (ekstrinsik) itu harus ada, dan itulah salah satu motivasi yang harus diberikan oleh seorang guru.
    sementara ini jujur, saya belum terlalu mahir dalam berteknologi, tapi saya juga tidak buta terhadap teknologi, jadi insyaallah saya akan merencanakan terlebih dahulu media apa yang akan saya gunakan untuk materi pengajaran. dan oleh karena itu juga saya akan berusaha untuk bisa menjadi guru modern.

    demikian komentar saya pak…
    wassalamualaikum wr.wb.

    U. Nurul Hikmah 3B PAI 2010

  244. ASALAMUALAIKUM WRWB.
    yang saya hormati bpk. Zamris Habib sebagai dosen mata kuliah Media Pengajaran.
    pertanyaan bpk ” apakah anda guru primitif atau guru Modern ? akan saya jawab di bawah ini.

  245. saya merasa masih menjadi guru primitif karena, pertama saya belum belajar mata kuliah media pengajaran dan saya belum bisa mengoftimalkan media pengajaran yang telah saya kenal, adapun yang telah saya gunakan hanya sebatas keperluan saja. belum menjadi kebutuhan. betul kata bapak, di zaman yang serba canggih ini, medai pengajaran sangat dibutuhkan oleh seorang guru. agar murid tidak jenuh ketika pelajaran sedang berlangsung dan untuk memudahkan pengajaran juga. intinaya dari tulisan ini, saya belum menjadi guru modern seperti artikel bpk. terimakasih, maaf atas kekurangan.

  246. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Setelah saya membaca dan memperhatikan tulisan bapak secara seksama, saya ingin mengungkapkan pendapat saya tentang pertanyaan bapak tersebut.
    Menurut pendapat saya, yang sebagai calon seorang guru adalah saya pribadi merasakan bahwa saya sekarang itu termasuk calon guru primitif. Kenapa bisa demikian, sebab di era globalisasi seperti sekarang ini saya belum mampu bersaing pada perubahan zaman yang semakin lama semakain canggih. Akan tetapi setelah saya mengenal dan mendapat masukan dari bapak pada pertemuan pertama kuliah kemarin. Saya pribadi sebagai calon seorang guru berpendapat dan berkeinginan menjadi seorang guru yang MODERN. Sebab seorang guru yang modern pasti akan bisa dan mampu menggunakan segala pasilitas dan teknologi khususnya pada bidang pendidikan yang ada di era globalisasi seperti sekarang ini, dan pasti akan bisa dan mampu bersaing pada perubahan zaman yang semakin lama semakain canggih ini. Oleh sebab itu saya ingin menjadi seorang guru yang modern. Sebab sekarang ini sangat dibutuhkan seorang guru modern untuk mendidik dan mengajar para generasi muda agar tidak tertindas oleh kemajuan teknologi. Demikianlah pendapat dan komentar yang dapat saya sampaikan, Mudah-mudahan apa yang saya inginkan di atas bisa tercapai. Amin ya Rab……. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak kepada bapak yang telah memberikan masukan dan menunjukan jalan yang benar khususnya kepada saya. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang tidak berkenan dihati.

    Wassalamu’alaikum wr. wb.
    (Ahmad Syaeful Millah, PAI 3B 2010)

  247. Sinta Lestari PAI 3B 2010

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Pada kesempatan kali ini saya akan mengomentari tentang “Aku guru modern atau primitif ?”

    Guru modern adalah guru yang dapat menggunakan fasilitas teknologi yang telah ada. Sedangkan guru primitif jika dilihat dalam arti sempit dapat dikatakn guru yang tertinggal, berada di pedalaman dan tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

    Saat ini, saya merasa sudah menjadi guru modern karena di zaman globalisasi seperti sekarang ini saya harus menguasai teknologi yang ada sehingga saya tidak kalah cepet dan pintar oleh peserta didik. Saya dapat menggunakan internet untuk mancari informasi dan hal-hal lain yang berkenaan tentang bahan ajar yang akan saya ajarkan, menggunakan LCD, laptop dan lain-lain. Dengan fasilitas-fasilitas tersebut dapat mempermudah saya un tuk menyampaikan materi-materi yang akna diberikan. Tapi di zaman yang lemah moral seperti sekarang ini seorang guru modern juga harus memiliki kepribadian yang baik karena seorang guru adalah sumber ilmu dan panutan bagi muridnya, karena menurut saya penguasaan teknologi yang mendalam belum tentu termasuk guru modern jika tidak diikuti oleh sifat-sifat yang memang harus ada dalam diri seorang pendidik.

    Sebagai guru yang modern saya akan selalu berusaha untuk mengikuti perkembangan zaman dalam menggunakan teknologi-teknologi yang ada tanpa meninggalkan norma-norma agama.

    Sekian dan terima kasih atas perhatiannya, kurang lebihnya mohon maaf.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  248. assalamu’alaikum wr. wb.
    Jujur saya secara pribadi sangat antusias terhadappertanyaan yang bapak ajukan kepada para mahasiswa khususnya kepada pribadi saya.
    jikalau melihat fenomena guru zaman sekarang, mayoritas mereka hidup di zaman modern tetapi mereka menjadi guru primitif.
    oleh karena itu saya sangat prihatin terhadap keadaan itu, untuk itu saya mengambil sebuah keputusan untuk belajar akan menjadi guru modern, karena saya sadar bahwa apa yang diwariskan oleh guru-guru yang sudah lama mengajar di sekolah-sekolah, baik di SD, SMP, SMA, maupun di UNIVERSITAS itu merupakan guru primitif yang tidak menyadari bahwa mereka hidup di zaman modern.
    mungkin cukup sekian komentar saya, saya sangat antusias terhadap bagaimana saya akan menjadi guru modern yang baik.
    terima kasih.
    wassalamu’alaikum wr. wb.

  249. Assalmualik wr.wb
    Menanggapi dari tulisan bapak, saya tergerak untuk semakin menggasa tehnologi yang sudah semakin canggi ini,saya berpendapat seperti ini HIDUP ADALAH KUMPULAN DARI SEBUAH PILIHAN MAKA PILIHLAH YANG TERBAIK, SEHAT, SELAMAT, DAN EFEKTIF, saya setujuh sama penuturan seperti ini , jadi kalau dihadapkan pada posisi mau jadi apakah anda,apakah guru primitif atau guru moderen, siapapu yang ditanya seperti ini,pasti jawabannya dia akan memilih yang terbaik yaitu guru moderen, karena zaman sekarang bisa dikatakan ERA KONSEPTUAL, dimana hanya manusia yang memiliki ilmu penggetahuan, pesimpati dan pencipta saja lah yang pendapatnya didengar oleh semua orang, kalau pun,,,,di zaman sekarang masih aja ada guru yang primitif tentu nya peserta didik akan jenuh cenderung membosan kan,karena dia pasif di dalam kelas, yang hanya dicekokin sekumpulan ceramah dan cacatan,karena seyogyah nya peserta didik zaman sekarang sangat jauh berbedah dengan peserta didik zaman dahulu, yang hanya SAMI’NA WA ATHO’NA, jadi apa upayah guru atau calon guru untuk memudahkan jalannya komunikasi agar lebih mudah di mengerti, sehinnga peserta didik bisa melakukan apa yang si pendidik ajarkan, solusi yang dapat diambil tentu nya si peserta didik diharuskan mengguasai berbagai macam tehnologi. ya,,,,,mungkin sebagaian kecil guru tidak ingin menggunakan media sebagi alat penunjang jalan nya transfer ilmu,karena ada sebagaian yang beranggapan tehnologi adalah buatan barat , jadi tidak baik mengikuti budaya barat,,,ok,,,,sebagaian besar tehnologi memang buatan barat, tapi selama itu mengguntungkan buat pendidikan,,,,,KENAPA TIDAK,,,,,yang baik-baik nya saja lah,,,,,,yang perlu diambil,jadi kembali kepermasalahan semulah,,alangkah baik nya pendidik mengguasai berbagai media guna menunjang jalan nya pendidikan, karena samakin berkembang nya zaman, berkembang pula tehnologi dan pendidikan
    semoga dengan hal ini, saya semakin giat belajar dan senantiasa belajar akan penting nya tehnologi,,,AMIN,,,,,,
    WASSLAMUALIKM,,,,,,wr ,,,,wb
    IRMA FACHRIANI/PAI/3D/2010

  250. Asslamu’alaikum..wr.wb
    bapak dosen yang terhormat, menanggapi dari pertanyaan bapak tentang “apakah saya guru yang modern atau primitif?? setiap orang tentu menginginkan dirinya itu tidak ketinggalan dengan orang lain atau bisa dikatakan tidak mau ketinggalan zaman, jadi pilihan yang pasti saya berikan adalah ingin menjadi guru yang modern karena untuk saat ini saya sedang berproses untuk menjadi, bukan sudah menjadi. bukan hanya tidak mau ketinggaln zaman saja, tetapi juga saya ingin merubah dari sisi yang baik menjadi sisi yang lebih baik lagi atau perlu yang terbaik…..
    dari pemaparan bapak tentang orang yang primitif dan modern, kaitannya dari baju dan media pengajaran yang keduanya adalah sebagai suatu perantara. saya berfikir bahwa antara orang-orang primitif dan modern itu tidak beda jauh pemikirannya yaitu mereka sama-sama ingin menggunakan sesuatu. yang membedakan mereka hanya cara melakukan yang menurut masing-masing dianggap paling baik, memang orang modern itu lebih cepat cara berfikirnya yang bisa menghasilkan alat-alat canggih (tekhnologi) sedangkan orang primitif jauh ketinggalan cara berfikirnya mungkin karena disebabkan tidak ada perantara yang belum merubah cara berfikir mereka. tetapi walaupun demikian orang modern juga dulunya adalah orang primitif, yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. dan oarng primitif juga akan sebaliknya. itu semua tergantung suatu perantara yang bisa merubahnya.
    semoga saya termasuk perantara itu dan semoga saya menjadi guru yang modern dan tentunya bermanfaat. Amin,,,,
    hanya itu komentar dari saya,,..
    Wasslamu’alaikum…wr.wb

  251. Menurut saya, sejak dulu hingga sekarang itu tidak ada yang namanya guru primitif ataupun modern. Gimana tidak? karena guru itu harus menjalani tugasnya haruslah melihat situasi dan kondisi. baik dari problem sekolah dimana dia mengajar dan juga kondisi anak yang dia didik. Apalagi setelah membaca artikel ini, hati siapa yang tak kasihan melihat kondisi seperti itu???
    Zaman sekarang memang sudah maju. banyak alat-alat teknologi yang bisa digunakan untuk mempermudah segala kegiatan kita. Contohnya seperti komputer, LCD, protector, laptop dan lainnya yang bisa dijadikan sebagai alat yang mempermudah kita dalam mengajar. Sekolah-sekolah Negri dan sekolah Internasional sudah biasa dalam menggunakan alat-alat seperti itu. Tetapi, lain halnya dengan sekolah-sekolah Swasta dan sekolah yang diperdalaman. Mereka yang sekolah di sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman jarang sekali ada yang menggunakan alat-alat teknologi.
    Sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman terkadang kurang adanya fasilitas yang memadai dan juga kesejahteraan guru yang kurang diperhatikan. Bukan itu saja, terkadang murid-muridnya yang belajar juga merasakan kurangnya biaya atau modal untuk mereka bersekolah. Seperti tidak memiliki uang untuk bayaran, pakaian yang seadanya, alat sekolah yang kurang dan lain-lain. Namun mereka tetap bersekolah dengan tekad yang kuat dan keinginan yang besar untuk terus bersekolah.
    Jadi yang namanya seorang guru itu jangan suka mendokrin dirinya, klo dia adalah guru modern atau ingin menjadi guru modern. Karena seseorang guru itu harus harus mempunyai rasa kepedulian kepada semua orang. Dan seorang guru harus memiliki rasa keikhlasan pada dirinya dalam mengajari anak didiknya serta mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati.

  252. asalamualaikum Wr.Wb
    semua guru pastinya ingin menjadi guru yang profesional yang mencakupi kompetensi kepribadian, profesional, pedagogik, dan sosial. namun, saaat ini jarang sekali ada guru yang profesional. karena kurangnya penghargaan yang di dapat oleh guru. akan tetapi pada saat ini pemerintah sedang mewngupayakan penghargaan yang lebih besar untuk profesi guru dengan dibuatnya undang-undang guru dan dosen.
    sesuai dengan pertanyan yang bapak berikan tentunya saya pribadi tentunya saya ingin menjadi guru yang modern karena menurut saya guru yang modern adalah guru yang dapat menyesuaikan kurikulum pembelajaran dengan perkembangan jaman, juga mampu menyesuaikan media apa saja yang dia butuhkan sebelum ia memasuku kelas. apalagi di jaman sekarang ini seorang guru harus lebih kreatif dan dapat mengikuti perkembangan jaman. seorang guru harus menguasa ilmu-ilmu informatika, bahasa dan ilmu-ilmu yang lainnya walaupun itu bukan dalam bidangnya, seorang guru yang modern di akan lama berfikir apakah saya harus mempelajari ilmu trsebut dan apakah ilmu itu bermanfaat bagi dirinya, guru yang modern akan mempelajari semu ilmu karena ia berfikir bahwa ilmu itu sangat penting, walaupun pada saat itu belum bermanfaat tapi ia beroikir suatu saat nanti saya akan membutuhkan ilmu itu. maka dari itu untuk mencapai guru yang modern saya akan berusaha agar menjadi guru yang profesional yang mana dapat menggunakan media pembelajaran agar proses trnsfermasi ilmu lebih mudah di tangkap oleh para murid, sebuah media bukan hanya alat yang bisa membantu kita dalam proses pembelajaran akan tetapi nasehat yang kita lontarkan di depan siswa itupun bisa disebut dengan media, dalam hal inilah yang disebut guru yang profesional dimana seorang guru mampu mengkondisikan dan memahami situasi di dalam ataupun di luar kelas, dan guru yang modern harus bisa menciptakan sesuatu yang mampu memahamkan siswa denag cepat, dalam artian ketika kondisi sekolah yang kurang memungkinkan dalam hal sarana dan prasarana guru yang profesional mampu menciptakan media pembelajaran jadi tidak ada alasan untuk seorang guru yang bulum bisa berkretif yang disebabkan oleh kondisi sekolah yang kurang memadai dalam sarana dan prasarana. makadari itu saya bukan hanya inginmenjadi guru yang modern akan tetapi saya ingin menjadi guru yang modern juga guru yang profesional.

  253. Maaf pak saya lupa mencantumkan identitas saya.
    terimakasih. wassalam.
    HIKMAH NURLAILA PAI 3D 2010

  254. Assalamu’alaikum,,,
    Menanggapi tentang pertanyaan apakah saya guru primitif atau modern, saya mendefinisikan bahwa guru primitif adalah guru yang jauh dari teknologi. Terus terang saya langsung mengingat-ingat apa saja bagian dari teknologi yang telah saya kuasai. Dan ternyata masih sedikit pengetahuan saya tentang ‘IT’, namun bukan berarti saya buta ataupun menutup mata terhadap teknologi.
    Saya menyadari bahwa bagaimana pun saat ini kita hidup di era globalisasi yang hampir semua tenaga manusia dapat digantikan oleh mesin, sehingga orang berlomba-lomba dalam berkarier/bekerja. Dan semua ingin yang instant, tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga dan waktu dalam bekerja.
    Sebagai seorang calon guru PAI, saya melihat peluang yang sangat besar dalam penggunaan teknologi terhadap perkembangan karier saya nantinya. Banyak hal-hal pengajaran yang sifatnya materi pembelajaran yang dapat disampaikan dengan menggunakan kaset/DVD, komputer/laptop, layar LCD, dll. Jadi, dapat mempersingkat waktu dalam menerangkan pelajaran, sehingga sisa waktu yang ada dapat digunakan untuk membimbing dan mendidik siswa secara diskusi ataupun sharing antara siswa dan guru. Menurut saya hal seperti itu dapat menghilangkan kesenjangan antara guru dan siswa, namun bukan berarti menghilangkan nilai sopan-santun antara guru dan siswa.
    Sehingga saya menyimpulkan bahwa saya adalah guru modern, namun masih harus banyak belajar tentang teknologi agar bisa memanfaatkan teknologi dengan sebaik mungkin.
    Wassalamu’alaikum,,,

  255. assalamu’alaikum wr. wb.
    saya telah membaca artikel Bpa tentang “apakah anda guru primitif atau modern”
    Pada perkembangan zaman seperti saat ini, banyak sekali yang menggunakan alat- alat teknologi seperti komputer, leptop, protector dll dalam mengerjakan sesuatu. Begitu pun dalam mengajar. Mengajar dengan menggunakan alat teknologi seperti itu, maka system mengajar akan lebih mudah dilaksanakan dan lebih mudah dimengerti oleh peserta didik.
    Tpi bagaimana system mengajar yang ada di desa perdalaman, yang kurang akan fasilitas dan lingkungan yang kurang memadai, apakah di sana memakai alat-alat media juga? , jarang sekali yang menggunakan alat-alat seperti itu dalam mengajar karna fasilitas yang kurang memadai.
    Berbeda dengan pengajar yang ada di kota-kota yang sudah mengenal dengan teknologi-teknologi yang ada pada zaman sekarang dan dengan adanya fasilitas dan lingkungan yang memungkinkan untuk menggunkannya, tetapi menurut saya ga semua pengajar bisa menggunakannya, bahkan ada pula yang kurang mengerti dalam menggunakannya di bandingkan anak muuridnya yang sangat lihai dalam menggunakannya, jadi tidak semua guru yang ada di kota yang sudah mengenal akn teknologi itu adalah guru modern..
    Dan menurut saya, saya adalah seorang yang hidup di zaman modern tetapi belum bisa menjadi seorang guru yang modern, karena belum semua teknologi-teknologi yang ada pada zaman sekarang saya kuasai, tetapi saya ingin menjadi guru yang modern agar memudahkan saya dalam mengajar, maka dari itu saya akan berusaha untuk menjadi seorang guru yang modern.

  256. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

    Dalam wacana ini saya berpendapat bahwa, guru yang bijak adalah guru yang mampu mendidik dan menyampaikan ilmu nya kepada murid dengan baik terlepas dari apakah ia guru modern atau primitif.
    di era teknologi ini banyak fasilitas IT yang di tawarkan untuk menjadi media dalam proses belajar mengajar.
    semua alat-alat teknologi tersebut yang di tawarkan menjadikan guru dalam mendidik dan menyampaikan ilmu kepada murid menjadi lebih mudah dan lebih cepat (bagi yang mampu mengunakan alat-alat teknologi tersebut).
    dan dari pertanyaan di atas jawaban yang paling tepat untuk saya adalah guru “modern yang sedikit primitif”.
    dikarnakan saya melihat dari pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang fase nya berbeda-beda.
    ada kalanya saya menggunakan media teknologi dan adakala nya saya tidak menggunakan media teknologi dalam mendidik dan menyampaikan ilmu kepada ilmu,
    sebab, murid yang di jenjang Taman kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) kebutuhan nya berbeda dengan murid yang berada di jenjang Sekolah Menengan pertama (SMP),

    والسلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

  257. Assalamualikum wr wb…
    yang terhormat Bapak Zamris, menanggapi pertanyaan dri bapak tentang “Apakah Saya guru modern atau primitif ? menurut persepsi saya, modern atau primitifnya seorang guru itu dlhat dari pola pkir sang guru dan bagaimna seorang gru itu melakukan sebuah transfer ilmu kepada pserta didiknya, bkan hnya drpada media (baca:alat) saja, ketika saya mengajar dengan mnegunakan pla pkir yang bnar dngan pnympain yang tpat kpada psrta didik, baik itu dngan mgtahui kdar atau krakter dari stiap pserta didik kita atapun dngan mtode2 tpat yang lain, maka sya adalh guru yang modern pda saat itu, akan tetapi ktika saya hanya mngajar brdasrkan ego (baca:Mood) saja mka sya trmasuk kdlam glongan gru yang prmitif yag hnya ingin mmksakan khndak dri sndri kpada orang lain dalam hal ini pserta didik.
    Bpak dsen yg sya hrmati, inlah tnggpan dri mhsswa bpak yang kra’a pabila slah mhon dkreksi, trima kash. wassalammm….

  258. Assalamualaikum…
    menanggapi pertanyaan bapak tentang guru moderen atu guru primitif kah Anda???

    melihat dari penjelasan bapak diatas, tentu dan pastinya saya menginginkan menjadi seorang guru yang modern.. dilihat dari perkembangan zaman saat ini yang semakin pesat, tentu kita harus berpikir modern agar tidak ketinggalan zaman. menurut saya pribadi modern atau primitif kah seorang guru itu tergantung pada situasi dan kondisi. adakalnya seorang guru itu primitif dan modern. misalnya, karena saya berada di daerah jakarta yang sangat modern ini tentu pila pikir saya akan mengikuti dimana saya berada. mungkin kalau saya berada di daerah yang masih primitif pun pola pikir saya sama seperti itu. akan tetapi saya berusaha untuk menjadi seorang guru yang profesional. amien….

    hidup itu pilihan, maka secara gamblang saya memilih menjadi seorang guru yang modern. modern dalam artian yang positif, yang bisa menjadikan generasi generasi yang unggul. amin…
    mungkin cukup sekian komentar dari saya..
    wassalamualaikum….

  259. kalau pertanyaan yang diajukan kepada saya semacam ini, tentunya yang akan saya katakan pertama kali adalah bahwa seorang guru harus memilki banyak kompetensi, termasuk kompetensi di dalam bidang media tekhnologi. karna pada zaman sekarang ini seseorang sangat membutuhkan alat yang bisa menyampaikan apa yang ingin disampaikan tanpa susah payah mengucapkannya, seperti yang bapak praktekkan pada proses pembelajaran di sekolah-sekolah atau di perguruan tinggi. hal ini tentunya dapat membantu sekali. oleh karna itu seharusnya kepada para calon guru untuk bisa mencontoh seperti yang bapak lakukan karna ini adalah sebuah upaya yang memadukan antara ilmu pengetahauan dengan media tekhnologi yang sedang gencar-gencarnya saat ini.
    sebab kalau seandainya kita tidak memanfaatkannya itu artinya tidak ada bedanya dengan guru primitif yang selalu mengandalkan kapur sebagai alat tulis sedangkan sudah banyak prasarana modern seperti laptop yang bisa digunakan untuk alat tulis juga. kenapa ada alat yang sedemikian canggihnya sedangkan tidak dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. jadi karna alasan ini guru modernlah yang saya pilih sebagai jalan hidup dalam mengarungi kehiduoan yang serba globalisasi ini.
    ahmad harun ar-rasyid, PAI 3D, 2010

  260. Ass.
    Sebenarnya mau menjadi guru primitif atau guru modern juga sama saja yang penting kita bisa menympaikan materi kepada murid yang baik dan mudah difahami tetapi berhubung dengan perkembangan zaman, tekhnologi semakin modern, semua serba modern, maka sudah banyak para pendidik yang memanfaatkan alat tekhnologi tersebut, kalau boleh saya memilih, saya ingin menjadi guru yang primitif tapi modern, penyampaiannya mudah difahami dan bisa diperjelas dengan memanfaatkan alat tekhnologi secara modern. karena belajar hanya mengandalkan materi dalam bentuk ceramah saja itu sangat membetekan,kan kalau materinya ada prakternya pun juga ada, jadi bisa menggunakan dua-duanya, kan lebih asyik dan jelas.
    wassalam

  261. Sebenarnya mau menjadi guru primitif atau guru modern juga sama saja yang penting kita bisa menympaikan materi kepada murid yang baik dan mudah difahami tetapi berhubung dengan perkembangan zaman, tekhnologi semakin modern, semua serba modern, maka sudah banyak para pendidik yang memanfaatkan alat tekhnologi tersebut, kalau boleh saya memilih, saya ingin menjadi guru yang primitif tapi modern, penyampaiannya mudah difahami dan bisa diperjelas dengan memanfaatkan alat tekhnologi secara modern. karena belajar hanya mengandalkan materi dalam bentuk ceramah saja itu sangat membetekan,kan kalau materinya ada prakternya pun juga ada, jadi bisa menggunakan dua-duanya, kan lebih asyik dan jelas.
    wassalam

  262. assalaamu’alaikum Wr.Wb ….
    saya akan menanggapi pertanyaan dari bapak mengenai “apakah anda guru modern atau guru atau guru primitif ?”
    menurut saya, memang sekarang teknologi sudah berkembang sehingga memudahkan dan sangat membantu setiap orang untuk melakukan apapun dengan tidak membuang-buang waktu,cepat,dan praktis. sebagai calon seorang guru khususnya SAYA, suatu saat saya akan menjadi guru, saya ingin menjadi guru yang modern dengan menggunakan dan memanfaatkan teknologi sebagai media untuk mengajar dan mendidik, tetapi dengan adanya media saya tidak ingin menjadi guru yang menjerumuskan pada hal-hal yang negatif. justru karena media tersebut saya ingin menjadikan murid mencintai teknologi tentunya dengan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. oleh karena itu jika kita menjadi guru yang modern, tentunya juga sebagai guru harus memperhatikan baik/buruk dari kemajuan teknologi yang akan
    berdampak pada kita semua yang menggunakannya.
    jadi dengan adanya pertanyaan dari bapak ini, maka saya menjawab ya saya jadi guru modern karena dengan berkmbangnya teknologi yang semakin pesat maka dimanfaatkannya media-media tersebut sebagai pengantar dari segala sistem pembelajaran.

    Husnawati Ahmad PAI 3D 2010

  263. ass
    maaf pa sebelumnya yang di atas ini salah nim
    Sebenarnya mau menjadi guru primitif atau guru modern juga sama saja yang penting kita bisa menympaikan materi kepada murid yang baik dan mudah difahami tetapi berhubung dengan perkembangan zaman, tekhnologi semakin modern, semua serba modern, maka sudah banyak para pendidik yang memanfaatkan alat tekhnologi tersebut, kalau boleh saya memilih, saya ingin menjadi guru yang primitif tapi modern, penyampaiannya mudah difahami dan bisa diperjelas dengan memanfaatkan alat tekhnologi secara modern. karena belajar hanya mengandalkan materi dalam bentuk ceramah saja itu sangat membetekan,kan kalau materinya ada prakternya pun juga ada, jadi bisa menggunakan dua-duanya, kan lebih asyik dan jelas.
    wassalam

  264. Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.
    kepada bapak Zamris Habib Yang terhormat,
    menanggapi artikel yang telah bapak tulis, muncul dari perasaan saya, yang kemudian ditindak lanjuti dengan sikap saya dalam berfikir. iya ya apakah sya guru modren pa primitif ya? boleh saya akui bahwa diri saya pribadi, dengan namanya komputer kurang begitu memahami. saya terkadang timbul perasaan. bener ya berarti saya guru primitif. di era yang sekarang begitu hebatnya, tetapi belum bisa mengikuti perkembangan zaman.
    disamping kuliah, saya tinggal dipesantren, yang disana saya mengajar sesuai dengan kemampuan saya. setelah melihat artikel yang bapak tulis, hati ini terketuk untuk menjadi yang lebih baik. yang selama ini saya mengajar biasa2 saja, tidak ada perkembangan, terlebih didalam mengaplikasikan komputer. tetapi dengan kekurang pahaman saya dalam hal itu, memicu saya untuk menjadi yang terbaik, yakni untuk menjadi guru yang modren, profesional sehingga dapat mentransfer ilmu yang yang saya miliki terhadap siswa siswi. saya ingat pesan guru saya, ketika saya duduk dibangku smp, beliau berkata: dalam hidup ini kita harus memiliki JENGKOL terhadap pribadi kita (Jenius, Gaul, Kreatif, Original, Luwes) itulah yang sampai sekarang saya pegang.
    tetapi dalam keadaan saya yang berkeinginan untuk menjadi guru modren, saya tidak lepas daripada mengikuti contoh penyampaian guru-guru saya yang dipesantern khussnya, yang menyampaikan dengan gaya yang mungkin terbilang primitif, namun bagi saya, semua itu merupakan suatu metode yang harus dilestarikan. dan dipadukan dalam era sekarang ini. sekian
    Al faqier (Sandy Meylaz 3dPAI2010)
    WASSALAM……………..

  265. ass
    sebelumnya maaf pak yang di atas salah nim
    Sebenarnya mau menjadi guru primitif atau guru modern juga sama saja yang penting kita bisa menympaikan materi kepada murid yang baik dan mudah difahami tetapi berhubung dengan perkembangan zaman, tekhnologi semakin modern, semua serba modern, maka sudah banyak para pendidik yang memanfaatkan alat tekhnologi tersebut, kalau boleh saya memilih, saya ingin menjadi guru yang primitif tapi modern, penyampaiannya mudah difahami dan bisa diperjelas dengan memanfaatkan alat tekhnologi secara modern. karena belajar hanya mengandalkan materi dalam bentuk ceramah saja itu sangat membetekan,kan kalau materinya ada prakternya pun juga ada, jadi bisa menggunakan dua-duanya, kan lebih asyik dan jelas.
    wassalam

  266. assalamualaikum warohmatullah..
    saya akan menjawab dari pertanyaan bapak ” apakah anda guru primitif atau modern? “. saya sebagai seorang calon guru dan semua orang tentu ingin menjadi guru yang modern. Sebab seorang guru yang modern pasti akan mampu medidik dan menggunakan media pengajaran dengan baik sesuai dengan perkembangan iptek pada kemajuan zaman sekarang ini. jadi jawaban saya tentu saya mengiginkan menjadi guru yang modern karna saya masih dalam proses menuju ketahap tersebut. maka dari itu saya berusaha menjadi seorang guru modern yang mempunyai kemampuan yang profesional.

  267. assalamualaikumm wr wb…
    kpd bapak dosen yang saya hormati,
    setelah membaca kisah yang telah di ceritakan oleh bpk dosen
    dan mengenai pertanyaan ” apakah saya termasuk guru yang modern atau primitiv?
    maka semua itu dapat saya jawab dengan kepribadian dri saya sndiri.
    selama ini saya selalu menggunakan waktu saya untk kegiatan yang kurang bermanfaat, di rumah saya lebih banyak bermain dari pada belajar.
    saya sadar akan semua itu, namun setelah saya membaca kisah yang di ceritakan bapak, maka mulai hari ini saya akan berubah, tentu sya akan lebih lagi menggunakan wktu sya untuk hal yg lbih bermanfaat lagi.
    di samping membaca, sya juga akan mmpelajari bagaimana cra mentransfer ilmu yg sudah saya dapat kpada anak didik,
    tentu juga dengan cara mmpelajari media nya, agar anak didik saya, kelak dapat memahami pelajaran yang saya sampaikan.
    dengan ini saya menyatakan bahwa saya termasuk calon guru yang mengarah ke modern.
    demikianlah komentar yang dapat saya sampaikan, kurang lebih nya mohon maaf, wassalaam…

  268. Assalammualaikum wr.wb
    setelah membaca wacana ini, saya berpendapat bahwa seiring perkembangan zaman, guru yang dibutuhkan pada zaman seperti sekarang ini adalah guru modern dengan kriteria seperti yang bapak zamrishabib kemukakan. namun kenyataannya pada saat ini masih banyak guru yang mengajar seperti kriteria guru primitive yang bapak uraikan. yang hanya mengajar dengan metode-metode yang monoton, yang tidak selalu memperhatikan kesesuaian antara cara pengajaran dengan materi yang akan diajarkan. sehingga materi yang diajarkan tidak mudah diserap oleh kebanyakan peserta didik. sedangkan apabila kita berprinsip seperti kriteria guru modern yang bapak kemukakan, mungkin kebanyakan peserta didik dapat menyerap materi yang diajarkan, karena pentransferannya tidak membosankan.
    saya pribadi menyadari bahwa saya sendiri masih seperti guru primitive dikarenakan belum dapatnya memanfaatkan dan bertindak kreatif dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik. namun saya akan mentransfer ilmu dengan cara yang saya bisa. mungkin diawali dengan memanfaatkan program-program yang ada di microsoft office seperti microsoft power point saya akan dapat berkembang menjadi guru modern. saya sadar itu masih jauh dari kriteria guru modern. jadi saya memfonis diri saya sendiri sebagai guru primitive yang akan berusaha menjadi guru modern dengan berpikir kreatif dan inovatif dalam menyesuaikan metode dan materi yang akan diajarkan kepada peserta didik.

  269. Assalammualaikum wr.wb
    setelah membaca wacana ini, saya berpendapat bahwa seiring perkembangan zaman, guru yang dibutuhkan pada zaman seperti sekarang ini adalah guru modern dengan kriteria seperti yang bapak zamrishabib kemukakan. namun kenyataannya pada saat ini masih banyak guru yang mengajar seperti kriteria guru primitive yang bapak uraikan. yang hanya mengajar dengan metode-metode yang monoton, yang tidak selalu memperhatikan kesesuaian antara cara pengajaran dengan materi yang akan diajarkan. sehingga materi yang diajarkan tidak mudah diserap oleh kebanyakan peserta didik. sedangkan apabila kita berprinsip seperti kriteria guru modern yang bapak kemukakan, mungkin kebanyakan peserta didik dapat menyerap materi yang diajarkan, karena pentransferannya tidak membosankan.
    saya pribadi menyadari bahwa saya sendiri masih seperti guru primitive dikarenakan belum dapatnya memanfaatkan dan bertindak kreatif dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik. namun saya akan mentransfer ilmu dengan cara yang saya bisa. mungkin diawali dengan memanfaatkan program-program yang ada di microsoft office seperti microsoft power point saya akan dapat berkembang menjadi guru modern. saya sadar itu masih jauh dari kriteria guru modern. jadi saya memfonis diri saya sendiri sebagai guru primitive yang akan berusaha menjadi guru modern dengan berpikir kreatif dan inovatif dalam menyesuaikan metode dan materi yang akan diajarkan kepada peserta didik.
    Ari Zaid PAI 3D2010

  270. Terima kasih sebelumnya,
    Saat ini saya masih merasa bahwa saya masih termasuk golongan guru primitif, karena memang itu yang masih saya rasakan saat ini, dimana saya mentransfer pengetahuan saya terhadap peserta didik masih melalui face to face & belum memakai alat bantu penyampaian pembelajaran moderen sampai saat ini, itu semua terbentur dengan keadaan saya sekarang juga terhadap lingkungan tempat dimana saya melakukannya, namun saya yakin saya bisa menjadi guru yang moderen untuk peserta didik saya kedepannya, saya merasa yakin seperti ini karena saat ini saya sedang berada dalam ruang lingkup pembelajaran untuk menjadi guru yang moderen, tidak hanya terbatas pada ruang lingkup saja, namun itu semua didorong oleh keinginan yang kuat dari diri saya pribadi & usaha yang continue dalam proses menjadi guru yang moderen nanti pada saatnya, terlebih kepada mata kuliah media pengajaran yang mempunyai andil besar untuk mengantarkan mahasiswanya menjadi guru yang moderen, walau pun itu semua kembali kepada respon mahasiswa itu sendiri.
    Untuk menjadi guru yang moderen, tentu tidak mudah prosesnya, tapi tidak juga sulit untuk mencapainya, mengapa demikian..? kita sering melihat kecendrungan mahasiswa pada setiap harinya, entah itu dalam ruang lingkup kelas, organisasi, juga pada tempat santai mereka, secara tidak langsung kita dapat menilai usaha mereka dalam mencapai sesuatu demi masa depannya, hal itupun sebenarnya adalah gambaran pembentukan karakternya terhadap dirinya dimasa mendatang, oleh karenanya menjadi guru yang moderen berarti harus dipupuk dari saat mereka menjadi peserta didik, hingga akhirnya mereka mampu mengaplikasikannya pada saat mereka mempunyai peserta didik.
    terima kasih.
    Didin,sirojudin 3D PAI 2010

  271. Assalamualaikum.wr.wb
    setelah membaca wacana ini, saya berpendapat bahwa seiring perkembangan jaman saat ini.guru yang di butuhkan pada jaman sekarang yaitu guru modern,meskipun masih bayak guru yang mengajar seperti kriteria guru premitip,yang mengajarkan secara monoton sehingga materi yang bdi ajarkan tidak mudah di serap oleh peserta didik.
    mengwpenai pertanyaan bapak”apakah anda guru premitif atau modern”? setelah saya membaca artikel bapak saya berfikir apakah saya guru premitif atau modern,karna saya sendiri kurang bisa masalah komputer,saya pribadi menyadari masih seperti guru premitif tapi saya akan teruz berusaha untuk menjadi seorang guru modern yang berpikir kreatif dan inopatif,dan tidak mengajar denagan metide-metode yang monoton,dan dapat mengajarkan materi yang di ajarkan kepada peserta didik sehingga peserta didik dapat mencerna materi yang saya ajarkan.

  272. Assalamu’alaikum W. Rb.
    Menurut saya, sejak dulu hingga sekarang itu tidak ada yang namanya guru primitif ataupun modern. Gimana tidak? karena guru itu harus menjalani tugasnya haruslah melihat situasi dan kondisi. baik dari problem sekolah dimana dia mengajar dan juga kondisi anak yang dia didik. Apalagi setelah membaca artikel ini, hati siapa yang tak kasihan melihat kondisi seperti itu???
    Zaman sekarang memang sudah maju. banyak alat-alat teknologi yang bisa digunakan untuk mempermudah segala kegiatan kita. Contohnya seperti komputer, LCD, protector, laptop dan lainnya yang bisa dijadikan sebagai alat yang mempermudah kita dalam mengajar. Sekolah-sekolah Negri dan sekolah Internasional sudah biasa dalam menggunakan alat-alat seperti itu. Tetapi, lain halnya dengan sekolah-sekolah Swasta dan sekolah yang diperdalaman. Mereka yang sekolah di sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman jarang sekali ada yang menggunakan alat-alat teknologi.
    Sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman terkadang kurang adanya fasilitas yang memadai dan juga kesejahteraan guru yang kurang diperhatikan. Bukan itu saja, terkadang murid-muridnya yang belajar juga merasakan kurangnya biaya atau modal untuk mereka bersekolah. Seperti tidak memiliki uang untuk bayaran, pakaian yang seadanya, alat sekolah yang kurang dan lain-lain. Namun mereka tetap bersekolah dengan tekad yang kuat dan keinginan yang besar untuk terus bersekolah.
    Jadi yang namanya seorang guru itu jangan suka mendokrin dirinya, klo dia adalah guru modern atau ingin menjadi guru modern. Karena seseorang guru itu harus harus mempunyai rasa kepedulian kepada semua orang. Dan seorang guru harus memiliki rasa keikhlasan pada dirinya dalam mengajari anak didiknya serta mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati.

  273. Assalamualaikum.wr.wb
    setelah membaca wacana ini, saya berpendapat bahwa seiring perkembangan jaman saat ini.guru yang di butuhkan pada jaman sekarang yaitu guru modern,meskipun masih bayak guru yang mengajar seperti kriteria guru premitip,yang mengajarkan secara monoton sehingga materi yang bdi ajarkan tidak mudah di serap oleh peserta didik.
    mengwpenai pertanyaan bapak”apakah anda guru premitif atau modern”? setelah saya membaca artikel bapak saya berfikir apakah saya guru premitif atau modern,karna saya sendiri kurang bisa masalah komputer,saya pribadi menyadari masih seperti guru premitif tapi saya akan teruz berusaha untuk menjadi seorang guru modern yang berpikir kreatif dan inopatif,dan tidak mengajar denagan metide-metode yang monoton,dan dapat mengajarkan materi yang di ajarkan kepada peserta didik sehingga peserta didik dapat mencerna materi yang saya ajarkan.meskipun tuk menjadi seorang guru modern itu tidak mudah saya akan terus berusaha untuk menjadi guru yang modern yang dapat memanfaatkan teknologi yang berkembang pada saat ini dalam media pembelajaran.
    BURHANUDDIN PAI3D2010

  274. Maaf pak, saya lupa mencantumkan nama, kelas dan jurusan.
    Qurrotul ‘Uyun 3B PAI 2010

  275. Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Menurut saya, sejak dulu hingga sekarang itu tidak ada yang namanya guru primitif ataupun modern. Gimana tidak? karena guru itu harus menjalani tugasnya haruslah melihat situasi dan kondisi. baik dari problem sekolah dimana dia mengajar dan juga kondisi anak yang dia didik. Apalagi setelah membaca artikel ini, hati siapa yang tak kasihan melihat kondisi seperti itu???
    Zaman sekarang memang sudah maju. banyak alat-alat teknologi yang bisa digunakan untuk mempermudah segala kegiatan kita. Contohnya seperti komputer, LCD, protector, laptop dan lainnya yang bisa dijadikan sebagai alat yang mempermudah kita dalam mengajar. Sekolah-sekolah Negri dan sekolah Internasional sudah biasa dalam menggunakan alat-alat seperti itu. Tetapi, lain halnya dengan sekolah-sekolah Swasta dan sekolah yang diperdalaman. Mereka yang sekolah di sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman jarang sekali ada yang menggunakan alat-alat teknologi.
    Sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman terkadang kurang adanya fasilitas yang memadai dan juga kesejahteraan guru yang kurang diperhatikan. Bukan itu saja, terkadang murid-muridnya yang belajar juga merasakan kurangnya biaya atau modal untuk mereka bersekolah. Seperti tidak memiliki uang untuk bayaran, pakaian yang seadanya, alat sekolah yang kurang dan lain-lain. Namun mereka tetap bersekolah dengan tekad yang kuat dan keinginan yang besar untuk terus bersekolah.
    Jadi yang namanya seorang guru itu jangan suka mendokrin dirinya, klo dia adalah guru modern atau ingin menjadi guru modern. Karena seseorang guru itu harus harus mempunyai rasa kepedulian kepada semua orang. Dan seorang guru harus memiliki rasa keikhlasan pada dirinya dalam mengajari anak didiknya serta mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati.

  276. assalamualaikum wr wb

    dua-duanya sama saja, keduanya bertugas untuk mencerdaskan murid2nya, tetapi
    menurut saya, guru yang baik itu adalah guru yang modern karena zaman ini sudah berkembang dan teknologi juga sudah maju dan guru2pun sudah hrus lebih modern lagi untuk mengajarkan murid2nya, contohnya dengan menggunakan fasilitas yang modern tentunya, sekarang ini masih banyak guru yang mengajarkan muridnya dengan cara yang modern, tapi demi mencerdaskan anak didikny guru harus menjadi pengajar yang modern.
    trima kasih..
    wassalam..

  277. Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Menurut saya, sejak dulu hingga sekarang itu tidak ada yang namanya guru primitif ataupun modern. Gimana tidak? karena guru itu harus menjalani tugasnya haruslah melihat situasi dan kondisi. baik dari problem sekolah dimana dia mengajar dan juga kondisi anak yang dia didik. Apalagi setelah membaca artikel ini, hati siapa yang tak kasihan melihat kondisi seperti itu???
    Zaman sekarang memang sudah maju. banyak alat-alat teknologi yang bisa digunakan untuk mempermudah segala kegiatan kita. Contohnya seperti komputer, LCD, protector, laptop dan lainnya yang bisa dijadikan sebagai alat yang mempermudah kita dalam mengajar. Sekolah-sekolah Negri dan sekolah Internasional sudah biasa dalam menggunakan alat-alat seperti itu. Tetapi, lain halnya dengan sekolah-sekolah Swasta dan sekolah yang diperdalaman. Mereka yang sekolah di sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman jarang sekali ada yang menggunakan alat-alat teknologi.
    Sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman terkadang kurang adanya fasilitas yang memadai dan juga kesejahteraan guru yang kurang diperhatikan. Bukan itu saja, terkadang murid-muridnya yang belajar juga merasakan kurangnya biaya atau modal untuk mereka bersekolah. Seperti tidak memiliki uang untuk bayaran, pakaian yang seadanya, alat sekolah yang kurang dan lain-lain. Namun mereka tetap bersekolah dengan tekad yang kuat dan keinginan yang besar untuk terus bersekolah.
    Jadi yang namanya seorang guru itu jangan suka mendokrin dirinya, klo dia adalah guru modern atau ingin menjadi guru modern. Karena seseorang guru itu harus harus mempunyai rasa kepedulian kepada semua orang. Dan seorang guru harus memiliki rasa keikhlasan pada dirinya dalam mengajari anak didiknya serta mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati.

  278. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Menurut saya, sejak dulu hingga sekarang itu tidak ada yang namanya guru primitif ataupun modern. Gimana tidak? karena guru itu harus menjalani tugasnya haruslah melihat situasi dan kondisi. baik dari problem sekolah dimana dia mengajar dan juga kondisi anak yang dia didik. Apalagi setelah membaca artikel ini, hati siapa yang tak kasihan melihat kondisi seperti itu???
    Zaman sekarang memang sudah maju. banyak alat-alat teknologi yang bisa digunakan untuk mempermudah segala kegiatan kita. Contohnya seperti komputer, LCD, protector, laptop dan lainnya yang bisa dijadikan sebagai alat yang mempermudah kita dalam mengajar. Sekolah-sekolah Negri dan sekolah Internasional sudah biasa dalam menggunakan alat-alat seperti itu. Tetapi, lain halnya dengan sekolah-sekolah Swasta dan sekolah yang diperdalaman. Mereka yang sekolah di sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman jarang sekali ada yang menggunakan alat-alat teknologi.
    Sekolah Swasta dan sekolah Pedalaman terkadang kurang adanya fasilitas yang memadai dan juga kesejahteraan guru yang kurang diperhatikan. Bukan itu saja, terkadang murid-muridnya yang belajar juga merasakan kurangnya biaya atau modal untuk mereka bersekolah. Seperti tidak memiliki uang untuk bayaran, pakaian yang seadanya, alat sekolah yang kurang dan lain-lain. Namun mereka tetap bersekolah dengan tekad yang kuat dan keinginan yang besar untuk terus bersekolah.
    Jadi yang namanya seorang guru itu jangan suka mendokrin dirinya, klo dia adalah guru modern atau ingin menjadi guru modern. Karena seseorang guru itu harus harus mempunyai rasa kepedulian kepada semua orang. Dan seorang guru harus memiliki rasa keikhlasan pada dirinya dalam mengajari anak didiknya serta mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati.

  279. Assalamu’alaikum W.r. Wb.

    Seiring dengan berkembangnya zaman, saat ini serbuhan globalisasi teknologi dan komunikasi merupakan salah satu unsur terpenting faktor yang mendukung proses terjadinya belajar mengajar di sekolah.
    Perkembangan yang terjadi ini bukanlah hal yang mengagetkan, sejak perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi yang canggih, materi globalisasi dengan deras masuk ke kebudayaan masyarakat perkotaan kita.
    Kembali kepertanyaan Bapak, apakah saya guru modern atau primitif ???
    Jawabannya adalah :
    Saya bisa menjadi guru modern, asalkan pemerintah mendukung majunya pola belajar mengajar di Indonesia, dengan cara melengkapi diri seorang calon guru dengan menyediakan sarana prasarana proses belajar mengajar.
    Memberikan sarana informasi seluas-luasnya terhadap guru, memberikan bimbingan teknologi dan komunikasi kepada guru.
    Dengan demikian seorang guru bisa dikatakan guru modern asalkan pemerintah dan negara mendukung majunya pendidikan dan menyediakan sarana dan prasarana bagi pendidik dan peserta didik.

    Wassalamu’alaikum wr. wb

    Putri Hidayati (109011000072)

  280. Menurut saya, saya adalah guru yang modern.
    Saya akan menggunakan media apa dalam pembelajaran ini?
    hanya buku kah? atau menggunakan media audio visual juga?
    Karena dalam pembelajaran zaman sekarang murid atau siswa akan lebih memperhatikan dan menarik jika mereka diajarkan bukan hanya monoton di dalam buku saja, tetapi melalui alat yang lebih modern yaitu alat audio visual.
    bukan hanya mencatat danmemberikan contoh yang biasa saja, tetapi dengan teknologi yang berkembang sekarang, saya harus mempersiapkan diri untuk lebih mengembangkan contoh-contoh yang akan diberikan kepada murid saya nanti dikelas.
    Oleh karena itu saya sebagai calon guru yang dituntut menjadi guru yang profesional, saya bukan hanya mengetahui materi dari buku saja, tetapi juga melalui internet dan info-info yang sedang berkembang atau up to date.
    Juga harus dapat menguasai alat-alat yang modern, agar tidak dikenal sebagai guru yang primitive.

  281. Assalamu’alaikum warahmatullah…..
    bismillahirrahmanirrahim.
    setelah saya membaca dan mencoba memahami artikel Bapak yang berjudul “Apakah anda guru primitif atau guru modern?”
    jika pertanyaan itu ditujukan kepada saya, tentu saja itu tergantung dengan sarana dan prasarana yang tersedia. pada saat ini, segala sesuatu bisa di dapat dan diakses dengan mudah. kemudahan di era globalisasi ini bukan hanya untuk para pendidik, tetapi peserta didik juga dapat dengan mudah menambah wawasan dan pengetahuan melalui internet.
    sarana dan prasarana yang tersedia sangat mempengaruhi seorang guru untuk bisa menjadi guru modern dan profesional atau primitif. guru yang mengajar di sekolah-sekolah yang terpenuhi sarana dan prasarananya, tentu sangat mudah untuk menjadi guru modern dengan menggunakan faasilitas yang tersedia.
    di samping hal diatas, keterampilan seorang guru juga sangat mempengaruhi dan bahkan menjadi faktor utama seseorang menjadi guru modern dan primitif. seorang guru yang mempunyai wawasan yang luas dan keterampilan yang memadai, tentu saja memiliki banyak peluang untuk dapat menjadi guru modern. bisa dan mampu mempergunakan fasilitas, membuat seseorang dengan mudah mengajar dan belajar dengan cara-cara yang tidak monoton, tidak membosankan. tetapi lebih menyenangkan, mudah dimengerti, lebih mampu mengeksplor bakat peserta didik dan lebih atraktif.
    tetapi, begitu pula sebaliknya.
    percuma saja sekolah memberikan fasilitas yang memadai tetapi gurunya tidak mempunyai keterampilan untuk mempergunakannya.
    terlepas dari itu semua, saya sebagai mahasiswi UIN Jakarta Fakultas Tarbiyah masih belajar dan berusaha untuk dapat menjadi guru yang modern dan profesional. Amiin.
    Alhamdulillah….
    Wassalamu’alaikum Warahmatullah.

  282. bismillahirrohmanirrohim.

    assalamu;alikum wr.wb,…..

    bila saya boleh mengomentari artikel “apakah saya guru modern atau primitif ??”
    menurut saya artikel bapak sangat menarik dan dapat memacu mahasiswa untuk agar lebih giat belajar dan belajar agar saya dapat bersaing di zaman modern sekarang dan tidak kebawa arus teknologi yang semaklin lama semakin maju,….

    dari sisi lain kalo kita lebih memahami artikel bapak bahwa masih banyak orang-oarng di desa pedalaman yang belum dapat mempelajari teknologi zaman sekarang sangat perlu di perhatikan, dan kita seharusnya yang tinggal dan belajar di daerah yang sangat modern seharusnya kita calon guru yang profesional berfikir secara kritis tentang media apa yang kita gunakan untuk mengajar, jangan hanya berfikir apa pelajaran ini pantas memakai media,.???,.

    oleh sebab pakailah media yang kita akan pilih untuk mengajar,….

    wassalamu’alikum wr.wb.,…

  283. Assalamu’alaikum wr. wb

    saya akan memberikan jawaban “Apakah anda seorang guru primitif atau modern?”
    saat ini saya belum mengetahui apakah saya ini guru primitif atau modern,, tapi setelah membaca artikel bapak dosen, saya termotifasi untuk menjadi guru yang modern. karena saat ini zaman semakin maju dan perkembangan iptek semakin canggih, dari anak kecil sampai orang dewasa sudah mengenal internet dan teknologi2 lainnya,, untuk itu sebagai perantara atau media mengajar di masa depan besar kemungkinan menggunakan teknologi2 yang canggih itu, anak2 zaman sekarang pemikirannya semakin kritis, jadi sebagai calon guru saya harus siap menjawab tantangan2 ya

  284. menurut saya…di zaman moderen sekarang ini guru itu harus menjadi pribadi yang modern, apalagi guru yang mengajar di kota2 besar seperti di jakarta atau guru2 yang mengajar di sekolah berbasis internasional. guru itu harus di tuntut mengerti mengunakan media2 elektronik untuk mengajar atau dia bisa berbahasa asing,seperti b.arab dan b.inggris. jadi, dalam mentransfer ilmu itu guru itu tidak hanya dengan omongan saja tpi harus ada cara2 yang lain,seperti menggunakan proyektor,laptop,dll. biar nantinya siswa tidak jenuh ketika sedang belajar.
    kesimpulan dari pendapat saya,,,sebagai calon guru kita harus menjadi guru profesional,moderen,mempunyai pribadi yang baik dan bisa disenangi oleh siswa dan berpengetahuan luas.

  285. Assalamualaikum wr.wb

    Menaggapi pertanyaan Bapak. Apakah saya guru modern atau primitif?

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut, karena saya hidup dizaman modern, maka dituntut untuk menjadi guru yang modern, karena sistem pembelajaran itu dilaksanakan secara langsung (praktek) sesuai dengan materi yang diajarkan. Apalagi dengan didukung berkembangnya IPTEK maka ilmu pengetahuan secara mudah dapat didapat, dipahami dan dimengerti oleh murid/siswa secara cepat, misalnya pada zaman sekarang ini pendidikan telah didukung dengan beraneka ragam media pembelajaran seperti halnya : Media komputer atau Laptop, internet, OHP dsb. sehingga media tersebut dapat mendukung proses berlangsungnya pendidikan demi mencerdaskan anak bangsa agar tidak ketinggalan zaman dan sehingga dapat membantu para guru untuk mempunyai strategi baru dalam sistem KBM. Guru modern itu harus mampu menjawab tantangan dan mengatasi suatu problem-problem yang ada dalam pendidikan. Tantangan itu diantaranya permasalahan-permasalahan yang ada saat ini, semakin maju tekhnologi yang ada, maka seorang guru itu harus lebih menguasai Iptek tersebut. dan berkembangnya ilmu pengetahuan menuntut guru harus mempunyai skill dan wawasan yang luas, demi meningkatkan kualitas guru-guru di Indonesia.

    Demikian komentar saya
    Terima kasih, wassalam………

  286. assalamu’alaikum wr. wb..
    menanggapi pertanyaan Bapak Zamris Habib selaku dosen mata kuliah Media Pengajaran tentang pertanyaan ” Apakah anda guru modern atau primitif?”.
    pada dasarnya seorang guru mempunyai tugas bukan hanya sebagai pengajar namun Ia juga mempunyai peran untuk mendidik, menciptakan generasi yang lebih baik dari dirinya (insyallah). namun seiring perkembangan zaman yang semakin pesat, guru dituntut menjadi seorang guru yang modern, tidak hanya sekedar menguasai bahan ajar namun juga bagaimana apa yang diajarkan itu dapat dipahami oleh anak didiknya. dari itu media pengajaran sangatlah penting, banyak media yang bisa digunakan, tidak harus yang berbau teknologi, diri ini pun bisa dijadikan media dalam pengajaran. dan media pengajaran pun haruslah sesuai dengan bahan ajar yang akan disampaikan nantinya.
    dalam hal ini saya belum berani berkata apakah saya guru modern, namun saya pun tidak ingin memponis diri ini bahwa saya guru yang primitif. karena saya akan terus belajar (dalam proses pembelajaran untuk menjadi guru modern) sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman saat ini.
    terima kasih, pertanyaan Bapak telah membuka pikiran saya untuk berpikir lebih mendalam tentang hakikat seorang guru. kurang lebihnya saya mohon maaf.
    wassalamu’alaikum wr.wb.

  287. Bismillahirrahmanirrahiim..
    Assalamualaikum. wr. wb
    saya akan mencoba memberi sedikit komentar mengenai pertanyaan “aku guru primitif atau modern?”

    Tidak ada salahnya menjadi guru primitif atau modern, hanya soal situasi dan kondisinya saja. Situasi dimana mungkin seorang guru tidak memerlukan media dalam mengajar suatu bidang studi, namun sepertinya kecil kemungkinan situasi tersebut akan terjadi, karena hampir semua mata pelajaran saat ini memerlukan media dalam proses belajar mengajar.

    Sehubungan dengan teknologi yang semakin maju dizaman sekarang ini yang tentunya sangat mendukung seorang guru dalam mengajar dan mendidik, kita sebagai calon guru atau yang sudah menjadi seorang guru dituntut untuk menjadi guru modern agar bisa mengarungi arus globalisasi yang suka tidak suka sudah memasuki segala sisi kehidupan kita, yaitu dengan menggunakan media pengajaran dalam proses belajar mengajar. Selain itu seorang guru juga harus mampu menggunakan media-media yang mendukung proses KBM tersebut.
    Tapi bagaimana dengan sekolah-sekolah yang sarana dan prasarananya kurang mendukung proses KBM misalnya?, kalau kondisinya seperti itu, seorang guru harus mampu memanfaatkan media yang terbatas untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam mengajar.

    Jadi, menurut saya, dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat dizaman sekarang ini, tidak ada alasan bagi seorang guru untuk terus menjadi guru primitif, mau tidak mau kita harus menjadi guru modern.

    Wassalamualaikum. wr. wb

  288. Assalamualaikum Wr. Wb…
    alhamdulillah atas nikmat yang Allah berikan sehingga kami semua bisa bertemu dengan bapak,
    menurut saya setiap guru pasti ingin menjadi guru modern dan dapat menguasai teknologi di jaman era globalisasi seperti ini supaya guru dapat memberikan yang terbaik kepada setip muridnya dan dapat dengan mudah dipelajari dengan berbagiam macam alat teknologi Dan menurut saya kata frimitip bukan lagi ditunjukan kepada orang yang tidak berbusana atau tidak bisa membaca dan menulis,karena jaman yang semakin lama semakin maju dan tuntutan guru dalam mengajar itu harus lebih maju lagi dengan menggunakan teknologi yang sudah ada pada jaman sekarang ini,bnyak guru yang belum memahami perkembangan. teknologi pengajaran jaman sekrang ini itu juga bisa disebut guru yang primitif karna belum mengetahui,maka oleh karena itu guru harus lebih ekstra lagi dalam menangkap perkembangan sekrang ini.
    wassalamualikum wr.wb
    Idrus firdaus 109011000065 3B 2010

  289. maaf pak tadi ada kesalahan.. tadi komentar saya belum selesai,, he..

    di masa yang akan datang sebagai guru harus memiliki wawasan yang luas,,
    walaupun ingin menjadi guru yang modern, tapi harus melihan sikon dahulu, apakah sarana dan prasarananya itu memadai,, sebagai guru saya akan bersikap fleksibel, tetapi tetap tegas, smart, kreatif dan menjadi guru yang menyenangkan…..

    insyaallah,, amin..

    wassalamu’alaikum wr.wb

  290. assalamu’alaikum wr.wb..

    Zaman terus berkembang begitu juga pola pikir dan pengetahuan tentang segala hal kita juga harus berkembang terutama masalah “Teknologi”.
    sebagai guru modern alangkah baiknya tidak buta terhadap teknologi alias gaptek!!
    bagaimana bangsa mau maju kalau para pendidik gaptek?, dan bagaimana dengan generasi-generasi muda kita!??. dan telah tercantum di Undang-Undang Dasar: tugas guru adalah mencerdaskan anak bangsa.
    memang saya tidak terlalu paham dengan teknologi, tapi saya juga tidak gaptek.
    menanggapi pertanyaan “Apakah Saya Akan Jadi Guru Modern Atau Tidak??”, YA!!!! saya akan menjadi guru Agama yang modern. biasanya orang-orang menganggap guru agama itu primitif!!, walaupun tidak semua guru agama itu primitif.
    ternyata mengajar dengan media atau alat peraga itu bisa membuat peserta didik lebih cepat menangkap, paham, dan menyerap pelajaran yang akan kita sampaikan. karena dalam mengajar, panca indra dan seluruh kesanggupan seorang anak perlu dirangsang, digunakan, dan dilibatkan. sehingga tak hanya mengetahui, melainkan dapat memakai dan melakukan apa-apa yang dipelajari.
    dan demikian dengan kita menguasai teknologi akan membuat para peserta didik lebih maju. MARI KITA MENCERDASKAN ANAK BANGSA!!

    wassalamu’laikum wr.wb..

  291. assalamu’alaikum wr.wb..

    sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kapada Bapak Zamris, karena dengan petanyaan dari Bapak pengetahuan saya semakin berkembang.
    Zaman terus berkembang begitu juga pola pikir dan pengetahuan tentang segala hal kita juga harus berkembang terutama masalah “Teknologi”.
    sebagai guru modern alangkah baiknya tidak buta terhadap teknologi alias gaptek!!
    bagaimana bangsa mau maju kalau para pendidik gaptek?, dan bagaimana dengan generasi-generasi muda kita!??. dan telah tercantum di Undang-Undang Dasar: tugas guru adalah mencerdaskan anak bangsa.
    memang saya tidak terlalu paham dengan teknologi, tapi saya juga tidak gaptek.
    menanggapi pertanyaan “Apakah Saya Akan Jadi Guru Modern Atau Tidak??”, YA!!!! saya akan menjadi guru Agama yang modern. biasanya orang-orang menganggap guru agama itu primitif!!, walaupun tidak semua guru agama itu primitif.
    ternyata mengajar dengan media atau alat peraga itu bisa membuat peserta didik lebih cepat menangkap, paham, dan menyerap pelajaran yang akan kita sampaikan. karena dalam mengajar, panca indra dan seluruh kesanggupan seorang anak perlu dirangsang, digunakan, dan dilibatkan. sehingga tak hanya mengetahui, melainkan dapat memakai dan melakukan apa-apa yang dipelajari.
    dan demikian dengan kita menguasai teknologi akan membuat para peserta didik lebih maju. MARI KITA MENCERDASKAN ANAK BANGSA!!

    wassalamu’laikum wr.wb..

  292. Guru modern atau primitif…?, sungguh pertanyaan yang sederhana tapi mempunyai arti yang sangat mendalam yang berkaitan dengan karakteristik seorang guru itu sendiri.
    bagi saya seorang guru adalah sosok yang memiliki kepribadian yang santun, sopan, dan bijak. sesuai dengan namanya, “GURU” digugu dan ditiru, guru dijadikan contoh tauladan bagi para murid-muridnya, tapi mengapa dikalangan sekarang ini timbul pertanyaan “aku guru modern atau primitif…?”.
    karna guru dijaman sekarang bukan lagi suatu yang berkewajiban mendidik para murid-muridnya, melainkan guru dijaman sekarang adalah profesi atau pekerjaan yang didalamnya hanya memberikan materi-materi pembelajaran. mengenai pertanyaan diatas dengan tegas saya jawab, bahwa saya adalah calon guru yang memiliki karakteristik primitif dengan kemampuan modern, mengapa demikian, karna guru primitif adalah guru yang menggunakan metode-metode lama, salah satunya sangat menyayangi murid-muridnya, sedangkan guru modern adalah guru yang memiliki jiwa profesional yang mengoptimalkan hasil kerjanya dengan lebih baik.

  293. assalamualikum Wr.Wb
    menurut pendapat saya, saya menjadi guru primitif atau modern di sesuaikan pada tempat saya mengajar. seandainya saya di tugaskan untuk mengajar di daerah pelosok desa yang minim dengan fasilitas mau tidak mau ya…saya menjadi guru primitif, mengajar dengan metode yang mudah di pahami dan media seadanya.
    bagi saya yang terpenting bukan medianya melainkan bagaimana saya menyampaikan dan mentransfer ilmu kepada anak didik saya.
    lain halnya ketika saya mengajar di kota besar dimana fasilitas tersedia dengan kumplit dan teknologi pun sudah berkembang pesat, jadi sebai guru saya harus dapat menyeimbangi situasi maupun kondisi yang ada,,metode yang saya gunakanpun berbeda dengan yang saya gunakan di pelosok daerah.
    sebagai guru saya pun tidak ingi ketinggalan dengan perkembangan jaman, dimana iptek sudah berkembang pesat,,
    sebenarnya perkembangan iptek ini membawa dampak positif yang sangat besar kalau kita dapat memanfaatkan dengan baik…nah sebagai guru saya di tuntut untuk bagaimana menggunakan media teknologi ini untuk mempermudah anak didik dalam memahami dan menerima ilmu,,
    jadi intinya untuk menjadi guru primitif atau modern itu di sesuaikan dengan dimana tempat saya mengajar

  294. Assalamu alaikum Wr. Wb
    Guru modern adalah guru yang dapat menggunakan fasilitas teknologi yang telah ada. Sedangkan guru primitif dilihat dan dapat dikatakan guru yang tertinggal/ berada di pedalaman dan tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
    Saya akan menanggapi artikel Bapak yang mengenai apakah saya Guru Modern/ Guru Premitif ???
    Jujur saya ingin menjadi guru yang modern, tapi pada kenyataannya saya masih premitif dan saya akan berusaha menjadi Guru yang modern yang di teladani oleh anak didiknya…
    Dengan adanya mata kuliah Media pembelajaran saya yakin akan bisa jadi guru yang modern dengan tekad yang kuat dan berusaha sekuat mungkin.

    Sekian Terimakasih atas perhatiannya
    Wassalam…..

  295. assalamualaikum.Wr.Wb
    setelah saya membaca dan memahami artikel di atas, mungkin saya bsa menjawab bahwa saya adalah guru primitif yg ingin berusaha menjadi guru modern.
    karena ilmu itu berkembang mengikuti perkembangan zaman, mungkin pada zaman dahulu seorang guru ketika mengajar cukup menggunakan sebuah buku,kapur tulis dan papan tulis sebagai media dirinya untuk mengajar.tp itu semua pada zaman sekarang belum cukup, karna dengan perkembangan IPTEK sangat mempermudah seorang pendidik untuk menyampaikan pelajaran kepada peserta didik. untuk itu sebenarnya menuntut ilmu itu bkan hanya di wajibkan pada peserta didik saja melainkan seorang pendidik pun di tuntut untuk menguasai berbagai bidang ilmu untuk meningkatkan kemampuannya apalagi di bidang IPTEK. tp d samping itu juga kita tidak boleh menghilangkan trdisi-tradisi belajar mengajar yg di ajarkan oleh guru2 pada zaman dahulu karena ada riwayat yang mengatakan ”Almahafazotu ala qodimis sholeh wal akhzu bil jadidil aslah”.maka dari itu seorang pendidik harus memahami betul apa hakikat “mengajar dan mendidik”. dan seorang pendidik pun harus memahami sisi dan kondisi para peserta didik karena ” likulli makqolin maqomun walikulli maqomin maqolun”.

  296. Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Guru modern adalah guru yang dapat menggunakan fasilitas teknologi yang telah ada. Sedangkan guru primitif dapat dikatakn guru yang tertinggal, yang berada di pedalaman dan tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
    saya akan menanggapi artikel bapak yang mengenai
    Apakah saya Guru Modern/ Guru Premitif????

    jujur saya ingin sekali menjadi Guru modern tapi kenyataanya saya belum bisa menjadi Guru yang modern, tapi saya tidak bisa di katakan Guru Premitif
    ya sedikit-sedikit jga saya bisa menggunakan tekhnologi, bukannya saya guru yang tidak modern tapi saya belum bisa menguasai tekhnologi dengan stabil…
    dengan adanya mata kuliah Media Pembelajaran ini saya, insya allah bisa menjadi Guru yang di teladani oleh anak didiknya..
    Sekian dan Terimakasih
    Wassalam….

  297. Zakiyatul fakhiroh PAI 3D 109011000166
    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Alhamdulillah dengan adanya artikel Bapak mengenai “Apakah aku guru modern atau guru primitif?” Ini memberikan tantangan yang cukup seru untuk dijawab. saat mendengar penjelasan di kelas, rasanya hati berdegup kencang, membuat saya merasa terpacu untuk bisa menjawab tantangan itu dengan “aku akan menjadi guru modern, itu WAJIB bagi saya.” kata-kata itu yang selalu muncul ketika mendengar penjelasan dan artikel Bpk itu.

  298. Zakiyatul Fakhiroh PAI 3D 109011000166
    Assalamu’alikumwr.Wb.
    alhamdulillah, saya bersyukur dengan penjelasan Bpk pada awal perkuliahan media Pengajaran kemarin. rasanya penjelasan itu masih terngiang di telinga, membuat saya terpacu untuk segera menjawab tantangan dari petanyaan yang Bapak munculkan. “Apakah saya termasuk guru modern ataukah justru guru primitif?” Sungguh pertanyaan yang membangkitkan motivasi studi yang selama ini kadang teman-teman lengah dengannya ,bahkan terkadang hal itu juga saya alami. Saya akui bahwa tidak mudah untuk menjadi guru di Zaman sekarang. Namun, saya yakin bahwa kelak saya akan menjawab pertannyaan itu dengan lantang karena penuh kesiapan. “SAYA ADALAH GURU MODERN” tapi tidak cukup hanya dengan ucapan saja, hal ini pasti butuh adanya usaha yang sungguh-sungguh. seperti pepatah sering mengatakan “bersungguh-sungguhlah kalian menjalani semua proses dengan keyakinan, maka keberhasilan akan menghampirimu”. Memang demikianlah, ketika kita sebagai generasi penerus perjuangan Islam sudah sepatutnya membulatkan tekad untuk berhasil di dunia maupun akhirat. Setidaknya bagi kita, calon guru(Pendidik), harus mampu menjawab tantangan global untuk bisa menjadi GURU MODERN yang menguasai materi dan penggunaan media dalam PBM. Semoga dengan kita mempelajari mata kuliah Media Pengajaran dengan bimbingan dari Bapak, mampu mewujudkan harapan kita semua untuk menjadi guru modern. Aamiin………

  299. Pertanyaan yang singkat dan sederhana namun sangat menyentuh “Apakah Anda Guru Primitif atau Modern”???… Saya seorang calon guru yang belum memiliki pengalaman dalam mengajar. Namun saya sangat ingin menjadi seorang guru yang modern dan profesional. Saya akan belajar dan berusaha mempelajari berbagai metode pengajaran dan media pengajaran yang dapat menunjang pembelajaran sehingga kegiatan belajar dan mengajar di sekolah menjadi menarik dan memudahkan siswa memahami materi.

  300. Assalamu’alaikum,,,
    Ada ungkapan bahwa At-Thariqatu Ahammu Minal Maddah (cara lebih penting dari judul/materi). Dalam pengarahan yang pernah saya ikuti tentang bagaimana cara mengajar yang baik, dibahas tentang penggunaan wasail al-idlah (media penjelas) dalam proses mengajar. Penggunaan media dalam proses pengajaran merupakan hal penting dan mutlak harus ada dalam setiap benak seorang guru, karena dengan menggunakan media sebenarnya kita mempermudah proses transfer ilmu dan menjadikan fungsi seorang guru sebagai pendidik dapat lebih optimal.
    Right man in the right place, mungkin ungkapan ini tepat untuk menjawab pertanyaan bapak. Di zaman modern saat ini, jika seorang guru masih berfikir primitif maka yang akan terjadi adalah kejumudan dalam pendidikan. Sehingga sebagai calon guru, saya akan menjadikan diri saya termasuk guru yang modern yang akan bertanya “dengan media apa saya mengajar materi hari ini?”

  301. Menurut pendapat saya, antara guru primitif dan modern itu lebih banyak para guru menjadi guru primitif karena mereka tidak ingin media itu menjadi beban dalam mengajar. Dan sebenarnya media itu sangat membantu mereka dalam mengajar terutama untuk membuat para murid paham akan penjelasan guru tersebut. Dan yang saya ketahui bahwa mereka menjadikan media sebagai alat bantu mengajar jika ada sesuatu yang sangat memungkinkan media itu dipergunakan. Sebaiknya, kita sebagai guru terdesak ataupun tidak kita harus membuat media untuk mengajar karena media itu sangat menguntungkan bagi guru dan siswa. Keuntungan seorang guru yaitu tidak perlu menjelaskan secara luas akan tetapi bisa mentransfer pelajaran lebih terperinci. Sedangkan, keuntungan seorang siswa yaitu lebih mudah memahami pelajaran yang ditransfer oleh guru tersebut. Kesimpulan dari paparan saya diatas, saya menjadi guru modern yang bisa menjadikan media sebagai alat bantu mengajar.

  302. ass…

    menurut saya guru mordern dan permitif itu sekarang banyak sekali guru yang modern sehingga guru modern sekarang tidak melihat guru yang dulu karena sekarang ini banyak alat2 yang canggih…
    sehingga murit ingin memprlajari alat2 yang canggih….

    saya mengetahui bahwa saya adalah seorang guru yang modern karena saya akan berusaha untuk menggunakan media apapun yang dapatmembantu menyampaikan materi terhadap murid,

    tak perlu selalu mengunakan media yang higt-tecno. media yang sederhana pun jika memungkinkan jika digunakan,ya patut untuk di coba….

  303. bismillahurohmanirrohim,.

    asslamu’alaikum wr.wb,.

    Dalam pendapat saya. untuk menjadi seorang guru propesional harus mempunyai banyak potensi dalam menyampaikan pengajaran, dalam menyampaikan pelajaran pada jaman sekarang ini sudah banyak media-media pengajaran yang modern seperti laptop yang menyampaikan pelajaran melalui gambar-gambar dan film yang mendidik, tujuan nya agar lebih mudah dalam menyampaikn pengajaran dan melaui media seperti itu mudah di ingat dan di pahami oleh peserta didik dan agar peserta didik pun merasa senang dan tidak bosan dalam belajar.
    oleh karna itu seorang guru harus bisa meyampaikan pelajaran dengan media yang ingin di gunakan, agar tidak tertinggal oleh dunia luar yang semakin maju didalam menyampaikan pengajaran.
    karna dalam perkembangan zaman sekarang yang semakin canggih dalam dunia teknologi,

    wassalamu;alaikum wr.wb,.

  304. Assalamu’alaikum…
    Dari artikel bapak diatas tanggapan saya adalah …
    Menurut saya Guru itu sebenarnya tidak bisa dikategorikan primitif atau modern dari situasi atau kondisi yang ada, karena sebagai seorang guru seharusnya bisa menguasai setiap situasi dan kondisi di Desa ataupun di Kota, ada atau tidak ada alat/ Media. Seorang guru itu harus kreatif,inovatif dan mempunyai inisiatif bagaimanapun keadaannya. Guru yang baik bukanlah guru yang pintar atau cerdas tapi guru yang bisa mencerdaskan anak didiknya.
    Namun berkenaan dengan pertanyaan bapak di atas guru primitif itu kurang inovatif, tidak mengikuti perkembangan, statis ditempat dan monoton sedangkan guru modern itu inovatif, guru yang mau berfikir kedepan, guru yang bisa mencapai tujuan pendidikan dan guru yang dapat mencerdaskan anak didiknya.
    dan sedangkan jawaban saya atas pertanyaan bapak adalah ” Apabila saya menjadi guru, saya akan menjadi guru modern yang bisa mengarahkan dan membimbing anak didik menjadi anak yang cerdas dan sukses nantinya. Insya Allah!!! Amin “

  305. Assalamu’alaikum…

    walaupun saya belum terjun di dunia pendidikan saat ini.. tpi jawaban saya adalah ketika saya menjadi guru kelak saya akan memilih menjadi guru moderen.. bukan hanya guru moderen dalam penggunaan alat2 pelajaran khususnya yang berbasisi teknologi.. tapi apa pun yang dapat menujang kegiatan belajar mengajar saya nanti.. seperti strategi serta metode2 yang tapat untuk menujang kegiatan belajar mengajar.. menurut saya guru yang moderen adalah guru yang kreatif dan dapat mengendalikan situasi belajar mengajar..

  306. apakah saya guru primitif atau guru modern?
    mungkin saya sekarang belum menjadi seorang guru tapi saya akan mempersiapkan diri saya untuk menjadi seorang guru yang modern apalagi kita hidup di era globalisasi ini peran tekhnologi sangat penting termasuk dalam bidang pendidikan. dan untuk menjadi seorang guru yang propesional yang mampu untuk mengantarkan peserta didiknya dalam menghadapi tantangan zaman, haruslah menjadi guru modern yang terbuka terhadap hal-hal yang baru yaitu dengan penguasaan pada produk-produk teknologi seperti komputer, internet, leptop LCD dan lain sebagainya, yang bertujuan untuk mempermudah peserta didik dalam memahami pelajaran dengan efektif dan efisien.

    terimakasih………

  307. Aku guru modern atau primitif?
    untuk saat ini saya belum menjadi guru. Tetapi dari yang saya baca topik yang ada. Saat ini saya masih berpikiran primitif,,karna belum banyak media yang saya ketahui yang dapat diajarkan kepada anak didik saya nanti. tetapi dengan perkembangan zaman saat ini saya akan truz berusaha untuk menjadi guru modern dengan memperbanyak informasi dan pengetahuan.

  308. assalamualaikum,,,,,,,,

    apakah saya guru primitif atau guru modern?

    saya memang blum mnjadi guru dn blum prnah mengjar sebelumnya,,,,
    akan tetapi jika nanti saya terjun kedunia pendidikan dn mengajar saya ingin sekali mnjadi guru yg profesional dn disebut sbagai guru yg modern,,,,
    dn jika sekolah tmpat nnt saya mengajar akn memfasilitasi insya allah saya akn menggunakan smua media itu dengan baik,,,,
    dn jika sekolah tmpat saya mengajar tdak dpat memfasilitasi, saya akn berusaha mnggunakan media apapun yg sesuai dengan materi pelajaran dn yg semampu saya,,,,
    krn mnurut sya media bkan hnya alat2 teknologi atau alat2 yg kren saja,,,,
    mnurut saya apapun yg ada bisa dijadikan sebagai media pembelajaran,,,,
    asalkn kita kreatif, knp tidak apapun pasti bs,,,,,,

    ayolah menjadi guru yang profesional dan modern,,,,,

    terimakasih bapak,,,,,

  309. assalamualaikum,,,,,,,,

    Nama : Umi Azhari
    Fak : Agama Islam
    Jur : pendidikan guru madrasah ibtidaiyah

    apakah saya guru primitif atau guru modern?

    saya memang blum mnjadi guru dn blum prnah mengjar sebelumnya,,,,
    akan tetapi jika nanti saya terjun kedunia pendidikan dn mengajar saya ingin sekali mnjadi guru yg profesional dn disebut sbagai guru yg modern,,,,
    dn jika sekolah tmpat nnt saya mengajar akn memfasilitasi insya allah saya akn menggunakan smua media itu dengan baik,,,,
    dn jika sekolah tmpat saya mengajar tdak dpat memfasilitasi, saya akn berusaha mnggunakan media apapun yg sesuai dengan materi pelajaran dn yg semampu saya,,,,
    krn mnurut sya media bkan hnya alat2 teknologi atau alat2 yg kren saja,,,,
    mnurut saya apapun yg ada bisa dijadikan sebagai media pembelajaran,,,,
    asalkn kita kreatif, knp tidak apapun pasti bs,,,,,,

    ayolah menjadi guru yang profesional dan modern,,,,,

    terimakasih bapak,,,,,

  310. assalamu’alaikum pa zamris..

    narsis dulu, boleh ya paaa, saya elisa rachmah (2008510076)

    saya mempunyai komentar tentang bagaimana guru primitif dan guru modern, dan termasuk calon guru seperti apakah elisa rachmah ini ???..

    menurut elisa: saya adalah guru primitif yang akan berusaha untuk menjadi modern,karena minimnya pengetahuan saya tentang teknologi,saya akui bahwa teknologi khususnya media sangat membantu dalam proses belajar anak didik,apalagiiiiii dengan kemajuan zaman, teknologi sangat dibutuhkan dalam berbagai hal sekarang ini,yaaa misalnya saja dalam proses belajar.
    karena saya belum berpengalaman menjadi guru dan ditempat saya mengajar pertama saat ini masih memakai cara-cara/bahan yang primitif. dan untuk belajar menjadi seorang guru yang modern saya harus banyak banyak mencari pengetahuaan tentang menjadi seorang guru yang berkualitas,seiring dengan kemajuaan zaman dibidang teknologi pendidikan. banyak keuntungan yang didapat jika para guru menggunakan berbagai macam media,
    diantaranyaaaaaa:
    anak didik menjadi semangat di dalam belajar,
    memudahkan anak didik memahami pelajaran yang diajarkan,
    meningkatkan daya pikir anak didik,
    dan dengan suatu media dapat membuat anak didik tersebut menyalurkan kreativitasnya.

    maka dari ituuu.. saya haus ilmu tentang berbagai teknisi mendidik anak dgn metode teknologi yang baik untuk kedepannya (bahan ajar saya nanti) yang akan bapak berikan kpd saya dan kawan2.. agar saya dan kawan2 tidak menjadi guru primitif, so bagi2 ilmunya ya pa..

    wassalamu’alaikum pa…

  311. assalamu’alaikum wr.wb.

    jika ditanya apakah saya guru modern atau primitif, untuk saat ini saya akan menjawab “saya adalah seorang guru yang primitif” mengapa??

    sebab saat ini saya belum mengajar,dan belum memiliki pengalaman apapun dalam dunia pendidikan,pengetahuan saya masih terlalu minim pada teknologi pendidikan, kalimat teknologi saja yang saya tau dari dulu adalah Alat, padahal sebenarnya teknologi itu adalah berawal dari suatu proses sampai evaluasi, jadi saya akan mengatakan saya adalah seorang guru yang primitif.

    jika saya menjawab saya guru modern, rasanya saya sulit mempertanggung jawabkannya. karena guru modern adalah guru yang memang sudah benar-benar menguasai tempat,situasi,kondisi siswa, serta kemampuan media yang dimiliki oleh sekolah tersebut.

    saya akan mengatakan saya guru modern jika saya telah benar-benar menjadi guru, dan sudah terjun langsung pada dunia pendidikan.
    disitulah saya akan megembangkan kreatifitas saya dalam menggunakan teknologi pendidikan, dan jika telah menjadi seorang guru maka saya dituntut untuk menguasai teknologi serta memiliki keratifitas dalam mengajar, karena kedua-duanya sangat berpengaruh terhadap saya maupun peserta didik. selain mempermudah saya dalam memberikan pelajaran, juga dapat membuat peserta didik menjadi lebih bersemangat dalam melakukan aktifitas belajar.

  312. Assalamualaikum………………
    MAYA SOFA PGMI ( 2008510052 )
    Dilihat dari wacana diatas,,sangat menarik sekali untuk diperbincangkan sekarang ini khususnya untuk para guru,,,,
    Kalau ingin menilai diri sendiri apakah saya guru modern atau primitip? Alhamdulilah saya menuju guru modern,,,,kenapa begitu,,karena menuju guru modern seseorang itu menurut saya proses,,,,,alhamduliah saya menuju proses tersebut,,, karena saya masih belajar dalam pengajaran saya,,,dilihat proses karena alhamduliah di tempat saya mengajar diajarkan pelatihan- pelatihan bagaimana seharusnya pembelajaran yang modern khususnya dari media pembelajaran,,
    Maka dari itu saya harus banyak belajar lagi tentang teknologi pendidikan yang bapak ajarkan,,karena dengan teknologi pendidikan yang modern kita tidak akan tertinggal dengan Negara- Negara yang maju diluar sana,,,,,,
    Namun yang menjadi pertanyaan saya????? Bagaimana kita menerapkan pembelajaran yang modern apabila sekolah daerah pedalaman????? Pertanyaan ini sering sekali di bahas dalam diskusi…..namun jawabanya yang tepat belum saya dapatkan,,,,,
    Menurut saya peran yang utama adalah SDM Guru dan pemerintah dalam masalah ini,,,karena bila gurunya berusaha untuk bertindak modern namun media pembelajaran yang modern tidak ada… karena keterbatasan alat,,,,jangan persalahkan guru saja,,karena pemerintah pun ikut andil dalam sarana dan fasilitas disetiap daerah khususnya daerah pedalaman…….
    Maka dari itu saya mohon kesadaram pemerintah dalam memperhatikan pendidikan…
    Terima kasih………..

  313. Assalamualaikum…

    setelah membaca cerita Bapak, saya merasa tertantang untuk mempersiapkan diri saya sebagai guru yang modern ketika saya mengajar kelak karena saat ini saya belum mengajar. untuk menjadi guru yang modern, seorang guru harus benar2 menguasai media yang tepat dalam menyampaikan materi, apalagi di era globalisasi saat ini dimana peran teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita dalam mencari dan mendapatkan informasi dengan menggunakan internet dan hal tersebut dapat dimanfaatkan dalam dunia penia pendidikan.
    oleh karena itu, untuk menjadi seorang guru yang modern, harus berani mempelajari hal-hal baru khususnya tentang media dan penggunaan teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Insya ALLAH.

  314. guru primitif atau guru modern??????

    bagi saya guru modern atau primitif tergantung dari masing-masing orangnya. karena saya belum mengajar secara langsung , saya akan mencoba menjawab: kalau saya termasuk guru yang modern karena sudah banyak media atau metode yang berkembang saat ini atau telah dipelajari. media atau metode bisa kita pergunakan dari yang sederhana sampai yang canggih.

  315. benar,,seorang guru yang primitif adalah guru yang selalu berpikir bagaimana dia mengajar bukan berfikir apakah anak didiknya sudah mengerti apa yang telah dia sampaikan,,
    walaupun pengalaman saya mengajar masih sangat minim tapi saya akan berusaha menjadi guru yang profesional dan modern. menyampaikan berbagai tema pelajarn dengan berbagai media agar anak menjadi semangat dan antusias mengikuti pengajaran saya,,sangat saya sayangi karna banyak guru yang selalu mengandalakan metode ceramah untuk pengajarannya padahal banyak sumber, metode dan media-media komunikasi apa saja yang dapat di gunakan untuk pengajarannya. untuk itu wahai guru yang selalu menjadi idaman muridnya,,tidak salahnya kita berusaha menjadi guru yang aktif kreatif dan modern.

  316. Assalamualaikum Wr. Wb

    jika saya ditanya apakah saya guru modern atau primitif saya akan menjawab :

    “saya guru primitif yang akan menjadi guru modern”

    sebab saya memang belum mengajar, jika nanti saya menjadi seorang pendidik saya akan berusaha menjadi guru yang modern, saya akan mencoba mengembangkan metode-metode yang ada serta media-media, supaya lebih berkembang lagi, sehingga menghilangkan titik jenuh yang mungkin akan ditimbulkan oleh media-media yang sudah ada.

  317. Assalamu’alaikum

    Jika saya menjadi guru, apakah saya guru modern atau primitif?

    saya memang belum terjun langsung menjadi guru, tetapi jika saya menjadi guru nanti saya ingin menjadi guru yang modern,, inilah saatnya saya belajar sebelum terjun ke dalam dunia pendidikan,,jika saya sudah memasuki dunia pendidikan ( mengajar ) saya bisa mengasah lagi kemampuan saya dalam mengajar dan mengembangkan metode dan media dalam pembelajaran, sehingga dalam pembelajaran tidak kaku atau monoton …namun kenyataannya sekarang banyak guru yang masih primitif,sehingga saya menjadi optimis ingin menjadi guru yang modern mengembangkan media pembelajaran disetiap pengajaran sehingga murid murid saya nanti mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih berarti….

    UMJ/PGMI

  318. assalamualaikum wr.wb

    guru primitif atau modernkah saya ini??????

    sudah saatnya dunia pendidikan ini dipegang dan dijalankan oleh guru yang berkompeten.

    dizaman globalisasi ini, jangan sampai ada guru primitif, karena seorang guru harus mampu mengembangkan materi dan bahan ajar dengan baik dan tidak membosankan. dikatakan modern kareena guru itu tahu dan mampu, alat apa yang akan digunakan dalam pembelajaran atau media apa yang tepat untuk sesuatu materi yang akan diajarkan.

    pada intinya saya akan berusaha menjadi guru yang modern dan saya sangat berharap bimbingan dari bapak agar menjadi guru yang modern.

  319. assalamu’alaikum wr.wb
    menjadi guru memang tidak mudah. dituntut untuk selalu profesional, termasuk pada penggunaan media belajar. seringkali kita terjebak pada kebijakan sekolah. kita ingin seperti ini tapi sekolah tidak mengijinkan, atau mengijinkan tapi dengan biaya sendiri. kalau setiap pembelajaran menggunakan media belajar yang semua harus kita usahakan sendiri, gaji guru sebulan tidak akan cukup untuk menutupi pembelian media dan belum lagi penambahan waktu untuk penyediaan media tersebut. ( gaji guru kecil pa !) dilematis kan pa???? ada saran ???
    saya sih inginnya jadi guru modern, seperti yang bapak sampaikan inginnya kemana-mana pakai baju yang sesuai, supaya tidak bosan. tapi apa daya pakianya tak ada. ( ini benar-benar banyak terjadi pada banyak guru di Indonesia )

  320. assalamualaikum……………..

    Menurut arikel yang saya baca, saya berpendapat bahwa saya adalah seorang guru primitif yang akan menjadi seorang guru medern, karena dengan manjadi guru yang modern itu akan memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada siswa sehingga siswa dapat menerima informasi dengan lebih jelas dan akan tercipta suasana kegiatan belajar mengajar menjadi menyenangkan..

    Terma Kasih..

  321. Jika ditanya saat ini apakah saya guru modern atau primitif ?
    Jujur saya katakan saat ini saya masih menjadi guru yang primitif, karena dalam proses pengajaran di TK tempat saya mengajar, saya sangat jarang menggunakan media. Karena TK tempat saya mengajar mengutamakan belajar 3M yaitu membaca, menulis, dan menghitung dan waktu belajar sangat terbatas.
    Saya menggunakan media hanya pada materi – materi tertentu yang benar-benar sangat memerlukan media seperti tema bercocok tanam atau mengenalkan cara menanam pohon. Yayasan saya sangat berpegang teguh pada prinsip bahwa anak di usia TK sangat mudah untuk menerima materi pelajaran seperti yang kami ajarkan. Disatu sisi kami dilarang mengajarkan 3M tetapi pada saat masuk SD anak dituntut untuk bisa membaca dan lain sebagainya sehingga pada saat anak di SD hanya tinggal menerima materi pelajaran. Tapi mudah-mudahan saya bisa dan harus menjadi seorang guru yang modern.

  322. Jika ditanya saat ini apakah saya guru modern atau primitif ?
    Jujur saya katakan saat ini saya masih menjadi guru yang primitif, karena dalam proses pengajaran di TK tempat saya mengajar, saya sangat jarang menggunakan media. Karena TK tempat saya mengajar mengutamakan belajar 3M yaitu membaca, menulis, dan menghitung dan waktu belajar sangat terbatas.
    Saya menggunakan media hanya pada materi – materi tertentu yang benar-benar sangat memerlukan media seperti tema bercocok tanam atau mengenalkan cara menanam pohon. Yayasan saya sangat berpegang teguh pada prinsip bahwa anak di usia TK sangat mudah untuk menerima materi pelajaran seperti yang kami ajarkan. Disatu sisi kami dilarang mengajarkan 3M tetapi pada saat masuk SD anak dituntut untuk bisa membaca dan lain sebagainya sehingga pada saat anak di SD hanya tinggal menerima materi pelajaran. Tapi mudah-mudahan saya bisa dan harus menjadi seorang guru yang modern .

  323. Assalamu’alaikum.

    saya guru ‘modern’ atau ‘primitif’ ?
    Jujur saja kalau ditanya seperti itu saya mungkin masih termasuk guru yang primitif, karena memang untuk menjadi guru yang modern itu dibutuhkan kemampuan yang lebih untuk melakukan pengajaran menggunakan media-media yang dianggap perlu digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Tetapi setiap mengajar saya selalu berfikir “apakah murid-murid mengerti apa yang saya ajarkan?” . Dengan itu saya berusaha semaksimal mungkin agar murid-murid mengerti apa yang saya ajarkan. Jadi saya berusaha untuk menjadi guru yang modern.

    Terima kasih.

  324. alhamdulillah, setelah saya baca cerita bapak diatas, saya merasa kalau saya termasuk kedalam guru yang modern, karena saya sudah mempersiapkan media media apa saja yang akan di pergunakan dalam setiap tema, karena saya mengajar di TK, dan TK itu memang sangat dibutuhkan alat peraga / media, karena dengan alat peraga yang saya buat itu akan memudahkan saya untuk menyampaikan maksud tujuan dari tema yang sedang dibahas.contoh, misalnya tema minggu ini adalah pekerjaan,dan sub temanya adalah macam macam pekerjaan, jadi saya harus mempersiapkan media seperti gambar macam2 pekerjaan (gmbr polisi,gmbr dokter,gmbr guru,gmbr tukang es creem, dll), dan membawa peralatan apa saja yang dipakai oleh setiap pekerjaan itu. yach……. walaupun memang tidak gampang untuk mewujudkan atau mempersiapkan semuanya, apalagi kalau mempersiapkannya sendirian tanpa dibantu oleh guru2 yang lain, terus terang kadang2 saya merasa bosan dengan situasi seperti ini……..hemmmmmm jadi curhat nieeeee…..!!!!!!

  325. alhamdulillah, setelah saya baca cerita bapak diatas, saya merasa kalau saya termasuk kedalam guru yang modern, karena saya sudah mempersiapkan media media apa saja yang akan di pergunakan dalam setiap tema, karena saya mengajar di TK, dan TK itu memang sangat dibutuhkan alat peraga / media, karena dengan alat peraga yang saya buat itu akan memudahkan saya untuk menyampaikan maksud tujuan dari tema yang sedang dibahas.contoh, misalnya tema minggu ini adalah pekerjaan,dan sub temanya adalah macam macam pekerjaan, jadi saya harus mempersiapkan media seperti gambar macam2 pekerjaan (gmbr polisi,gmbr dokter,gmbr guru,gmbr tukang es creem, dll), dan membawa peralatan apa saja yang dipakai oleh setiap pekerjaan itu. yach……. walaupun memang tidak gampang untuk mewujudkan atau mempersiapkan semuanya, apalagi kalau mempersiapkannya sendirian tanpa dibantu oleh guru2 yang lain, terus terang kadang2 saya merasa bosan dengan situasi seperti ini……..hemmmmmm jadi curhat nieeeee…..!!!!!!

  326. sungguh wacana yang menarik untuk kita perbincangkan dan diskusikan..
    saya guru primitif atau guru modern?….
    kesulitan muncul dalam diri saya untuk menjawab pertanyaan tersebut, karena primitif dan modern masih melekat dalam diri dan pekerjaan saya sebagai guru atau tenaga pendidik.
    Primitif :
    saya masih mengajar dengan bentuk yang standar yakni menerangkan, menulis,mendiskusikan dan lain sebagainya. tetapi kegiatan tersebut saya lakukan karena berbagai keterbatasan serta kebijakan yang dimiliki sekolah yang masih minim dengan berbagai alat teknologi serta berbagai pendukung untuk meningkatkan daya psikomotor siswa.
    modern :
    dalam mengajar saya ingin memberikan yang terbaik bagi siswa didik saya, walaupun dengan berbagai keterbatasan yang ada agar siswa didik saya dapat memperoleh informasi dan materi yang akurat, tepat sasaran serta up to date dalam memahami materi yang disampaikan. berbagai metode sering digunakan apakah e learning, simulasi, games, out bond dll (entah apakah metode tsb termasuk gaya modern!!!) walaupun memang dilakukan tanpa menggunakan alat teknologi karena keterbatasan tadi.
    pada dasarnya bukannya tidak bisa memberikan pengajaran dengan alat teknologi tetapi karena alat pendukungnya yang tidak ada. hal tersebut terjadi mungkin karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan yang seharusnya dimiliki oleh setiap sekolah.
    berbagai upaya terus dilakukan oleh saya dalam mengatasi keterbatasan yang ada dengan selalu membenahi cara dan atau metode pengajaran yang saya lakukan agar akurat serta tepat sasaran. yang terpenting bagi saya adalah siswa didik mampu memahami setiap materi yang disampaikan dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, karena terkadang dengan metode yang modern, siswa bukannya mengerti dan paham tetapi malah menjadi bingung (terkadang cara primitif lebih efektif).

  327. assalamualaikum wr.wb.
    Bapak dosen yg terhormat, saya sangat senang sekali karena di beri kesempatan untuk menanggapi pertanyaan Bapak, mengenai apakah saya guru primitif atau moderen, menurut saya, saya adalah Guru moderen karena dalam mengajar mengunakan cara yang sistematis dan di dukung oleh teknologi dan di saat sekarang ini menurut saya segala profesi di bidang apapun sekarang di jalankan secara sistematis, terencana dengan baik serta mengunakan teknologi yang canggih. dan sekarang banyak anak anak dari usia 5 tahun ke atas sudah dapat mengoprasikan komputer dengan baik, maka dari itu dengan semaksimal mungkin saya akan menjadi guru moderen dan harus mengerti teknologi agar bisa mengarahkan anak-anak didik saya untuk mengunakan teknologi yang sudah canggih ini ke jalan yang lebih baik dan bermanfaat untuk dirinya maupun orang lain, apa lagi bila di kemudian hari ada seorang anak didik saya dapat menciptakan teknologi yang lebih canggih lagi, merupakan suatu kebanggaan di diri saya. saya akan berusaha untuk menjadi guru moderen caranya dengan belajar teknologi.

  328. terima kasih kepada bapak dosen karena telah memberikan pertanyaan yang berangkat dari sebuah filosofi.. yang kembali membuat saya tersadar.. apakah saya seorang guru primitif atau guru modern…
    dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan (khususnya saya) bilaman asemuanya itu harus diatasi sendiri. hal ini akan lebih sulit bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. masalah ini dapat diatasi dengan diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam ; a. memberikan perangasang yang sama, b. mempersamakan pengalaman, c. menimbulkanan persepsi yang sama
    tetapi jika saya menilik lebih lanjut kata seorang primitif kurang tepat.. tetapi lebih tepat digantikan dengan kata konvensional…
    saya masih tergolong dengan guru yang konvensional karena cara mengajar saya yang masih berpusat pada guru (bersifat ceramah) dan media yang digunakan kurang bersifat modern..

  329. terima kasih kepada bapak dosen karena telah memberikan pertanyaan yang berangkat dari sebuah filosofi.. yang kembali membuat saya tersadar.. apakah saya seorang guru primitif atau guru modern…
    dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan (khususnya saya) bilaman asemuanya itu harus diatasi sendiri. hal ini akan lebih sulit bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. masalah ini dapat diatasi dengan diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam ; a. memberikan perangasang yang sama, b. mempersamakan pengalaman, c. menimbulkanan persepsi yang sama
    tetapi jika saya menilik lebih lanjut kata seorang primitif kurang tepat.. tetapi lebih tepat digantikan dengan kata konvensional…
    saya masih tergolong dengan guru yang konvensional karena cara mengajar saya yang masih berpusat pada guru (bersifat ceramah) dan media yang digunakan kurang bersifat modern..

  330. Assalamu alaikum wr wb
    Apakah saya guru modern atau primitif.
    pertanyaan yg bp berikan sangat bagus.Bapak adalah guru yg sangat modern karena bp sangat menguasai berbagai macam media mulai dari yg jadul sampai yg modern zaman skrng ini.dengan adanya mata kuliah bp media pendidikan membuat sy ingin[bisa] menguasai media zaman sekarang,karena terus terang sy blm bisa menggunakan alat modern zaman sekarang ini.Terima kasih ya pa atas pertayaan membuat saya ingin bisa belejar media elektronik.
    wassalam…….

  331. Assalamu’alaikum
    Alhamdullilah, setelah saya memahami cerita dari bapak, ( saya guru modern atau primitif ) saya lebih memilih dan merasa kalau saya itu sebagai guru primitif, mengapa saya berpikiran seperti ini karena saya masih mengajar dalam bentuk standar, yakni menerangkan dan menulis untuk itu saya belum mampu menyampaikan kepada siswa melalui alat teknologi yang modern.
    Disisi lain banyak anak yang sudah mengetahui alat teknolgi yang canggih dan mereka bisa mengoprasikanya, tapi kita lihat anak -anak yang belum bisa dan belum mengetahui alat teknologi yang canggih.
    Pada dasarnya bukannya tidak bisa dan tidak mengetahui alat teknologi, karena mereka belum difasilitasi pendidikan yang dimiliki oleh setiap sekolah.
    Terkadang dengan metode yang modern siswa pun bukanya mengerti dan paham tetapi malah menjadi bingung.
    pada intinya saya akan berusaha sebagai guru prmitif yang baik dan pelajaran yang saya sampaikan kepada siswa/siswi dapat dipahami dan dimengerti dengan baik.
    Terima kasih
    Wassalam

  332. saya guru modern atau primitif..?
    saya slalu mengajr dgn menggunakan media agar
    apa yang sy sampaikan dpt dipahami murid walaupun
    media yg sy gunakn alakadarnya spt memnfaatkan
    barang2 bkas. Tetapi bila modrn yg dimaksud
    adalah media tehnoligi canggih spt komputer &
    internet tentu sy adalah guru primitif karena di
    sekolah tmpt sy mengajr tdk ada. Walaupun de
    mikian sy ttp mau blajr agar jd guru morn yg sesungguhnya

  333. Assalammualikum Wr.WB
    Saya merasa bahwa saya ini guru modern, karena jika saya akan mengajar tanpa rencana atau media apa yang akan saya gunakan untuk diberikan kepada anak-anak didik, niscaya saya akan bingung apalagi saya sebagai guru TK yang membutuhkan benda-benda yang konkrit untuk diajarkan kepada anak didik saya. Misalnya saya ingin mengajarkan tentang macam-macam tumbuhan, saya harus membawa anak-anak didik saya keluar halaman sekolah atau anak-anak didik saya harus membawa tanaman yang ada di sekitar rumah mereka masing-masing minimal 1 siswa 1 tanaman sebagai contoh dalam pembelajaran

  334. Assalamu’alaikum WR.WB.
    Bpk Dosen yang saya hormati…
    kalau saya di tanya apakah saya termasuk guru modern atau primitif,saya akan menjawab saya termasuk guru yang primitif. kenapa..?? karena saya mengajarkan kepada anak didik belum setiap hari menggunakan media,hanya waktu tertentu saja. padahal saya mengajar di TK. dalam kegiatan belajar mengajar padahal sangat di perlukan media,untuk membantu anak agar anak lebih cepat paham,khususnya anak TK. di dunia modern seperti sekarang ini kemajuan internet sangatlah mendukung bagi kami guru-guru TK untuk mencari informasi apapun,salah satunya membuat media-media… tetapi kenapa saya belum bisa membuat media setiap saya akan mengajar? mudah-mudahan dengan pertanyaan bpk ini akan terjadi perubahan pada diri saya untuk menjadi guru yang modern,yang bisa meyiapkan media setiap akan mengajar,amin.
    wassalamu’alaikm wr.wb

  335. Menurut saya,guru primitif yaitu guru yang menggunakan metode belajar yang lama dan kuno,sehingga guru tersebut ketinggalan zaman dan tidak mengetahui perkembangan teknologi.dalam dunia pendidikan di zaman era globalisasi seharusnya guru mengikuti perkembangan zaman dalam metode mengajarnya, sehingga para siswa tahu akan kemajuan pendidikan khususnya dibidang teknologi.tapi saya tidak setuju kalau guru dikatakan primitif,karena guru yang mengajar dengan metode belajar seperti itu kurangnya fasilitas yang diberikan sehingga hasil belajarnya kurang memuaskan.sedangkan guru yang modern sebaliknya dengan fasilitas lengkap yang ada sehingga metode belajar dan pemikirannya pun lebih maju dibandingkan guru primtif.

  336. Saya termasuk guru primitif dan juga modern, karena dalam metode mengajar kadang sy menggunakan media yang di perlukan.

  337. aku seorang guru modern atau primitiv
    Saya seorang guru taman kanak-kanak yang bergelut pada pendidikan anak usia dini.
    Pada era zaman teknologi sekarang iini alangkah sayngnya jika teknologi tidak di manfaatkan terutama dalam dunia pendidikan . pada dasarnya dunia anak- anak adalah berada pada masa konkret dengan mempelajari sesuatu yang nyata . Dan dalam pendidikan perkembangan anak,proses pembelajaran akan lebih berhasil bila anak akan turut aktif dalam proses pembelajaran dengan mengunakan media pembelajaran dengan mmperkenalkan alat teknologi yang berkembang pada saat ini . Sebagaj contoh ketika saya ingin menjelaskan kepada anak-anak tentang tema konsep adanya angin ,objekberbahaya ,hewan yang sudah punah dll .Saya akan mengunakan media pembelajaran yang cocok yaitu televisi, dengan mengunakan alat teknologi yang ada. ketika media yang akan saya tuju kepada anak anak terbatas dengan dana dan tidak ada fasilitas yang memadai di sekolah saya memanfaatkan meda yang sifatnya sederhana , namun tetap relevan dengan pencapaian kemampuan yang di kuasai anak .J adi tetap mengunakan media walau dengan media yang sederhana sesuai sasaran belajar dan disesuajkan dengan perkembangaan anak.Jadi media pembelaran sangat berkajtan dengan pembelajran tapi dalam memilih dan merencankan media pembelajaran harus berdasarkan dengan maksud dan tujuan yang jelas agar terwujud keberhasilan dalam proses pembelajaran. jadi saya termasuk guru yang modern dengan memanfaatkan media yang ada sesuai keadaan,trima kasih.

  338. Assalamu’alaikum Wr.Wb.Bpk Dosen yang terhormat.Bagi saya guru primitif/modern tak ada pengaruh, menurut saya guru yang primitif dlm pendidikan tak megapa yang penting bagaima kita mengemasnya, tidak semua guru yang primitif itu jelek dan tertnggal, dan tidak semua guru yang modern itu baik semua, tergantung dari sisi mana kita melihat. Sebagai guru, bagai mana kita menyampaikan ilmu itu dengan baik dan dapat diterima oleh siswa baik secara kognitif maupun secara afektif. Memang kemajuan tehnologi sekarang ini tak dapat kita pungkiri, namun bagaimana usaha kita memanfa’atkan tehnologi itu, yang pada ahirnya dapat membawa memaslahatan bagi kita baik didunia maupun akhirat. Wassalam.

  339. Aku guru modern atau primitif……?????Sungguh satu
    pertanyaan yang sulit tuk di jawab,karena saya tidak
    dapat menilai diri saya sendiri.Sebenarnya guru prm
    itif itu seperti apa sich…..??Metode belajar seperti apa
    yang di gunakannya sehingga ia di sebut sebagai gurur
    primitif..??Dan seperti apa sich guru modern itu…????
    Apakah metode belajar dan media yang di gunakan
    nya adalah tekhnologi tingkat tinggi sehingga ia di se
    but sebagai guru modern…????
    Jika jawabannya ‘ya’ berarti saya termasuk ke dalam
    kategori guru primitif dunk…….!!!!!Sebab karena ket
    erbatasan sekolah,saya masih belum bisa mengajar
    menggunakan tekhnologi tinggi.Dalam mengajar dan
    menyampaikan materi sebisa mungkin saya menggu
    nakan alat peraga jika memang di butuhkan agar siswa
    lebih mudah memahami apa yang saya sampaikan.
    Walaupun alat peraga yang saya gunakan masih se
    derhana dan hasil karya sendiri.
    Tetapi menurut saya guru modern adalah guru ya
    ng inovatif ,kreatif dan dapat menjadi motifator bagi
    siswa dan rekan kerjanya.Bukan hanya mengandalkan
    fasilitas tekhnologi modern saja tapi juga mampu men
    ciptakan sesuatu yang baru dari sesuatu yang lama.
    Untuk itu saya akan terus berusaha untuk menjadi
    menjadi guru yang inovatif,kreatif dan dapat menjadi
    motifator bagi orang lain.Bukan agar disebut sebagai
    guru modern,tetapi agar dapat memberikan yang ter
    baik bagi anak-anak didik yang pada akhirnya akan
    tercipta generasi yang berilmu,beriman dan berakhlaq
    baik,amien…….

  340. Setelah saya membaca wacana bapak saya kesulitan untuk menjawab pertanyaan yang bapak berikan ! apakah saya guru moderen atau primitif, karena primitif dan moderen masih melekat pada diri saya, dan saya adalah seorang guru Tk

    Primitif : Dalam memgajar saya masih mengunakan metode_metode lama yaitu menulis membaca dan bercerita kepada anak, mengunting menenpel dan melipat. Alat-alat yang saya pakai juga masih terbatas karena kekurangan fasilitas yang disediakan oleh sekolah.

    Moderen : Dalam mengajar saya selalu ingin memberi pelajaran yang terbaik terhadap murid-murid saya walau dengan media yang terbatas agar murid-murid saya dapat pelajaran yang sesuai dengan usianya dan dapat berkembang sesuai dengan kemajuan walau dengan media yang terbatas.

  341. assalamualaikum WR.WB
    menurut saya, saya termasuk kedalam guru yang modern bisa juga dikatakan primitif. Mengapa?? karena belum sepenuhnya mengajar, hanya mengajar ngaji dirumah, disekolah hanya sebagai guru pengganti. tapi saya sangat senang mengajar anak-anak. semoga apa-apa yang kami ajarkan semua itu dapat membimbing anak-anak kita untuk menjadi anak yang berguna bagi agama dan anak didik kami kelak dewasa nanti maenjadi kebanggaan kedua orang tuanya. Bpk dosen mungkin hanya itu saja komentar kami. wassalam WR.BR.

  342. Guru modern atau primitif?
    jujur,primitif,karena ditempat saya mengajar sarana dan prasarana tidak memadai.begitu pula media pembelajaran tidak memadai,pihak sekolahpun berupaya untuk menjadikan para guru menjadi guru modern.saya pribadi beserta dewan guru berupaya menjadi guru yang modern namun apalah daya,fasilitas yang tidak memadai dengan media pembelajaran seadanya,dapat melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar sesuai dengan standar isi yang telah ditetapkan oleh (BNSP).Dan saya akan berusaha untuk menjadi guru yang modern ,karena di zaman sekarang ini semuanya sudah menggunakan teknologi yang serba canggih dan modern .

  343. umiyati (D314 UIN)

    assalamu’alaikum wr.wb
    menurut saya, saya adalah termasuk guru moderen karena di dalam hati saya yang sangat dalam ingin rasanya mendidik generasi – generasi yang pandai-pandai, berakhlak mulia dan menjadikan mereka generisi yang siap pakai dimasa yang akan datang. Namun sangat disayangkan saya baru saja memperaktekan kecanggihan tehnologi di masa kini. jadi saya baru merasakan kalau saya ini termasuk guru atau pendidik yang primitif, sebab masih banyak sekali ke tidak tahuan saya dalam hal-hal penyampaian materi pembelajaran kepada anak didik untuk menggunakan kecanggihan tehnologi pada saat ini, dan fasilitas di sekolah kami belum memadai dalam hal alat-alat tersebut. demikianlah komentar saya mohon saran dan do’a dari Bpk dosen mudah-mudahan kelak saya akan menjadi guru yang moderen setelah mendapatkan ilmu yang Bpk berikan amien.

  344. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    pertanyaan yang benar benar membuat saya sadar “Apakah anda seorang guru modern atau primitif?
    setelah sya membaca apa yang telah bapak tulis di atas, guru modern selalu berfikir menggunakan media apa untuk pengajaran hari ini? jika memang guru modern berfikir seperti itu, jujur sya akui sya adalah guru yang masih primitif yang selalu tidak memikirkan media apa yang akan saya gunakan pada pengjaran sya setiap hari, karna sehari2 hanya menggunakan media yang terbatas dikarenakan sekolah yang msih terbatas dengan fasilitasnya dan juga keterbtsan pada diri sya. Oleh sebab itu sya sngat bersyukur bisa mempunyai pengetahuan ini yang bisa memotivasi saya agar bisa lebih berkembang dalam diri sya khususnya dalam pengajaran yang sya tekuni.

  345. mengenai pertanyaan apakah saya termasuk guru modern atau guru primitif dan setelah membaca wacana Bapak yang mengkiaskan media pendidikan dengan baju maka saya katakan bahwa saya adalah guru primitif yang sedang berusaha untuk menjadi guru modern. Karena dalam memberikan materi saya menggunakan media atau alat peraga walaupun tidak selalu padahal media tersebut sangat membantu atau dibutuhkan dalam proses belajar mengajar terutama pada siswa Taman Kanak-Kanak yang belum bisa berpikir abstrak. Karena saya adalah seorang guru TK. Seperti ketika memberikan materi tentang kendaraan maka saya menyediakan gambar macam-macam kendaraan yang ada di darat, laut, dan udara.selain itu saya juga mengajak atau memperlihatkan kapada siswa jenis kendaraan yang ada di lingkungan sekolah.

  346. mengenai pertanyaan apakah saya termasuk guru modern atau guru primitif dan setelah membaca wacana Bapak yang mengkiaskan media pendidikan dengan baju maka saya katakan bahwa saya adalah guru primitif yang sedang berusaha untuk menjadi guru modern. Karena dalam memberikan materi saya menggunakan media atau alat peraga walaupun tidak selalu padahal media tersebut sangat membantu atau dibutuhkan dalam proses belajar mengajar terutama pada siswa Taman Kanak-Kanak yang belum bisa berpikir abstrak. Karena saya adalah seorang guru TK. Seperti ketika memberikan materi tentang kendaraan maka saya menyediakan gambar macam-macam kendaraan yang ada di darat, laut, dan udara.selain itu saya juga mengajak atau memperlihatkan kapada siswa jenis kendaraan yang ada di lingkungan sekolah.
    terima kasih

  347. Untung aje kuliah……kalau kata orang jawa :
    BEJO KEMAYANGAN ( beruntung bangat )..saya se
    karang jadi tau deh apa pengertian dan perbeda
    an guru primitif dan guru modern. Tapi kalau sa
    ya di tanya , apakah saya ini guru modern atau
    guru primitif ???…..kalau dilihat dari ciri dan per
    bedaan antara keduanya, ya saya termasuk keda
    lam guru yang modern dong, karena saya sering meng
    gunakan media dalam mengajar. yaaa…..walau
    pun saya baru tau pengertian dan perbedaan ant
    ara guru modern dan guru primitif. tetapi saya
    sering mencari dan berfikir : media apalagi ya sel
    ain pakai CD dan gambar yang harus di pakai un
    tuk membantu memahami anak-anak dalam pela
    jaran yang saya ajar ( bhs arab )…..???.
    Ternyata apa yang sering saya pikirkan sesuai
    dengan ciri-ciri guru modern yang selalu berfikir
    : saya menggunakan media apa dalam pembelaja
    ran hari ini….???..guru memang harus modern
    dan di tuntut profesional, lebih-lebih di zaman
    sekarang ini harus bisa memakai dan mema
    nfaatkan media yang ada, apapun jenisnya, apal
    agi di zaman teknologi sekarang ini, terkadang
    murid itu lebih pandai dari guru dalam memakai
    suatu alat yang berbau eknologi. mudah -mudah
    an dengan belajar dan usaha saya bisa menjadi
    guru yang profesional dan bisa menjadi lebih
    baik. amin.

  348. Assalamu’alaikum..
    Setelah membaca artikel bapak..Pendapat saya media memang sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar dimana sekarang ini teknologi semakin lama semakin berkembang. Yang menjadi pertanyaan apakah Aku guru modern atau primitif ? Jawabnya saya mungkin guru primitif..Tapi guru primitif belum tentu tidak bisa menggunakan media yang berkembang saat ini begitupun sebaliknya dengan guru modern. Jadi guru primitif / modern bukan dilihat dari media apa yang dia pergunakan dalam mengajar tetapi kepada karakter / sifat dan cara dia dalam mengajar / menyampaikan sesuatu kepada anak didikny.

  349. Guru modern atau primitif???? saya termasuk apa ya??? maunya sih dibilang guru modern. Karena saya seorang guru TK yang setiap mengajar selalu menggunakan media. Saya menyadari sekali media itu sangat diperlukan dalam pendidikan. Berbeda sekali hasil dalam belajar ketika saya tidak menggunaka media. Ketika saya menggunakan media, anak-anak lebih antusias dan bersemangat dalam memperhatikan materi yang saya sampaikan, misalnya ketika saya mengenalkan angka kepada anak, saya menggunakan media berupa kartu dan balok angka yang kami buat sendiri. Alhamdulillah, saya dan rekan-rekan guru termasuk guru yang kreatif (narsis dikit ah… :)). Sekalipun media yang saya gunakan masih sangat sederhana. Maklumlah… sekolah kami baru tiga tahun berdiri.

  350. Apakah sy ini termasuk Guru Modern/Primitif ? Membaca pertanyaan yg bpk dosen ajukan untuk memilih sbg Guru Modern/Primitif, sy merasa bahwa sy lebih cenderung pada Guru Modern, karena pd saat sebelum mengajar pertanyaan seperti itu lah yg selalu sy utarakan untuk mengajar anak didik sy karena media sangat penting dalam mendukung dlm proses pengajaran, dimana anak akan selalu ingat dlm pembelajaran yg sy berikan sehari-hari…..INSYA ALLAH.

  351. Menurut Pendapat Saya : Saya masuk Kategori Guru Modern karena saya mengajar di daerah Ibu Kota Jakarta. Dalam setiap proses belajar mengajar itu memerlukan media pendidikan seperti buku dengan buku seorang guru dapat menjelaskan dan memberikan pengetahuan serta cara dan contoh bagi anak didiknya agar bisa memahai apa yang diajarkan dan selalu mengingat pelajaran yang telah di ajarkan oleh para guru,Tetapi Di tempat saya mengajar belum ada media yang ber teknologi tinggi seperti komputer,karena komputer harganya termasuk barang mahal untuk masyarakat ekonomi menegah kebawah…jadi saya masih menggunakan media buku saja dalam proses belajar mengajar…….walaupun saya mengajar di jakarta saya hanya mnggunakan media buku dan papan tulis.

    Terima kasih

    Sri Daryati _ UIN
    NIM : 809011000032

  352. MASROFAH ( D PAI 314 UIN )
    Pertanyaan yang membuat saya sempat berpikir apakah saya guru modern atau guru primitif??? awalnya saya merasa sebagai guru modern tapi begitu saya belajar dengan bapak rasanya malu mengaku menjadi guru modern ternyata saya masih jauuuh dari katagori guru modern tapi saya akan terus belajar dan berusaha agar menjadi guru modern tanpa melupakan kalau saya pernah menjadi guru primitif dan saya akan menjadikan murid saya jauh lebih baik dari saya AMIEN……

  353. Saya adalah guru primitif ditahun pertama saya mengajar sekitar tahun 2004. Kemudian seiring berjalannya waktu, perubahan kurikulim, kepemimpinan di sekolah saya maka banyak program-progran yang mulai menyesuaikan dengan kurikulum KTSP yang di dalamnya ada metode PAKEMI (Partisipatif Kreatif Efektif Menyenangkan dan Inovatif). Di awal tahun 2007 sampai tahun 2008 madrasah di daerah kecamatan Limo-Cinere termasuk sekolah saya sering mendapatkan pelatihan, work shop yang di fasilitasi oleh LSM Yasmin bahwa hasil dari Training-training yang diadakan adalah bahwa media pembelajaran dapat kita peroleh dari barang-barang bekas atau tidak perlu modal. Alhasil hampir disetiap kecamatan Limo-Cinere sudah hampir 2 tahun ternyata mereka termasuk saya menjadi guru modern karena hasil dari pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Ketua Kelompok Kerja Madrasah Limo-Cinere yang bekerja sama dengan LSM Yasmin bahwa salah satunya adalah betapa penting seorang guru harus mempersiapkan media pembelajaran setiap akan mengajar.

  354. Menjadi guru modern sangatlah tidak mudah, karena guru modern itu tidak hanya cerdas, pintar dan terampil. Guru modern itu dituntut menjadi guru yang kreatif dan mempunyai wawasan luas. Selain itu ia juga harus mengikuti perkembangan zaman dan mengerti alat teknologi dan mampu mempergunakannya.
    Maka janganlah menjadi guru primitif, karena guru primitif itu guru yang kurang wawasan. Walaupun ia mengenal alat teknologi di era modern ini belum tentu ia dapat mempergunakannya.
    Contohnya aku guru yang bisa dibilang golongan guru primitif, karena disekolahku tidak ada alat komputer, jadi bagaimana aku bisa dibilang guru modern?
    Membuka internet saja aku tidak bisa. Setiap aku mengajar, aku hanya mempergunakan alat2 bantu seperti kertas warna, buah-buahan dan gambar-gambar apa saja yang berhubungan dengan materi pelajaran.
    Jadi apakah aku bisa disebut guru modern???

  355. Saya seorang guru primitif yang berusaha menjadi guru
    modern,yaitu dengan memanfaatkan barang-barang
    dapat di gunakan untuk mendukung proses belajar siswa.
    Sehingga siswa dapat memahami dengan baik apa yang
    di ajarkan walaupun tanpa menggunakan alat modern.
    Menurut saya guru modern adalah guru yang dapat me
    milih metode yang tepat dan tahu bagaimana cara mem
    perlakukan siswanya tanpa harus tergantung dengan
    alat-alat modern.

  356. menurut kesadaran saya, saya masih guru primitif, tapi saya akan berusaha menjadi guru modrn dengan meningkatkan metode-metode pengajaran serta memanfaatkan alat-alat untuk mendukung proses belajar mengajar, seperti: komputer, vcd dan tv untuk media pembelajaran agar siswa dapat mudah memahami apa yang diajarkan serta tidak membuat jenuh siswa apa yang disampaikan.

  357. untuk mengomentari dari pertanyaan tugas media pendidikan, “apakah anda guru primitif atau guru modern”…?
    setelahnya saya berefleksi, dan akhirnya saya menyadari bahwa saya adalah guru primitif, tapi saya berharap dan berusaha untuk menjadi guru yang modern, karena zaman globalisasilah salah satu faktor yang menuntut seorang guru untuk menjadi jiwa yang progresif dan idealis, tetapi tidaklah mudah untuk menjadi seperti itu karena berbagai hal yang kurang mendukung salah satunya adalah faktor finansial untuk memfasilitasinya terutama untuk media,baik compuiter, dll.

    mungkin itulah salah satu komentar saya.

  358. sy seorang guru yg primitif,tetapi sy pernah mendapat juara lomba alat peraga tingkat kabupaten dan propinsi dan saya selalu menggunakan media untuk mengajar anak didik sya.karena dengan media sy dpt menyampaikan materi pljrn dengan mudah,dan anak didik lebih mudah untuk menyerap materi yg disampaikan.tpi sy primitif dlm hal tidak bisa menggunakan tekhnologi yang canggih seperti komputer.maklum dulu wktu sekolah komputer satu untuk berlima.tpi sy tetap ingin maju untuk menambah wawasan terutama dalam hal teknologi. terimakasih pa?

  359. assalamualaikum pak dosen…..!
    terima kasih atas pertanyaan yang telah diberikan ke saya,
    mengenai “apakah saya guru modern atau guru primitif “…?
    sebelum menjawab pertanyaan yang bapak ajukan ke saya,
    terlebih dahulu saya akan mengartikan apa itu primitif dan apa itu modern.
    >primtif : suatu kebudayaan masyarakat atau individu tertentu yang belum mengenal dunia luar atau jauh dari peradaban, tidak mengenal kesopanan dan tata krama baik secara verbal ataupun fisik.
    >modern : yang berarti “sekarang ini” kata modern ini sebuah istilah yang mengandung makna relatif lebih luas, istilah modern ini ditujukan terutama untuk perubahan peradaban, yakni dari peradaban yang bersifat lama menjadi peradaban yang bersifat baru.

    memang cukup sulit untuk menjawab pertanyan tersebut, karena saya harus intropeksi diri saya sendiri, apakah saya guru modern atau guru primitif….? sudah jelas pula definisi yang saya jabarkan pada bagian awal, ya saya termasuk guru modern lah, saya tidak mau dikategorikan guru yang primitif, saya mengajar disekolah madrasah sebagi guru matematika dikelas 3. walaupun ada dalam diri saya konsep-konsep untuk mengajarkan murid dengan media-media seperti kaset vcd yang berisikan cara-cara mengerjakan soal-soal matematika, tapi semua itu belum ada fasilitasnya disekolah saya, mungkin karena minimnya dana disekolah, semua itu hanya sistem sekolah lah yang bisa menjawabnya. sebenernya tidak ada pula yang namanya guru primitif, karena guru primitif adalah guru yang tidak mau merubah sikap primitifnya menjadi sikap modern jadi semua itu terletak pada sikap,alam pikiran (state of mind), kesiagaan dan kesediaan bathin menerima sesuatu yang baru dalam kehidupan, tidak ditekankan pada tekhnik atau keterampilan tertentu.
    mungkin hanya itu saja yang dapat saya komentari, kurang lebihnya saya mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya.
    wassalamualaikum wr. wb.

  360. Menurut saya menjadi guru yang modern harus diawali dengan niat yang ikhlas, sehingga dari niat yang ikhlas timbullah motifasi atau giroh dan tanggung jawab seorang pendidik. Sehingga menjadi seorang pendidikan yang modern atau propesional, yaitu seorang pendidik yang inofatif dan trampil dalam berlangsungnya KBM disertai adanya nilai-nilai pahala dari yang maha kuasa. Jadi luruskan dulu niatnya menjadi seorang pendidik.

  361. Setelah membaca tulisan ini sebetulnya tidak perlu ditanya apakah termasuk guru modern atau guru primitif, yang menjadi maslahnya adalah kita harus menjadi guru modern dan profesional. istilahnya saja sedikit tidak enak “primitif”, terkesan tidak beradab dan tidak berkebudayaan. tapi ya….. seperti itulah kenyataannya, di zaman sekarang ini sangat tidak “beradab dan tidak berbudaya” kalau kita masih mengajar dengan cara-cara primitif dengan masih berpikir “apakah hari ini saya mengajar memakai media atau tidak?” tentunya pikiran kita harusnya memikirkan apa media yang akan kita gunakan hari ini?. tentunya secara pribadi saya berusaha untuk menjadi guru modern dan berbudaya. sangat menarik membaca tulisan ini dan melihat fenomena guru mengajar sekarang ini. mudah-mudahan dengan ilmu dan memohon kepada Allah swt, saya bisa menjalankan amanat sebagai guru dan tentunya menjadi guru yang modern dan beradab, tidak menjadi guru yang primitif . (Aab Abdurrahman UIN D. 314)

  362. Assalamualaikum.
    Mengomentari pertanyaan bapak, apakah saya termasuk guru modern atau primitif. Menurut pendapat saya, kita sudah berada di era globalisasi, yang dunia ini seoalh menjadi kecil, sehingga apa saja dapat kita ketahui dengan cepat. Begitu juga teknologi yang sedang berkembang dan mengikuti setiap aktivitas kita setiap hari, baik aktivitas dalam menjalani kewajiban maupun dalam meneerima hak.
    Begitu halnya ketika saya menjalani profesi saya sebagai guru, saya selalu tidak terlepas dari bayang-bayang teknologi yang sedang terjadi, yang secar langsung memberi dukungan positif maupun tidak ada hubungannya dengan profesi saya.
    Sebagai contoh, saya menggunakan pakaian, mengendarai sepeda motor ke tempat tugas, saya menggunakan media pembelajaran seperti internet, LCD, komputer, dan lain-lain. Itu semua merupakan keadaan dimana dunia sudah modern, dan saya memanfaatkannya. Jadi saya termasuk guru modern. Adapun mengenai metode mengajar yang saya gunakan terkadang menggunakan metode yang lama, ini tidak dapat dikatakan bahwa saya adalah guru primitif.

  363. Saya guru modern atau primitif ?
    Jika dilihat dari keseharian saya tergolong guru primitif karena dalam kegiatan mengajar sehari-hari di TK saya hanya sedikit menggunakan media. Disamping media yang ada di sekolah kamipun belum memadai.
    Sungguhpun demikian saya ingin berusaha keras untuk menjadi guru modern walau pada kenyataannya saya harus belajar tehnologi pada anak-anaksaya.

  364. Apakah aku guru mdern atau primitif?
    Sebuah pertanyaan yang tidak mudah untuk aku jawab. mungkin setiap orang menghendaki untuk menjadi guru yang ‘modern’. setelah membaca artikel yang bapak buat, aku merasa masuk dalam bagian dari cerita tersebut,yaitu seorang guru yang serba otodidak dalam menyampaikan pelajaran tanpa adanya persiapan karena jam terbang yang tinggi sehingga tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkannya secara matang,baik dari segi materi maupun sistem pengajaran. proses kegiatan belajar mengajar yang selama ini aku terapkan mengalir secara natural.
    dalam pandanganku, guru ‘modern’ tidak harus menggunakan media-media yang dewasa ini populer dan berkembang di lingkungan pendidikan. akan tetapi lebih difokuskan pada bagaimana seorang guru mampu memotivasi dan memacu siswa agar merasa nyaman dalam belajar dan disesuaikan dengan kemampuan intelektual mereka tanpa menafikan penggunaan media-media dan teknologi yang memang diperlukan untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar tersebut sehingga menghasilkan output yang berkwalitas dan berkompeten dalam berpacu dengan dunia modern.
    dalam hal ini,aku tidak mempergunakan istilah primitif atau modern,akan tetapi lebih memilih penggunaan istilah seorang guru yang profesional ataukah tidak?

  365. menurut saya mengenai apakah saya guru primitif atau modern . tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya , misalnya saja kita lihat pada era globalisasi saat ini mau tidak mau saya harus menjadi guru modern walaupun saya belum modern karena dalam kehidupan itu kita harus memilih mana yang baik dan mana yang buruk , saya harus menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi saat ini karena seorang guru akan menjadi panutan bagi peserta didiknya , dan saya akan berusaha untuk menjadi guru modern yang muslimah karena mendidik anak bangsa adalah suatu kewajiban bagi seorang pendidik untuk memajukan peserta didiknya ,untuk kearah yg lebih baik sesuai dengan sabda Rasulullah . untuk itu saya sebagai pendidik paling tidak dituntut untuk mengikuti kemajuan teknologi saat ini yg semakin canggih , karena media pembelajaran saat ini mengikuti zaman , dengan adanya internet sangat membantu menjadi salah satu sumber
    untuk pembelajaran , oleh karena itu saya berusaha untuk menjadi guru modern yg muslimah agar nantinya berguna bagi anak didik saya maupun anak kandung saya tentunya . karena setiap guru harus bertanggung jawab kepada anak bangsa , sebagai penerus di kemudian hari .

    SITI SOPWATI ( D PAI 314 UIN )

  366. Assalamualaikum bapak dosen zamris….
    apakah saya guru modern atau primitif?
    saya merasakan bagaimana pertanya yang sangat menyudutkan..mengakuiny keterbatasan media yang saya gunakan ketika sedang belajar dan memungkin saya sebagai guru yang primitif.tapi itu salah saatu faktor keterbatasan sarana prasarana disekolah.saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan iptek.Untuk membantu menumbuhkan motivasi belajar dan pengembangan mutu.insyaAllah dengan usaha dan tekat belajar dengan aktif dan kreatif.smoga murid-murid yang akan datang menjadi murid-murid yang berpengetahuan modern.

  367. sitimarhamah (R D 314 UIN PAI)

    Apakah aku guru mdern atau primitif?
    Sebuah pertanyaan yang tidak mudah untuk aku jawab. mungkin setiap orang menghendaki untuk menjadi guru yang ‘modern’. setelah membaca artikel yang bapak buat, aku merasa masuk dalam bagian dari cerita tersebut,yaitu seorang guru yang serba otodidak dalam menyampaikan pelajaran tanpa adanya persiapan karena jam terbang yang tinggi sehingga tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkannya secara matang,baik dari segi materi maupun sistem pengajaran. proses kegiatan belajar mengajar yang selama ini aku terapkan mengalir secara natural.
    dalam pandanganku, guru ‘modern’ tidak harus menggunakan media-media yang dewasa ini populer dan berkembang di lingkungan pendidikan. akan tetapi lebih difokuskan pada bagaimana seorang guru mampu memotivasi dan memacu siswa agar merasa nyaman dalam belajar dan disesuaikan dengan kemampuan intelektual mereka tanpa menafikan penggunaan media-media dan teknologi yang memang diperlukan untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar tersebut sehingga menghasilkan output yang berkwalitas dan berkompeten dalam berpacu dengan dunia modern.
    dalam hal ini,aku tidak mempergunakan istilah primitif atau modern,akan tetapi lebih memilih penggunaan istilah seorang guru yang profesional ataukah tidak?

  368. Memahami makna modern dan primitif. Saya mencoba untuk menggambarkan bagaimana dahulu Rasulallah saw datang dan diutus ke jazirah Arab dengan sebuah kondisi dan hukum yang sangat primitif. Rasulallah saw datang dengan membawa perubahan yang mengedepankan sikap modern, modern ini terutama ditujukan untuk perubahan peradaban, yakni dari peradaban yang bersifat telah lama (primitif) menjadi peradaban yang bersifat baru (Al-Quran dan Sunah). Saya tidak mau terjebak dengan keduanya, karena guru yang modernpun bisa dikatakan primitif, jika dirinya tidak bisa menjadi media utama (suritauladan) bagi muridnya. Sikap modern menjadi prioritas utama bagi guru yang berkinginan membawa sebuah perubahan ke arah yang lebih baik.

  369. TANGGAPAN AKU GURU MODEREN ATAU PRIMITIF

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakaatuh

    Menurut pendapat saya guru Modern guru yang mengajar dan mendidik anak muridnya dengan penuh tanggung jawab dalam hal memberikan materi pelajaran dengan cara atau penyampaian materi yang sesuai dengan rencana pelajaran yang disampaikain.
    Sebagai guru profesional juga dapat menggunakan berbagai teknologi seperti melalui computer/Audio visual,tv,Radio dsb, dengan menggunakan alat teknologi ini kita dapat terbantu dalam proses belajar dan mengajarnya sesuai dengan kegiatan dan pelajaran dan fasilitas yang ada dilingkungan sekolah ,dan juga dilengkapi dengan Kurikulum,dan RPP yang dibuat oleh guru dengan kemampuan dan kebutuhan anak murid. Disiplin dan berupaya memahami masalah dan memodifikasi prosedur dalam pengajarannya.dan mungkin saya masih banyak kekurangan dalam hal mengajar ataupun dalam menggunakan alat teknologi yang sekarang sedang berkembang di indonesia yang terus banyak belajar.oleh sebab itu saya sebagai murid bapak saya minta bimbingan dari bapak untuk dapat memberikan saran /masukan agar saya menjadi guru yang efektif dan dapat berguna bagi anak didik kita.

    Wassalamu’alikum Warahmatullahi wabarakaatuh

    Nama : Yulianti UIN SYARIF HIDAYATULLOH I (319)
    NIM : 809011000021

  370. JUBAEDAH (I/3.19 UIN)
    Jika saya ditanya, saya guru primitif atau guru modern? Maka saya akan menjawab “saya termasuk guru primitif”. Kenapa? Karena selama ini saya mengajar masih menggunakan sistem yang lama, yaitu dengan menggunakan metode ceramah, terpaku pada buku panduan dan hanya mengandalkan sarana dan prasarana yang ada. Tapi terkadang saya juga menjelma menjadi guru yang modern, jika materi-materi pelajaran tertentu membutuhkan informasi-informasi dari internet. Primitif atau modern bagi saya tidak masalah, yang terpenting adalah bagaimana seorang guru dapat memberikan yang terbaik bagi peserta didiknya.

  371. Langsung saja…!
    Saya akan menjawab saya adalah seorang guru yang primitif, kenapa? Y karena saya orang dari desa di desa juga alat-alat tekhnologi belum seluruhny bisa dimiliki karena faktor ekonomilah, dengan hape pun saya masih gaptek untuk menggunakany apalagi kalau mengajarkan murid-murid saya dengan berbagai macam media ya wajar karena umur saya sudah 50 tahun, tetapi disini saya tetap berusaha untuk merubah kegaptekan saya terhadap berbagai macam media,
    Hatur nuhun ya pak dosen…!

  372. Langsung saja…!
    Saya akan menjawab saya adalah seorang guru yang primitif, kenapa? Y karena saya orang dari desa di desa juga alat-alat tekhnologi belum seluruhny bisa dimiliki karena faktor ekonomilah, dengan hape pun saya masih gaptek untuk menggunakany apalagi kalau mengajarkan murid-murid saya dengan berbagai macam media ya wajar karena umur saya sudah 50 tahun, tetapi disini saya tetap berusaha untuk merubah kegaptekan saya terhadap berbagai macam media,
    Hatur nuhun ya pak
    N.Nurlela(i.319 uin)

  373. saya guru primitif atau modern ??
    pertanyaan yang sulit dan bingung untuk menjawabnya
    ya saya harus jujur akan diri saya sendiri. setelh saya
    membaca artikel dari bapak, saya merasa termasuk
    ke dlam guru yang primitif, solanya saya selalu bingung
    untuk menyiapkan bahan/media untuk pembelajaran,
    yang akhirnya saya menyampaikan dengan secaranatural aja , dengan metode
    ceramah. setiap saya mengajar. tetapi setelah mendapat
    ilmu dari bapak saya akan berusaha ke arah yang lebih baik.

  374. Asslamu alaikum, Wr.Wb.

    SAYA GURU PRIMITIF ATAU MODERN….?

    * Bapak Dosen yang saya hormati…
    Saya seorang Guru di Sekolah Menengah Pertama yang mengajar pada bidang studi Al-Qur’an sebagai bidang studi MULOK (Muatan lokal).
    Selama mengajar, saya menggunakan metode yang sudah lama diterapkan, seperti:
    Membaca, menghafalkan surat/ayat pendek, menyambung huruf, menulis/menyalin surat dan ayat Al-Qur’an.
    Metode lama dan baru (Metode Iqra) saya padukan, walaupun masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan.

    Dengan adanya mata kuliah Media Pendidikan ini membuat saya sadar akan pentingnya IPTEK sebagai perantara dalam menyampaikan pesan kepada peserta didik.
    Saya menyadari bahwa saya adalah sosok guru yang primitif yang akan melangkah menjadi sosok guru modern, karena ketidakmampuan saya menggunakan Teknologi.

    Namun saya akan terus berusaha belajar dan belajar agar bisa menjadi guru yang beriman, berjiwa modern dan selalu mengikuti perkembangan Zaman.

    Wassalamu’ alaikum Wr.Wb

  375. Assalamu’alaikum…
    Pertanyaannya sulit untuk dijawab…
    Jujur saya termasuk guru primitif, tapi saya punya tekad untuk berusaha menjadikan diri saya sebagai guru yang modern demi kemajuan anak didik yang saya ajarkan. Saya sadari dengan kekurangan kemampuan ini, saya akan berusaha agar lebih giat lagi agar menjadi guru yang modern demi kelangsungan proses belajar mengajar yang akan datang..

  376. menjadi guru yang modern adalah idaman setiap orang guru, namun untuk menjadi seorang guru yang modern tidaklah mudah semudah membalikan telapak tangan dan tidaklah seorang guru itu dikatakan modern dikarenakan ia hidup di zaman modern ini. Saya kira masih banyak guru “primitif” yang hidup di zaman modern ini dan sampai kapanpun guru primitif akan tetap ada……….??? (bila guru itu sendiri tidak mempunyai keinginan untuk memodernisasi diri).
    Seorang guru yang modern bukan hanya yang menguasai teknologi semata, berdasi dan berpenampilan menarik dengan leptop dijingjing. guru yang modern adalah guru yang memiliki multi fungsi. selain sebagai seorang pengajar guru pun dituntut untuk menjadi seorang pendidik, pembimbing, pelatih, penilai dan mampu mengarahkan dan mengevaluasi peserta didiknya.
    selain itu seorang guru harus memiliki kualifikasi akademik, memiliki kompetensi pedagogik, memiliki kompetensi kepribadian, sosial dan kompetensi profesional.
    Dan saya dapat menilai diri sendiri bahwa saya adalah seorang guru “primitif” yang berusaha untuk menjadi seorang guru yang “modern”. karena saya belum memiliki kualifikasi akademik, walaupun tahu tidak kurang dari 33 model pembelajaran namun semua itu belum saya kuasai.

  377. Aku Guru Modern atau Primitif? Sangat mudah untuk menjawab pertanyaan itu. Setiap orang akan ingin menjawab saya adalah guru modern, agar tidak dibilang ketinggalan kereta (jaman). So jawaban itu memang mudah diucapkan namun sangat susah untuk dipraktekkan. Saya merasa di suatu saat saya menjadi guru primitif dan di saat yang lain saya menjadi guru modern, saya menyadari bahwa itu semua bagian dari proses pembelajaran setiap orang untuk menjadi pengajar yang sesungguhnya.pernah saya menjadi guru modern karena mengajar di sekolah modern,dengan konsep bilingual, resources impor ditambah dengan fasilitas multimedia terkini ternyata hanya sekolahnya yang modern dengan guru yang primitif, itu lebih saya sadari ketika baca artikel ini. Bismillah dengan tekad yang kuat, saya akan hijrah dari guru primitif ke guru modern.thank’s untuk pencerahannya.

  378. menjadi guru yang modern adalah idaman setiap orang guru, namun untuk menjadi seorang guru yang modern tidaklah mudah semudah membalikan telapak tangan dan tidaklah seorang guru itu dikatakan modern dikarenakan ia hidup di zaman modern ini. Saya kira masih banyak guru “primitif” yang hidup di zaman modern ini dan sampai kapanpun guru primitif akan tetap ada……….??? (bila guru itu sendiri tidak mempunyai keinginan untuk memodernisasi diri).
    Seorang guru yang modern bukan hanya yang menguasai teknologi semata, berdasi dan berpenampilan menarik dengan leptop dijingjing. guru yang modern adalah guru yang memiliki multi fungsi. selain sebagai seorang pengajar guru pun dituntut untuk menjadi seorang pendidik, pembimbing, pelatih, penilai dan mampu mengarahkan dan mengevaluasi peserta didiknya.
    selain itu seorang guru harus memiliki kualifikasi akademik, memiliki kompetensi pedagogik, memiliki kompetensi kepribadian, sosial dan kompetensi profesional.
    Dan saya dapat menilai diri sendiri bahwa saya adalah seorang guru “primitif” yang berusaha untuk menjadi seorang guru yang “modern”. karena saya belum memiliki kualifikasi akademik, walaupun tahu tidak kurang dari 33 model pembelajaran namun semua itu belum saya kuasai.

  379. Assalamu’alaikum wr. wbr
    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, apakah saya termasuk guru primitif atau modern ?, Jujur selama dalam melaksanakan proses KBM, saya kadang kala mengajar dengan cara melihat kondisi siswa disamping karena keterbatasan fasilitas di sekolah, sehingga dalam proses KBM kadang kala apa adanya. Setelah saya membaca artikel bapak,saya menyadari dengan sesungguhnya bahwa saya termasuk guru primitif, dengan ini saya akan berusaha sebaik-baiknya karena pada dasarnya guru lah yang dapat menentukan proses KBM dengan memakai beberapa methode sehingga siswa mau dan tertarik terhadap materi pembelajaran, agar tidak menjenuhkan dan dapat meningkatkan motivasi belajarnya.
    Wassalamu’alaikum wb. wbr.
    Empur Kartika (TPAC.DM UIN) 326

  380. Assalamu’alaikum wr. wbr
    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, apakah saya termasuk guru primitif atau modern ?, Jujur selama dalam melaksanakan proses KBM, saya kadang kala mengajar dengan cara melihat kondisi siswa disamping karena keterbatasan fasilitas di sekolah, sehingga dalam proses KBM kadang kala apa adanya. Setelah saya membaca artikel bapak,saya menyadari dengan sesungguhnya bahwa saya termasuk guru primitif, dengan ini saya akan berusaha sebaik-baiknya karena pada dasarnya guru lah yang dapat menentukan proses KBM dengan memakai beberapa methode sehingga siswa mau dan tertarik terhadap materi pembelajaran, agar tidak menjenuhkan dan dapat meningkatkan motivasi belajarnya.
    Wassalamu’alaikum wb. wbr.

  381. Setelah saya membaca artikel bapak, ternyata saya termasuk guru primitif, karena dalam proses pembelajaran tidak selalu menggunakan media, yang seharusnya media tersebut sangat penting digunakan dalam KBM, tetapi karena fasilitas yang disediakan disekolah tidak memadai, saya pun sebagai guru hanya bisa memakai media seadanya, dan itupun hanya untuk beberapa materi pelajaran saja. Harapan saya dan pastinya harapan semua guru ingin menjadi guru yang modern sesuai tuntutan jaman agar dapat memberikan yang terbaik untuk anak didiknya.

  382. assalamualaikum Wr.Wb
    menjawab pertanyaan bapak saya sebagai guru modern atau primitif ????
    memang pada kenyataannya sekarang kami hidup di era globalisasi dimana segala sesuatunya dapat dicari dan ditemukan melalui teknologi oleh karena itu saya dituntut untuk mengusainya ditambah dengan profesi saya sebagai guru yang mengharuskan untuk memberikan ilmu kepada anak didik maka saya memerlukan informasi yang lebih tidak hanya berpaku pada buku paket yang diharuskan oleh setiap sekolah.
    tetapi pada kenyataannya “modern” tidak berarti mengusai teknologi tetapi juga memiliki kreativitas,inovasi,intelektual yang baik,profesionalisme dalam memberikan materi pendidikan kepada peserta didik.selain itu pendidik juga harus mengetahui keadaan peserta didik secara mendalam.
    namun kenyataannya saya termasuk guru primitif yang ingin menjadi guru modern dan saya akan terus belajar untuk memperbaiki kualitas dan kekurangan yang saya miliki.alasan saya termasuk guru primitif karena lingkungan sekolah yang tidak mendukung dalam hal teknologi meskipun berada di kota jakarta selain itu ketika saya masih bersekolah teknologi belum berkembang seperti sekarang.

  383. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Setelah saya membaca artikel bapak, ternyata saya termasuk guru primitif, karena dalam proses pembelajaran tidak selalu menggunakan media, yang seharusnya media tersebut sangat penting digunakan dalam KBM, tetapi karena fasilitas yang disediakan di sekolah tidak memadai, saya pun sebagai guru hanya bisa menggunakan media seadanya, dan itupun hanya untuk beberapa materi saja. harapan saya dan pastinya harapan semua guru ingin menjadi guru yang modern sesuai tuntutan jaman, agar dapat memberikan yang terbaik untuk anak didik.

  384. setelah saya membaca artikel Bapak tentang aku guru modern atau primitif, menurut saya,saya adalah guru primitif akan tetapi saya tidak akan menyerah untuk menjadi guru yang modern demi keberhasilan anak didik saya, oleh karena itu saya akan selalu berusaha menjadi guru yang terbaik dalam melakukan pengajaran dan berusaha memilih media pengajaran yang tepat untuk membantu anak didik saya dalam memahami pelajaran yang sedang saya ajarkan demi tercapainya tujuan pengajaran.

  385. Kadang-kadang saya sudah menjadi guru modern,karena saya menggunakan media dalam mengajar.Walaupun itu bukan media elektronik.Karena di sekolah saya belum ada fasilitas tersebut.Jadi saya hanya menggunakan media sederhana saja yang ada di sekitar saya.Misalnya dalam mengajarkan huruf hijaiyyah saya menggunakan kertas yang bertuliskan huruf-huruf hijaiyyah yang dapat kita jumpai di toko-toko buku.Dan menurut saya itu dapat membantu mempermudah saya dalam mengajar.Atau di saat saya memberikan mufrodat B.Arab saya selalu menggunakan benda yang memang memungkinkan saya untuk membawa ke kelas.Dan kadang-kadang saya masih guru primitif,karena saat saya ingin menggunakan media saya terbentur oleh fasilitas.Ingin rasanya saya menggunakan media walaupun tidak disediakan oleh sekolah tetapi saya bisa menggunakan sesuatu yang saya punyai.Saya selalu berharap ke depannya saya betul-betul menjadi guru modern yang memberikan pengajaran yang terbaik untuk murid-murid saya.Amien

  386. Setelah saya membaca artikel Bapak tentang “aku guru modern atau primitif” menurut saya, saya adalah guru yang primitif tapi saya tidak akan menyerah untuk menjadi seorang guru yang modern demi keberhasilan anak didik saya. Saya akan selalu berusaha menjadi guru yang terbaik dalam melakukan pengajaran dan berusaha memilih media pengajaran yang tepat untuk membantu anak didik saya dalam memahami pelajaran yang sedang saya ajarkan demi tercapainya tujuan pengajaran karena keberhasilan anak didik merupakan hal yang paling berharga bagi seorang guru.

  387. Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
    Keterampilan menggunakan media pendidikan sangat di butuhkan, terlebih di zaman sekarang ini, tetapi tentu saja menggunakan media harus dengan penuh hati agar pembelajaran mengena kepada peserta didik, ada yang lebih penting juga bahwa dalam menggunakan media pendidikan harus dalam situasi yang nyaman dan menyenangkan. Saya menggunakan media sebelum mengajar sesuai dengan kebutuhan, misalnya, dalam materi percobaaan membuat teh manis, maka sebelumnya saya menyiapkan air panas, teh, gula, sendok, cangkir, lap, dan meja yang nantinya yang membuat sendiri, jd menurut saya, saya bukan seorang guru yang primitif, akan tetapi primitif tidak selalu negatif.

  388. Assalamu’alaikum pak dosen…………..
    Saya termasuk guru modern atau primitif……..?????
    Dengan adanya pertanyaan seperti ini, saya merasa bingung untuk menjawabnya karena di satu sisi kita bisa di bilang guru modern dan di sisi lain kita bisa juga di bilang guru primitif.
    Kita bisa di bilang guru primitif pada saat kita menjelaskan kepada anak didik kita tentang suatu materi pelajaran dengan menggunakan alat peraga yang sederhana serta kita dapat menjelaskannya dengan apa yang terjadi secara langsung. Misalnya saja, pada zaman dulu kalau mau menyalakan api, dengan menggunakan batu yang saling bergesekan dan bisa menghasilkan api dari gesekan batu tersebut. Itu bisa kita peragakan di hadapan anak didik kita, apa yang terjadi pada masa lalu bagaimana cara menyalakan api.
    Kita bisa di bilang guru modern pada saat kita menjelaskan kepada anak didik kita tentang suatu materi pelajaran dengan alat teknologi yang sudah canggih, seperti Komputer, OHP, VCD dan Laptop serta alat elektronik lainnya yang dapat di pergunakan untuk memberikan pembelajajaran kepada anak didik kita pada masa sekarang ini sesuai dengan perkembangan zaman.
    Untuk kita, saya merasa masih menjadi guru primitif karena saya masih menggunakan alat peraga yang sederhana, tapi ada kalanya saya menggunakan alat peraga yang sudah canggih.

  389. Ass. Menjawab pertanyaan Bpk, Apakah saya Guru Primitif atau Modern? Jujur mungkin saya termasuk Guru Primitif dalam pengertian masih sederhana dalam pengajaran karena di sekolah saya belum ada komputer apalagi internet. Tapi saya merasa Guru Modern juga karena sebagai guru TK setiap mengajar saya tidak pernah lepas dari Media. Ketika saya mengajarkan kepada anak-anak macam-macam rasa, misal : rasa gula manis, garam itu asin, kopi itu pahit maka saya menyediakan semua Media itu supaya anak-anak dapat mengetahui bentuk dan rasa. Saya juga akan berusaha dan belajar agar supaya betul menjadi guru modern dan dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

  390. Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Aku guru Primitif atau Modern?!!
    Setelah saya membaca artikel bapak di atas, saya muulai berfikir apakah saya termasuk guru yang primitif atau sudah menjadi guru modern?!!
    karena jujur saja di dalam dunia pendidikan ini saya masih terbilang sangat baru menjalani nya, saya mulai mengajar pada saat saya baru lulus Aliyah dan saat itu saya langsung mengajar.
    Pada saat itu mungkin saya termasuk guru yang primitif, karena sebelum saya mengajar pertanyaan yang muncul di otak saya adalah ” bagaimana saya akan mengajar anak-anak tersebut, bagaimana membuat agar anak-anak merasa nyaman dengan cara mengajar saya?!!”
    Namun dengan seiring berjalan nya waktu, pengalaman saya dalam mengajar pun bertambah.
    Dan perlahan-lahan mungkin saya bisa di katakan sudah termasuk guru yang modern ya walaupun pengalaman saya masih jauh di bandingkan dengan teman-teman di kelas.
    Dan dengan telah membaca artikel bapak saya telah mendapat banyak pencerahan tentang bagaimana cara kita mengajar di dalam kelas.
    Terima kasih pak sebelum nya.,,

  391. Setelah membaca artikel Bapak, timbul pertanyaan apakah saya guru primitif atau modern?
    Jujur mungkin saya guru primitif, karena dalam mengajar saya belum menggunakan komputer ataupun internet. Memang pada zaman Era Globalisasi teknologi sangat penting, dimana manusia bisa memiliki ilmu pengetahuan yang lebih baik. Menurut saya guru tidak bisa dikatakan primitif atau modern, karena walaupun guru-guru tidak menggunakan alat-alat teknologi seperti komputer, internet ataupun yang lainnya, mungkin masih ada media lain yang bisa dijadikan alat pembelajaran. Saya berusaha untuk menjadi guru modern, karena guru yang modern itu sangat berpengaruh terhadap daya serap anak dalam mengikuti pelajaran.

  392. Assalamu’aliakum Wr. WbSetelah membaca artikel Bapak, timbul pertanyaan apakah saya guru primitif atau modern?
    Jujur mungkin saya guru primitif, karena dalam mengajar saya belum menggunakan komputer ataupun internet. Memang pada zaman Era Globalisasi teknologi sangat penting, dimana manusia bisa memiliki ilmu pengetahuan yang lebih baik. Menurut saya guru tidak bisa dikatakan primitif atau modern, karena walaupun guru-guru tidak menggunakan alat-alat teknologi seperti komputer, internet ataupun yang lainnya, mungkin masih ada media lain yang bisa dijadikan alat pembelajaran. Saya berusaha untuk menjadi guru modern, karena guru yang modern itu sangat berpengaruh terhadap daya serap anak dalam mengikuti pelajaran.

  393. assalamualaikum wr. wb

    guru modern atau primitif ya???
    keinginan untuk menjadi seorang guru yang modern sudah ada dalam hati saya,,akan tetapi untuk mengapresiasikannya kedalam bentuk nyata sering kali sulit saya lakukan karena terbatasnya sarana yang ada. sehingga untuk sekarang ini mungkin saya masih merujuk kepada guru yang primitif,,kendati pun saya hendak melangkah apalah daya apabila tidak didukung oleh pihak sekolah. mungkin untuk bisa mengembangkan diri menjadi guru yang modern setelah saya mendapat ilmu dari bapak saya akan mencari sekolah lagi yang bisa membimbing saya untuk menjadi guru modern di zaman ini.

    terima kasih bapak,,
    ( SEPTA.SATRIANDINI / D.314 / PAI-UIN)

  394. Di dalam saat sekarang ini yang dinamakan guru modern apabila mengajar kita harus memakai media, karena dengan media itu pembelajaran lebih mudah dicerna oleh anak didik kita. Andaikata kita mengajar praktek sholat dengan media anak-anak kita akan mudah meniru gerakan-gerakan sholat yang kita ajarkan meskipun mereka masih di tingkat madrasah iptidaiah. Oleh karena itu, media sangat dibutuhkan pada masa sekarang ini oleh guru-guru yang modern agar anak-anak kita menjadi anak didik yang tidak terbelakang.

  395. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Setelah membaca cerita yang Bapak tulis, saya merasa termasuk klasifikasi guru primitif atas dasar pendekatan penggunaan media dalam kegiatan belajar & mengajar yang bapak golongkan. Namun apakah tanpa atau menggunakan media dalam kegiatan belajar & mengajar bisa dikatakan guru primitif atau bukan guru primitif? Apakah pada intinya dalam kegiatan belajar mengajar yang paling utama bagaimana materi yang ingin kita sampaikan dapat diserap oleh murid walaupun tanpa media sekalipun. Bahkan ada pengajar yang menggunakan media yang tercanggih dalam mengajarnya malah tidak dapat diserap inti dari materi yang disampaikanya.

  396. Assalamualaikum……..
    apa aku guru modern atau primitif ?
    Dari artikel bapak yang telah saya baca diatas ,saya merasakan banyak sekali memiliki kekurangan yang ada pada diri saya,saya termasuk kategori guru primitif karena memiliki banyak kekurangan baik dalam hal penyampaian materi maupun kurang bisa memamfaatkan media karena kurangnya pengetahuan dan pengalaman .
    oleh sebab itu saya mohon bimbingannya dari bapak agar menjadi lebih baik lagi. s aya akan terus berusaha memperbaiki diri saya agar dapat mengajar secara optimal.

  397. Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    pak Zamris yang saya hormati……

    pertanyaan bapak tentang apakah saya guru modern atau guru primitif, sebenarnya sebuah pertanyaan yang cukuip mengelitik hati saya. Dan mudah-mudahan saya tidak terjebak dengan pertanyaan tsb. Karena sebenarnya kurang pas juga kalau seorang guru dianalogikan dengan primitif atau modern hanya karena tidak memanfaatkan salah satu fasilitas /sarana penunjang proses dalam mencapai tujuan pengajaran. Sebab terkadang dalam menyampaikan pelajaran tidak harus selalu menggunakan media. Apabila dalam menyajikan pelajaran dianggap mampu tanpa media maka bukan berarti dikatagorikan sebagai guru perimitif, atau juga ketika dalam menyajikan pelajaran menggunakana media bukan berarti juga disebut guru modrn. Jadi menurut pendapat saya ukuran primitif atau modernnya sebagai guru bukan terletak pada saat mengajar menggunakan media atau tidak. Karena kalau ukurannya hanya itu maka yang ada “kapan saatnya jadi guru modern dan kapan saatnya juga menjadi guru primitif” dan menurut saya syah-syah saja. karena masih banyak faktor yang lain yang menjadi ukuran modern atau primitif, seperti daya kreatifitas, inovatif, berwawasan kedepan, mengikuti perkembangan, informasi, dll. Sehingga tidak terjebak bahwa kita adalah guru modern. Mohon koreksi……. Terimakasih

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb
    salam ta’dhim saya

    Muarif (dual mode UIN Jakarta smt V Kls i R. 319)

  398. Pada dasarnya memang selayaknya sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan teknologi seorang guru harus mampu menguasai teknologi guna penunjang dalam penyampaian materi pelajaran.
    Untuk saat ini saya memang termasuk guru yang primitif dalam hal teknologi, namun saya berusaha untuk menjadi guru yang modern yang mampu menggunakan media elektronik dalam penyampaian materi.
    Serta saya juga selalu berusaha menjadi guru yang baik bagi peserta didik dan menurut hemat saya, media penunjang penyampaian materi tidak hanya berupa teknologi, tapi dapat pula berupa gambar atau kreatifitas lainnya yang kita buat sendiri.
    Singkatnya dengan kata lain, saya akan senantiasa berusaha guru modern yang mampu menguasai teknologi yang dalam hal ini yaitu teknologi komunikasi sesuai perkembangan zaman yang dapat digunakan sebagai media penunjang pembelajaran.

    Ummu Kulsum (TPA.C / 3.26)
    UIN SYARIF HIDAYATULLAH
    CIPUTAT – JAKARTA

  399. setelah saya membaca dari beberapa artikel tenteng guru moderen.di sekolah kami sebagian besar guru sudah menggunakan consep metode modern,karena di tempat saya mengajar siswa dan siswi di pasilitasi dngan adnya 10 unit komputer,ada lab ipa,dan ada perpustkaan,yang secara tidak langsung guru modren menerapkan konsep modern.di sekolah kami jumlah guru ada 10 orang dengan berpakain seragam rapi,di tambah 1 penjaga sekolah.
    empat guru berkendraan mobil dan enam guru berkendraan sepeda motor sehingga lebih menegaskan bahwa konsep modern sudah terimpliksi dalam kehidupan guru-guru di sekolah kami.kelihatan nya sudah cukup keren

  400. terima kasih atas penjelasan bapak mudah-mudahansaya mampu menjadi guru yang modrn yang dapat memanfaatkan media pembelajaran namun kita tidk mengabaikan teori pembelajaran sesuai dengan guru-guru kita terdahulu, walaupun tanpa media pembelajaran.

  401. Dari penjelasan Bpk tentang “Saya guru Modern atau Guru Primitif”. Menurut saya, saya adalah termasuk guru modern. Karena sejak lebih dari 20 tahun saya mengajar di sekolah TK, dalam membrikan materi pelajaran saya selalu menggunakan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Karena di sekolah TK tanpa media dan alat peraga anak-anak TK sangat sulit memahami apa yang disampaikan oleh guru. Setelah saya membaca artikel Bpk, saya jadi tambah paham apa arti pentingnya menjadi guru modern dengan menggunakan media pembelajaran dalam keseharian mengajar yang selama ini saya jalani di sekolah Taman Kanak-kanak. Media pembelajaran tersebut saya dapatkan melalui pembuatan dari barang bekas (yang sudah tidak terpakai) dan sebagian juga saya beli dari biaya anggaran sekolah.

  402. Setelah saya baca cerita yang bapak sampaikan, saya mungkin sudah dan akan menjadi guru modern. Karena setiap kali saya akan melakukan kegiatan belajar mengajar saya cenderung selalu memikirkan media apa yang akan saya gunakan? Akan tetapi karena keterbatasan fasilitas yang ada di sekolah, jadi mau ga mau saya hanya menggunakan media papan tulis dan kapur.

  403. Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Setelah saya menyimak cerita bapak, mungkin saya termasuk golongan guru modern, karena setiap malam sebelum tidur sering terlintas dalam benak saya untuk melakukan perubahan-perubahan metode belajar yang akan saya gunakan termasuk media yang diperlukan untuk kegiatan belajar mengajar esok hari, tentunya dengan mempertimbangkan ketersediaan fasilitas media yang ada disekolah.

  404. Assalammualaikum.Wr.Wb

    Menjawab pertanyaan apakah “Aku guru modern atau primitif ??”. Melihat komentar di atas, banyak sekali teman-teman yang tidak memahami maksud dari pertanyaan tersebut. Modern tidak-nya guru, tidak terkait dengan ‘high technology’ atau seberapa canggih media pembelajaran yang kita gunakan. Guru dikatakan modern jika dapat menggunakan segala alat (tools) disekitarnya menjadi sebuah media pembelajaran. alat tersebut tidak harus high-tech, alat tersebut bisa berupa barang-barang bekas yang dapat dimanfaatkan. contoh: penggunaan beberapa kardus bekas dan kaca cembung yang disulap menjadi projector.

    Guru dikatakan modern jika sudah mempunyai pola pikir yang kreatif dan lebih terorientasi kepada tujuan pembelajaran itu sendiri dan bagaimana cara mencapainya? pemikiran diluar kotak (out of box) diperlukan untuk mendobrak stigma lama mengenai media pembelajaran lain selain text book.

    Jadi kesimpulannya, sangat mungkin menjadi guru modern di tempat-tempat terpencil yang minim fasilitas. Sebaliknya, mungkin saja kita adalah guru primitif di sekolah yang mungkin kaya dengan fasilitas dan tools yang memadai.

    salam,

  405. assalamu’alaikum wr.wb.
    Menurut saya untuk artikel tenteng GURU PRIMITIF APA GURU MODERN. itu dalah sebuah acuan dan intropeksi diri bagi saya pribadi. Dimana terkadang saya menjadi guru yang primitif terkadang saya juga manjadi guru modern. Menjadi guru modern atau guru primitif tergantung dari seorang guru itu sendiri. Untuk menjadi guru modern pada saat sekarang ini amat sangat dituntut dalam sebuah pendidikan. Bukan saatnya lg dalam memberikan pelajaran hanya melalui teori dan bersifat otoriter terhadap anak didik. Dan itu akan menbuat jenuh dalam pembelajaran. Tetapi dimana sebuah tuntutan untuk jadi guru yang medern sekaligus guru profesional harus memadupadankan antara teori dan medi pembelajaran, kalaupun tidak mampu untuk pengadaan media pembelajaran seperti komputer atau alat -alat elektronik yang lain , kita bisa menggunakan media pembelajaran yang sederhana, yang terpenting anak didik kita mengerti dan faham atas apa yang telah kita berikan sehingga menciptakan anak didik yang cerdas dan mempunyai kreatifitas yang tinggi. Jadi untuk menjadi guru modern tidak harus menggunakan media pembelajaran tapi seperti apa yang dikatakan oleh bapak zamri. DENGAN APA SAYA HARUS MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MATERI HARI INI. Dan kita sebagai guru jg harus bisa menjadi guru yang modern serta berkembang sesuai dengan perkembangan zaman sekarang ini. Dan ini merupakan sebagai motivasi saya bagaimana caranya untuk bisa menjadi guru modern. terima kasih bapak zamri atas ilmu yang telah bapak berikan kepada kami semuanya.
    wassalamu’alaikum wr.wb.

  406. saya tidak mengatakan bahwa saya termasuk guru yang masih primitif ataupun guru yang masih modern, tapi saya berusaha untuk mengikuti kaidah fiqih, yang menyebutkan “al-muhafazhoh ‘alal qodim as-sholis wal akhdzu bil jadiidil ashlah” yang maksudnya adalah melestarikan sistem lama(tradisional) yang masih relevan dan meningkatkan sistem baru(modern) yang lebih baik(efektif).
    sekian my coment.

    m.harun rasyid
    pai dual mode (i.319 uin)

  407. Saya guru TPA di SDN Pisangan Timur 14 Pagi, materi pengajaran saya adalah materi yang saya ajarkan kepada peserta didik tentang membaca dan menulis iqro, menghafal bacaan sholat, menghafal surat-surat pendek, belajar tadwid, saya mengunakan metode ceramah, karena keterbatasan fasilitas di sekolah kami, saya ingin menjadi guru yang moderen, saya akan belajar banyak tentang media teknologi, saya sadar saya bukan kategori guru modern.

  408. Assalamu’alaikum. wr.wb.
    saya adalah guru primitif karena masih merasa belum memenuhi kriteria guru modern, karena di tempat saya mengajar sarananya belum memadai.
    walaupun demikian saya akan terus berusaha menjadi guru yang modern, karena di zaman sekarang ini semuanya memang sudah modern.
    oleh karena itu saya akan lebih meningkatkan sebagai guru.
    Terimakasih.

  409. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya merasa belum menjadi guru modrn,tapi saya sangat ingin menjadi guru modern dengan terus berkreasi dan berinovasi dalam melaksanakan tugas mengajar di sekolah termasuk dengan menggunakan media pendidikan yang tersedia. Karena ternyata media pendidikan sangat membantu dalam mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal.

  410. Ass. kalau ilustrasi yang bapak berikan demikian…, maka jawaban dari saya tentang pertanyaan apakah saya guru primitif atau guru modern dengan pasti saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru modern, karena pertanyaan-pertanyaan tersebut yang muncul ketika akan melakukan KBM… media apa yang tepat, memudahkan dan menyenangkan…. alhamdulillah,mungkin karena sekolah tempat saya mengajar mendukung untuk demikian……tapi ketika saya mengajar di sekolah di desa juga, saya akan berusaha menyiapkan media pembelajaran yang tepat dan menyenangkan buat anak-anak, seperti belajar tajwid dengan bermain kartu, nama-nama malaikat dengan lagu dan dengan bermain stik yang sudah ditempeli dengan nama-nama malaikat…

  411. ass,, wr wb.. jika saya mendapatkan pertanyaan tersebut,, saya akan menjawab bahwa saya termasuk kedalam golongan modern… walaupun terkadang masih ada kebingungan dalam menuangkan ide kedalam media,, dalam bentuk seperti apa saya akan menyampaikan pelajaran kepada anak2 yang tentunya menarik untuk mereka,, karena hal itu juga akan mampu memacu semangat mereka dalam belajar..

  412. petanyaan yang membangkitkan fikiran.
    saya lahir di zaman modern, maka saya adalah guru yang modrn.
    mungkin yang menjadi letak primitif atau modernnya adalah pada pola fikir dan proses pengajaran dan pembelajarannya. hal demikianpun tergantung pada perluasan wawasan.

  413. secara belajar, saya guru modern, tetapi karena keterbatasan teknologi sya mungkin termasuk guru primitif.dan saya akan berusaha untuk mengubah hal itu menjadi guru yang modern.

  414. bagi yang belum punya banyak pengalaman mengajar mungkin masih bingung menentukan apakah dirinya termasuk guru modern ataukah primitif? termasuk saya pribadi,
    akan tetapi saya punya keinginan yang kuat dan optimis suatu saat nanti mampu menjadi guru yang modern.

  415. bagi yang belum punya banyak pengalaman mengajar mungkin masih bingung menentukan apakah dirinya termasuk guru modern ataukah primitif? termasuk saya pribadi,
    akan tetapi saya punya keinginan yang kuat dan optimis suatu saat nanti mampu menjadi guru yang modern.

  416. ass…wr wb,,,,
    LIKE THIS,,,,,,,,
    Wacana yang bapak tayangkan sangat menarij untuk dibaca, karena ini memberikan penguatan kepada para guru maupun calon guru agar menjadi guru professional, dengan tidak lagi bertanya “apakah saya harus memakai media atau tidak”, namun yang harus difikirkan lebih lanjut adalah media apa yang menarik dan sesuai untuk pengajaran yang akan diberikan kepada sang murid.
    dan tentunya, saya sebagai calon guru yang akan berdiri dan menjadi trand center bagi para murid dan menjadi contoh bagi mereka, akan berusaha menjadi guru yang modern dan professional. :)

  417. assalamualaikum…
    setiap orang yang mempunyai cita-cita menjadi guru atau sudah menjadi guru sekalipun, setelah membaca tulisan bapak tentunya akan memilih untuk menjadi guru yang modern. dan begitu pula dengan saya, yang berharap menjadi guru modern nantinya. dan hal tersebut membutuhkan kerja keras dan semangat yang tinggi. pada dasarnya media memang sangat menunjang seorang guru dalam menyampaikan materi kepada siswa-siswinya. oleh karena itu, untuk mengerti akan media itu sendiri perlu keseriusan yang tinggi. terima kasih

  418. Guru primitive atau modernkah saya? ……

    Insya Allah saya berusaha untuk menuju kearah sana untuk menjadi guru modern karena kita hidup dizaman yang serba tekhnologi, yang terpenting adalah bagaimana seorang guru dapat senantiasa mengembangkan dirinya dengan senantiasa terus belajar dan belajar serta dapat memanfaatkan media pembelajaran yang sebenarnya, memberikan kemudahan bagi sipendidik dengan keterbatasan ilmu yang dimilikinya. Sehingga selalu berinovasi dan berkreatifitas sehingga menimbulkan kepuasan dan memberikan kemudahan bagi sipendidik maupun anak didik sehingga proses pembelajaran jadi menyenangkan, menantang, lebih menarik dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan tentunya dengan segala potensi yang telah Allah berikan, maka media dan kemajuan tekhnologi ini menjadi sebuah sarana untuk beribadah kepada Allah dalam rangka memajukan generasi Islam yang cerdas, kreatif dan tangguh menghadapi tantangan zaman seperti dalam Muqolah “ Ajarkanlah anakmu, karena sesungguhnya mereka diciptakan untuk menghadapi tantangan kehidupan zamanya yang berbeda dengan zamanmu.” Maka seorang pendidik harus dapat menjadi Pembaharu dan memberikan pencerahan dalam dunia pendidikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang pesat memungkinkan siapa saja dapat memperoleh informasi yang melimpah, cepat dan mudah dari berbagai sumber dan tempat didunia, selain perkembnagan yang pesat, perubahan juga terjadi dengan cepat maka seorang pendidik harus senantiasa mengasah dirinya sehingga diperlukan kemampuan untuk memperoleh, mengelola dan memanfaatkan informasi agar dapat bertahan atau bahkan menyesuaikan diri dengan keadaan yang selalu berubah, tidak pasti dan kompetitif maka sudah seharusnya media pembelajaran merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran untuk menjadi guru yang modern.

    (Erni Kurniati, PAI, konversi S6)

  419. assalamu’alaikum…….
    apakah saya guru primitif ataukah modern???????????
    saya tertarik membaca artikel bapak….
    menurut saya tidak mudah untuk menjadi seorang guru modern karena pada kenyataannya banyak sekali guru yang mengajar hanya untuk menuntaskan kewajibannya sebagai pendidik. tanpa memperhatikan media apa yg akan digunakan
    saya belum bisa mengkategorikan diri saya sebagai guru yang primitif atau modern. karena saya belum terjun langsung dlm mengajar. akan tetapi…….. setiap guru berharap pastilah ingin menjadi guru yang modern, yang dapat mengajarkan serta mentransfer ilmunya kepada siswa dengan mudah karena adanya media dan metode yang digunakan.

  420. assalamu’alaikum….
    saya amat tertantang sekali ketika muncul sebuah pertanyaan ‘apakah anda seorang guru yg primitif atau modern’?????
    tentunya di jaman globalisasi ini semua guru pasti menginginkan dirinya menjadi guru yg modern,,,,saya pun pernah mengalami mengajar dgn cara yg primitif maupun modern,,,,dan memeng dgn pembelajaran yg modern itu sngt membantu sekali terutama untuk para siswa. sebab,dgn itu membuat para siswa tidak merasa jenuh dalam mengikuti pembelajaran bahkan mereka senang dan merasa pembelajaran bukan merupakan beban bagi mereka….
    dan dengan ini saya berusaha untuk mengembangkan kemampuan dalam menggunakan media….

  421. Assalamu’alaikum bapakk,,
    saya rasa dari sekian banyak orang yang membaca
    tulisan bapak ini,,pasti kami hanya ingin menjadi
    guru yang modern..tetapi saya sadari bahwa untuk
    menjadi guru modern itu bukanlah suatu hal yang
    mudah..
    tetapi karena saya belum merasakan terjun langsung
    ke sekolah sebagai guru,,maka saya belum bisa
    menilai apakah saya ini seorang guru primitif
    ataukah guru modern???
    maka yang akan saya lakukan saat ini adalah belajar
    untuk bisa menjadi guru yang modern…

  422. Assalamu’alaikum bapakk,,
    saya ingin menjadi guru yang modern.
    karena dalam dunia globalisasi ini, hanya guru
    yang primitif lah yang tidak memanfaatkan kemajuan
    teknologi yang semakin maju dan terus maju. untuk
    itu saya akan memaksimalkan diri untuk menguasai
    teknologi. sehingga saya bisa menjadi guru yang
    modern dan akan menjadikan calon peserta didik
    yang modern juga. amiin :)
    cayoooo

  423. assalamu’alaikum wrwb….
    saya juga tidak tahu apakah saya merupakan guru yang modern atau primitif karena saya belum menjadi guru, dan saya tidak berkeinginan untuk menjadi guru yang primitif karena saya insyaallah akan menjadi guru di zaman modern maka saya juga akan menjadi guru yang modern….

  424. Salam pak.. setelah membaca artikel yg bapak tampilkan di blog ini.. saya memilki pndapat bhwa saya sdang berusaha menjadi guru modern.. saya mencoba mengkombinasikan media apa yg dibutuhkan ketika melakukan pengajaran privat bahasa Arab.. selain buku tulis yg dianggap sbg media konvensional, saya menggunakan netbook yg menjadi media andalan saya dalam mengajar karena terdapat banyak apllikasi ataupun program yg dpt menunjang kegiatan mengajar yg saya lakukan.. namun saya juga menghadapi persoalan utk melakukan dinamika penggunaan media.. saya masih bingung untuk melakukan explore lebih dalam penggunaan media dalam rangka menghindari pembelajaran yg monoton.. semoga setelah mengikuti perkulian yg diampu oleh bapak.. segala persoalan yg saya hadapi dalam menggunakan media pembelajaran dapat teratasi..amiin..terima kasih

  425. alhamdulillah saya sudah mengajar, setelah saya membaca artikel bapak, saya masih termasuk guru primitif karena ketika mengajar saya masih sering monoton tidak ada variasi dalam menyampaikan pelajaran walaupun demikian saat ini saya tetap berusaha untuk mempermudah peserta didik dalam menerima pelajaran yaitu dengan mempergunakan alat-alat sederhana dan apa adanya yang ada disekitar, contohnya ketika siswa harus mencatat saya menggunakan kalender bekas yang sudah saya tulis dibaliknya materi pelajaran atau saya hanya menjelaskannya tanpa harus dicatat agar lebih efektif. tetapi terkadang saya masih kesulitan dan bingung dalam mencari alat yang digunakan sesuai dengan materi pelajaran agar siswa mudah menerimanya. mudah-mudahan setelah saya mengikuti mata kuliah yang bapak bimbing akam menambah ilmu dan wawasan saya sehingga mempermudah saya dalam membentuk kepribadian dan akhlak generasi islam yang akan datang aamiin. jazakallah khairan katsiiran.

  426. pendidikan yang mencerahkan adalah dimana
    seorang pengajar memberikan senyum dan kreativitasnya
    termasuk upaya guru dalam memberikan suguhan metode
    yang sesuai dengan daya kreatifitas anak didik
    unsur dari sebuah keegoisan guru terletak manakala
    seorang guru yang senior merasa dirinya lebih hebat
    damn seolah-olah guru yang muda adalah guru yang minim
    pengalaman.
    artinya tulisan guru primitif diatas merupakan sindiran terhadap
    sinisme guru dalam memberikan ilmu pengetahuannya terhadap pola pikir peserta didik.

  427. ella(FAI.Kon.6) : Alhamdulillah saya telah memmbaca dan mengikuti mata kuliah bapak, saya akan mencoba berkomentar tentang makalah bapak : apakah saya guru modern dan primitifmenurut pemahaman saya guru modern adalah yang dapat menempatkan strategi pembelajaran dengan baik, yang memahami kakater anak didik, dan menguasai mata pelajaran yang diajarkan, sehingga dia akan tepat dalam memberikan pembelajaran, didalam proses pembelajaran ada 2 pokok yaitu mengajar dan mendidik, tugas mengajar dapat digantikan dengan media dan tugas mendidik dilakukan oleh guru. Media dijadikan patner untuk dapat menyampaikan / mentransfer ilmu dengan maksimal dan tentu saja menyenangkan bagi anak didik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.Maka dari itu, dizaman sekarang ini, yang dibutuhkan adalah guru modern.

  428. Aslm.
    Mgkin sya termasuk guru yg blm modern krna sya trkadang msh bngung media apa yg akan sya gunakan saat mngajar. Smoga stelah sya mngikuti perkuliahan dr bapak, sya tdk akan bngung lagi dgn media yg akan saat mngajar dan mnjadi guru yg modern. Dan smoga saja kberadaan media akan mempermudah pembelajaran bukan malah mempersulit…..

  429. Bagi rekan PNS terutama guru bahasa Inggris yg berkenan menggantikan posisi saya mengajar di salah satu SD di wilayah Yogyakarta, mohon menghubungi email saya di nisfiku@ yahoo.com. Terima kasih.

  430. Berbicara tentang guru primitif atau guru modern, tentu saja saya memilih menjadi guru yang modern, agar tidak tertinggal oleh banyak orang dan boleh jadi pada anak didik di sekolah atau anak sendiri di rumah khususnya pada zaman sekarang ini yang sudah serba canggih. Akan tetapi , jujur saja saya belum seratus persen menjadi guru modern ya . . . paling baru 50% lah kurang lebih dari pada tidak sama sekali. Untuk itu saya akan berusaha terus untuk menjadi guru modern dan mudah-mudahan terlaksana, Amin Do’a kan saya ya pak!

  431. setelah saya membaca artikel bapak , saya belum menjadi guru modern . tapi saya akan berusaha untuk menjadi guru modern. saya bersyukur telah mendapat perkuliahan tentang media pembelajaran ini . karena saya menjadi tahu , menjadi guru itu bukan hanya menyampaikan materi saja tetapi lebih dari itu , mendorong siswa agar senang dalam belajar, di sekolah atau pun di rumah. pernah saya praktek kan menggunakan media sederhana ternyata siswa saya menjadi lebih aktif . dan tidak takut lagi pada pelajaran.Di Madrasah saya , terutama kepala sekolah saya mendukung bila ingin menggunakan media elektronik. Terima kasih pak atas motivasi dan dorongan yang bapak berikan ,agar kita sebagai guru harus tidak ketinggalan zaman dan dapat melakukan perubahan yang lebih baik . semoga sukses selalu Pak Zamris .

  432. Saya merasa menjadi guru primitif sebelum mendapat kesempatan emas kuliah di UIN. Di tempat kuliah ini sy byk menerima ilmu baru terutama media pembelajaran berbasis teknologi. Dulu sy “gatek”, tdk prnh mau tau apa itu internet. Tapi setelah tau, sy jadi byk bergaul dgn si “paman google” krn byk membantu tgs2 kuliah sy, membuat power point bukan hal baru lg buat sy. Sy jd semangat dalam mengajar krn murid2 sy sangat antusias dalam menerima materi yg sy ajarkan. Semua itu krn media yg sy buat. Hal trsebut membuktikan kalau sy pantas, kan mendpt predikat sbg guru modern?

  433. berbicara ttg masalah kategori guru primitif atau modern, tentunya sya pribadi ingin termasuk kedalam kategori guru modern tetapi untuk bisa mewujudkan itu semua banyak faktor yang harus dikembangkan dan dilaksanakan supaya saya bisa menjadi guru modern, sya pribadi sangat bersyukur bisa mengenyam pendidikan di UIN ini alhamdulillah banyak pengetahuan yang saya dapatkan terutama dengan mata kuliah media pembelajaran yang sangat membantu saya dalam KBM, mudah-mudahan dengan media pembelajaran ini saya bisa menerapkan dan mempraktekannya kepada peserta didik saya, dengan begitu kategori guru modern itu bsa saya wujudkan..terimakasih,

  434. maunya sih menjadi guru modern, tapi mau saja belum cukup harus dengan usaha yang nyta… betul ??
    salam kenal dari guru MI BPPI Parakansalak

  435. saya mau jadi guru modern sebab kalau tidak bisa jadi guru modern pasti saya akan menjadi seperti katak dalam tempurung, maka dari itu saya ikut perkuliahan Dual Mode. Pasti saya bisa. trims

  436. saya mau jadi guru modern sebab kalau tidak bisa jadi guru modern pasti saya akan menjadi seperti katak dalam tempurung, maka dari itu saya ikut perkuliahan Dual Mode. Di sekolah kami mengajar sudah disediakan multi media sehingga saya dituntut untuk bisa mengoperasikannya.Pasti saya bisa. trims

  437. Tentu saja ketika jaman terus berkembang,kian hari semaki berubah baik dalam kejadian alam maupun kejadian yang bersifat teknologi,dewasa ini seandainya kita tidak melek dan membuka wawasan kita tentu akan ketinggalan,apalagi kita yan bergelut di Era modern dan kapasitas kita sebagai pendidik,salah satu upaya untuk meningkatkan taraf dunia pendidikan agar siswa-siswa juga tida ketinggalan zaman dan melek IT,kaitan dengan media pemelajaran,tentu saja kita berusa menjdi guru yang dikatakan modern yang selalu mengaplikasikan media pembelajaran dalam rangka menyampaikan meteri kepada sisiwa,sehigga siswa meras tidak jenuh dan terangsang menjadi aktif dalam proes pembelajaran.dengan mengunakan media audio,vidio maupun audio visual ataupun sarana belajar yang sudah ada d sekolah kita manfaatan.dan setelah saya menerima pembelajaran d kampus Melalui mata kul Media pembeajaran saya bertambah termotivasi untuk menggunakan media pembelajaran sebagai wahana yang membantu proses pembelajaran.berkat dosen bp dosen yang selalu mengarahkan dan membimbing secara profesional,sehigga saya mencoba untu tidak menjadi guru yang primitif dalam kemajuan zaman yang sangat pesat dan modern ini.semoga perjuagan selama ini belajar d UIN SYAHIDA menjadikan kami sebagai pendidik yang profesinal khususnya dalam media pendidikan umumnya dalam seluruh pembelajaran yan bersifat umum maupun agama yang berbasis teknologi….
    See you nexk time…”goog luck selalu buat rekan-rakan seperjuaaganku”…

  438. Assalamu’alaikum wr.wb
    Setelah membaca artikel di atas, jelaslah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lain, begitu juga persepsi mereka terhadap kemodernan. bisa saja TV atau Radio dianggap hal yang sangat modern bagi orang-orang yang tinggal dipedalaman dan lain halnya dengan orang yang tinggal di kota-kota besar hal itu sudah hal biasa bagi mereka.
    Begitu juga dalam dunia pendidikan, bisa saja seorang guru yang tinggal dan mengajar di pedalaman dengan memakai media yang sederhana dan seadanya, ia sudah dianggap modern, tetapi bagi guru di kota-kota besar tidaklah demikian.
    Jadi tidak ada standar baku yang mengatakan bahwa sesuatu itu termasuk modern atau primitif. hanya saja orang itu dikatakan primitif karena ia hidup di zaman dahulu, dibandingkan dengan orang yang hidup di zaman sekarang.
    Bagi saya bila standar yang disebut sebagai guru modern itu karena ia tinggal di zaman sekarang dan mengajar dengan menggunakan media, tentu saja saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru yang modern. Karena apa, karena saya hidup di zaman serba teknologi sekarang ini dan selalu berupaya untuk memakai media yang berbeda-beda dalam setiap kegiatan mengajar walaupun menggunakan media yang masih sederhana jadi, disadari atau tidak kita (guru di zaman sekarang) harus menggunakan media. Terlepas dari semua itu ada hal yang paling penting bagi saya yaitu agar pelajaran dapat lebih mudah diterima oleh siswa dan menghindari kejenuhan siswa.
    sekian dari saya, terimakasih Pak,
    Wassalamu’alaikum wr.wb

  439. Assalamu’alaikum wr.wb
    Setelah membaca artikel di atas, jelaslah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lain, begitu juga persepsi mereka terhadap kemodernan. bisa saja TV atau Radio dianggap hal yang sangat modern bagi orang-orang yang tinggal dipedalaman dan lain halnya dengan orang yang tinggal di kota-kota besar hal itu sudah hal biasa bagi mereka.
    Begitu juga dalam dunia pendidikan, bisa saja seorang guru yang tinggal dan mengajar di pedalaman dengan memakai media yang sederhana dan seadanya, ia sudah dianggap modern, tetapi bagi guru di kota-kota besar tidaklah demikian.
    Jadi tidak ada standar baku yang mengatakan bahwa sesuatu itu termasuk modern atau primitif. hanya saja orang itu dikatakan primitif karena ia hidup di zaman dahulu, dibandingkan dengan orang yang hidup di zaman sekarang.
    Bagi saya bila standar yang disebut sebagai guru modern itu karena ia tinggal di zaman sekarang dan mengajar dengan menggunakan media, tentu saja saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru yang modern. Karena apa, karena saya hidup di zaman serba teknologi sekarang ini dan selalu berupaya untuk memakai media yang berbeda-beda dalam setiap kegiatan mengajar walaupun menggunakan media yang masih sederhana jadi, disadari atau tidak kita (guru di zaman sekarang) harus menggunakan media. Terlepas dari semua itu ada hal yang paling penting bagi saya yaitu agar pelajaran dapat lebih mudah diterima oleh siswa dan menghindari kejenuhan siswa.
    sekian dari saya, terimakasih Pak, terus bantu saya supaya menjadi guru modern yang dibutuhkan oleh siswa dan menjadikan generasi bangsa yang berkualitas.
    Wassalamu’alaikum wr.wb

  440. intinya :
    primitif : apakah saya mengajar pakai media atau tidak ?
    modern : media apa yang saya gunakan untuk mengajar pada hari ini ?
    Sebenarnya tidak ada guru primitif atau mpdern, sesederhana-sederhananya seorang guru ketika mengajar pasti menggunakan media, yang tentunya disesuaikan dengan materi ajar pada hari itu, dan ini bersifat naluriah seorang guru………………

  441. Setelah membaca artikel di atas, mungkin saya termasuk guru yang masih primitif karena saya belum begitu menguasai media pembelajaran. dan insya allah setelah saya membaca artikel bapak betapa pentingnya media pembelajaran bagi siswa di sekolah dasar. sehingga saya di tuntun untuk bisa atau menguasai media pembelajaran. Do’a kan saya ya pak supaya saya giat berlatih dan belajar menjadi guru yang modern. Amiiiiiiiiiinnnnnnnnn

  442. setelah membaca artikel di atas, saya menganggap bahwa diri saya masih tergolong guru yang primitif. karena saat saya akan mengajar jarang sekali terlintas dalam pikiran saya “media apa yang akan saya gunakan untuk mengajar materi hari ini?”. Padahal dalam melakukan proses KBM media sangatlah diperlukan untuk menunjang proses kegiatan tersebut. Tapi selama ini belum ada kesadaran dalam diri saya untuk menggunakan media dalam proses belajar mengajar, apalagi membuat media pembelajaran yang dapat menunjang materi pelajaran yang akan disampaikan, tidak terpikir sama sekali.
    Tapi setelah saya membaca artikel ini, dan karena saya tidak ingin dibilang guru yang primitif maka saya akan merubah pola pengajaran saya dari yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa dengan menggunakan media pembelajaran yang menunjang materi yang akan saya sampaikan. dan akan berusaha menciptakan media pembelajaran yang lebih inovatif lagi, media yang saya butuhkan dalam penyampaian materi pelajaran. Dan dengan menggunakan media pembelajaran saya berharap pengajaran yang saya terapkan akan sesuai dengan sistem PAIKEM yang belakangan sedang marak digalakkan oleh Dinas Pendidikan Nasional. karena dengan menggunakan media pembelajaran kegiatan belajar mengajar akan menjadi lebih aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Aammmiiinnnn , , ,

  443. Setelah saya membaca artikel bapak di atas, saya merasa bahwa saya termasuk guru yang primitif, karena ketika mengajar yang saya tanyakan adalah apakah saya akan menggunakan media atau tidak ?
    Pertanyaan itu muncul karena saya merasa belum maksimal dalam menggunakan media ketika dalam proses pembelajaran terutama media elektronik. Selain karena saya belum terlalu menguasainya, alasan lain karena di sekolah saya masih belum memadainya media elektronik seperti LCD dll. Oleh karena itu, terkadang saya suka menggunakan media kartu atau media gambar yang saya buat sendiri.Meskipun demikian, mudah-mudahan kelak saya bisa menjadi guru modern yang dapat memajukan sekolah saya dan menambah wawasan murid saya. amiin

  444. Ketika saya membaca artikel bapak, tentang guru primitif atau modern? maka dipikiran saya berkecamuk tanda tanya itu. Apakah saya termasuk guru primitif atau modern? mau saya jawab bahwa saya guru modern, tapi saya belum pernah menggunakan media pembelajaran untuk menyampaikan materi kepada siswa. Jadi saya merasa masih menjadi guru primitif karena belum menggunakan media pembelajaran dalam mengajar. Tetapi setelah membaca artikel bapak, dan mengikuti mata kuliah media pembelajaran, saya bertekad akan merubah cara mengajar saya. Dan saya ingin menjadi guru modern sesuai dengan perkembangan jaman dan teknologi. Saya akan terus belajar, belajar dan belajar seperti pesan bapak Zamris agar kita jangan sampai tertinggal dengan siswa kita. Terima kasih bapak atas ilmu yang bapak berikan semoga bermanfaat bagi saya dan siswa saya. Amien.

  445. Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Yth. Pak Zamris Habib.
    Setelah saya membaca dan menyimak tulisan bapak tentang
    tulisan Bapak tentang “GURU MODERN / GURU PRIMI-
    TIF” saya berkesimpulan bahwa di zaman modern
    ini ternyata masih banyak guru madrasah yang ber-
    penampilan modern tetapi gaya / teknik mengajar-
    nya masih primitif. Banyak sekali guru madrasah di
    Jakarta yang tinggal di lingkungan yg modern tetapi
    saat mengajar tidak pernah menggunakan media
    pembelajaran/alat peraga, bahkan berpikir untuk
    menggunakan alat peraga saja tidak pernah. Kenya-
    taan ini tidak bisa dipungkiri. Banyak guru madrasah
    saat mengajar hanya membawa dan mengandalkan buku pelajaran
    buku sumber saja. Saya menyadari bahwa ketika
    mengajar saya pun seringkali tidak menggunakan
    media pembelajaran sebagaimana mestinya.
    Terima kasih, wassalam …………

  446. ternyata guru merupakan sebuah profesi yang menuntut kita untuk berbuat lebih dalam mempersiapkan sesuatu terlebih dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran, hal ini untuk meningkatkankan profesionalisme guru itu sendiri, guru tidak lagi mempunyai alasan untuk mengajar apa, tetapai media apa yang cocok untuk pembelajaran yang akan disampaikan. hal ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk meningkatkan kemapuannya dalam penguasan iptek yang berhubungan dengan media dlam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan

  447. Menurut pendapat saya setelah membaca ulasan bapak tentang guru modern dan primitif,bahwa sitiap guru pernah menjadi guru primitif mulanya,karena pada dasarnya guru tersebut blm mau meningkatkan kualitas belajarnya,lain halnya dengan guru modern,guru modern sudah dapat mengembangkan kreatifitasnya atau cara mengajarnya sudah menggunakan media yang sudah lebih canggih lagi,ia sudah paham ttng media pembelajaran,selain itu guru modern jg dapat menerapkan berbagai metode belajar dan media pembelajaran itu sendiri ,sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan bangsa.semoga guru indonesia menjadi guru modern

  448. Setelah saya membaca ulasan bapak ttng guru modern dan primitif,bahwa guru modern adalah guru yg sudah dapat menerapkan ilmu pengetahuannya dengan baik dan sudah dapat menggunakan media pembelajaran dengan baik pula,sehingga siswa lebih mudah menerima materi pelajaran dengan baik,sedangkan guru primitif lebih pasif dalam pembelajaran dan tdk menggunakan media pembelajaran yg sudah canggih seperti zaman sekarang,semoga sukses jd guru modern menggunakan

  449. Setelah saya membaca artikel bapak ttng guru modern dan primitif,menurut saya saya sudah merupakan guru modern bukan primitif, karena saya sudah dapat menerapkan media pembelajaran dalam setiap saya mengajar sehingga anak menjadi lebih cepat paham, selain itu guru juga hrs dapat melihat kondisi ,situasi keadaan anak untuk memotivasi belajar anak.semoga menjadi guru modern

  450. Menurut saya ,saya msh merupakan guru primitif,tetapi setelah saya belajar diperkuliahan saya berniat dan sungguh2 untuk menjadi guru modern yg dapat merubah anak /peserta didik menjadi berkualitas dengan banyak belajar ,semoga menjadi guru modern.amin

  451. Menurut sy guru modern adalah guru yg mengikuti perkembangan pendidikan dengan memberikan metode pengajaran yg sesuai perkembangan pendidikan serta disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa dan sekolah mampu menerapkan teknologi yg berkembang sesuai dgn materi belajar.

  452. Setelah saya membaca artikel bapak ttg guru modern dan primitif, saya menyatakan pendapat saya bahwa saya merupakan guru modern yang dapat membangun dan menghasilkan peserta didik yg kompeten dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan menggunakan media pembelajaran yg baik dan sesuai dengan tuntutan zaman yg modern senggang kita hrs meningkatkan ilmu pendidikan dengan banyak belajar

  453. Setelah saya membaca artikel bapak ttng guru modern dan primitif,sebagai guru pasti tidak mau menjadi guru yang primitif,mereka pasti ingin menjadi guru yang modern begitu juga saya,oleh karena itu saya hrs banyak berlatih untuk menjadi guru yang profesional dan modern,seperti sudah menggunakan media pembelajaran,menggunakan metode2 yang baik u meningkatkan mutu pendidikan di negara indonesia,semoga menjadi guru modern

  454. Setelah saya membaca artikel tersebut, muncul dipikirkan saya bahwa saya belum menjadi guru modern padahal saya sangat berkeinginan menjadi guru modern. Hanya lagi-lagi pendidikan di indonesia terbentur oleh dana,sarana dan prasarana. Untuk menjadi guru yang modern kita tidak hanya memerlukan kreativitas yang tinggi namun harus ada dukungan dari pihak-pihak sekolah yang berwenang. Percuma saja kalau kita bersikeras untuk menjadi guru modern dan profesional apabila tidak mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah yang berwenang. Kami bisa berbuat apa kalau keputusan mutlak ada d tangan pihak sekolah yang berwenang. Banyak sekolah yang berpotensi untuk modern tetapi pola fikir pemegang kekuasaan tertinggi di sekolah masih bersikap primitif.

  455. Setelah saya membaca artikel bapak ttng guru modern dan primitif,menurut saya ,saya sudah termasuk guru modern.karena saya sudah mengajar dengan media pembelajaran sesuai dengan tuntutan tekhnologi sekarang ini,apalagi disekolahan saya sudah ada komputer lengkap dengan internetnya sehingga memudahkan kita dalam pembelajaran,sehingga anak2 menjadi lebih cepat mengerti dan paham,jadi kita harus jd guru yg modern untu meningkatkan kualitas pendidikan bangsa

  456. Dari pengetahuan yang telah saya dapatkan selama berpendidikan dispg,saya sudah menerapkan penggunaan media pembelajaran,walaupun media pembelajaran itu masih sangat sederhana,tetapi untuk saat ini,saya berusaha memberikan inovasi dalam kegiatan pembelajaran karena pengetahuan tentang media pembelajaran yang saya dapatkan lebih modern,saya akan meningkatkan ilmu pengetahuan saya supaya tdk menjadi guru yg primitif,semoga menjadi guru modern untuk semua guru indonesia

  457. Selama ini saya menganggap diri saya sudah menjadi guru modern,walaupun media yang saya gunakan masih sederhana,disebabkan karena sarana dan prasana yang belu memadai,oleh karena itu sesuai dengan perkembangan zaman maka saya dituntut untuk menggunakan media pembelajaran yang lebih baik lagi dan menjadi guru yang bermanfaat bagi peserta didik di kemudian hari

  458. Setelah saya baca artikel bapak ttng guru modern dan primitif,saya menyimpulkan bahwa saya merupakan guru yang sudah modern,karena dalam proses belajar mengajar saya sudah menggunakan media pembelajaran,metode mengajar yg menarik agar peserta didik menjadi lebih memperoleh ilmu pengetahuan dengan mudah,selain itu sekolahan saya sudah mumpuni memiliki media2 pembelajaran,lain halnya dengan guru primitif yg hanya memakai metode dan cara mengajar yang membosankan,semoga menjadi guru modern untuk meningkatkan kualitas anak bangsa

  459. setelah saya membaca artikel bapak, saya berpendapat,
    bahwa pada dasarnya semua guru yang ada di indonesia ini ingin menjadi guru yang modern, tapi lagi-lagi banyak sekolah yang ada saat ini terbentur oleh dana,tapi kalu sekolah itu mau berusaha maju pasti akan bisa menjadikan guru dan siswa yang ada disekolah itu menjadi modern, misalkan saja sekolah itu mengajukan proposal bantuan untuk alat-alat media pembelajaran. bagi saya say sudah menjadi guru yang modern, yah walaupun hanya menggunakan media pembelajaran yang tersedia disekolah, yang baru dimiliki oleh sekolah saya hanya baru lab komputer yang lengkap dengan jaringan internet, dan lab IPA.
    dan saya berusaha memanfaatkan yang ada, dan menambahkan media yang memang diperlukan saat belajar walaupun sederhana. dan saya pun mohon bimbingan dari bapak agar mengajarkan cara-cara menjadi guru yang modern. terimakasih

  460. Assalamualaikum Wr.Wb
    Saya menanggapi apa yang ada di artikel bapak, dan saya memilih untuk menjadi guru yang modern bukan yang primitif, agar anak didik yang saya ajarkan juga berfikir modern dan tidak gaptek. Dengan saya kuliah di Dual Mode bertanda saya mau maju dan berkembang sesuai Eraglobalisasi.
    Terimakasih bapak, telah memperkenalkan kami dengan media, dan mendidik kami menjadi guru yang modern.

  461. Seorang guru harus kreatif dalam memanfaatkan berbagai media, tidak harus dengan peralatan canggih yang mahal karena dengan media sederhana dikombinasikan dengan teknik penyampaian/komunikasi yang tepat akan mengoptimalkan hasil PBM.
    Jadi Guru Modern tidak hanya canggih dalam menggunakan Teknologi yang canggih tetapi guru juga harus kreatif dalam memanfaatkan media,karena guru harus meyesuaikan situasi dan kondisi dengan dimana tempat kita mengajar dan bagaimana peserta didik kita..
    Jadi kalau sekolah kita belum memadai media pembelajaran yang canggih jadi guru tersebut dituntut untuk kreatif.
    jadi tidak bisa juga dikatakan guru yang tidak menggunakan media teknologi yang canggih dikatakan tidak Modern..

  462. Saya kira kita semua sudah sepakat, melalui pemahaman-pemahaman yang sudah kita dapatkan baik itu lewa seminar, kuliah, workshop, pelatihan, membaca buku, dan share dengan teman-teman, bahwa untuk menjadi seorang guru mempunyai konsekwensi dan tanggunga jawab moral baik dihadapan manusia terlebih dihadapan sang pencipta, karena pada hakekatnya menjadi guru merupakan tugas ilahiah untuk mencetak generasi bermutu baik iman, taqwa, intelektualitas sertas mempunyai skill yang dapat bersaing terutama di era globalisasi seperti sekarang ini. walaupun memang menjadi guru itu berat rasanya, karena sebagai sorang guru dituntut untuk mejadi contoh yang baik bagi anak didik, menjadi orang yang berpengetahuan luas, menjadi sumber belajar (banyak ilmu), mejadi pemecah masalah, dan banyak lagi sifat-saifat baik lainnya yang harus dimiliki yang mungkin disisi lain kita sebagai manusia punya kelemahan dan tentunya tidak sempurna. Akan tetapi itulah nilai mu’amalah yang harus terus kita berusaha sekuat tenaga dilakukan tentunya dengan niat karena Allah ta’ala nilai yang paling utama ada di niat dan akan berefek kepada proses KBM yang akan kita lakukan bersama anak-anak didik.

    Oleh karena itu, menjadi seorang guru yang terus berusaha memperkaya ilmu pengetahuan, merubah pola pikir dari paradigma lama menuju paradigma baru menjadi suatu keharusan bagi kita semua sebagai guru akan kita menjadi guru yang kreatif, inovatif, dan profesional. Dan harus diingat bahwa menjadi guru yang baik itu MULIA dihadapan Allah SWT, karena pada hakekatnya guru itu orang-orang berilmu dan orang-orang berilmu itu sesuai dengan janji Allah akan diangkat derajatnya.

    Akhirnya SELAMAT TINGGAL GURU PRIMITIF SELAMAT DATANG GURU MODERN.

    SUKSES BAGI GURU-GURU INDONESIA!!!!!

  463. Asalamualaikum….
    Hidup di era modern pada abad 21 ini dunia memang bnayak perubahan yang sangat pesat dalam segala bidang,baik industri ekonomi,teknologi dan pendidikan.maka dari itu kita saya mencoba untuk terus berusaha agar tidak ketinggalan infrmasi dan akses terutama pendidikan yang sangat erat kaitannya dengan dunia saya,sebagi jiwa pendidik yang berusa menyampaikan pemahaman-pemahaman kepada anak dididk,saya sangat gembira dengan adanya program kuliah d UIN dengan melalui Dual Mode Sistem,banyak sekali ilmu-ilmu yang bertambah melalui perkuliahan yang saya ikuti,mulai dari pemahaman konsep maupun tugas-tugas yang diberikan dari dosen,sehingga saya terus mencoba untuk bisa memenuhinya semaksimal mugkin,apalagi yang berhadapan langsung dengan Teknologi…
    maka dari itu saya fikir salah satu upaya untuk menjadikan diri dan kemampuan untuk menjadi guru yang modern akan terwujud dan tidak ketinggalan zaman lagi,sehingga saya bisa mengaplikasikan pembelajaran secara matang dan media pembelajaran yang sesuai dengan pelajaran tersebut..
    mari kita tinggalkan citra guru Primitif dan menuju guru MODERN”..
    bangkitlah Guru-guru madrasahhhhhh

  464. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu
    Salam dan ta’zim saya kepada bapak dosen Zamris Habib yang saya hormati dan saya banggakan.
    guru adalah propesi yang mulia dihadapan Tuhan dan dihadapan manusia tetapi terkadang propesi guru dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat, karena pendapatan guru yang sangat minim ditambah pengetahuan guru yang sangat terbatas. apalagi dizaman modern sekarang ini, guru dituntut untuk bisa dan mampu mengusai ICT. jika dizaman sekarang dan akan datang guru tidak bisa dan gaptek maka guru tersebut bisa dikatakan guru primitif.
    putaran pertama ketika saya baru masuk keUIN ada satu dosen TIK yang masya Allah saya takut jasa, karena waktu saya belum ngerti dan belum bisa komputer apalagi internet… kalo dosen itu masuk saya udah degdegan takut ditanya… saya ingat sampai sekarang beliau sering mengatakan “awas tikusnya loncat” dulumah saya engga ngerti maksudnya apa karena saya bener-bener gaptek waktu itu. alhamdulillah bapak dosen TIK tersebut selalu memberi tugas dan motifasi dan kayaknya guru dipaksa supaya mengerjakan tugas tersebut. pada putaran-6 ini saya bertemu lagi dengan dosen media pembelajaran, dosen yang sangat saya hormati, saya banggakan. yang pada putaran-1 menjadi dosen TIK saya.
    terimakasih pada bapak dosen Zamris Habib yang telah memberikan pelajaran kepada saya dengan ikhlas….. pokoknya pa Zamris dosen nomor wahid di UIN… saya ingin seperti pa Zamris… bapak hebat ngajarnya…
    saya tidak ingin jadi guru modern apalagi guru primitif, yang saya inginkan menjadi guru seperti pa Zamris (bapak hebat).

  465. primitif?????????
    modern????????
    seyogyanya termasuk guru modern, namun dikarenakan masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan saya pribadi khususnya, maka pada awalnya saya merasa masih termasuk guru primitif. namun seiring berjalannya waktu, saya terus berusaha menjadi guru yang modern. saat ini saya merasa ada perkembangan pada kemampuan saya di bidang ICT. saya selalu berusaha menggunakan media komputer dalam proses pembelajaran. tentunya dengan menyesuaikan materi dengan media yang dibutuhkan. saya merasa pembelajaran tentang ICT, Media Pembelajaran yang telah saya dapatkan di bangku kuliah telah membawa saya kepada golongan guru yang modern. terima kasih.
    wassalam…………..

  466. anjar ginanjar (UIN R. 511/2011)
    primitif?????????
    modern????????
    seyogyanya termasuk guru modern, namun dikarenakan masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan saya pribadi khususnya, maka pada awalnya saya merasa masih termasuk guru primitif. namun seiring berjalannya waktu, saya terus berusaha menjadi guru yang modern. saat ini saya merasa ada perkembangan pada kemampuan saya di bidang ICT. saya selalu berusaha menggunakan media komputer dalam proses pembelajaran. tentunya dengan menyesuaikan materi dengan media yang dibutuhkan. saya merasa pembelajaran tentang ICT, Media Pembelajaran yang telah saya dapatkan di bangku kuliah telah membawa saya kepada golongan guru yang modern. terima kasih.
    wassalam…………..

  467. assalamualaikum wr wb…
    untuk bapa zamris saya ucapkan terimakasih atas semua ilmu yang sudah bapa berikan selama ini,walaupun singkat dalam pertemuan perkuliahan melalui dualmode ini,namun…ilmu yang bapak berikan sungguh sangat berharga untuk menuju perubahan cara mengajar yang lebih baik,seperti apa yang bapa utarakan dalam artikel ini…bahwa mungkin saja saya termasuk guru primitif,di mana setiap hari masih terus saja bertanya apakah saya harus gunakan media apa tidak,padahal yang harus saya gunakan untuk bahan mengajar,bukan bertanya lagi,tapi menggakan sudah menjadi keharusan…..maka saya mulai belajar dari saat kuliah di UIN…dan tentu saja bangga dapat mengajar dengan anak-anak di dalam kelas harus menggunakan media,baik yang sederhana maupun yang istimewa..seperti laptop dan LCD nya,juga media yang lain sesuai dengan materi…maka saya sebagai guru..dari pengalaman dan pengetahuan yang terus bertambah,harus selalu berusaha dan menjadi guru yang modern……semoga dengan beriringnya waktu,melalui pengalaman dan pengetahuan semua nya akan menjadi guru Modern….
    terimakasih buat bapak zamris,semoga bermanfaat untuk semuanya

    wasssalam……

  468. ass wr wb

    mungkin saat ini saya masih menjadi guru yang primitif karena masih kurangnya pengalaman belajar tentang media yang harus saya gunakan dalam mengajar,tapi!…melalui pengalaman kuliah di dual mode ini,banyak sekali ilmu yang saya dapatkan dari bp zamris dan dosen -dosen yang lain ketika mengajar,sehingga saya harus menjadi guru modern dengan menggunakan media sebagai suatu kebutuhan yang mendarah daging dan menjadi kebiasaan dalam mengajar,agar pengetahuan saya mengajar dan khusus bagi anak -anak di dalam kelas selalu semangat dalam belajar,dan artikel ini,tentu saja membuat saya malu,jika saya tidak merubah proses dalam mengajar yang seharusnya sudah di tinggalkan,jika mengajar hanya menggunakan media ceramah dan ceramah saja…membosankan……
    terimakasih sekali lagi kepada bapa zamris atas apa yang sudah di tulis tentang guru primitif dan modern,sehingga dapat merubah persepsi baru dalam mengajar yang baik untuk lebih baik.

  469. assalamualaikum wr wb…
    ini dengan hilman abdul fatah dari kelas R ( 511 )
    untuk bapa zamris saya ucapkan terimakasih atas semua ilmu yang sudah bapa berikan selama ini,walaupun singkat dalam pertemuan perkuliahan melalui dualmode ini,namun…ilmu yang bapak berikan sungguh sangat berharga untuk menuju perubahan cara mengajar yang lebih baik,seperti apa yang bapa utarakan dalam artikel ini…bahwa mungkin saja saya termasuk guru primitif,di mana setiap hari masih terus saja bertanya apakah saya harus gunakan media apa tidak,padahal yang harus saya gunakan untuk bahan mengajar,bukan bertanya lagi,tapi menggakan sudah menjadi keharusan…..maka saya mulai belajar dari saat kuliah di UIN…dan tentu saja bangga dapat mengajar dengan anak-anak di dalam kelas harus menggunakan media,baik yang sederhana maupun yang istimewa..seperti laptop dan LCD nya,juga media yang lain sesuai dengan materi…maka saya sebagai guru..dari pengalaman dan pengetahuan yang terus bertambah,harus selalu berusaha dan menjadi guru yang modern……semoga dengan beriringnya waktu,melalui pengalaman dan pengetahuan semua nya akan menjadi guru Modern….
    terimakasih buat bapak zamris,semoga bermanfaat untuk semuanya

    wasssalam……

  470. assalamualaikum wr wb

    dengan Iah Samsiah kelas R ( 511 )

    selama ini saya masih mencoba untuk menjadi gur yang modern walau dengan keterbatasan pengetahuan saya tentang media mengajar yang harus saya gunakan seperti laptop,komputer,dll…tetapi masih banyak media lain yang bisa saya gunakan ketika saya mengajar,sehingga di dalam kelas,anak – anak bisa active dan semangat dalam mengikuti setiap pembelajaran,apalagi setelah saya dapatkan pengetahuan yang sangat berharga dari bapak zamris ,dengan pembelajaran media yang sesungguhnya,dari powr point dan media gambar yang lain yang di sesuaikan untuk bahan ajar..sehingga saya terus mengasah kemampuan itu agar lebih baik lagi…untuk bp zamris saya ucapka terimakasih yang tak terhingga atas semua pengalam dan ilmu yang sudah bapa berikan,sehingga saya terus bermetamorfosis menjadi guru yang modern dan selalu modern…good by primitif teacher…sehingga saya mengajar selalu semangat,karena tiap hari medianya selalu bervariasi dan mempunyai nilai pengalaman berharga yang berbeda – beda….

    wassalam….

  471. ass wr wb….
    dari popong suryamah kelas R ( 511 )

    terimaksih untuk bp zamris
    setelah membaca tentang guru primitife dan modern,sebetulnya saya merasa malu…karena masih belum sepenuhnya menjadi guru yang modern ,..akibat dari keterbatasan pengetahuan tentang media pembelajaran di dalam kelas harus seperti apa…tetapi saya terus berusaha mencoba dan mencoba menjadi guru yang modern dengan membuat suatu ide – ide baru dalam pembelajaran melalui media yang beragam…di tambah pengetahuan dari bp zamris yang sangat membantu dan selalu mengingatkan saya untuk selalu belajar guna meningkatkan kwalitas yang bisa saya capai dalam belajar melalui media yang beragam….adapun media tersebut yang harus saya gunakan masih tetap harus di asah dan di arahkan baik melalui belajar kembali,atau dengan mencari bahan – bahan ajar yang lain..agar bervariasi….

    maksih buat bp zamris atas semua ilmu yang telah bapa berikan ..teruatam mengenai mdia pembelajaran….

  472. assalamualaikum wr wb…

    ini dengan hilman abdul fatah dari kelas R ( 511 )

    untuk bapa zamris saya ucapkan terimakasih atas semua ilmu yang sudah bapa berikan selama ini,walaupun singkat dalam pertemuan perkuliahan melalui dualmode ini,namun…ilmu yang bapak berikan sungguh sangat berharga untuk menuju perubahan cara mengajar yang lebih baik,seperti apa yang bapa utarakan dalam artikel ini…bahwa mungkin saja saya termasuk guru primitif,di mana setiap hari masih terus saja bertanya apakah saya harus gunakan media apa tidak,padahal yang harus saya gunakan untuk bahan mengajar,bukan bertanya lagi,tapi menggakan sudah menjadi keharusan…..maka saya mulai belajar dari saat kuliah di UIN…dan tentu saja bangga dapat mengajar dengan anak-anak di dalam kelas harus menggunakan media,baik yang sederhana maupun yang istimewa..seperti laptop dan LCD nya,juga media yang lain sesuai dengan materi…maka saya sebagai guru..dari pengalaman dan pengetahuan yang terus bertambah,harus selalu berusaha dan menjadi guru yang modern……semoga dengan beriringnya waktu,melalui pengalaman dan pengetahuan semua nya akan menjadi guru Modern….dan tentu membuat suatu perubahan baru dalam proses belajar mengajar agar siswa lebih aktif dan mudah dalam pemahaman di dalam proses belajar mengajar…..
    terimakasih buat bapak zamris,semoga bermanfaat untuk semuanya

    wasssalam……

  473. assalamualaikum wr wb…..

    saya hawiyah dari kelas R ( 511 )

    seiring berkembangnya teknologi dan pengetahuan yang mengharuskan kita menggunakan segala aspek teknologi tersebut…alangkah kurang bijaknya..kita sebagai seorang guru membiarkan teknologi yang berkembang pesat untuk di biarkan begitu saja…alhasil kita harus di tuntut menjadi guru yang modern bukan primitif..walau terkadang dengan keterbatasan dan rasa malas kita,ketika membuat media pembelajaran untuk mengajar di sekolah..tetap harus kita tingkatkan agar terus berkembang dan menjadi ilmu yang bertambah guna…..seperti apa yang di tulis oleh bp zamris di artikel di atas..bahwa kita harus menjadi guru modern…setiap saat mengajar harus pakai media…..saya terus mencoba mengingat dan mengamalkan hal itu…biar saya bisa menjadi guru modern dan siswa-siswa di dalam kelas selalu semangat dalam belajar….
    terimaksih buat bp zamris yang telah mengingatkan kita menjadi guru yang modern bukan primitife..kata tarzan..hehehe
    maksih bp…..
    wassalam

  474. menurut saya,saya masih menjadi guru primitif. karena saya masih belum maksimal sekali dalam memberikan materi pelajaran ke peserta didik yang saya ajarkan,karena dalam proses pembelajaran berlangsung,saya sebagai pendidik merasa ada yang perlu di perbaiki & dikembangkan lagi pada diri saya. saya juga dalam menyampaikan materi ke peserta didik selalu menggunakan metode ceramah,saya tidak menggunakan media dalam proses pembelajaran di kelas.tapi saya akan berusaha menjadi guru yang modern.dan saya juga akan berusaha menjadi guru yang lebih kreatif lagi,agar anak murid saya lebih menambah lagi wawasan ilmu pengetahuannya.

  475. Setelah membaca artikel bpk, saya bertekad meninggalkan cara mengajar saya yg primitif menjadi cara mengajar seorg guru yg modern. Semoga.

  476. Berbicara tentang guru modern atau primitif tdk terlepas dr cara kt menggunakan media atau tdk dlm pembelajaran. Sy akan berusaha memperbaiki cara mengajar sy yg mnrt sy msh primitif dan berusaha menjadi guru modern. Amiin.

  477. Primitif,,? Moderen,,?
    Primitif,,? Moderen,,?
    Primitif,,? Moderen…?

    Pas Baca Artikel ini saya jadi mikir, saya itu Guru “Primitif” apa Guru “Moderen” ya?????/ >.<

    saya rasa, DULU memang saya mungkin guru yang primitif, yang selalu bingung mau menggunakan media atau tidak??? tapi sikap primitif saya ini juga "mungkin" dikarenakan segala keterbatasan media yang disediakan sekolah maupun keterbatasan saya dalam mengakali segala kekurangan tersebut.
    namun, sikap ptimitif ini saya rasakan sudah bertransformasi menjadi Moderen seiring berjalannya waktu dan pengalaman yang semakin banyak saya rasakan. serta perubahan ini pun menurut saya sulit terjadi tanpa bantuan para pendidik serta teman-teman guru yang memberikan input dan pengalaman-pengalaman yang menurut saya sangat berharga dalam perubahan saya menjadi Guru yang Moderen sekarang, Esok, dan seterusnya.
    Amin…

    Special Thanks
    * Drs. Zamris Habib, M.Si

  478. Nama : Nurhidayah
    NIM : 809018300333
    Kelas : P.418
    Menurut saya, saat ini saya belum sepenuhnya menjadi guru yang modern. Karena penguasaan saya terhadap teknologi untuk dijadikan media masih sangat kurang. Untuk itu saya bertekad akan belajar terus menerus agar menjadi guru yang modern

  479. Nama : RASMIATY
    NIM : 809018300142
    kelas : p.418
    Menurut saya ,saya adalah guru primitif yang dimana saya masih kurang menguasai teknologi yag ada di era globalisasi ini seperti computer ataupun teknologi lainnya.namun seiring berjalannya waktu,tahap demi tahap saya mencoba menjadi guru yang modern.Didalam menggunakan media modern saya sering diajarkan oleh anak saya,yang pengetahuannya lebih maju dan cepat di banding saya.maklum anak jaman sekarang sudah jauh lebih maju dari pada orang tuanya.tapi saya berkeyakinan bahwa saya pasti bisa menjadi guru modern.walaupun sulit tapi dengan belajar dengan bapak ,anak saya ataupun media seperti internet,buku,dan media lain saya yakin dapat dan mampu menjadi seorang guru yang modern.amin !!!
    terima kasih kepada bapak,saya menjadi lebih jauh mengerti apa itu guru modern.

  480. sumiyati (R. 511/PGMI)
    saya merasa selama ini memamng saya termasuk guru yang masih primitif. setelah saya membaca artikel bapak, saya menjadi terpacu untuk merubah semua kesalahan dalam mengajar yang telah saya praktekkan sebelumnya. pengajaran bapak sangat berguna khususnya bagi saya pribadi, umumnya untuk seluruh guru yang embacanya. semoga dengan tulisan bapak, akan menjadi motivasi yang sangat berguna bagi kualitas pendidikan yang ada di indonesia. saya juga ucapkan terima kasih atas ilmu yang telah bapak berika,. pengajaran bapak sungguh berharga demi kemajuan kualitas pendidikan yang ada.
    terima kasih………….

  481. Siapapun guru hendaknya menjadi seorang yang modern !!!
    Setiap kali menjaiankan tugas dalam pembelajaran,untuk menyampaikan materi perlu dilihat tujuannya
    dan strat egi apa yang digunakan ,media,serta alat apa yang dapat membantu pelaksanaannya agar
    Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Siapapun guru hendaknya menjadi seorang yang modern !!!
    Setiap kali menjaiankan tugas dalam pembelajaran,untuk menyampaikan materi perlu dilihat tujuannya
    Dan strategi apa yang digunakan ,media,serta alat apa yang dapat membantu pelaksanaannya.

  482. Assalmualaikumm…
    setelah saya pikir-pikir bahwa kita ternyaata mash banyak kekurangan dalam menjadi seorang pendidik yang benar-benar mengikuti perkembanan zaman,,,kemungkinan saya tergolon guru yang tergolon primitif karna keterbatasan saya dalam menghadapi siswa karena terkadan salah satu hambatan yang menjadi hambatannya adalah kurang pasilitas yang mendukung,setelah saya perhatikan ternyata media pembelajaran mempunyai peranan penting bagi siswa dan berdampak sangat bagus untuk perkembangan kemajuan pembelajaran,saya bersyukur karna bisa belajar d UIN dan bertemu denan mata kuliah Media pembelajaran dengan Dosen yang sealau memberi motifasi kepada saya untuk menjadi seorang pendidik yang modern…sehingga sya terus berusah menejar ketinggalan sesuai denan zaman yang sangat pesat ,khususnya di bidan ITekno;ogi…terimaksih p dosen,,,smoga saya terbankit dari selalu berusaha mengubah citra diri pendidik yan MODERN….aminnnnnnn

  483. saya termasuk guru yang modern,karena saya selalu menggunakan media dalam proses belajar mengajar yang saya ampu. saya selalu berusaha untuk mencari inovasi baru dalam penggunaan media agar media yang saya gunakan tidak monoton dan sesuai dengan tema pembelajaran. media pembelajaran sangat membantu saya dalam pencapaian tujuan pembelajaran. untuk itu saya sangat bergantung dengan media,bagi saya media adalah dua mata rantai yang tidak dapat dipisahkan. mata kuliah media pembelajaran sangat membantu saya untuk membuat media yang lebih baik dan lebih menarik, sehingga dapat memberikan motivasi siswa untuk mengikuti pelajaran dii kelas.

  484. Alhamdulillah, karena telah ditunjang oleh ilmu pengetahuan yang saya dapat sejak kuliah di UIN khususnya dari mata kuliah Media Pembelajaran, juga bertambahnya sarana baik sederhana maupun teknologi yang disediakan pihak sekolah, sekarang ini saya tidak lagi bertanya “apakah saya perlu menggunakan media?”, tetapi kini saya selalu berpikir media apa yang harus saya sediakan dan saya pakai agar materi dapat disampaikan secara tepat dan cepat dan dapat diterima secara baik oleh siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna, tepat waktu, dan menyenangkan. Saat ini saya menggunakan media sederhana seperti karton, jangka, penggaris, busur, dan lain-lain sebagai media sederhana dan saya juga menggunakan LCD sebagai media elektonik, yang sangat membantu saya dalam proses penyampaian materi matematika. dan saya merasakan adanya perubahan, baik dari saya yaitu memudahkan penyampaian materi dan mempersingkat waktu; bagi siswa yaitu mereka lebih termotivasi dalam melakukan kegiatan pembelajaran.
    saya mengucapakan banyak terimakasih atas ilmu yang telah bapak berikan, ini sangat membantu saya. (komariah, p.418, 809018300223)

  485. Ass,

    Ada sebuah kata bijak yang mengatakan : “Jadilah guru yang baik atau tidak sama sekali!”. Dari perkataan diatas dapat disimpulkan bahwa seorang pendidik haruslah sesempurna mungkin dalam mengajar anak didiknya baik dari teknik mengajar maupun sikap dan tingkah laku haruslah selalu memberi contoh yang baik bagi untuk memberikan inspirasi dan motivasi terhadap anak didiknya.

    Kreativitas, itulah sebenarnya yang membedakan anda termasuk guru modern atau primitif. Dengan kreatifitas mengajar anda tentunya akan selalu berusaha mencari dan mendapatkan cara ajar yang maksimal yaitu dengan memanfaatkan berbagai macam ‘media’ yang ada seperti media 2 dimensi, media 3 dimensi, media elektronik atau media IT.

    Kreafitas mengajar tersebut yang semakin berkurang dengan semakin tinggi tingkat pendidikan siswa. Dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA hingga PT penggunaan media dalam KBM semakin berkurang bahkan hilang. KBM yang terjadi menjadi tidak interaktif antara guru dan anak didik, hanya mendengar guru berbicara dan selebihnya mencatat pelajaran, tidak berkualitas.

    Padahal, dengan 1 media belajar dapat menjelaskan banyak kata.

  486. Guru primitif atau modern kah saya? Mungkin dulu saya guru primitif tapi setelah mendapat pembelajaran media,saya harus dan wajib menjadi guru modern.mata kuliah media pembelajaran telah membuka wawasan keilmuan saya karena dengan media pembelajaran lebih berkesan dan bermakna .saya harus menjadi guru modern

  487. Saya merasa sudah menjadi guru modern walaupun hanya menggunakan media pembelajaran yang masih sederhana,mungkin suatu saat nanti saya akan meningkatkan pembelajaran saya dengan media yang modern yang telah bapak ajarkan pada perkuliahan ini.semoga menjadi guru modern

  488. Dari bacaan bapak tentang guru modern dan primitif, menurut saya,saya merupakan guru yang sudah modern karena dalam pembelajaran saya, saya sudah menggunakan media pembelajaran walaupun itu masih sederhana,tetapi saya akan tetap meningkatkan ilmu dan pengalaman ttng media pembelajaran sebagai tolak ukur bagi saya

  489. Sebelumnya memang saya seorang guru yang masih primitif,tetapi setelah saya kuliah diuin,saya mendapatkan materi media pembelajaran oleh bapak ttng media.sekarang saya mulai menjadi guru modern,karena saya mengajar sudah menggunakan media pembelajaran dan saya berusaha terus agar saya dapat menggunakan media yang lebih baik.

  490. Saya memahami atas pengandaian dan penjelasan bapak atas karakter guru modern dan primitif.namun bagi saya bahasa tersebut kurang mengena bagi saya ,kalaulah bisa diganti yang lebih baik yaitu guru bermakna dan guru tidak bermakna.saya adalah guru bermakna karena dalam setiap mengajar saya selalu menggunakan media pembelajaran walupun sederhana ,mungkin karena saya selalu memberi makna dengan media kepada siswa.

  491. Menurut saya ,bagi saya guru yang mengikuti perkembangan jaman sudah termasuk bagian dari modern,kenapa ?karena saya adalah guru olahraga. Dimana fasilitas/ media yang saya gunakan mengikuti perkembangan didunia.tetapi saya tetap berusaha menerapkan media pembelajaran dan mengembangkannya pada sekolah ditempat saya mengajar

  492. Setelah saya membaca artikel bapak tentang guru modern dan primitif ,saya menyimpulkan bahwa saya seorang guru yang sudah modern dan bukan primitif lagi seperti dulu,karena saya sudah menggunakan media pembelajaran yang modern pada pembelajaran saya disekolahan walupun itu masih terbatas,say akan lebih meningkatkan pembelajaran saya tentang media supaya menjadi guru yang kompeten yang bisa mencerdaskan bangsa

  493. Nama : Nindy Hikmah
    NIM : 809018300677
    Kelas : P.418

    Setelah membaca artikel diatas saya menyimpulkan bahwa saya termasuk dalam guru primitif. Karena tidak semua media mengajar dapat saya kuasai maka ketika akan mengajar hal terlintas dalam benak adalah apakah akan menggunakan media atau tidak. Hal ini lah yang menyebabkan saya termasuk dalam guru primitif. Selain itu fasilitas media mengajar yang tersedia di sekolah tidak semuanya memadai sehingga guru cenderung jadi primitif karena hanya bisa menggunakan fasilitas yang tersedia.

  494. primitif atau modern ya ?????
    guru yang modern itu guru yang bisa menentukan media apa yang akan digunakan. dapat menyesuaikan dengan kondisi yang ada. karena media pembelajaran itu tidak hanya yang mahal2 saja, yang sederhana juga bisa asalkan efektif untuk ,materi yang akan disampaikan. jadi, saya sudah hampir modern lah!

  495. nama nandan supratman ( UIN DUAL NOD SISTEM Kls Q.419 )
    menurut saya bahwa saya belum bisa menjadi guru modern dikarnakan belum mampu menggunakan media yang sangat modrn dijaman era Globalisasi

  496. nandan Supratman ( kelas Q.419 PGMI Dual MOD SISTEM )
    Setelah menelaah tentang artikel diatas menurut pendapat saya, bahwa saya termasuk guru primitif sikarnakan saya masih awam untuk menggunakan alat -alat untuk menyamapaikan pembelajaran yang sekarang sering banyak dipergunakan pada era globalisasi beda lagi dengan guru yang modern di asudah mampu menguasai berbagai alat untuk menyampaikan dengan menggunakan alat-alat yang canggih

  497. Nama :FIthonah / 809018300222
    Kelas : UIN / P.418

    Primitf atau Modern……..??
    Seteleh saya membaca artikel bapak……
    Saya pikir, Guru modern ataupun guru Primitif keduanya tergantung kepada guru tersebut dalam mengajar dan mendidik siswanya.Guru tersebut harus kompeten dibidangnya dan profesional. Dan penggunaan berbagai media dalam proses pembelajaran sudah menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan saat ini. sepertinya guru-guru sekarang dan masa depan haruslah menjadi guru yang modern agar tidak terlindas waktu dan teknologi, minimal, jika kondisinya sarana dan prasarana kurang mendukung, cara berpikir merekalah yang harus tetap modern.
    Guru modern adalah guru yang memiliki pengetahuan yang cukup luas dan mengerti tentang perkembangan zaman teknologi dan guru modern itu harus terampil dan serta aktif dalam mengemban suatu media pembelajaran. Sehingga anak didik merasa nyaman dan tidak jenuh, sekaligus mengerti tentang materi yang kita sampaikan dan tercapai tujuan yang kita inginkan dan pembelajaran.
    Saya adalah guru yang mengedepankan integritas untuk kemajuan para anak didik, jadi boleh disebut saya guru yang menuju ke arah “guru modern”… …..Insya Allah

  498. ass.wr.wb
    Setelah membaca informasi yang bapak tulis diatas,saya menyadari ternyata di zaman modern ini masih banyak guru yang mempunyai karakter primitif mungkin termasuk saya yang kadang-kadang ketika akan mengajar menganggap gampang gimana nanti aja bukannya nanti gimana apa yang akan diajarkan.Dengan adanya informasi ini kami sebagai pendidik khususnya saya sangat tertarik dan mendapat semangat baru untuk menjadi guru modern dengan tujuan mengajar yang jelas dan pemanfaat media serta persiapaan yang baik akan menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas.Tidak ada lagi gimana nanti aja!!! tapi nanti gimana itu?? yang harus dipersiapkan sebelum masuk kelas atau pembelajaran.Terima kasih atas artikelnya semoga kami para pendidik akan menuju arah yang lebih baik lagi.

  499. NURHADI 5A ( FAI UMJ )

    Assalamu’alaikum wr, wb.
    Dari artikel bapa ataupun semua yang berkomentar tentang kita guru modern atau guru primitif, saya dapat mengambil kesimpulan bahwasannya setiap individu mempunyai keterampilan yang berbeda-beda, kita terutama bagi calon guru harus cerdik dan tanggap untuk menghadapi situasi yang akan dihadapi, maksudnya guru yang ingin memberikan pengajaran kepada murid hendaknya guru tersebut harus mempersiapkan metode atau media apa yang akan diberikan kepada murid-muridnya, jika guru tersebut mengajar ditempat pelosok-pelosok, terpencil yang dimana blum diketahui sepenuhnya tentang teknologi, pertanyaannya apakah metode yang harus diberikan guru untuk peserta didiknya itu, apakah dengan media teknologi atau dengan media-media yang lain, dengan ini seorang guru harus sigap untuk memilih metode yang tepat karena jika guru tidak sigap dalam memberikan metode maka saya yakin proses pembelajaran dan pengajaran tidak akan efektif, ya contohnya gampang guru yang yang mengajar dengan media teknologi kepada peserta didiknya tetapi peserta didik belum mengetahui sepenuhnya tentang teknologi tersebut maka guru tersebut dapat dikatan gagal dalam mengajar, setiap guru yang mengajar pasti bertujuan apa yng diajarkan dapat difahami, dikuasai, dan di aflikasikan oleh anak didiknya, pasti semua guru berfikiran tersebut…jadi, guru yang modern itu ialah guru yang sigap dalam mengambil keputusan yang tepat dimanapun ia berada, dan guru dapat dikatan primitif menurut saya pribadi yaitu guru yang tidak dapat menguasai dan memahami situasi yang sedang dihadapi seperti yang sudah saya jelaskan diatas tersebut. mungkin hanya ini yang dapat saya simpulkan kurang dan lebihnya saya mohon maaf……….terimakasih
    Wassalamu’alaikum wr, wb.

  500. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas pencerahanya
    علموا اولادكم لزمان غيرزمان
    “Ajarilah anak2 kalian sesuai dngn zaman yg bebeda dngn zaman swaktu belajar”
    kalo boleh beropini, menurut saya penggolongan antara guru prmitif dan modern tidak hanya pada penggunaan media saja, akan tetapi pada pemilihaan pendekatan/metode & strategi dalam pemberian materi pelajaran, dan perlu diinggat beberapa kometar2 diatas ketika memberikan argument tentang media yg digunakan dalam pembljaran selalu terfokus kepada media elektronik atau media2 berbasis teknologi, padahal media yg di maksud tdak harus dengan alat2 elektronik banyak media lain yg bisa digunakan dengan ketrampilan tangan atau media lain yg tdk memrlukan biaya yg mahal ketika hrus dibeli.

  501. “SINGKAT SAJA”
    Saya sebagi mahsaiswa PAI UMJ. Dalam perkembangan pendidikan yang sangat pesatnya itu dibutuhkan tenaga pendidik top inofasi pendidikan, bukan saja mendalami metode pembelajaran yang telah dibuat oleh para pakar pendidikan, tapi bagaiman seorang guru harus dituntut lebih keratif dan berinofasi membuat suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan penyelenggaraan dan mutu pendidikan(bottom of inofation). majulah guru indonesia. berinovasilah munculkan ide keratif, suatu hal yang baru didunia pendidikan, dalam hal itu tidak ada lagi dinamakan guru yang primitif.

  502. Terima kasih atas pencerahannya,,
    Berbiara masalah guru primitif atau guru moderen, seiring dengan berkembangnya zaman maka banyak guru-guru yang menggunakan media sebagai alat untuk mempermudah pembelajaran supaya dalam pembelajaran berjalan secara efektif dan efisien.
    Setelah saya membaca artikel bapak sekilas muncul dibenak saya tentunya saya ingin menjadi guru modern, kenapa?? Karena dengan berkembangnya zaman yang ada saat ini guru atau pendidik dituntut untuk mampu mengoperesikan/menggunakan media sebagai alat dalam pembelajaran.

  503. Assalamu’alaikum, wr, wb.
    saya sebagai calon guru PAI tentu saja ingin menjadi guru yang modern, yang terampil menggunakan kecanggihan tekhnologi seiring perkembangan zaman yang semakin modern, tapi disini bukan saja saya dapat menggunakan media yang semakin canggih akan tetapi disini juga guru di tuntut untuk kreatif dengan memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitarnya pada saat alat tidak dapat di gunakan atau hal lainnya yang dapat menghambat penggunaan IT, sehingga ruang kelas tetap dalam keadaan yg kondusif.
    Wassalamu’alaikum, wr, wb.

  504. assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuuh ..

    Perkembangan Zaman seperti skarang ini , sangaat menuntut untuk menjadi guru yang modern .
    kreatif , berkualitas dan kuantitatif ..

    Namun dalam hal ini , sya menggaris bawahi kutipan bpa ..
    Apakah saya akan menggunakan media atau tidak ??
    saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini ??

    tentunya sya sebagai , calon guru PAI sangaat inggin menjadi Guru yang Modern ..
    yg dpat menggunakan tekhnologi ..
    yg berfikir kedepan , bkan kbelakang ..

    Dalam menggunakan media , guru bukan laah juga haruus menggunakan tekhnologi ..
    tpi bgaimana guru haruus menciptakan kondisi kelas yg tenang dan rasa nyaman serta amaan ..

    saya pun s’bagai calon guru PAI , tidak harus berpengaruh juga mengikuti zaman yg sangat modern seperti ini ..
    Karna : ISLAM ITU TIDAK MENGIKUTI ZAMAN , TETEAPI ISLAM TIDAK KETINGGALAN ZAMAN .

    dengan menggunakan media apa saja , menurut saya guru yg primitife pun tidak akan lgy memirkan apakah saya akan menggunakan media atau tidak ??

    Wassalamu’alaikum, wr, wb.

  505. ASSALAMUALAIKUM WR.WB …

    setah saya membaca artikel bapak, saya sebagai calon guru PAI mungkin dengan perubahan zaman semakin kedepan guru modern mungkin sangat di butuhkan, karena dengan keahlian ataupun kekeretifan guru bisa membuat anak menjadi lebih semangat dalam belajar, tidak hanya dengan teori saya tapi dengan alat-alat teknology yg semakin kedepan semakin canggih..karena untuk menjadi guru propesional pendidik harus dsapat memberikan sesuatu yang baru.
    dan dalam pertanyaan memakai media atau tidak, mungkin tergantung dengan pelajaran itu, gimana dalam pembuatan rpp ataupun plajarn yang yang akan di sampaikan nanti.
    mungkin hanya ini saja, kurang lebihnya terimakasih…

    wassalamualaikum wr. wb…..

  506. Assalamu’alaikum

    Menurut pendapat saya, pada zaman sekarang ini seorang guru dituntut untuk bisa menggunakan media elektronik sebagai sarana tambahan dalam memberikan pembelajaran kepada seorang murid. apabila seorang guru tidak bisa menggunakan media pembelajaran tentu murid akan merasa bosan dengan metode yang digunakannya, seperti metode ceramah.
    banyak orang yang menyebut bahwa guru modern adalah guru yang bisa menggunakan media elektronik dengan baik. menurut saya tidak dengan media pun guru bisa menjadi guru yang modern, seperti dia bisa menjelaskan kepada siswa-siswa tentang apa itu kegunanan laptop dan media lainnya tanpa harus adanya media tersebut..
    kalau tidak salah saya pernah mendengar hadist Nabi Muhammad SAW :
    “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya jangan mendidik anakmu sesuai dengan zamanmu”
    artinya adalah seorang guru dalam mengajar harus memberikan pembelajaran sesuai dengan keadaan zaman siswa, seperti sekarang sedang zamannya elektronik..guru pun harus bisa memberikan pembelajaran dengan menggunakan media, jangan mengajar menggunakan zaman guru tersebut yang tentunya media belum secanggih saat ini.
    dan saya pun ingin menjadi guru yang modern yang bisa menggunakan teknologi dari segala aspek teknologi lainnya..
    wassalamu’alaikum wr.wb

  507. Assalamu’alaikum

    Menurut pendapat saya, pada zaman sekarang ini seorang guru dituntut untuk bisa menggunakan media elektronik sebagai sarana tambahan dalam memberikan pembelajaran kepada seorang murid. apabila seorang guru tidak bisa menggunakan media pembelajaran tentu murid akan merasa bosan dengan metode yang digunakannya, seperti metode ceramah.
    banyak orang yang menyebut bahwa guru modern adalah guru yang bisa menggunakan media elektronik dengan baik. menurut saya tidak dengan media pun guru bisa menjadi guru yang modern, seperti dia bisa menjelaskan kepada siswa-siswa tentang apa itu kegunanan laptop dan media lainnya tanpa harus adanya media tersebut..
    kalau tidak salah saya pernah mendengar hadist Nabi Muhammad SAW :
    “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya jangan mendidik anakmu sesuai dengan zamanmu”
    artinya adalah seorang guru dalam mengajar harus memberikan pembelajaran sesuai dengan keadaan zaman siswa, seperti sekarang sedang zamannya elektronik..guru pun harus bisa memberikan pembelajaran dengan menggunakan media, jangan mengajar menggunakan zaman guru tersebut yang tentunya media belum secanggih saat ini.
    dan saya pun ingin menjadi guru yang modern yang bisa menggunakan teknologi dari segala aspek teknologi lainnya..
    wassalamu’alaikum wr.wb

  508. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    jika saya memilih, saya ingin menjadi guru modern. Sebab dalam hal ini seorang guru dapat menjalankan salah satu peranannya yaitu sebagai mediator. sebagai mediator guru itu hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan. Dimana media itu sendiri merupakan alat komunikasi yang dapat menciptakan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Tetapi seorang guru modern itu tidak hanya memiliki pengetahuan tentang media pendidikan saja, akan tetapi dia juga harus memilih, menggunakan serta mengusahakan media-media apa yang akan di pakai dalam proses belajar mengajar nantinya, yang tentunya sesuai dengan tujuan, materi, metode, evaluasi serta minat dan kemampuan peserta didik.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  509. hasbi pai 5a
    menurut pandangan saya semua guru atau calon guru pasti berpendapat sama seperti pemikiran saya akan menjawab guru yang modern

    dikarnakan pada zaman ini teknologi semakin cangih untuk semua kalangan bukan hanya seorang guru siapapun itu yang akan mengunakan teknologi

    seorang guru pada umumnya bisa memanfaatkan media pembelajaran didalam kelas agar memudahkan siswa atau muridnya menyerap pelajaran dengan baik dan mudah dicerna oleh anak didik kita,karna pengunaan media didalam peroses pembelajaran akan membantu sekali terhadap minat belajar siswa akan tetapi seorang guru harus bisa mengatur strategi pembelajaran agar pembelajaran menjadi efisien dalam belajar

    ini adalah tugas guru pada zaman sekarang untuk menggunakan media supaya membatu minat belajar siswa agar lebih terarah proses pembelajaran didalam kelas

  510. assalamu’alaikum wr.wb

    seperti yang saya ketahui bahwa guru modern itu ialah guru yang dapat membuat suasana kelas menjadi efektif. dan seperti yang saya dapat ambil dari kutipan bapak di atas bahwasanya guru modern itu ialah guru yang piawai mengambil keputusan dalam mengajar, untuk membuat peserta didiknya merasa senang dengan cara mengajanya menggunakan media (guru modern).
    saya sebagai calon guru PAI modern, sedikit kecewa, karena belakangan ini guru PAI tidak dapat dikatakan sebagai guru modern sebab banyak di antara mereka yang masih belum bisa menggunakan media pembelajaran saat ini, sedangkan yang seharusnya dipakai guru saat ini yaitu kurikulum berbasis IT.
    sekian dari penjelasan saya yang singkat ini.

    wassalamu’alaikum wr.wb

  511. Assalamu’alaikum wr.wb

    Menurut saya era globalisasi atau perkembangan zaman adalah sebuah tantangan yang dimana jika kita tidak ingin tertinggal dengan era tersebut maka kita harus dapat menyikapinya atau menghadapi tantangan tersebut dengan kreatif dan se inovatif mungkin. Maka seorang guru pun dituntut untuk menguasai teknologi sebaik mungkin dan kreatif agar dalam proses pembelajran terhadap siswa dapat dilakukan dan berjalan dengan baik dengan metode-metode belajar yang ia miliki.
    saya setuju jika guru primitif ialah guru yang tidak menguasai teknologi, karena dengan perkembangan zaman teknologi telah mendunia bahkan anak-anak pun telah dapat menggunakan teknologi tersebut.
    Oleh karena itu guru pada era ini agar dapat menguasai teknologi untuk memberikan materi pelajaran terhadap siswa mengunakan alat bantu seperti teknologi atau media pembelajaran lainnya.

    Wassalamu’alaikum wr.wb

  512. Terima kasih dari yang apa yang telah bapak kemukakan diatas Saya menangkap pelajaran dari penjelasan tersebut ,,,, beberapa keuntungan dari seseorang guru ,menjadi seorang guru yang modern karna dari contoh perbedaan seseorang guru primitif yang berfikir apakah saya menggunakan media atau tidak di bandingkan dengan guru modern yang mana pemikirannya bukan lagi memakai media atau tidak, akan tetapi saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini , , dari situ saya menangkap pelajaran bahwa pentingnya seseorang guru untuk menjadi seorang guru yang modern yg mana pemikirannya dapat meningkatkan kualitas belajar siswa , juga meningkatkan kualitas seorang guru untuk berfikir dalam mengajar dengan memikirkan hal-hal yang baru dengan memanfaatkan media pembelajaran yang ada pada zaman sekarang ,,, saya berharap bapak untuk lebih banyak menjelaskan tentang guru modern dan guru primitif , agar saya bisa lebih memahami lebih jauh lagi , , ,

  513. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Artikel diatas benar-benar sangat berguna untuk para guru pada zaman sekarang. Seperti yang dianalogikan diatas, pada sekarang ini media sudah menyatu dengan pendidikan. Oleh karena itu, guru-guru pada zaman sekarang ini hendaknya memahami betul substansi media dalam pendidikan, agar paradigma yang salah dapat dibetulkan, demi terselenggaranya pendidikan yang berkualitas. Media pendidikan tidak harus mahal dan canggih. Oleh karena itu guru-guru dituntut kreatif dalam menyediakan media-media dalam pendidikan.
    Terima kasih banyak kepada Bpk. Zamris yang telah memberitahukan kami paradigma baru dalam dunia pendidikan. Mudah-mudahan Allah memberikan ganjaran pahala kepada Bapak. Amin.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  514. Assalamualaikum
    Artikel di atas bisa kita jadikan sebagai bahan renungan akan jadi apa kita nanti guru modernkah atau guru primitif kah..
    SEbetulnya Modern / primitf nya nya seorang guru atau seseorang itu relatif, tergantung dari sudut mana kita melihat, tetapi menurut pendapat saya hal itu tentu tidak bisa dilihat dari segi pakaian, penampilan atau darimana dia berasal tetapi lebih kepada bagaimana cara dia berfikir.. dan bagaimana cara dia mengembangkan Ilmunya agar bermanfaat bagi dunia pendidikan dan kaitannya dengan media pendidikan adalah bagaimana cara dia untuk memanfaatkan media yang ada.. bila memang tidak ada media yang menunjang, itulah tugas dia agar bagaimana menghasilkan sebuah media yang dapat dimanfaatkan hal tersebut berlaku apabila guru tesebut mempunyai daya kreatifitas dan selalu mempunyai Inovasi.
    Terima Kasih

  515. Assalamu’alaikum..
    Guru modern! Wah.. untuk zaman sekarang dimana tekhnologi semakin lebih canggih, memang itu diperlukan karnanya saya yang dari SMK jurusan Komputer melanjutkan pendidikan keperguruan. Sementara sebagian orang bertanya-tanya kenapa dari Komputer ketarbiyah. Ternyata hal itu sangat mendukung saya sebagai mahasiswa. Saya lebih suka bila dosen menjadi guru modern, karna apa yang disampaikan lebih mudah diterima dan tidak membosankan. Pada saat sekarang menjadi guru modern masih terkendala dengan alat pendukung yang terkadang disekolah tidak tersedia.

  516. assalamu’alaikum…

    berbicara tentang guru primitif dan modern saya sependapat dengan bapak, karena untuk zaman sekarang guru juga dituntut untuk bisa mendidik anak yang bisa menjawab tantangan zaman seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi.

    Dengan guru mengajar menggunakan media itu bisa memberikan kemudahan kepada peserta didik untuk menangkap atau menyerap materi yang diberikan oleh guru. Tapi, guru modern juga tidak menjamin tujuan pendidikan tercapai. Harus ada bentuk kreatifitas guru dalam pengguanan metode pembelajaran dan kepandaian guru dalam menghangatkan kelas supaya proses pembelajaran terasa menyenangkan. Alangkah baiknya seorang guru bisa menjadi guru modern dan pandai dalam menetukan metode pembelajaran. jadi, kenapa tidak untuk menjadi guru modern.

    Terimakasih kepada bapak zamris yang telah memberikan suatu renungan kepada kita sebagai guru dan calon guru untuk berkaca diri untuk kemajuan guru dan peserta didik demi tercapainya tujuan pendidikan. Barakallahu fi umurikum…amin.

    wassalamu’alaikum…

  517. mudah-mudahan opini, pendapat serta argumentasi para guru dan calon2 guru bisa terealisasi dan teraplikasikan dan tidak hanya OMDO pada prakteknya

    ……..
    wasallam

  518. Assalamualaikum
    Ya saya terasa saya ingin menjadi guru modern oleh kerana seorang guru modern bukan hanya sekadar mengajar di depan kelas saja ? Apakah tugas guru tidak ada yang lain selain mengajar ? Ternyata tidaklah demikian halnya. Guru adalah orang yang amat menyenangkan dan membanggakan bagi siswa dan masyarakat sekeliling kita. Guru merupakan teladan bagi siswanya yang mampu menghidupkan nilai rasa yang tumbuh dan berkembang dalam diri anak. Kehadiran guru merupakan suatu kebanggaan. Kebanggaan yang didapat tidak hanya sebatas mata memandang, namun mampu menembus dinding teguh sekeras raga manusia sampai ke lubuk hatinya yang paling dalam.

    Seorang guru berbakti di tengah kehidupan masyarakat penuh dengan tantangan dan ujian sebagai bukti pengabdian pada Rabbul Izzati. Pengabdian yang bukan hanya 24 jam, tetapi pengabdian yang tiada henti walau telah sampai ke titik akhir kehidupan. Keberuntungan yang didapat pun tidaklah hanya sebatas kepuasan materi semata, melainkan kepuasan batin yang dapat menenangkan hidup insan guru sampai ke akhirat kelak.

    Kini orang pun berlomba-lomba menjadi guru karena benarlah guru itu seorang yang bahagia. Guru tidak hanya digugu dan ditiru, tetapi guru merupakan insan yang memang benar-benar dicintai banyak orang, terlepas dari segala kelebihan atau kekurangannya.ini seorang guru yang modern………

  519. assalamualaikum wr.wb…
    sejak kecil cita2 saya adalah menjadi guru, dan sampai sekarang saya sedang berusaha mewujudkannya. dan untuk menjadi seorang guru saya menyadari betul bahwa untuk menjadi seorang pendidik tidaklah mudah, seorang pendidik harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional serta kompetensi sosial yang baik sehingga mampu membimbing dan mendidik peserta didiknya sesuai dengan tujuan pendidikan.
    oleh karena itu, maka dengan yakin saya menyatakan bahwa saya adalah calon GURU MODERN, karena saya telah mendapat pembekalan dan sedang berusaha mengembangkan diri dari pembelajaran yang selama ini saya dapatkan. bagi saya media pembelajaran TIDAK HARUS selalu mengandalkan kemajuan teknologi, karena saya pun berasal dari daerah yang minim penggunaan teknologi, maka saya sebagai calon guru modern harus dapat mempergunakan media yang tersedia disekitar saya. dan tentunya itu membutuhkan kreativitas seorang pendidik…
    doakan ya pa.. ^-^
    terimakasih.

  520. Assalamualaikum wr.wb

    Guru primitif or guru modern ???

    Menurut saya Guru itu adalah sosok yang sangat mulia. Terkait artikel yang bapak tulis tentang guru primitif dan guru modern Sebenarnya saya bingung harus menjawab seperti apa karena saya pribadi belum pernah mengajar, tetepi kelak jikalau saya menjadi seorang guru tentunya saya ingin memilih menjadi guru yang modern dong,hee … guru modern itu menurut saya guru tersebut bisa memanfaatkan media yang ada. Media tersebut bisa dengan media yang canggih atau media sederhana saja tergantung materi yang ingin diajarkan, Media yang digunakan jg bisa bervariasi .

    Media teknologi sangatlah membantu dalam mentransfer ilmu karena lebih efisien,efektif dan meningkatkan attention siswa. Maka dari itu sebagai calon pendidik insyallah saya akan terus belajar menguasi teknologi . karena jujur saja saya masih punya banyak sekali kekurangan. Di era yang modern seperti ini kita memang harus mengikuti perkembangan zaman, ga mau kan di bilang guru gaptek nantinya..hehee.. misalkan jika saya menjadi guru nanti dan di tugaskan di daerah terpencil saya tetap akan menggunakan media, walaupun tentunya pasti akan banyak kendala yang dihadapi secara finansialnya tetapi saya akan tetap berusaha menjadi guru modern , Seperti yang bpk zamris katakan dimana guru modern itu sudah harus menentukan media mana yang akan dipilih untuk mengajar bukan lg berfikir saya menggunakan media gaa yah?…oke jadi intinya saya memilih untuk menjadi guru modern. terimakasih bapak atas ilmu” yang telah diajarkan, semoga kelak jika saya benar” menjadi guru saya bisa menjadi guru modern yang professional yang selalu di rindukan kehadiranya hehee..amin 

  521. :)
    hmmmmmmmmmmmmmm… sdkit tersunggiing ktika ada pertanyaan “anda itu guru modern pa primitif”,
    bagaimana tidak, sya terlahir di sebuah desa yang pola belajar dan mengajarnya syarat dgn kprimitifan, dmna ktika bljar mengajar dlu, sang guru hanya msuk klas duduk memngabsen kami, kmudian menyuruh muridnya maju kdpan untuk menulis pelajaran pada hari itu, n endingnya sudah bs di tebak menuruh kami untuk menulis dan menerjakan pertanyaan yang telah diberikan. hampir tidak da yg mengajar dgn berinovasi menggunakan media-media pendukung yg bs membuat kami mengerti. wlpn tidak smw guru seperti itu…
    dari sni lah saya termotivasi n tertantang untuk memotong kprimitifn tersebut bila perlu menghilangknnya. walaupun sulit krna sudah mendarah daging tapi sya yakin bsa.
    klo bkn skarang kpan lagi?
    klo bkn kita spa lgi?
    ok, bismillah…… dngan ini sya dengan tegas dan yakin menjawab, sya adalah calon guru paling modern di abad ini… insyallah… istajib duana y Allah… :)
    n kpd pak zambris, ananda mohon sekali untuk bimbingannya, agar ananda bs menjdi guru yg modrn tsbt. terimakasih sya ucpkn kpd bapak yang telah mengenalkn sya brbagai media pembelajaran, sbgai bekal berharga untuk mengajar nanti.. smga Allah memberkahi ilmu bpak…. amin

  522. assalammu’alaikum…

    setelah saya membaca artikel bapa, tentu saja saya ingin menjadi guru modern. Di jaman modern sekarang ini guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah dan tidak menutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman yang berbasis IT . Menurut saya Guru modern itu adalah guru yang mampu menggunakan media pembelajaran dan metode penerapannya yang bervariasi, kreatif dan inovatif agar peserta didik tidak merasa bosan dan cendrung lebih nyaman dalam belajar, selain itu guru yang modern adalah guru yang tidak sekedar menjadi pengajar semata yang mentransfer/memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada anak didiknya, sebagai pendidik maka guru harus memberikan teladan yang baik kepada anak didiknya dalam rangka membangun moral dan etika yang baik pada anak didiknya. Sehingga dapat mewujudkan perilaku yang berkarakter yang meliputi olah pikir, olah hati, dan olah rasa.

    semoga kita bisa menjadi guru yang modern yang bisa menciptakan anak didik yang berkualitas baik dari segi pengetahuan maupun moral…….
    amiinn……

  523. Assalamualaikum wr wb
    Sangat menarik artikel diatas,
    memang pada dasarnya guru harus dituntut kreatif dalam menyampaikan pesan pembelajaran kepada peserta didiknya. Guru-guru dahulu mungkin memberikan materi secara seadanya, dikarenakan media untuk penyampaian materi sangat terbatas, tetapi untuk guru zaman sekarang itu bukan alasan lagi. Guru sekarang dituntut kreatif dalam mengembangkan strategi pembelajarannya dengan menggunakan media-media pembelajaran.
    Saya harus menjadi guru modern tentunya!
    Ini memang tuntutan perkembangan zaman, sebagai calon guru saya harus mampu mengaplikasikan semua jenis media pembelajaran yang modern kepada peserta didik saya nanti. Media dikenal efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pembelajaran. Diharapkan peserta didik dapat dengan mudah memahami materi-materi pembelajaran melalui media pembelajaran modern yang ada.
    Terimakasih
    Wassalamualaikum wr wb

  524. Assalamualaikum wr wb…
    Pertanyaan yang unik dan menarik, “Apakah Anda termasuk guru modern atau primitif ??”
    Sudah seharusnya guru sangat dituntut dalam hal kreativitasnya yaitu mendesain suatu metode pembelajaran yang menarik dengan perantara media-media yang ada disekitarnya semaksimal mungkin, kalaupun pertanyaanya adalah apakah saya guru yang modern atau primitif, maka jawaban saya adalah saya ingin menjadi guru yang modern walaupun ditempat atau daerah terprimitif sekalipun. Ingat ya jangan dibalik kata-katanya !! hehehe
    Jadi begini, alasan saya mengenai jawaban saya yaitu seperti yang tertera pada artikel diatas, yang saya pikirkan bukannya apakah saya harus memakai media atau tidak, tetapi media apakah yang harus saya gunakan esok hari dikelas, saya akan berusaha sekreatif mungkin mendesain media2 yang akan saya gunakan agar dalam penyampaian bahan ajar menjadi menarik dan mudah diserap oleh peserta didik, walaupun seandainya saya mengajar ditempat yang sangat minim teknologi atau sarana prasarananya, saya masih bisa memanfaatkan alat-alat yang sederhana seperti kertas karton, sterofom, lidi, dan lain-lainnya yang memungkinkan bisa dimanfaatkan dalam media pembeljaran. Kalaupun misalnya saya mengajar ditempat yang tersedia sarana prasarana lngkap, tidak sepenuhnya saya menggunakan teknologi tatapi saya akan memadukan antara media teknologi dengan media sedrhana sebagai hasil dari kreatifitas saya agar daya imajinasi siswa dan daya serap siswa lebih cepat menangkap terhadap materi yang saya berikan dikelas.

  525. assalamualaikum wr wb.
    komentar yang akan saya tinggalkan ini adalah pendapat saya mengenai pemikiran saya tentang guru modrn atau primitif. perbandingan dengan masyarakat primitf dan modren itu sangat terlihat. namun bila ditanya kelak saya akan menjadi guru primitif atau modern saya akan mengatakan saya akan menjadi guru modern. mengapa? karena saya ingin disetiap saya mengajar nanti, murid-murid saya tidak mudah merasa jenuh ataupun bosan. karena itu saya akan berusaha menerapkan atau memakai media dalam mengajar nanti, saya akan berusaha sekreatif mungkin dalam mengembangkan media yang cocok dengan bahan mengajar saya nanti. terima kasih ke pada bapak karena artikel ini sedikit mempengaruhi saya akan seperti apa ke depannya saya nanti bila menjadi guru, guru primitifkah atau guru modern..
    wassalamualaikum wr wb

  526. assalamualaikum, wr.wb
    Pertanyaan yang sempat membuat saya sampai berpikir berkali-kali jika mengingat seorang dosen yaitu pak zamris tentu nya mengatakan
    “Apakah Anda termasuk guru modern atau primitif ??”……
    waduuuuuuhhhhh,,,masuk yang mana ya saya..?
    tapi bercermin dari pertanyaan yang membuat saya bengong alias berkaca apa saja yang saya lakuin bwat ngajar n pake media pa ngajarnya……
    tapi saya cukup tenang karena kalau kita membicarakan media jangan selalu berfikir bahwa media itu harus pake teknologi canggih…….(wiiiiiiiih..!!!)
    atau mahal alias ngeluarin “budget” guuuede!

    salah teman- teman inilah paradigma pendidikan sekarang yang kita harus rubah….
    inilah jawabanya yang selalu ditanamkan pada kita para calon pengajar oleh 4 kompetensi seorang guru dalam hal ini adalah kompetensi profesional yang selalu berkaitan dengan kemampuan kita dalam mengaplikasikan berbagai metodologi dan strategi pembelajaran serta merancang dan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar walupun hanya dengan selembar kertas putih…
    maka dari itu kita jangan seperti guru primitif yang terus berfikir dan nggak ada ujungnya “besok ngajar pake media nggak ya…..?” (masalah klasik..masih saja berfikir gitu…)

    seperti ini dong…

    kita harus jadi guru yang modern yang selalu berfikir besok aku pake metode apa ya untuk ngajar materi ini….! kira-kira seperti itulah sebaiknya
    tapi harus sesuai juga ya denagn materinya dan yang terpenting harus membuat anak didik kita paham dan mengerti…oke.!

    untuk pertannyaan Apakah Anda termasuk guru modern atau primitif ?

    Dengan lantang saya akan mengatakan saya adalah guru modern yang akan selalu berfikir esok hari saya akan mengajar materi ini dengan sebuah metode pengajaran yang membuat anak didik saya sangat paham dan mengerti..!

  527. Assalamualaikum wr.wb
    konbanwa sensei ^_^
    Dalam artikel ini sangat banyak arti kata yang dapat ditafsirkan,,,,tidak lagi hanya aku guru primitif atau modern tetapi juga apakah aku seorang guru yang nanti nya akan di contoh dan menjadi panutan bagi siswa-siswa ku?? karena pada umumnya orang melihat dari baju yg digunakan/cover nya ketika seseorang melihat cover nya bagus maka orang itu akan tertarik dan menilainya bagus,,right?? nahh,, sebagai calon guru nanti nya saya ingin menjadi seseorang yang bermanfaat bagi generasi bangsa ini,,dan sebagai guru pula saya akan menggunakan kecanggihan teknologi yang berkembang saat ini namun tidak dipungkiri pula jika saya ditempatkan di suatu tempat yang masih belum mengenal teknologi, what should I do?
    the first: I will give the notion of technological progress?
    the second: I will introduce the technology required in the lesson..
    the last : i think if possible I will use the media and jika tidak memungkinkan saya akan menggunakan media yang disediakan oleh alam. seperti pepatah “tidak ada kayu Rotan pun jadi”. harapan besar bagi saya umumnya guru di Indonesia dan seluruh sekolah di Nusantara sudah dapat menikmati fasilitas seperti dikota-kota Besar dalam hal teknologi untuk penggunaan media pembelajaran ataupun akses belajar. sehingga Indonesia bukan lagi menjadi bahan ejekan negara2 asing karena SDM Indonesia sebenarnya adalah orang2 unggul yang mampu berdiri dikancah Dunia. ^^ sudah banyak contohnya orang Indonesia yg terusir dinegaranya sendiri namun diluar sana mereka adalah orang2 yang hebat….maka saya memiliki impian melanjutkan study ke negara matahari terbit dan saya terapkan ilmunya di negeri ini (doakan yah pak)…hehe dream is free, right??
    mina san i think that all enough……
    arigatou sensei to teach me I wish science is useful n’ doakan kami semoga menjadi guru yang benar2 modern tidak gaptek dan terus menerus mencari ilmu serta menjadi berdedikasi untuk bangsa ini.
    (khususnya maroh (my nick name) biar tercapai untuk lanjut ke university of tokyo) Amin
    n’ thanks to this rubric :)
    wassalamualaikum Wr.Wb

  528. Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh .
    Jujur, setelah baca artikel ini Alhamdulillah saya galau lumayan parah, bawaannya kepikiran sampe bingung mau nulis apa. Tapi sedikit saya akan memaparkan tentang pendapat saya megenai hal ini.
    Jika ditanya “apakah Anda termasuk guru modern atau primitif ???” maka pasti akan saya jawab, saya AKAN menjadi guru modern. Kenapa???
    Menurut saya, sekarang ini guru bukan lagi seorang yang hanya mengajar dengan kapur putih ditangan, bukan lagi yang belajar hanya dengan mendikte mata pelajaran yang sedang di ajarkan. Tapi, guru dituntut untuk peka terhadap suatu perubahan serta inovasi sekecil apapun. Artinya, mau tidak mau, suka tidak suka, para guru dituntut lebih profesional, kreatif, serta dituntut harus terus meningkatkan kecakapan dan pengetahuannya lebih anak didiknya. Hal ini dipicu oleh perkembangan zaman yang cukup ekstrim dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama pada bidang informasi dan komunikasi, yang selanjutnya mendorong pengembangan media belajar pada proses belajar mengajar. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari saja kita sering dijumpai adanya pemanfaatan dari perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan, dimana seperti yang sering dilakukan oleh guru yaitu menggabungkan alat teknologi dalam proses pembelajaran. Hal ini dirasa baik karena akan mempermudah proses pembelajaran, dimana murid akan lebih giat belajar dengan sesuatu yang baru dan bersifat modern, yang nantinya segala pesan yang ingin disampaikan pada proses pembelajaran dapat ditransfer dengan baik. Oya pak, diatas saya tulis ‘saya AKAN menjadi guru modern’ soalnya saya belum mengajar, jadi saya tulis AKAN 
    Akhirnya saya hanya berharap agar saya dan teman – teman yang sedang menjalani proses sebagai guru bisa menjadi guru yang benar – benar mampu untuk menjawab segala tantangan masa depan. Amiiiin ..
    Terima kasih pak,
    Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh .

  529. assalamualaikum wr.wb

    alhamdulilah setelah saya membaca artikel ini saya dapat mengambil beberapa kesimpulan tentang apakah saya akan menjadi guru yang modern atau primitif? dengan sangat TEGAS saya akan menjawab GURU MODERN.
    dimana guru yang modern dituntut bukan hanya mampu menguasai sebuah ilmu tapi juga teknologi, dengan menjadi seorang guru yang modern , seorang guru dapat lebih mudah memberikan contoh melalui media yang ada dengan sebuah visualisasi yang jelas , dimana kita semua tahu zaman semakin lama semakin berkembang, dan kurikulum di indonesia semakin lama semakin berubah menuju kearah yang lebih baik, dengan menjadi guru yang modern maka seorang guru dapat menyesuaikan standar kompetensi berdasarkan kurikulum yang berlaku dengan perkembangan ilmu teknologi dimana dengan satu tujuan yang sama yaitu mencerdaskan generasi bangsa dimana kata modern disini menggunakan bantuan media dan metode metode yang baik yang dapat menunjang kemudahan suatu proses belajar dan mengajar , dimana seorang guru dengan menjadi modern dapat menjelaskan apa yang ia sampaikan dan seorang murid akan dengan mudah mendapatkan pesan yang guru nya sampaikan, menjadi guru primitif tidak ada yang salah , terkadang metode yang dilakukan dengan cara pembelajaran guru primitif juga dapat dipahami akan tetapi terkadang akan menyulitkan siswa dalam cakupan pemahaman hal ini disebabkan karena minim nya media visualisasi dalam menjadi guru yang primitif, dan satu lagi dengan menjadi guru yang modern kita dapat menjadi seorang guru yang berkompetensi dalam menjawab suatu tantangan global demi calon penerus bangsa.

    jadi jawaban saya sangat jelas yaitu saya lebih memilih menjadi GURU MODERN.

    terima kasih.

  530. Dari artikel yang saya baca,bagi saya sebagai calon seorang guru hal utama yang harus di miliki adalah keikhlasan dari dalam diri untuk mengabdi menjadi seorang guru, selain itu untuk menunjang profesi ini kita di tuntut untuk mempunyai pengetahuan dan ilmu terkait dengan materi yang kita dalami. Hal yang harus di perhatikan juga adalah kita dalam proses belajar mengajar harus mempunyai strategi baik dalam penyampaian materi dan materinya itu sendiri agar anak dapat dengan baik mendapatkan ilmu.Kita haru mempunyai target dalam setiap pembelajaran, dan mempersiapkan materi ajar yang sesuai dan membuat belajar saat itu menarik perhatian siswa, Kita harus menguasai teknologi untuk menunjang proses pembelajaran, terkait tipe guru primitif atau modern saya harus bisa menjadi guru yang modern dimana setiap kali proses belajar saya juga dapat menyajikan materi dengan baik dan dengan penuh persiapan agar belajar menjadi menarik. Setiap materi memberikan cara yang beda dalam penyampaiannya, menggunakan metode pembelajaran secara combine agar siswa tidak bosan. Dan saat ini yang harus saya pelajari adalah bagaimana menjadi guru yang modern sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini. semoga dengan mengikuti mata kuliah bapak menambah ilmu bagi saya tentang guru modern itu, masih perlu belajar dan mencari ide-ide yang dapat membangkitkan minat siswa dan menjadi guru yang di rindukan oleh siswa,terimakasih/

  531. Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh .
    setelah saya membaca artikel yang ditulis di atas, saya sebagai calon seorang pendidik (guru) maka dengan jelas pasti akan menjawab saya guru modern, mengapa saya jawab seperti itu karena sudah jelas saya hidup dan tumbuh di zaman modern yang pastinya selalu membutuhkan teknologi yang menunjang semua kebutuhan dalam kehidupan saya. menjadi guru modern itupun tidak mudah karena selain arus menguasi materi kita pun harus bisa menguasi teknologi oleh sebab itu maka saya harus bisa lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran. bagaimana cara untuk bisa lebih kreatif dan inovatif tersebut ya tentunya dengan menggunakan teknologi, kita tidak hanya mengandalkan pemahaman tersendiri dlm proses pembelajaran namun juga harus bisa menjelaskan secara visual kepada anak didik agar mereka bisa lebih paham pada materi yang diajarkan. karena bila kita hanya menjelaskan saja maka si anak didik tersebut tidak akan maksimal dlm menerima materi. karena dalam sebuah pembelajaran itu tidak hanya mengerti tapi juga memahami. maka satu2nya yang dapat memaksimalkan hasil pembelajaran itu ialah sebuah media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan materi yang dijelaskan.
    terimakasih :)

  532. ASSALAMUALAIKUM WR.WB

    setelah saya membaca artikel ini saya jadi ada motivasi untuk menjadi seorang guru yang modern!!
    dengan alat apa pun guru harus bisa mengunakannya dalam sebuah belajar dan pembelajaran karena guru yang kreatif itu bisa menjadikan sebuah alat yang tidak terpakai itu bisa menjadi sebuah metode dalam sebuah pengajarannya,,
    jadi disini peran guru sangat penting untuk bisa memberikan materi itu biar bisa tersampaikan keanak muridnya!!
    jangan sampai nanti menjadi guru yang tidak kreatif dalam hal penyampaian suatu materinya kepada anak muridnya,,
    karena pada saat ini guru yang yang di butuhkan dalam sekolah yaitu guru yang mempunyai suatu skil dalam penyampaian suatu materi karena kebanyakan guru saat ini hanya bisa menyapaikan materi saja tetapi tidak bisa menggukan metode apa pun dalam menyampaikan materinya!!
    jadi di sini saya harus bisa menjadi seorang guru yang kreatif n bisa menggukan alat apa pun untuk bisa menyampaikan materi kepada anak murid n saya juga harus bisa menjdi guru yang modern!!
    terimakasih…

  533. Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
    Walaupun saya belum menjadi guru dan masih bercita-cita menjadi guru, semoga saya menjadi guru yang modern,,,,
    Saya tahu bukan hal yang mudah untuk menjadi guru modern, dengan tuntutan zaman yang semakin maju, persaingan yang semakin ketat, dan terlebih saya yang berdomisili di Ibukota. Bukan takut dengan persaingan dan tantangan ini, tetapi dengan persaingan dan tantangan ini membuat saya termotivasi agar menjadi guru yang lebih kreatif. Dan dengan mempelajari media pembelajaran yang di ajarkan oleh bapak saya juga sadar bahwa melek teknologi bukan berarti guru itu modern. Tetapi memanfaatkan media belajar yang dapat membuat siswa didik dapat lebih mudah mempelajari pelajaran tersebut dan tidak bosan untuk mengikuti pelajaran yang kita berikan itulah yang merupakan guru modern.
    Semoga saya menjadi guru yang dapat memanfaatkan media dan menjadi guru yang kreatif (modern). Amiinn :)

  534. assalamualaikum wr wb
    wahh inspiratif sekali artikel bapak… sangat menarik unik dan sesuatu banget pertanyaan tersebut ^^ Apakah saya seorang guru primitif atau modern??? dalam hal ini yah tentunya semua guru ingin mnjadi guru yg modern.. InsyaAllah saya sbagai cagur(calon guru) SIAP menjadi guru modern.. karena tidak ada alasan lagi untuk tidak menggunakan media dalam mangajar, dengan media apapun itu guru dituntut sekreatif mungkin untuk menyampaikan suatu materi biarpun sesederhana mungkin karena media itu bukan suatu alat tetapi pesan yg dapat membuat anak didik menjadi paham dan mengerti sebuah materi yg diberikan serta dapat memberikan inspirasi.
    Sudah saatnya kita ubah pola pikiran primitif tersebut “hari gini mau ngajar masih mikir pake media apa ga yah nanti saya ngajar??” mending ke laut ajaaa hehe
    Maka jadilah guru modern yg berpikir dengan media apa yg sesuai untuk mengajar hari ini dan seterusnya serta tentunya dengan metode2 yg variatif dan harus sesuai dengan kebutuhan materi tersebut.
    terimakasih :))

  535. Saya mengerti yang Bapak maksudkan, saya memahami bahwa, modern sendiri bukan berarti dia yang menggunakan media tercanggih terhebat termodern terbaru saat ini. Sebab, guru modern menurut saya adalah dia yang memiliki kreativitas dalam menggunakan media pembelajaran. Tidak hanya dari segi teknologi tetapi juga ia mampu memanfaatkan media-media yang sudah ada kemudian dikembangkan atau media yang berasal dari alam kemudian dikelola. Justru, guru primitif itu adalah yang tidak memiliki kreativitas dan inisiatif. Dari hal ini, saya sangat setuju dengan Bapak…bahwa guru modern adalah yang mengatakan “saya akan memakai media apa untuk pengajaran hari ini?”
    Dari segi pengregionalan, Misalnya; Belitung, Kalimantan, Jawa Tengah atau daerah yang telah Bapak sebutkan di atas. Meskipun daerah itu dipandang sebagian orang sebagai daerah yang jauh dari Ibu Kota, bukan berarti dapat menggambarkan keprimitif’annya. Sebab, guru-guru di daerah tersebut justru dituntut untuk memiliki skill untuk menggunakan media. Yang bahkan, mungkin saja yang terjadi di daerah-daerah seperti itu gurunya lebih terampil dan anak didiknya lebih cerdas dibandingkan di daerah Ibu Kota. Maka, yang terpenting adalah, seperti yang telah Bapak utarakan, “media apa yang ingin dipakai”
    Jadi, bila ditanyakan apakah saya guru primitif atau guru modern? Jawabannya adalah,,,kelak saya sebagai calon pendidik akan selalu belajar dan berusaha lebih meningkatkan skill mengajar dgn pengembangan ataupun inovasi terbaru ataupun yang berasal dari teknologi manusia maupun teknologi dari alam. Mungkin saya baru mengatakan “akan”, tetapi saya selalu belajar dari sekarang. Tidak ada lagi perkataan, apakah saya akan menggunakan media atau tidak? Sebab, jawabannya adalah of course sy akan memakai media dalam proses belajar-mengajar.
    Besar harapan saya terhadap majunya pendidikan Indonesia. Sya ingin menuntut ilmu jauh di negeri seberang. Impian luar biasa yang bagi saya sangatlah mungkin. Saya akan belajar bagaimana media yang saya gunakan tidak hanya sebagai embel-embel semata. Tetapi, dengan media tersebut, anak didik dapat menyerap ilmu dan pengetahuan.

  536. sebagai guru sebaiknya memiliki sikap moderat dapat mengaplikasinkan diri distuasi bagai mana pun, walau tak begitu paham tetapi saya meyakini bahwa yang diberi komen lebih mengerti dari pada yang memberi koment
    ‘terimakasih mohon maaf bila saya salah berucap”
    tetapi tak ada alasan bagi saya untuk terus mencari bagai mana menjadi guru yang baik

  537. Assalamuaalaikum wr wb..
    setelah saya membaca artikel Bapak ini, Saya langsung berandai-andai setelah nanti saya menjadi seorang Guru (pada saat ini masih calon guru) jawaban saya tentu saja sama dengan teman-teman yang lain pastinya ingin menjadi Guru Modern, karena kita sebagai calon guru maupun yang sudah menjadi Guru, harus mengikuti perkembangan zaman apalagi sekarang teknologi cepat berkembang sehingga dalam menggunakan mediapun guru harus bisa mengaplikasikannya/menyampaikan di dalam proses pembelajaran, dan sebagai guru pun harus pintar dalam memilih media, dan sekreatif mungkin, jadi kalau ingin mengajar jangan memakai media itu-itu saja akan tetapi menggunakan media dengan cara lain agar murid tidak merasa bosan.
    wassalamualaikum wr wb….

  538. Riyan Sartika (UIN-IPS 5D 2011)
    “Apakah Anda guru modern atau primitif ??apakah Anda benar-benar seorang guru yang modern ??…
    Komentar Saya : ” wacana mengenai guru primitif dan modern ini baru beberapa waktu saya dengar dan saya resapi maknanya melalui penyampaian bapak dipertemuan perkuliahan media pembelajaran dalam kelas IPS geografi semester 5 ini. ketika pertanyaan ini diarahkan kepada saya,tentu saya ingin menjadi guru modern bukan seorang guru primitif. kenapa saya dapat menjawab dan berpikir demikian? karena saya dan teman-teman seperjuangan menuntut ilmu mendapat mata kuliah media pembelajaran. Mata kuliah ini memberikan saya banyak pengetahuan seputar media apa dan seperti apa yang dapat saya gunakan dalam mengajar sekaligus mendidik siswa-siswi saya kelak (Amin). Dan tentu sekaligus merubah paradigma pemikiran saya mengenai pentingnya media dalam suatu pembelajaran guna mempermudah penyampaian suatu materi ajar yang rumit menjadi lebih sederhana,lebih mudah dipahami dan menyenangkan.Tidak lagi ada pertanyaan yang muncul dalam benak saya atau teman-teman guru atau pendidik “Apakah saya akan menggunakan media atau tidak dalam mengajar?? ..” Namun,saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini ??…dan tentunya InsyaAllah akan memanfaatkan pengetahuan yang saya miliki diaplikasikan dengan media pembelajaran yang kreatif,inovatif dan menyenangkan untuk anak didik saya kelak (Amin)… “

  539. assalamualaikum.. :-)
    setelah saya melihat artikel yang bapak buat,kemudian menanyakan apakah anda seorang guru modern apa primitif? mungkin saya akan menjawab bahwa saya lebih memilih menjadi seorang guru yang modern. karena pada zaman saat ini ilmu teknologi semakin berkembang dan lebih tinggi ilmu pengetahuannya serta lebih cekatan. dalam penguasaan teknologi komunikasi dan informasi yang dapat mendorong perkembangan media belajar dan paradigma dalam dunia pendidikan di indonesia.
    saya akan memakai media dalam mengajar kepada anak didik saya nanti (kalo sudah menjadi guru) karena media pembelajaran itu sangat penting gunanya untuk membantu dan memperluas komunikasi antara siswa dan guru. semakin banyak informasi yang di serap oleh siswa,maka semakin efektif pula pengajaran kita.
    wassalamualaikum wr.wb.. :-)

  540. guru primitif apa modern ,,,.,,,?
    kalo di bilang siapakah saya ketika jadi menjadi guru nanti ,.,,. saya akan menjawab Guru Modern karena guru untuk masa depan harus menguasai suatu teknologi … tehnologi pendidikan yang di siapkan untuk cara mengajar saya nanti,,.,.,. anak didik sendiri apakah mau dibilang anak didik primitif pasti tidak ,… maka dari itu perkembangan harus di ikuti sesuai zaman dan keberadaan tempat guru mengajar….. akan kan kita memprimitifkan siswa atau memoderen kan siswa??

  541. ASMAWATI UIN IPS 5 D 2011
    assalamualaikum.. :-)
    setelah saya melihat artikel yang bapak buat,kemudian menanyakan apakah anda seorang guru modern apa primitif? mungkin saya akan menjawab bahwa saya lebih memilih menjadi seorang guru yang modern. karena pada zaman saat ini ilmu teknologi semakin berkembang dan lebih tinggi ilmu pengetahuannya serta lebih cekatan. dalam penguasaan teknologi komunikasi dan informasi yang dapat mendorong perkembangan media belajar dan paradigma dalam dunia pendidikan di indonesia.
    saya akan memakai media dalam mengajar kepada anak didik saya nanti (kalo sudah menjadi guru) karena media pembelajaran itu sangat penting gunanya untuk membantu dan memperluas komunikasi antara siswa dan guru. semakin banyak informasi yang di serap oleh siswa,maka semakin efektif pula pengajaran kita.
    wassalamualaikum wr.wb.. :-)

  542. Zulfia Septiana UIN JKT IPS 5D 2011

    Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    “Apakah Anda guru modern atau primitif ?? … pertanyaan yang sangat inspiratif….hmmmm
    tentunya saya ingin menjadi guru yang modern yang dapat menggunakan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar di kelas, agar saya dapat mengajar dengan baik sehingga anak didik saya dapat dengan mudah memahani dan menyerap ilmu. Modern juga diartikan dapat menguasai media-media yang canggih tetapi meskipun saya mengajar di tempat yang lingkungannya kurang menunjang tekhnologi sekalipun itu tidak menciutkan semangat saya dalam mengajar, sebisa mungkin saya akan menjadi guru yang kreatif, inovatif dan tentunya mengarahkan serta membimbing anak diduk juga memberikan cara pengajaran yang menarik sehingga pelajaran mudah di pahami yang jelas disini saya akn menggunakan media yang tetap dapat menarik walaupun itu hanya lewat kertas berwarna dan jauh dari kata canggih.
    ya saya ingin jadi guru modern….

  543. Nurmalina UIN JKT 5D IPS 5D 2011

    Menurut saya guru itu harus modern apalagi di jaman era globalisasi di sini guru dituntut untuk menguasai dalam menggunakan tekhnologi agar anak didik saya dapat menyerap apa yang akan saya ajarkan. guru juga mamnpu berpikir secara maju cara pengajaran dan bahan apa saja yang akan saya sampaikan kepada anak didik saya tentu saya akan mengggunakan media yang dapat menarik perhatian anak didik saya.
    jelas disini saya ingin menjadi guru yang modern dan Guru harus berusaha meningkatkan semangat belajar murid jadi sebisa mungkin saya akan menjadi guru yang modern demi masa depan bangsa yang lebih baik aminnnn……..

  544. DESLINA HERLIANI UIN IPS 5 D 2011
    assalamualaikum..
    guru modern apa primitif? saya lebih memilih menjadi guru yang modern karena di zaman era globalisasi ini harus lebih menguasai teknologi yang canggih. berharap guru di seluruh indonesia maupun di luar negara yang belum maju dan berkembang dunia pendidikannya dapat memperbaiki kualitas dan profesionalisme dalam paradigma pendidikan. disini guru harus secara aktif mengembangkan kemampuan diri nya guna menunjang suatu profesionalitas kerja.
    pentingnya media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di harapkan siswa akan berinteraksi secara aktif dengan memanfaatkan segala sesuatu yang dimiliki oleh siswa. dengan demikian, tugas guru yang tidak kalah pentingnya adalah mencari dan menentukan media pembelajaran sehingga dapat membantu peserta didik dalam proses belajar dan pembelajran sehingga anak anak di kelas menjadi aktif dan berwawasan luas.

  545. modern or primitif ?
    waduh………klo ditanya kayak gitu cukup berat bagi saya untuk menjawabnya apalagi setelah melihat uraian pak Zambris di blog ini. ketika saya dikatakan sebagai guru primitif saya tidak merasa primitif….. :(
    dibilang guru modern?
    tapi saya masih banyak kekurangannya.
    hmmmmmmmmmm……..
    tapi kalo saya di suruh menjawab dari pertanyaan bapak tadi insya allah saya adalah guru primitif yang sedang menuju proses menjadi guru yang MODERN……
    why not…….!!!
    dengan belajar media pembelajaran yang bapak ampu sekarang. pastinya kata guru primitif haram hukumnya di nisbatkan kepada saya.
    begitu banyak ilmu yang saya dapatkan pada mata kuliah ini sebagai modal yang berharga bagi saya untuk menjadi guru yang paling modern dimasa yang akan datang………………………amiiiiiiiiin

  546. Guru “Modern” atau “Primitif” ?

    sebelum menjawab, saya terbersit dgn beberpa pertanyaan…

    apakah kemodernan guru selesai sampai penggunaan media dalam pengajaran saja?
    para ahli dahulu (misal, max weber, palto, aristoteles dkk) apakah terlahirkan dari guru modern?
    ………

    “bagi guru2 modern pertanyaan yang muncul sewaktu akan mengajar adalah : saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini ??…”

    MENGAPA ARTIKEL INI (Aku guru modern atau primitif ???) ADA ?

    Yaah ini membuktikan adanya fenomena guru yang tidak sadar akan cara mereka mentransformasikn ilmunya ? apalagi udah tahun 2011 gitu loch, anak SD ajaa dah pd punya HP sebgai media komunikasi.

    Tantangan besar di era modern ini bagi guru2,
    peserta didik sangat mudah sekali mengakses berbagai hal dan mereka mudah sekali menghibur dirinya dan memanjkan dirinya dengan teknologi. yaaah, bila saja semua itu sesuai dgn fungsinya maka Indonesia negeriku ini akan banyk para ilmuaanya. Namun, teknologi itu digunakan tidak sesuai. Misal, mereka lebih tertarik main Game Online, FB,Twiterr, BBM, SMSn, ditambh lg dgn televisi n Playstation. Kapasitas penggunaannya mendominasi dri belajar dgn teknologi tersebut.

    Naaah, ini dia
    Guru harus bisa mengalahkan peran2 teknologi yg kurang bermanfaat namun mendominasi aktivitas mereka. Untuk itu Suasana pengajarn disekolah harus lebih menarik, inovasi, dan kreatif, sehingga pesan2 guru dapat sampai dgn sangat baik kepada murid sebagai penerimanya.

    Bagimana caranya agar pesan2 tersebut tersamapaikan dgn baik kpd si penerima ? saatnyalah MEDIA menjawab. karena Media merupakan alat atau tarnsportasi untuk menyampaikan pesan kepada penerima. Kemaslah media sesuai dgn materi yg akan diajarkan, maka pesan2 guru trsbut akan lebih menarik dibandingkan kebiasaan peserta didik yg memanfaatkn media teknologi kurang tepat.

    Ketika guru2 sadar akan fenomena ini maka akan segera mengunakan media…
    sehingga tidak ada lagi pertaanyaan Guru modern atau primitif ?

    maka saya pun menjadi guru yang modern dalam berbagai hal dalam proses pengjaran.

    ASEP HAMDI

  547. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

    Setelah membaca artikel bapa ..
    Saya sendiri tidak tau saya guru primitif atau guru modern ??
    Sebagai guru profesional, saya akan memilih dua”nya satu sisi akan menjadi guru modern dan juga disisi lain guru modern :) .. kenapa begitu ??
    Karena guru memiliki mempunyai tujuan yang sama mencerdaskan anak bangsa, mungkin cara penyampaiannya berbeda,,
    Menurut saya ..
    . Guru Modern .. Tidak terpaku terhadap oleh buku, dan dia akan mencari bahan-bahan yang lain mungkin dari Internet yang lebih konkretkan, yang sama tema nya yang akan disampaikan oleh anak murid, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan siswa dapat menerima materi yang disampaikan dengan mudah dimengerti dan dipahami.
    Untuk semangat mengajar aga kurang karena sudah dipermudahkan oleh teknologi
    . Guru Primitif .. Cara penyampaiannya masih statis karena masih terpaku dengan buku yang telah diberikan oleh sekolah, tidak sedianya teknologi-teknologi yang ada di era globalisasi, tetapi semangat guru primitif lebih besar kerena bagaimana susahnya mengajar seorang murid tanpa dibantu oleh teknologi-teknologi yang canggih ..

    Guru yang memiliki peran strategis untuk pembangunan karakter bangsa hendaknya bisa memiliki sikap profesional. Dalam hal ini, guru tak hanya dituntut untuk menguasai materi pembelajaran sisiwa melainkan juga mengikuti perkembangan kemajuan teknologi.

    Harapan saya, karena saat ini saya belum menjadi guru, saya berharap menjadi guru, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jaman, dan menjadi guru yang profesional dan bertanggungjawab terhadap profesi saya. (guru primitif yang modern) Amin ..

    Terimakasih .. ;)
    Wassalamualaikum wr.wb

  548. السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

    Komentar saya terhadap guru yang modern atau primitif..
    Setelah saya baca artikel tentang guru primitif dan modern saya sebagai calon guru saya memilih untuk menjadi guru modern agar siswa-siswi yang saya ajarkan bisa memahami materi yang saya ajarkan dan untuk menjadi seorang guru yang modern harus terus meningkatkan dan terus mencari wawasan yang luas agar siswa yang di ajarkan tidak mudah bosan dan belajar bisa lebih menyenangkan. Mungkin agar lebih menyenangkan dalam belajar menggunakan media video,flim, powr point,dll itu lah media yang banyak