Aku guru modern atau primitif ???

22 04 2008

Setiap saya bertanya kepada mahasiswa2 calon guru atau peserta penataran yang kesuluruhannya adalah guru2 dari berbagai daerah di Indonesia “Apakah Anda guru modern atau primitif ?? …” hampir semuanya menjawab bahwa mereka adalah guru yang modern dan sebahagian kecil menjawab mereka adalah guru yang akan menjadi guru modern.

Tetapi, apakah Anda benar-benar seorang guru yang modern ??…

STOP …. !!!!

jangan dijawab dulu… !

Sebaiknya, dengar cerita saya terlebih dahulu…

Manusia primitif yang tinggal di pedalaman Kalimantan, Sumatera, Jawa Barat dan Irian Jaya menganggap pakaian yang dikenakan seperti baju (baju dari kulit kayu) adalah sebuah alat bantu untuk melindungi tubuhnya dari serangan binatang atau hewan buas dan berbahaya yang sewaktu2 pakaian tsb tidak perlu mereka gunakan apabila mereka merasa aman (tidak dalam bahaya). Pertanyaan yang muncul dalam benak mereka ketika hendak keluar rumah adalah “Apakah saya perlu memakai baju atau tidak ?…”

Sedangkan bagi orang modern baju bukan lagi sekedar alat pelindung tubuh tetapi sudah menyatu (integrated) dengan dirinya. Sehingga tentu saja pertanyaan yang muncul dalam benak mereka berbeda dengan pertanyaan yang muncul dalam benak orang primitif . Bukan lagi “Apakah saya perlu memakai baju atau tidak ?… Tetapi, “Baju apa yang akan saya kenakan hari ini ?…” Yang tentu saja akan disesuaikan dengan acara yang akan dikunjungi, sebagai contoh, saat hendak berolah-raga tentu memakai pakaian yang berbeda dengan pakaian yang dikenakan saat ke pesta. Bahkan saat memikirkan pakaian yang akan dikenakan pun mereka sedang memakai baju/ pakaian .. Bukan begitu ? …

Demikian juga seorang guru, sewaktu akan mengajar apakah pertanyaan yang muncul dalam benaknya adalah “Apakah saya akan menggunakan media atau tidak ?? ..” apabila demikian, tentu inilah jawaban guru2 primitif. Sedangkan bagi guru2 modern pertanyaan yang muncul sewaktu akan mengajar adalah : saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini ??…

So, Sekarang silahkan Anda jawab apakah Anda termasuk guru modern atau primitif ??? … :)


Tindakan

Information

211 tanggapan

28 04 2008
Nuriah.S.Ag

menurut pendapat saya untuk menjadi guru yang propesional pendidik harus dapat memberikan sesuatu yang baru setiap harinya.oleh sebab itu setiap lembaga harus mempunyai guru modern yang siap menggunakan alat teknologi dalam penyajian pembelajaran karna pada dasarnya anak-anak suka sesuatu yang baru. padadasarnya kegiatan saya sehari-hari sudah menggunakan alat-alat teknologi seperti audio visual radio,vcd dan tv dan juga exscool mingguan kami yaitu komputer.saya merasa memang alat-alat teknologi ini sangat membantu dalam proses belajar mengajar tidak membuat anak jenuh dan asik di sekolah terutama di sekolah tk tempat mengajar saya.saya merasa dalam metode pengajaran saya menggunakan alat teknologi tetapi baru tingkat dasar terutama komputer tapi memang saya akui saya masih merasa kekurangan karna belum terbiasa atau tidak menjadikan alat teknologi ini sebagai kebutuhan seperti makan .sehingga saya merasa masih menjadi guru primitif yang harus banyak belajar atau pembiasaan dalam hal teknologi terutama komputer yangbaru sekedar dasar.oleh sebab itu mungkin bapak bisa memberikan kiat untuk menjadi guru yang modern yang dapat di banggakan oleh anak didiknya

28 04 2008
yuni chandi wiedyaningrum

Sebenarnya saya berkeinginan untuk menjadi guru modern tetapi pada kenyataannya banyak kendala yang saya hadapi. memang tidak bisa dipungkiri zaman sekarang ini teknologi menjadi salah satu alat kebutuhan setiap manusia. diantara kendala tersebut antara lain dari keterbatasan sekolah dalam penyediaan teknologi, dan faktor lingkungan tidak mendukung.
dalam penyediaan media pendidikan tidak merata sampai ke daerah. sekalipun ada media tersebut tidak dipakai dengan alasan kurangnya optimal tenaga pendidik.
jadi untuk itu diharapkan adanya pemerataan media teknologi sampai ke daerah dan ditambahnya tenaga pendidik yang menguasai teknologi tersebut. saya harapkan bangsa Indonesia bisa menyaingi bangsa-bangsa lain khusunya dalam bidang pendidikan.

28 04 2008
Nia Nitikusumah

Sesaat setelah melihat judul artikel ini, terbersit dalam pikiran saya ” tentu saya akan menjadi guru yang modern, kenapa pula pertanyaan seperti itu harus dilontarkan?”. Kemudian saya mulai membaca artikel itu sampai selesai. Berangkat dari isi artikel itu, saya yang sampai saat ini belum pernah menjadi guru pada institusi pendidikan formal, berkesimpulan bahwa sesungguhnya seorang guru akan menjadi guru yang modern jika sekolah tempat guru itu mengajar pun adalah sekolah yang juga modern. Namun saya menjadi sedih, karena sekolah yang modern itu biasanya adalah sekolah yang berlokasi di wilayah perkotaan yang tentu saja untuk dapat menyediakan media-media itu memerlukan biaya yang mahal. Lantas bagaimana dengan sekolah yang ada di pedesaan, yang notabene dalam penyelenggaraan proses belajarnya para guru harus mengalahkan rasa khawatir akan runtuhnya atap sekolah??
Saya yakin sesungguhnya jauh di dalam hati setiap guru, mereka ingin memberikan yang terbaik untuk murid-muridnya. Seperti yang telah dilakukan oleh Ibu Mus dan Pa Harfan dalam novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata. Guru primitif pun bisa mengantarkan muridnya menjadi seorang yang berhasil. Jika guru primitif bisa, apalagi guru modern??Then, next question is, when will we (education in Indonesia) become modern ????

28 04 2008
Neneng Suryani

Setelah membaca artikel ini saya ingin sekali untuk menjadi seorang guru yang profesional khususnya dalam bidang yang saya kuasi,tetapi menjadi seorang guru yang profesional harus dapat memberikan suasana yang baru khususnya dalam pemakain media teknologi.Karena proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting,namun perlu dingat peranan media tidak akan terlihat bila penggunaannya tidak sejalan dengan isi dari tujuan pengajaran yang telah ditentukan.Jika media itu diabaikan, maka media bukan lagi sebagai alat bantu pengajaran,tetapi sebagai penghambat dalam pencapai tujuan pendidikan.
Saya memang sudah mengajar,tapi penggunaan media belum memakainya.Dengan alasan sekolah tersebut pengeluaran menjadi banyak.Jadi metode yang saya pakai masih menggunakan ceramah is the best.Saya berusaha yang terbaik untuk anak didik saya walaupun keterbatasan media pengajaran bukan halangan untuk melanjutkan pendidikan

28 04 2008
Yetty Suryaningsih Nuny

Saya rasa hidup di zaman digital seperti sekarang ini semua guru pasti akan memilih menjadi seorang guru yang modern, termasuk saya, mengingat begitu semakin pentingnya peranan teknologi dalam setiap kehidupan termasuk juga dalam dunia pendidikan.
Apalagi bila kita berfikir untuk 20-25 tahun kedepan,disaat itu segala sesuatu pasti akan menggunakan teknologi, sehingga perlu dari sekarang untuk mempersiapkannya dan menjadi tugas guru untuk memperkenalkan dan mempersiapkan para peserta didik/manusia yang siap menggunakan teknologi tersebut. Tentunya untuk mempersiapkan itu semua, tidak mungkin tanpa adanya sarana dan prasarana yang menunjang sehingga diperlukan koordinasi dari semua pihak-pihak yang terkait.
Secara pribadi saya juga menyukai teknologi dan ingin memanfaatkan teknologi secara maksimal apalagi saya yakin teknologi ini akan sangat mampu menunjang pekerjaan saya meskipun dalam kenyataannya, begitu sulitnya teknologi itu sampai ke sekolah-sekolah.
Memang untukIndonesia, semua program ini tidak terlepas dari bermacam kendala dan hambatan. Selain masalah keuangan, faktor ketidakmerataan pendidikan di Indonesia (geografis) juga menjadi masalah. Begitu besarnya kesenjangan antara sekolah di kota-kota besar dan di pelosok tetap menjadi permasalahan hingga saat ini.

28 04 2008
Mujenah(2007540047)

Sebelum saya mengikuti akta IV, saya mentransformasikan ilmu kepada anak didik saya hanya menggunakan metode ceramah, diskusi dan evaluasi. yang mana tidak berbeda dengan rekan-rekan guru lainnya.tetapi setelah saya mengikuti akta IV, saya baru mengetahui bahwa dibidang pendidikan itu ada teknologinya. dimana teknologi pendidikan itu sangat memudahkan dan sangat efektif sekali dalam kegiatan KBM(Kegiatan Belajar Mengajar).Padahal di tempat saya mengajar sudah ada fasilitas dan sarana yang mendukung seperti komputer, televisi, radio, cd, vcd dan modul. Akan tetapi karena tidak ada pemahaman dan ditambah pihak sekolah (Kepala Sekolah dan Rekan-rekan Guru) masih menganut paradigma lama, ya jadilah saya mentransformasikan ilmu kepada peserta didik secara standar dan mengikuti paradigma lama, dengan demikian saya mengajar mendekati primitif!!

28 04 2008
Putri

tentu SAYA SEORANG GURU YANG MODERN duonk…!! (hehe, narsis dulu aah :D ) Walaupun cuma guru jadi-jadian… betapa tidak.. tanpa adanya pendidikan formal dalam cara belajar mengajar, dan hanya dalam rangka mengisi waktu senggang saja (selama setelah melahirkan dan belum aktif bekerja kembali) iseng-iseng meluangkan waktu untuk mengajar bahasa inggris untuk anak SD dan SMP disekitar rumah. Ternyata dari 3 murid kini menjadi 15 murid (itupun saya Stop 15 murid biar tetep efektif ngajarnya) n selesai 2 jam ngajar, mereka selalu ga mau pulang karna senang menggunakan tools2 sebagai media pengajaran saya. (“itu udah ngebuktiin saya guru modern kan?” :D **hehe… narsis lagi..**)

Nah, karna hanya seorang guru jadi-jadian itulah saya berfikir, bagaimana caranya mengajar bahasa inggris dengan tidak membosankan dan materi dapat tersampaikan dengan baik. (dengan indikator murid2 senang dan semangat untuk belajar b. inggris dan bisa menangkap materi dengan baik). Karena tantangannya adalah murid2 saya menganggap bahasa inggris itu sulit dan mereka merasa minder dan tidak butuh untuk menguasai bahasa tersebut untuk menggapai cita2 mereka dikemudian hari (rata2 mereka dari keluarga yg bisa dibilang pas2an). Bagi mereka belajar bahasa inggris hanya sekedar untuk mendapatkan nilai bagus disekolah.

Menyedihkan sekali memang, kalu mereka berfikir demikian dan merasa minder. Jadilah.. saya coba2 berbagai tools pada tiap materinya agar mereka semangat mengeksplore rasa antusias mereka pada bahasa inggris (dari mulai alat2 yang paling sederhana, seperti kartu2, gambar2 yg saya buat, sampai sebulan terakhir ini setelah dirumah langganan internet, saya mencoba games2 bahasa inggris dari sebuah situs). Alhamdulillah mereka antusias pada setiap pertemuannya.

Memang dijaman yang serba susah sekarang ini, penggunaan media2 yang paling update sulit untuk dipraktekan dalam acara mengajar. So.. Guru2 di Indonesia harus bisa lebih kreatif untuk menggunakan media2 yang paling sederhana sekalipun. Saran saya, dimanapun kita berada.. di tempat mengajar terpencil sekalipun yang tidak mempunyai fasilitas apapun. “BE CREATIVE oh my dear TEACHER”… Karna engkau akan menorehkan sesuatu yang berharga pada murid-muridmu. Tak akan ada yang rela apabila sesuatu yang berharga itu akan tertutup debu. Dan aku muridmu tak bisa melihatnya… :)

29 04 2008
Murni Amaliya

Saya adalah guru primitif, karena metode mengajar yang saya terapkan masih bersifat tradisional, yang hanya menggunakan lima intelegensi, misalnya menekankan pada irama (musikal), melukis gambar (pemahaman ruang), membuat bahasa tubuh, memberikan peluang kepada siswa untuk melakukan intrapersonal dan dan meminta siswa bertanya (interpersonal).
Tetapi saya merasa perlu mengasah daya kreativitas untuk dapat mengembangkan pembelajaran yang dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya ditempat atau daerah saya mengajar.
Seiring dengan perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi saya menyadari pentingnya seorang guru mengoptimalkan dirinya untuk dapat lebih berkopetensi dengan bantuan komputer dan memanfaatkan teknologi yang ada.
Karena di Indonesia hanya sekolah-sekolah percontohan saja yang menggunakan perangkat teknologi informasi.
Dalam hal ini saya menyadari kurangnya mengetahui dan memiliki ketrampilan soal-soal di internet dan kurangnya penguasaan bahasa komputer.
Keterbatasan pengadaan listrik , telepon dan komputer disekolah juga habatan bagi guru, sehingga masih banyak kendala di lapangan pekerjaan yang membuat guru masuk dalam guru yang masih primitif.
Tetapi setelah saya mengikuti pelajaran Teknologi Pendidikan, menjadi termotivasi untuk dapat memanfaatkan warung-warung internet yang dapat dipakai sebagai indikasi bahwa internet memang diperlukan untuk membantu kelancaran pekerjaan.
Sehingga saya perlahan-lahan dapat mengubah image dari guru primitif menjadi guru yang modern.

29 04 2008
jumadi

Saya adalah guru modern karena kita sekarang ini hidup dalam suatu era informasi, yang ditandai dengan tersedianya informasi yang makin banyak dan bervariasi, tersebarnya informasi yang makin luas dan seketika, serta tersajinya informasi dalam berbagai bentuk dalam waktu yang cepat. Karena semua usaha pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penyajian informasi senantiasa menggunakan media, maka era sekarang ini dapat disebut lingkungan bermedia.
Media telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita, meskipun dalam derajat yang berbeda-beda. Di negara yang sudah maju, media telah mempengaruhi kehidupan hampir sepanjang waktu jaga, atau berarti lebih banyak waktu ekspos media dari waktu yang dipergunakan untuk tidur, dan juga berarti lebih banyak dari waktu yang digunakan untuk sekolah.
Perkembangan media telah menimbulkan dua kali dari empat kali revolusi dunia pendidikan. Revolusi pertama telah terjadi beberapa puluh abad yang lalu, yaitu pada saat orang tua menyerahkan pendidikan anaknya kepada orang lain yang berprofesi sebagai guru. Revolusi kedua terjadi dengan digunakannya bahasa tulisan sebagai sarana utama pendidikan. Revolusi ketiga timbul dengan tersedianya media cetak yang merupakan hasil ditemukannya mesin dan teknik percetakan. Revolusi keempat berlangsung dengan meluasnya penggunaan media komunikasi elektronik.
Revolusi keempat itu telah merubah sistem pendidikan secara menyeluruh. perkembangan media baik berupa buku, siaran radio, dan televisi berpotensi untuk tumbuh dan berkembangnya masyarakat belajar. Oleh karena itu dalam setiap kegiatan belajar-mengajar potensi media tidak mungkin diabaikan.
Sudah pasti saya sebagai guru modern akan selalu menggunakan media dan penentuan medianya tergantung situasi dan bidang pengajarannya.

29 04 2008
jalilah

menurut saya: saya adalah guru primitif yang akan berusaha untuk menjadi modern,karena minimnya pengetahuan saya tentang teknologi,saya akui bahwa teknologi khususnya media sangat membantu dalam proses belajar anak didik,apalagi dengan kemajuan zaman, teknologi sangat dibutuhkan dalam berbagai hal, misalnya dalam proses belajar.karena saya belum berpengalaman menjadi guru dan ditempat saya mengajar pertama saat ini masih memakai cara-cara/bahan yang primitif.dan untuk belajar menjadi seorang guru yang modern saya harus banyak banyak mencari pengetahuaan tentang menjadi seorang guru yang berkualitas,seiring dengan kemajuaan zaman dibidang teknologi pendidikan. banyak keuntungan yang didapat jika para guru menggunakan berbagai macam media, diantaranya:anak didik menjadi semangat di dalam belajar, memudahkan anak didik memahami pelajaran yang diajarkan, meningkatkan daya pikir anak didik, dan dengan suatu media dapat membuat anak didik tersebut menyalurkan kreativitasnya.

1 05 2008
eva rodhianni

Apabla menjadi seorang guru, saya merasa kalau saya adalah guru primitif. Tapi setelah membaca artikel ini, saya jadi berkeinginan kuat untuk menjadi Guru yang modern. Karena apabila gurunya saja masih primitif bagaimana mungkin anak didiknya menjadi modern? Untuk itu saya akan berusaha menjadi seorang yang modern, yaitu dengan banyak waktu untuk membaca buku, browsing internet supaya tidak ketingggalan informasi, supaya saya bisa memberikan hal-hal baru yang inovatif kepada anak didik saya. Seiring dengan kemajuan zaman yang serba Hi-Tech, kita memang dituntut untuk bisa menguasai teknologi yang modern, seperti penggunaan media komputer pada pengajaran. Sehingga anak didik akan lebih bersemangat dan enjoy dalam belajar. Karena apabila guru tidak kreatif dalam mengajar maka anak didik akan jenuh di dalam kelas, sehingga penyerapan materi pelajaran (transfer ilmu) tidak bisa berjalan secara optimal.

Suatu saat apabila saya sudah menjadi guru, dan ternyata di lingkungan saya mengajar guru-guru yang lain masih primitif, saya akan menjadi trendsetter untuk menjadi guru yang modern, dan saya akan mengajak guru-guru yang lain supaya berubah menjadi guru yang modern juga. Sehingga guru-guru di Indonesia semua akan berubah menjadi guru yang modern, seperti misalnya di Malaysia sekarang pendidikannya sudah maju sekali. Negara kita jangan sampai kalah dong…!
I hope it will be reality in Indonesia……welcome modern teacher….

1 05 2008
Tuti Puji Hartati

saya termasuk tipe guru modern ,kenapa saya termasuk kategori itu ???
salah satu penyebabnya adalah bukan hanya pengetahuan di technology saja tetapi saya akan selalu menerapkan sistem pengajaran yang up to date,contohnya sistem pengajaran e-learning yaitu siswa dituntut untuk berkonsentrasi dengan apa yang saya sampaikan melalui suatu media audio visual,seperti OHP yang mungkin dulu di sebut proyektor,dan penyedian fasilitas yang menunjang seperti labotarium komputer dan bahasa di sekolah – sekolah yang ada di indonesia kecuali di daerah pedalam mungkin saya harus lebih survive kedepannya karena itu salah satu challenge buat saya..
dan semua itu karena dari pihak sekolah,wali murid dan pemerintah yang harus terus mensupport para guru untuk lebih maju,tetapi maju dalam bentuk apa???
misalnya pihak sekolah bekerja sama dengan pemerintah yang sekarang mulai di terapkan yaitu jaringan internet yang sudah masuk kesekolah – sekolah di indonesia walau belum merata,dan sumbangan dan dari pemerintah dan wali murid untuk membangun fasilitas di sekolah tersebut dan kelak jika saya menjadi guru nanti ,saya akan terus memperbaiki sistem pengajaran yang saya terapkan kepada siswa saya,karena masa depan bangsa ini ada di tangan mereka dan mereka akan
menggantikan perjuangan kita selanjutnya,,,

2 05 2008
Diana Novera

Menurut saya pribadi,saya ini guru “PRIMITIF”. Kenapa? Karena saya belum berpengalaman dalam bidang ngajar mengajar. Sebelum saya kuliah di Akta IV ini, sy adalah seorang karyawan Bank swasta. Tiba2 terbesit dihati, untuk ingin menjadi guru. Ternyata untuk menjadi seorang guru itu,tidak semudah apa yang saya bayangkan! Untuk menjadi seoarang guru yang Modern, wawasan harus luas,banyak membaca serta mengetahui teknologi. Setelah saya mengikuti pelajaran Akta IV ini, saya jadi terdorong untuk menjadi guru Modern. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi guru yang baik N modern. Ya… minimal saya dapat mendidik anak2 saya menjadi anak yang modern dan solehah. iya…khan.
Memang dijaman sekarang ini, kita tidak dapat mengelak dengan adanya alat2 teknologi yang semakin canggih n modern. Dan saya berharap disetiap sekolah, para guru dapat menggunakan alat teknologi sebagai sarana ngajar mengajar untuk kemajuan Bangsa ini.

2 05 2008
IRA KURNIATI,SE

Pendapat saya : guru primitif adalah guru yang mempunyai tujuan selain mengajar anak didik bisa membuat/membantu anak yang didik menemukan hal baru (dari yang tidak bisa) walau pun dalam mengajar mereka (guru) masih berfokus 100% pada buku, dan belum tahu tentang teknologi pendidikan. Sedangkan guru modern : mengajar dengan bantuan alat belum tentu 100% dia bisa mentransferkan ilmunya dengan baik kepada anak didiknya. jadi dalam cara mengajarnya lebih baik menjadi guru yang primitif dan cara berpikirnya seperti guru modern. seiring dengan perkembangan zaman dibidang teknologi pendidikan, mau selalu berusaha mencari pengetahuan agar bisa menjadi seorang guru yang berkualitas. Maksudnya cara berpikir seperti guru modern, karena seorang guru harus selalu belajar/meng-up to date tentang hal-hal yang baru. caranya dengan sering mendengarkan radio, menonton tv, dan menguasai/tahu dan mau belajar tentang beberapa sarana belajar seperti buku paket, buku pelengkap, buku referensi, buku bacaan, majalah, modul, lembar kerja, kaset video, VCD, CD-ROM, media pembelajaran (seperti casette recorder, OHP, Wireless, Slide Projector, LD/LCD/VCD/DVD Player, Komputer), serta adanya sarana Information Technology (IT) : seperti jaringan internet, dan lain-lain.
dengan kata lain seorang guru yang ingin menjadi seorang guru yang modern harus tahu banyak. Dan Banyak keuntungan yang didapat, jika para guru yang sekarang menggunakan berbagai macam media (memanfaatkan teknologi yang ada). Dengan begitu anak didik menjadi semangat di dalam belajar, memudahkan mereka memahami pelajaran yang diajarkan, meningkatkan daya pikir, dan dengan suatu media dapat membuat anak didik tersebut menyalurkan kreativitasnya.

2 05 2008
Eri Mardiani,S.Kom

Ya…Saya termasuk guru modern,
Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, sebelumnya saya ingin memberikan pendapat tentang guru primitif dan guru modern. Guru primitf adalah guru/tenaga pengajar yang mengajar atau menerangkan hanya menggunakan teknik atau metode ceramah.
Sedangkan guru modern adalah guru atau tenaga pengajar yang mengajar atau menerangkan menggunakan teknik atau metode- metode tertentu misalnya:
1. Presentasi. Teknik ini meliputi antara lain: ceramah, debat, dialog, wawancara, panel, demonstrasi, film, slide, pameran, darmawisata, dan membaca.
2. Teknik Partisipasi peserta. Teknik ini meliputi antara lain: tanyajawab, permainan peran, kelompok pendengar panel reaksi, dn panel yang diperluas.
3. Teknik Diskusi. Teknik ini terdidi atas diskusi terpimpin, diskusi yang bersumberkan dari buku, diskusi pemecahan masalah, dan diskusi kasus.
4. Teknik Simulasi. Teknik ini terdiri atas: permainan peran, proses insiden kritis, metode kasus, dan permainan
Melihat dari metode atau teknik yang digunakan menurut saya, saya termasuk guru modern, kenapa saya mengatakan seperti itu, karena dalam penyampaian materi saya mempergunakan keempat teknik diatas. Yaitu teknik atau metode ceramah, tanya jawab, dikusi dan simulasi. Dan saya juga mempergunakan alat atau media sebagai faktor penunjang yang bisa didapatkan dari lingkungan didalam sekolah.
Dan media yang saya pergunakan dalam mengajar yaitu saya mempergunakan media komunikasi (komputer, koran, radio, televisi, kertas dan speaker).
Sebagai seorang guru yang baik harus bisa melihat dan mempergunakan media atau alat yang ada lingkungan sekitar yang ada didalam sekolah.
Media apa saja sih yang bisa kita pergunakan dengan melihat dengan kondisi dan perkembangan zaman
1. Media Komunikasi Suara yaitu
a. Komunikasi siaran radio (Radio Broadcasting)
b. Komunikasi radio amatir
c. Komunikasi radio dua arah
d. Komunikai radio antar penduduk (Citizen Band)
e. Komunikasi telepon
2. Media Komunikasi Berita dan Gambar yaitu
a. Komunikasi telegraf
b. Komunikasi telex(TELEPRINTER EXCHANGE
c. Komunikasi Faximile
d. Komunikasi siaran televisi
3. Media Komunikasi Data: Merupakan komunikasi berupa data yang dikirimkan melalui saluran komunikasi.Adapun yang dikirimkan dapat berupa : berita / informasi (data), suara (audio) dan gambar (video).

Kenapa saya menyebutkan 3 media tersebut, karena dengan kondisi perkembangan zaman saat ini, tidak mungkin kalau kita mengajar hanya dalam bentuk ceramah, otomatis siswa atau murid akan lebih jenuh atau bosan karena siswa atau murid tersebut hanya membayangkan apa yang kita jelaskan. Contoh kita mau mempelajari jenis-jenis tumbuhan, tapi kalau kita menjelaskan dengan bentuk cerita, pasti siswa akan membayangkan apa yang kita ceritakan dengan mendetil, tapi pertanyaannya apakah yang dibayangkan siswa dengan yang kita ceritakan itu sama jenis tumbuhannya?. Dengan mempergunakan fasilitas atau media kita bisa lebih jelas memberikan contoh, misalnya kita bisa mempergunakan media telivisi atau komputer untuk memberi tahu jenis-jenis tumbuhan tersebut. Siswa jadi bisa melihat langsung jenis-jenis tumbuhan yang kita jelaskan, dari segi warna, bentuk, dll.

contoh lain: kita ingin mengenalkan pengunungan didaerah sumatra, kalau kita menjelaskan dalam bentuk ceramah. Murid atau siswa akan membayangkan seperti gunung yang ada didaerah jawa tapi dengan menggunakan media atau alat misalnya kita membuat miniatur gunung semeru yang berada di jawa dan kita membat miniatur pegunungan bukit barisan di sumatra
dan masih banyak lagi yang bisa kita contohkan apabila kita mengajar dengan menggunakan media atau alat

2 05 2008
NURHUDA LISTIANI

Beberapa saat membaca artikel tersebut diatas saya pribadi merenung apakah saya seorang guru modern atau primitif ? dengan memasuki dunia internet ini berarti saya menuju kedunia maju yang modern, akan tetapi banyak kendala yang akan dihadapi apakah nanti sianak didik mampu atau tidak atas dasar cara penyampaian saya ? apakah nanti sianak didik senang, bahagia atau sedih dengan apa yang guru sampaikan? apakah sianak senang dengan baju (ilmu pengetahuan ) yang saya kemukakan ? karena sipat dan karater sianak didik sangat beragam, ada yang senang, cuek, ada yang pintar dan ada yang lamban untuk mengerti. Maka secara teoritis saya akan menggunakan media atau tidak atas dasar hal tersebut diatas, tergantung apakah diperlukan saat itu seandainya diperlukan saya sebagai seorang pendidik akan selalu menggunakan media (Fasilitas) pendidikan yang disediakan dan kemingkinan lembaga lembaga (institusi pendidikan) mempunyai Fasilitas itu, saya pun akan menggunakannya sebagai tehnik penyampaian dalam proses belajar mengajar keanak didik.
Dan selanjutnya, dalam perencanaan pengajaran materi yang akan saya gunakan yaitu pada setiap kegiatan atau tindakan pendidikan yang akan dilakukan harus sengaja diarahkan untuk mencapai tujuan akhir pendidikan itu sendiri. Dengan demikian dasar tujuan pendidikan itu tidak lain adalah target sasaran yang akan dicapai dalam setiap kegiatan pendidikan atau rumusan bentuk (kepribadian ) manusia yang akan dicapai oleh kegiatan atau usaha pendidikan yang dilakukan seorang pendidik sehingga sianak didik dapat perkembangan jaman teknologi modern saat ini

5 05 2008
yetty suryaningsih nuny

Saya rasa hidup di zaman digital seperti sekarang ini semua guru pasti akan memilih menjadi seorang guru yang modern, termasuk saya, mengingat begitu semakin pentingnya peranan teknologi dalam setiap kehidupan termasuk juga dalam dunia pendidikan.
Apalagi bila kita berfikir untuk 20-25 tahun kedepan,disaat itu segala sesuatu pasti akan menggunakan teknologi, sehingga perlu dari sekarang untuk mempersiapkannya dan menjadi tugas guru untuk memperkenalkan dan mempersiapkan para peserta didik/manusia yang siap menggunakan teknologi tersebut. Tentunya untuk mempersiapkan itu semua, tidak mungkin tanpa adanya sarana dan prasarana yang menunjang sehingga diperlukan koordinasi dari semua pihak-pihak yang terkait.
Secara pribadi saya juga menyukai teknologi dan ingin memanfaatkan teknologi secara maksimal apalagi saya yakin teknologi ini akan sangat mampu menunjang pekerjaan saya meskipun dalam kenyataannya, begitu sulitnya teknologi itu sampai ke sekolah-sekolah.
Memang untukIndonesia, semua program ini tidak terlepas dari bermacam kendala dan hambatan. Selain masalah keuangan, faktor ketidakmerataan pendidikan di Indonesia (geografis) juga menjadi masalah. Begitu besarnya kesenjangan antara sekolah di kota-kota besar dan di pelosok tetap menjadi permasalahan hingga saat ini.

9 05 2008
neneng magfiroh

setelah membaca artikel diatas, saya sangat ingin menjadi seorang guru yang modern, mungkin selama ini saya adalah seorang guru yang primitif… karena slama saya mengajar saya hanya berpanutan kepada buku dan menerangkan dan anak didik saya mengerti apa yang saya ajarkan, ya…..walaupun ditempat saya mengajar telah tersedia komputer, VCD dll tapi saya tidak leluasa untuk memakainya.
tapi sekarang saya termotifasi untuk lebih baik walaupun berbagai kendala karena saya tidak mau anak didik saya menjadi primitif, saya akan berusaha untuk menjadi yang terbaik dan mencari berbagai media untuk diajarkan kepada anak dengan begitu anak akan semangat untuk belajar….karena anak didik kita adalah penerus bangsa!!!!!

14 05 2008
@ndrianto

Untuk bisa menjawab pertanyaan itu maka kita perlu memahami makna modern yang dimaksud. Jika modern yang disebut dalam pertanyaan itu adalah modern dalam kaitannya pemikiran atau pola pikir atau paradigma, maka walaupun secara subyektif , saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru modern, atau sedang berusaha menjadi modern atau paling tidak guru yang sedang dalam era modern. Artinya kata-kata itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sekarang yang serba modern.
Namun jika yang dipertanyakan modern adalah terkait dengan alat-alat, maka kita harus terima dan jujur untuk mengatakan bahwa kita belum bisa modern. Saya akan mengatakan bahwa ” saya belum modern” . Alasanya bahwa ketika saya akan menyampaikan suatu materi, saya hanya menemui papan tulis atau sejenisnya atau paling-paling OHP, yang saya menganggapnya sudah ketinggalan zaman. Padahal ada teknologi yang lebih canggih yaitu in focus yang mampu memproyeksikan layar komputer menjadi layar yang besar yang bisa dinikmati orang satu ruangan. Jika ini sudah saya dapati, maka pekerjaan saya tinggal mengolah materi-materi pengajaran ke dalam progeram komputer kemudian menyajikannya melalui alat ini. Maka semuanya akan menjadi mudah. Apalagi penyajian dengan menggunakan alat ini, kini sudah dilengkapi dengan teknologi nirkabel atau wireless yang memungkinkan orang untuk mengendalikan suatu komputer dengan duduk berdiri atau berjalan. Ini baru canggih dan kata-kata “Modern” layak untuk dilekatkan kepada siapapun termasuk saya jika sudah menguasai dan memanfaatkan teknologi canggih ini.
Apabila “modern” yang dimaksud adalah modern dalam perspektif yang lebih luas lagi, maka kita tidak bisa mengadili atau menjustice (prejudice) seseorang tidak modern hanya gara-gara suatu alat teknologi canggih.
Tapi saya sungguh mempunyai angan-angan seperti itu (mempunyai in focus +laptop. red), jika saya kelak benar-benar menjadi guru. Saya tinggal mengolah dan mengembangkan suatu materi pelajaran melalui media komputer apalagi bisa online via internet. Hidup Indonesia, Majulah bangsaku.

14 05 2008
idah wardatul jannah

menurut saya guru primitif adalah seorang guru yang tidak dapat memanfaatkan sarana dan prasarana ( fasilitas ) yang ada guru itu hanya terpaku pada sumber yang telah di buatnya tidak dapat mencari sumber dari luar. Guru primitif itu terlalu mengharapkan / menekankan keberhasilan akademik anak. maka akan menyebabakan orang tua dan guru memaksa anak untuk belajar keras karena harus mencapai target sehingga waktu bermain tidak ada. Guru primitif itu menyajikan pelajaran kepada siswa / murid seakan akan hanya untuk menyiapkan mereka agar bisa menjawab tes,ujian dan latihan .
Guru modern adalah seorang guru yang dapat memanfaatkan segala sesuatu / sumber , fasilitas yang ada di sekolah untuk memotivasi siswa untuk belajar aktihf misalnya : guru akan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa , selain untuk mendorong untuk terlibat dalam diskusi sehingga ada motivasi dalam diri siswa untuk belajar lebih dalam / banyak .Guru modern juga dapat memotivasi siswa untuk mengekspresikan pikirannya ketika sedang mempelajari sesuatu , siswa akan belajar efektif ketika mereka terlibat dalam tugas konkrit mereka mempunyai kesempatan untuk mendiskusikan apa yang sedang di pelajarinya .

14 05 2008
Khairani wsyahril

Seandainya saya ditanya saya guru modern atau guru primitif?maka saya termasuk guru primitif kenapa saya mengatakan saya termasuk guru primitif!!!!!karena yang di maksud dengan PRIMITIF adalah semua atau segala sesuatu yang tertinggal dan tidak bisa mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.
Dengan memperhatikan apa yang di maksud dengan primitif maka saya termasuk kedalam kategori primitif dalam dunia pendidikan di mana saya dalam mengikuti perkembangan dalam dunia pendidikan saya sangatlah tertinggal,contoh kecil dalam proses belajar mengajar saya selalu menggunakan metode-motode lama,dalam penggunaan media selalu saja media-media jadul(zaman dahulu)menjadi primadona dalam setiap proses belajar mengajar pada hal banyak sekali media-media yang baru yang lebih efisien dalam penggunaanya dan lebih canggih dan mudah di mengerti oleh peserta didik.
Apabila pertanyaanya diubah menjadi”apakah anda guru yang hidup dizaman modern?”maka saya menjawab saya seorang guru yang hidup di zaman modern dengan arti lain sekarang ini zamannya yang modern sedangkan manusia atau gurunya hanyalah sebahagian kecil yang dapat mengikuti zaman yang modern itu.l
tetapi walaupun saya seorang guru yang primitif saya adalah seorang guru primitif yang berusaha menjadi guru yang modern!kenapa?karena saya siap dan akan berubah baik pola pikir,cara saya mengajar dan dalam penggunaan media saya akan mencoba media-media yang baru.dan saya juga seorang guru yang tidak takut akan perubahan zaman,dan perkembangan dalam pendidikan khususnya yang bertujuan untuk memajukan dunia pendidikan di indonesia.hidup guru dan maju terus dunia pendidikan INDONESIA.

16 05 2008
Devi

Setelah membaca artikel di atas, jelaslah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lain, begitu juga persepsi mereka terhadap kemodernan. bisa saja TV dianggap hal yang sangat modern bagi orang-orang yang tinggal dipedalaman dan lain halnya dengan orang yang tinggal di kota-kota besar hal itu sudah hal biasa bagi mereka.
Begitu juga dalam dunia pendidikan, bisa saja seorang guru yang tinggal dan mengajar di pedalaman dengan memakai media yang sederhana dan seadanya, ia sudah dianggap modern, tetapi bagi para guru di kota-kota besar tidaklah demikian.
Jadi tidak ada standar baku yang mengatakan bahwa sesuatu itu termasuk modern atau primitif. hanya saja orang itu dikatakan primitif/terbelakang karena ia hidup di zaman dahulu atau karena ia tidak menggunakan pakaian, dibandingkan dengan orang yang hidup di zaman sekarang atau menggunakan pakaian lengkap.
Bagi saya bila standar yang disebut sebagai guru modern itu karena ia tinggal di zaman sekarang dan mengajar dengan menggunakan media, tentu saja saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru yang modern. Karena apa, karena saya hidup di zaman teknologi sekarang ini dan selalu berupaya untuk memakai media yang berbeda-beda dalam setiap kesempatan mengajar saya yang bertujuan agar pelajaran dapat lebih mudah diterima oleh siswa dan menghindari kejenuhan siswa.
tapi sampai sekarang yang saya tahu tidak ada standar baku yang dapat membedakan seseorang atau guru itu dapat disebut modern atau tidak.

16 05 2008
Devi

Setelah membaca artikel di atas, jelaslah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang lain, begitu juga persepsi mereka terhadap kemodernan. bisa saja TV dianggap hal yang sangat modern bagi orang-orang yang tinggal dipedalaman dan lain halnya dengan orang yang tinggal di kota-kota besar hal itu sudah hal biasa bagi mereka.
Begitu juga dalam dunia pendidikan, bisa saja seorang guru yang tinggal dan mengajar di pedalaman dengan memakai media yang sederhana dan seadanya, ia sudah dianggap modern, tetapi bagi para guru di kota-kota besar tidaklah demikian.
Jadi tidak ada standar baku yang mengatakan bahwa sesuatu itu termasuk modern atau primitif. hanya saja orang itu dikatakan primitif/terbelakang karena ia hidup di zaman dahulu atau karena ia tidak menggunakan pakaian, dibandingkan dengan orang yang hidup di zaman sekarang atau menggunakan pakaian lengkap.
Bagi saya bila standar yang disebut sebagai guru modern itu karena ia tinggal di zaman sekarang dan mengajar dengan menggunakan media, tentu saja saya akan mengatakan bahwa saya adalah guru yang modern. Karena apa, karena saya hidup di zaman teknologi sekarang ini dan selalu berupaya untuk memakai media yang berbeda-beda dalam setiap kesempatan mengajar saya yang bertujuan agar pelajaran dapat lebih mudah diterima oleh siswa dan menghindari kejenuhan siswa.
tapi sampai sekarang yang saya tahu tidak ada standar baku yang dapat membedakan seseorang atau guru itu dapat disebut modern atau tidak.

16 05 2008
Istiana

Saya guru modern atau primitif?? karena saya lahir di kota jakarta dan saya memasuki universitas yang moderen,selain kuliah saya juga mengajar di salah satu sekolah SD Islam swasta yang menuntut kreativitas guru dalam mengajar dalam menentukan/memilih media apa yang digunakan dalam pengajaran materi hari ini?walupun media tersebut belum tersedia di sekolah,maka dengan kreativitas guru akan tersedia media pengajaran dalam belajar,dengan tujuan agar siswa lebih mudah mencerna dan memahami pelajaran yang diberikan pada kegiatan belajar mengajar.
Dan saya menjawab,saya guru yang modern selain memikirkan media apa yang digunakan dalam pengajaran materi hari ini saya juga mempersiapkan pesan/inti dari pelajaran tersebut. Oleh karena itu guru juga harus memiliki keterampilan komunikasi,sikap,pengetahuan,dan memperhatikan konteks sosial budaya. Peran guru disekolah memiliki peran ganda guru juga dapat disebut seorang manajerial yang akan mengelola proses pembelajaran merancang pembelajaran,mendisain pembelajaran,melaksanakan aktivitas pembelajaran bersama siswa,dan melakukan pengontrolan atas kecakapan prestasi siswa.
Untuk menjadi guru yang modern memang sulitkita dituntut harus peka terhadap perubahan-perubahan kurikulum dan kerja keras yang ekstra dalam mempersiapkan RPP dalam mengajar agar kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana sesuai dengan apa yang ingin di capai untuk pertanyaan”Apa saya akan menggunakan media atau tidak??guru tersebut bukan hanya primitif tetapi ia tidak bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya yang sesuai,atau dia mempunyai ilmu tetapi tidak menerapkannya/mengaplikasikannya. Guru yang modern adalah guru yang selalu mempunyai banyak akal/ide untuk membuat suatu media dalam pengajaran walaupun media yang di gunakan sangat sederhana asalkan sesuai dengan materi yang di ajarkan.

16 05 2008
Milawati

Sebelum saya menjawab apakah saya guru modern atau guru primitif, saya ingin mencoba menguraikan persepsi saya tentang guru primitif dan guru modern. Menurut saya guru primitif adalah guru yang masih menggunakan paradigma lama tentang profesi keguruan, misalnya masih beranggapan bahwa guru adalah satu-satunya sumber ilmu dan siswa hanya dianggap sebagai objek yang harus selalu menerima apa kata guru, sehingga dalam mengajar ia hanya menggunakan satu metode klasik, yaitu metode ceramah saja misalnya tanpa memberikan kesempatan kepada siswanya untuk menikmati metode lain yang dapat mengembangkan daya pikir dan kreativitas mereka. Atau dalam mengajar hanya sekedar mengikuti apa yang ada di buku panduan, tanpa merelevansikan suatu materi pelajaran dengan informasi terkini. Guru primitif bisa juga disebut guru yang konservatif atau anti terhadap perubahan, misalnya bila ia seorang guru senior, ia beranggapan bahwa pengalaman adalah segalanya tanpa perlu meningkatkan kualitas keilmuan dan tidak mau mengikuti informasi-informasi aktual dunia pendidikan.
Sedangkan guru modern dalam persepsi saya adalah seorang guru yang menjalankan tugasnya dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Ia sadar betul bahwa profesinya adalah profesi strategis, ujung tombak perubahan setiap generasi bangsanya. Karena itu ia membekali dirinya dengan wawasan keilmuan yang selalu diperbaharui kualitasnya. Menguasai segala Kompetensi Dasar yang harus dimiliki seorang guru. Seorang guru modern harus bisa menjadi edukator, inovator, motivator, dan fasilitator untuk siswanya.
Kalo begitu saya guru primitif atau guru modern ya? Ya…karena saya hidup di zaman modern, maka saya harus menjadi guru modern. Paling tidak mulai berusaha untuk menjadi seorang guru modern. walau kadang banyak hambatan di lapangan untuk mewujudkannya. Misalnya keterbatasan sarana dan prasarana, lingkungan kerja yang kurang kondusif seperti rendahnya kedisiplinan dan loyalitas guru-guru lainnya.

16 05 2008
Deri Suyatma

Pada awalnya media memang hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru (teaching aids) untuk memberikan pengalaman konkrit, motivasi serta mempertinggi daya serap dan retensi belajar siswa, bukan sebagai bagian integral dalam program pembelajaran.
Kalau media masih dianggap hanya sebagai alat bantu mengajar guru, maka keberadaannya bukan lah merupakan suatu keharusan dalam proses pembelajaran. Padahal seharusnya yang menjadi perhatian bukanlah bagaimana seorang guru dapat mengajar, tetapi perhatian itu harus dipusatkan pada proses pembelajaran siswa, sehingga media apa yang harus digunakan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.
Guru modern adalah guru yang tidak lagi mepertanyakan bagaimana dia dapat mengajar, tetapi yang selau bertanya dan memusatkan perhatiannya pada kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajarannya, sehinga siswa itu dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik.
Kita memang sudah berada di zaman modern, namun bukan berarti cara berfikir guru-guru kita juga sudah modern. Kenyataannya masih banyak para guru yang masih berfikir bagaimana dia dapat mengajarkan suatu materi pelajaran kepada siswa. Kalau sudah demikian, jangankan berfikir media apa yang akan digunakan?, berfikir untuk menggunakan media saja terkadang tidak. Seharusnya para guru berfikir bagaimana para siswa dapat mempelajari dan memahami materi pelajaran tersebut dengan baik dan mudah.
Kebanyakan para guru juga masih beranggapan bahwa media pendidikan identik dengan peralatan canggih yang mahal, padahal tidak harus demikian. Karena peralatan canggih yang mahal kalau tidak direncanakan secara sistematis dengan memusatkan perhatian pada siswa, maka akan sia-sia. Mungkin inilah salah satu penyebab kenapa seorang guru masih mengangap keberadaan media pembelajaran bukan merupakan suatu keharusan, sehingga dia masih bertanya “apakah saya akan menggunakan media atau tidak?”.
Seorang guru memang dituntut harus kreatif, sehingga dapat memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran, tidak harus yang mahal, kita dapat membuat media pembelajaran yang sederhana dan tidak terlalu mahal.(DS)

17 05 2008
Adam Malik

Dalam sebuah kehidupan bukan saja seorang guru akan tetapi setiap manusia dituntut agar dapat beradaptasi di lingkungan dengan tujuan supaya dapat menyesuaikan dirinya baik dalam tingkah laku atau perbuatan sehingga dia benar-benar merasa nyaman hidup di tengah tengah masyarakat yang majemuk yang berasal dari berbagai komunitas. Karena, manusia yang tidak mau menyesuaikan dirinya dalam arti untuk mengikuti setiap langkah kehidupan bermasyarakat dan berinteraksi maka sesungguhnya dia bisa saja disebut tidak tau aturan, kurang pergaulan atau bahkan ketinggalan zaman.
Idealnya seorang guru juga demikian. Pada era globalisasi saat ini dimana, untuk melakukan dan mendapatkan sesuatu relative semakin hari semakin mudah dan terjangkau, seperti halnya untuk mendapatkan informasi, dapat dilakukan baik melalui media cetak maupun media elektronik dan bahkan dengan system informasi sekalipun yang sekarang ini marak didengungkan oleh pemerintah dipermukaan tanah air kita, hanya saja tinggal apakan ada kemauan apa tidak.
Artinya seorang guru harus mau banyak belajar untuk meningkatkan kualitasnya dalam penguasaan materi yang diajarkan serta menggunakan system informasi sebagai alat untuk mencari segala informasi yang ada kaitannya dengan cara dan metode pengajaran agar dapat mencapai tujuan dalam proses pembelajaran.
Kreatifitas dan inovasi seorang guru saat ini sangat dituntut apabila tidak ingin ketinggalan tidak saja oleh masyarakat diluar lingkungan pendidikan akan tetapi juga dengan muridnya. Oleh sebab itu, sekali lagi, pemerintah sangat diharapkan perannya untuk pengentasan buta teknologi informasi bagi guru-guru.

17 05 2008
siti maisaroh

jika seorang guru dikatakan sebagai “Guru modern atau primitif” hanya sebatas ia menggunakan media atau tidak ketika mengajar, maka mungkin saja saya termasuk guru modern. karena kebetulan saya mengajar anak-anak Tk yang setiap harinya dalam proses belajar mengajar tidak lepas dari media, sebagai alat bantu agar anak-anak lebih mudah memahami pelajaran. tapi menurut saya, bukan hanya sebatas itu, seorang guru bisa dikatakan guru yang modern ataupun guru primitif. guru primitif adalah guru yang hanya mengandalkan pengalaman mengajarnya saja tanpa mau belajar lagi dan tidak mau memanfaatkan fasilitas yang ada. sedangkan guru modern adalah guru yang bertanggung jawab akan profesinya, inovatif dalam setiap mengajarnya, kreatif, memotivasi dan selalu meningkatkan kualitas pengetahuannya setiap hari. selain memberikan materi, seorang guru diharapkan bisa mendidik, membekali dan mempersiapkan siswanya agar menjadi seseorang yang berguna di masa depan. nah untuk itu, guru tidak bisa berjalan sendiri, pemerintahpun ikut bertanggung jawab untuk menciptakan generasi yang unggul. kita memang hidup dizaman modern, informasi apapun yang kita inginkan dengan mudah bisa kita akses dengan internet. tapi untuk mengakses internet, kita butuh keahlian, dan keahlian itu tidak semua guru memilikinya. seperti pak adam bilang, peran pemerintah dalam pengentasan buta tehnologi informasi bagi guru-guru sangatlah penting. karna dengan begitu, sedikit banyak membantu guru-guru untuk selalu up to date. lalu bagaimana dengan saya? mungkin saja saya masih termasuk guru primitif, tapi saya akan berusaha menjadi guru yang modern.

17 05 2008
Halimatu dahlia

Modern, karena saya hidup atau menjadi seorang guru di zaman yang modern yang bisa di sebut zaman globalisasi. Yang mana media atau alat peraga sudah mudah di dapatkan dengan bentuk yang kecil dan tidak harus repot untuk membawanyam, dalam cara bersikap juga harus modern. Bagai mana bisa diterima untuk mengajar di zaman yang modern ini apa bila cara mengajarnya masih primitif, bahkan siswa-siswa juga sekarang sudah modern dengan mengenal plesdis dan lain-lain. Tujuan menggunakan media pengajaran adalah agar suatu konsep yang sifatnya abstak akan menjadi libih kongkrit.
Menyampaikan informasi dengan secara teliti jelas akan lebih menarik minat murid dalam menyerap materi pembelajaran. Jika seorang guru hidup di zaman sekarang mengajar dengan cara primitif maka murid pun tidak akan memperhatikannya, bagi mereka tidak ada hal yang menarik semua itu bisa di lakukan dengan cara memotivasi mereka dengan cara-cara mengajar yang modern. Jadi Media siapa takut!!!!

31 05 2008
Ilaliah 20152001510232

Saya adalah guru yang modern karena sekarang ini di eraglobalisasi kita ditantang untuk lebih maju terutama didalam penyajian pembelajaran kepada anak-anak. Alhamdulillah disekolah saya terdapat fasilitas yang cukup lengkap untuk mempelajari IT dengan tersedianya sarana Pusat Sumber Belajar (PSB) yang menyiapkan alat Bantu belajar seperti Audio Visual, Visual Presenter, LCD, OHP, Head Phone dan lain-lain. Dengan adanya alat-alat tersebut saya semakin termotivasi untuk mempelajari dan belajar bagaimana cara mengoperasikannya serta mengaflikasikan kepada anak-anak. Sehingga kita tidak tertinggal dengan kemajuan teknologi dan menjadi guru yang modern.

26 06 2008
Budi iswanto

saya menilai sudah menjadi “guru modern” alasannya adalah saya selalu terbuka atas informasi mengenai ilmu ilmu kependidikan. Kecanggihan alatalat pembelajaran tidak menjadi satu-satunya ukuran guru dikatakan modern,alasanya adalah alat-alat yang modern belum tentu dapat mencapai tujuan pembelajaran.Artinya tujuan dalam pembelajaran dapat dicapai walau dengan media sederhana dikombinasikan metodologi komunikasi yang tepat dan nenarik.Jadi menurut saya “Guru modern” adalah Guru yang dapat mencapai tujuan pembelajaran dan pendidikan (saat ini-Tujuan Pendidikan Nasional)dengan mengeahkan semua potensi keprofesionalanya.PESAN….WAHAI PARA GURU,KENALILAH PROFESIMU! KARENA DENGAN ITU KAMU AKAN MENGETAHUI BAGAIMANA SEHARUSNYA?!.

28 06 2008
zamris

Terimakasih anda menyadari bahwa dalam menghadapi era global ini seorang guru harus berpikir dan bertindak sesuai dengan tuntutan zaman, tentu saja tanpa melupakan nilai2 agama dan budaya bangsa.

29 11 2008
nurjanah

menurut pendapat saya,saya termasuk kategori guru primitif karena tidak adanya perubahan dan perkembangan zaman di tempat saya mengajar!!!tetapi saya berusaha menjadi guru modern apalagi di zaman eraglobalisasi ini harus bisa menggunakan media atau alat peraga ,agar anak-anak didik saya tidak merasa jenuh tetapi merasakan kenikmatan dalam belajar .karena zaman sekarang kita di tuntut untuk dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi!

30 11 2008
yulianti

Setelah saya membaca artikel bapak tentang “guru primitif atau guru modern”,maka saya adalah guru modern,sbb ktka mengajar sy selalu berusaha tuk menggunakan media,walaupn media yg d gunakan masih sederhana.Menurut pendapat saya media yg dgunakan untuk KBM tdak slalu harus teknologi tinggi,apa yg ada disekitar sekolah bisa kita manfaatkan sbgai media pendidikan

2 12 2008
M. Khaidir

Menurut pendapat saya, saya ini adalah guru modern, karena selain hidup pada zaman modern saya juga belajar teknologi mengajar dengan fasilitas yang modern, serta pemikiran dalam mengajar saya menggunakan metode-metode yang tersistimatis. Kalau Guru yang primitif, semua yang saya sebutkan diatas belum tentu didapat, dan cara mengajarkannya pun masih menggunakan teknik lama atau terdahulu, dan kata-kata primitif identik dengan keterbelakangan pola pikir dan memegang budaya nenek moyangnya. Kalaupun ada Guru yang pola pengajarannya primitif maka guru itu tidak layak mengajar di kota. Terima kasih.

2 12 2008
deka heryanti

menurut pendapat saya,saya adalah guru modern.karena dalam mengajar ,saya akan selalu berusaha untuk menggunakan media pembelajaran agar pelajaran yang saya berikan akan lebih mudah untuk dipahami dan lebih cepat diserap. Apalagi pada zaman modern sekarang ini akan sangat tertinggal apabila saya tidak menggunakan fasilitas teknologi yang ada.walaupun ada sekolah yang belum lengkap fasilitasnya maka saya akan berusaha untuk menggunakan media yang sederhana mungkin,agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif.
Terima kasih.

2 12 2008
deka heryanti

menurut saya,saya adalah guru modern.karena dalam mengajar ,saya akan selalu berusaha untuk menggunakan media pembelajaran agar pelajaran yang saya berikan akan lebih mudah untuk dipahami dan lebih cepat diserap. Apalagi pada zaman modern sekarang ini akan sangat tertinggal apabila saya tidak menggunakan fasilitas teknologi yang ada.walaupun ada sekolah yang belum lengkap fasilitasnya maka saya akan berusaha untuk menggunakan media yang sederhana mungkin,agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif.
Terima kasih.

2 12 2008
meli yulita

menurut pendapat saya, saya adalah guru modern. Karena dalam setiap kegiatan belajar mengajar dibutuhkan media dan strategi dalam mengajar. Semua itu berdasarkan kreatifitas seperti : 1) memiliki keterampilan interpersonal, khususnya kemampuan untuk menunjukkan empati, penghargaan kepada siswa, dan ketulusan; (2) memiliki hubungan baik dengan siswa; (3) mampu menerima, mengakui, dan memperhatikan siswa secara tulus; (4) menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam mengajar; (5) mampu menciptakan atmosfir untuk tumbuhnya kerja sama dan kohesivitas dalam dan antar kelompok siswa; (6) mampu melibatkan siswa dalam mengorganisasikan dan merencanakan kegiatan pembelajaran; (7) mampu mendengarkan siswa dan menghargai hak siswa untuk berbicara dalam setiap diskusi; (8) mampu meminimalkan friksi-friksi di kelas jika ada.
kemampuan yang terkait dengan strategi manajemen pembelajaran, yang meliputi: (1) memiliki kemampuan untuk menghadapi dan menangani siswa yang tidak memiliki perhatian, suka menyela, mengalihkan pembicaraan, dan mampu memberikan transisi substansi bahan ajar dalam proses pembelajaran; (2) mampu bertanya atau memberikan tugas yang memerlukan tingkatan berpikir yang berbeda untuk semua siswa.
memiliki kemampuan yang terkait dengan pemberian umpan balik (feedback) dan penguatan (reinforcement), yang terdiri dari: (1) mampu memberikan umpan balik yang positif terhadap respon siswa; (2) mampu memberikan respon yang bersifat membantu terhadap siswa yang lamban belajar; (3) mampu memberikan tindak lanjut terhadap jawaban siswa yang kurang memuaskan; (4) Mampu memberikan bantuan profesional kepada siswa jika diperlukan memiliki kemampuan yang terkait dengan peningkatan diri, terdiri dari: (1) mampu menerapkan kurikulum dan metode mengajar secara inovatif; (2) mampu mem-perluas dan menambah pengetahuan mengenai metode-metode pengajaran; (3) mampu memanfaatkan perencanaan guru secara kelompok untuk menciptakan dan mengembangkan metode pengajaran yang relevan. Selain itu di dalam kegiatan belajar mengajar harus menggunakan atau memanfaatkan alat-alat teknologi untuk memberikan atau menyampaikan suatu informasi kepada siswa seperti televisi, radio, internet, telepon dan komputer. Agar siswa mendapatkan pelajaran yang efektif dan efisien. Bahkan siswa merasa tidak jenuh atau tidak bosan dalam setiap menerima pelajaran dan siswa menjadi aktif serta berfikir untuk memecahkan setiap masalah. Guru hanya sebagai fasilitator, mediator dan motivator kepada siswa. saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi guru yang berkualitas dan kuantitas. Walaupun saya harus bersaing keras dengan guru yang sudah disertifikasi atau guru asing, saya tetap akan menjadikan siswa yang berkualitas dari segi akademis, kreatif, dan agamais.

2 12 2008
saiful rohman

Ternyata saya ini adalah salah satu guru yang masih primitif. Walaupun demikian, saya akan terus berusaha menjadi guru yang modern. Saya berharap bisa mengubah moral buruk anak didik saya menjadi lebih baik. Saya ingin berhasil dalam mendidik, bukan hanya berhasil dalam mengajar. Semoga niat baik saya bisa berhasil. Semua itu membutuhkan teknologi dalam pendidikan. Perubahan dari primitif menuju modern membutuhkan proses.

2 12 2008
bishri syamsuri

Bagi saya sebutan primitif dan modern hanya ada berdampingan dengan sebuah media. Jadi bagi saya guru yang primitif adalah masa lalu dari guru modern. Setidaknya ini adalah evolusi dalam dunia pendidikan dan harus disikapi dengan tantangan, tanggungjawab serta profesionalisme.

Tapi saya akui bahwa saya masih guru primitif looh…

3 12 2008
Fifi Lusmia

Dengan analogi cerita di atas saya jadi mengerti apa ?? sebenarnya perbedaan antara guru primitif dan guru modern. Jadi saya yakin bahwa saya adalah guru modern, karena jika saya kilas balik saya juga selalu bertanya pada diri saya apa media yang akan gunakan untuk mempermudah anak didik dlm memahami suatu materi. Sekian….terimakasih

3 12 2008
Rumiyati Puji Lestari

menurut saya setiap proses pembelajaran memang memerlukan media pembelajaran, maka dari sebab itu sebagai seorang guru di zaman yang serba modern seperti saat ini, ketika guru tersebut akan melakukan proses KBM (kegiatan belajar Mengajar ) masih mempertanyakan apakah saya akan menggunakan media atau tidak adalah pertanyaan yang aneh karena guru tersebut belum mengetahui hakikat dari media pembelajaran itu sendiri. Terima kasih

4 12 2008
Dewi Nur

Ketika saya ditanya apakah saya guru primitif atau modern?jawabannya adalah masih primitif tetapi sedang menuju kearah modern. Terus terang kita tidak mudah menghindar begitu saja dari metode dan sistem yang masih diterapkan dimasa kita. Tetapi saya yakin ketika saya bersemangat untuk berubah maka saya akan tidak berfikir lagi secara primitif dan terbelakang tetapi saya menyambut perubahan dengan menggunakan teknologi yang sedang berkembang sekarang, demi tercapainya tujuan pendidikan sepanjang hayat, benar dengan teknologi kehidupan manusia menjadi lebih mudah.

9 12 2008
A. Husni Muhammad

Dengan benturan zaman yang tidak bisa dihindari juga realitas kian pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka saya tidak bisa menentang kenyataan. Saya harus memposisikan diri sebagai seorang pengajar/guru yang up to date atau selalu sejalan dengan zaman dan realita kehidupan. Maka saya harus memproklamirkan diri bahwa saya seorang guru modern bukan primitif. Namun tetap berpandangan dan berprinsip bahwa teknologi diciptakan untuk mempermudah menjalani hidup bukan sebagai solusi akhir atas setiap persoalan.

13 12 2008
irma rahayu nasution (AKTA IV /kelas A)

sudah pasti saya berkeinginan menjadi guru modern, karena saat ini saya belum mengajar, maka saya bercita-cita jika nantinya saya sudah menyelesaikan akta IV dan berkesempatan untuk menjadi guru saya ingin menjadi guru yang up-todate, yang bisa mengikuti perkembangan jaman termasuk bisa menggunakan bermacam media dalam mengajar, media dari yang sederhana sampai yang modern, dari sebentuk triplek sampai dengan dvd dan perangkat proyektor, mudah2an nantinya tempat dimana saya mengajar bisa mendukung apa yang menjadi cita-cita saya tersebut yah..kalaupun tidak memiliki sarana media yang modern setidaknya dengan bekal dari pendidikan saya di akta IV saya bisa membuat media dari perangkat yang sederhana yang penting sesuai dengan materi pelajaran yang ingin saya sampaikan, sehingga bisa merangsang aspek kognitif, afektif dan sosial dari siswa saya kelak.

14 12 2008
Lisda malau (A4B)

Aku merasa seperti guru primitif karena dalam proses pengajaran tidak pernah mengunakan media elektronik.sementara saat ini zaman sudah berkembang. tapi kadang-kadang aku merasa seperti seorang guru yang modern. karena dalam pedoman pengajaran telah menggunakan KTSP yang telah dianjurkan oleh pemerintah dan sekolah setempat.

14 12 2008
Rita Dhamayanti (A4B)

Guru modern menurut saya adl guru yang mampu memberikan atau mentransfer ilmu dgn menggunakan media pembelajaran yang berorientasi pada tekhnologi yang up todate.

Media pembelajaran yang saya berikan tentunya memiliki fungsi sbg alat bantu u/ mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif shg hasil belajar siswa sesuai dgn tujuan pembelajaran.

Sebagai guru yang akan memberikan pelajaran TIK tentu saya harus meningkatkan kemajuan & kegemaran siswa pd teknologi, dlm hal ini adl teknologi informasi & komunikasi yang merupakan salah satu ciri kemodernan.

Ketika saya mengajar tentu dituntut u/ mampu merancang dan membuat media pembelajaran yang menarik dan variatif dgn mempergunakan teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini & menghantarkan siswa pada pengenalan & penggunaan teknologi u/ mempermudah kehidupan mereka sehari2 dan kelak didunia kerja.

14 12 2008
Lulu Febriany /Akta 4/B

Ketika saya ditanya apakah saya termasuk guru primitif atau modern.?
Saya akan menyesuaikan tempat saya mengajar. jika sekolah tersebut telah menerapkan penggunaan peralatan modern maka saya harus siap untuk menerapkan.karena peralatan modern tsb mahal dan masih tergantung kepada sekolah sebagai fasilisator.
Jika sekolah nya masih sederhana. mungkin dikarenakan tingkat kebutuhannya masih sederhana karena daerah dan lingkungannya, atau belum saatnya mereka menggunakan media modern. Namun Sesuai kemampuan yang saya miliki untuk membangun dengan menggunakan media sederhana terlebih dahulu dan alat-alat peraga agar siswa dapat cepat faham dan memaknai materi yang disampaikan.
Menurut saya pada hakekatnya guru primitif atau modern tetap sebagai guru yang memberikan suri tauladan bagi anak didiknya dan siap menghadapi tantangan dan perubahan menuju era globalisasi kapanpun dan dimanapun.

15 12 2008
IKA MARUYA KUSUMA (A4A)

Saya adalah guru modern, kenapa? karena saya hampir selalu menggunakan media dalam menyampaikan materi pembelajaran baik berupa gambar 2 dimensi atau audio-visual gerak (video), walaupun media tersebut tidak selalu saya buat sendiri. Menggunakan media memudahkan saya dalam menyampaikan materi, karena sebelum saya menggambil akta IV saya belum mengetahui model-model pembelajaran yang akan saya gunakan sesuai materi yang akan saya sampaikan. Ketika mengambil program ini saya semakin yakin, saya adalah guru modern selain saya mengetahui model pembelajaran, saya lebih mampu untuk memilih media belajar yang tepat pada tiap materi yang akan saya ajarkan dan saya berharap dapat membuat media pembelajaran yang lebih inovatif. Sehingga mempermudah saya untuk mencapai tujuan pembelajaran biologi.

16 12 2008
Asri Aryaning Nugraheni (A4A)

Saya termaksuk guru modern, hal ini karena hampir setiap saya mengajar, saya selalu menggunakan media dalam menyampaikan materi pembelajaran. Media yang saya gunakan beragam tergantung topik bahasannya dari media yang modern sampai media sederhana sekalipun, bisa berupa gambar 2 dimensi atau audio-visual gerak (video) bahkan saya baru-baru ini mencoba sebuah film pendek dalam topik tertentu. bahkan ketika saya diminta memberikan suatu topik pelajaran tertentu untuk anak SD di sebuah desa terpencil, saya tetap menggunakan media meskipun hanya berupa media gambar – gambar 2 dimensi.
Hal ini karena menurut saya penyampaian materi yang menggunakan media memudahkan saya dalam penyampaian materi, bahkan peserta didik saya lebih cepat mengerti materi yang saya sampaikan. Ketika saya mengambil program akta IV, terutama pada mata kuliah Pengembangan Media pembelajaran dan TIK, saya semakin yakin bahwa penggunaan media pembelajaran sangat penting, dan saya menjadi lebih yakin bahwa saya adalah guru modern.

16 12 2008
Latifa Tri Handayani (A4-B)

Apakah guru primitif atau modern merupakan sebutan pada guru yang sudah mengajar dengan suatu media? saya belum menjadi seorang guru, namun sedang belajar untuk menjadi seorang guru bagi diri pada khususnya dan bagi orang lain pada umumnya. sangat menarik pertanyaan apakah saya guru primitif atau modern, bagi saya yang sedang belajar menjadi seorang guru tentu pertanyaan ini akan saya jawab saya ingin menjadi guru modern yang siap memberikan pengetahuan dan pendidikan, dengan media penyampaian pesan pendidikan akan terasa mudah dan menjadikan seorang guru lebih percaya diri serta di hargai oleh peserta didik.

16 12 2008
Kartika Mariskhana A4B

Saya termasuk guru yang sedang belajar menjadi guru yang modern. Saya mengajar sebagai Guru TIK (teknologi informasi dan komunikasi ).
Dalam pelajaran ini saya memang dituntut untuk selalu up to date dalam perkembangan teknologi supaya anak didik saya bisa mengikuti perkembangan yang sekarang sangat pesat dan maju.
Media yang digunakan nya pun dengan visual. Dalam penggunaan metode pengajaran di kelas, siswa dihadapkan langsung dengan perangkat komputer sehingga siswa dapat langsung mengetahui fungsi dan bentuk dari PC.

16 12 2008
Juliansyah Akhmad

Sepertinya penggunaan berbagai media dalam proses pembelajaran sudah menjadi kebutuhan dalam dunia pendidikan saat ini, seperti halnya baju yang dipakai oleh manusia modern.
Menjawab pertanyaan penulis ,dari ilustrasi yang penulis jabarkan, sepertinya guru-guru sekarang dan masa depan haruslah menjadi guru yang modern agar tidak terlindas waktu dan teknologi, minimal, jika kondisinya sarana dan prasarana kurang mendukung, cara berpikir merekalah yang harus tetap modern.
Saya belum menjadi guru saat ini, jika nanti saya menjadi guru, saya harus menjadi guru yang modern. Sengaja saya memakai kata ‘harus’ guna mendorong dan memotivasi diri sendiri untuk kearah yang lebih baik, dalam hal ini agar nanti menjadi guru yang modern dan terbaik yang pernah ada dimuka bumi ;) . Dengan bantuan teknolgi dan informasi, serta motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri, saya yakin kita semua bisa menjadi guru-guru terbaik yang modern.(A4B)

16 12 2008
Kristina Nur Santi (A4/B)

Aku guru modern atau primitif ???
Saya pikir, Guru modern ataupun guru Primitif keduanya tergantung kepada totalitas guru tersebut dalam mengajar dan mendidik siswanya.Guru tersebut harus kompeten dibidang nya dan profesional. Apakah guru primitif itu berarti kurang baik, dan Guru Modern itu lebih baik. Well, Semua tergantung kepada Sekolah tersebut memfasilitasi media yang dapat digunakan oleh guru untuk mengajar secara optimal. Masih ada sekolah yang sudah menggunakan media tetapi ada guru yang belum dapat menguasai secara teknis (Gaptek..red).Sangat disayangkan bukan..

Hadirnya media pastinya sangat membantu siswa secara optimal untuk paham akan materi yang dipelajarinya. Siswa dapat melihat langsung mengenai objek tanpa harus membayangkan, dapat melakukan observasi, sehingga siswa tertantang untuk mencari lebih jauh.

Saya pribadi, mencoba untuk kreatif dan mengali kemampuan saya untuk menggunakan media baik dari yang sederhana sampai menggunakan teknologi audio visual gerak, juga komputer. (Which means Im a modern teacher)…Tapi Sayapun tidak keberatan bila ditempatkan disekolah yang minim akan fasilitas media. It’s not about the tools but it’s about Yourself!
Semangaat! Maju TerusPendidikan Indonesia!

16 12 2008
Anggraeni Rachman (A4A

Kalau di tanya mengenai “Anda guru modern atau primitif” pasti sebagian besar orang akan menjawab ingin menjadi guru yang modern, saya pun demikian (kebetulan saya belum mengajar). Namun saat ini, khususnya dalam bidang pendidikan seorang guru dituntut sebagai tenaga pendidik yang profesional. Salah satunya guru dapat memanfaatkan berbagai media dalam penyampaian materi. Dengan memanfaatkan media pengajaran yang tepat maka akan membantu siswa dalam memahami materi yang diajarkan tersebut. Sesuai dengan hasil penelitian CTR, yang mengemukankan bahwa seseorang akan mampu mengingat 80 % dari apa yang dilihat, didengar dan di lakukannya. Jadi, dengan pemanfaatan media seorang siswa tidak lagi hanya mendengar guru berbicara dan melihatnya, tatepi juga dapat memperagakannya. Oleh karena itu, sebagai guru yang modern kita harus lebih kreatif dan inovatif dalam menentukan dan memilih media apa yang digunakan dalam pengajaran materi tertentu.

Anggraeni R (A4A)

16 12 2008
Anneke Novi M. (A4A)

Seteleh saya membaca artikel bapak, saya rasa saya adalah seorang guru yang modern *__* mengapa? karena dalam setiap pengajaran saya selalu menggunakan media yang dapat membuat siswa tertarik dan mudah memahami setiap materi yang saya ajarkan. tidak dipungkiri, media merupakan salah satu faktor pendukung KBM yang sangat diperlukan. untuk mempersiapkannya pun diperlukan waktu minimal 3 hari-1 minggu. Selain media, saya juga selalu memberikan games-games (tentunya tentang materi yang diberikan) yang menarik. Dengan demikian, siswa jadi termotivasi untuk mengikuti setiap pelajaran yang berlangsung. saya juga selalu berusaha untuk menggali ilmu dan explore agar bisa menjadi lebih baik lagi, baik sebagai guru ataupun sebagai mahluk sosial.
Hidup pendidikan Indonesia…!!!

16 12 2008
Lukman Hakim

Menurut hemat saya, antara guru primitif dan guru modern sangat mencakup kepada guru yang bersangkutan, karna yang menjalankan ialah guru itu sendiri. Oleh karna itu bagi saya guru primitif sudah menjadi khayalan tingkat tinggi yang telah berlalu untuk menuju kepada guru modern, tetapi perlu di ingat bahwa tanpa keseriusan dan profesionalisme seorang guru dalam menjalankan profesinya serta tidak ketinggalan pula pembelajaran teknologi pendidikan maka tidak akan menemukan jalan menuju seorang guru modern. tapi InsyaAllah saya akan menjadi guru modern.

16 12 2008
Romilah (A4B)

Aku guru modern atau primitif ?
Menurut saya modern atau primitif dapat dilihat dari berbagai faktor. Misalkan cara berpakaian, di suatu daerah mungkin berpakaian lengkap (baju, celana/rok, sepatu, dll) sudah biasa, tetapi di daerah pedalaman seperti di papua hal tersebut sudah termasuk modern.
Bila dikaitkan dengan guru yang melakukan proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran termasuk modern atau primitif hal tersebut masih sangat dilematis. Di satu sisi mungkin ketidakmampuan guru menggunakan media yang modern (misalnya komputer, dll) sedangkan disisi lain ketidakmampuan sekolah menyediakan sarana dan prasarana tersebut.
Jadi menurut saya kalau dalam berpakaian saya termasuk guru modern, tetapi dalam mengajar saya termasuk guru primitif. Karena media pembelajaran saya masih sederhana berupa buku bahan ajar, LKS, atlas dan alat bantu lain berupa contoh gambar/kartu tertentu.

17 12 2008
JULIANA A4B

Menurut pendapat saya, saat ini kebetulan saya belum menjadi guru namun insyaallah saya akan menjadi guru yang modern karena dalam era globalisasi ini yang tentu saja penggunaan media teknologi tidak dapat dielakkan begitu saja karena dengan penggunaan media yang sesuai dengan pembelajaran tentu akan mempermudah dalam kegiatan belajar – mengajar itu sendiri. Apalagi saat ini teknologi informasi merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan manusia. Informasi sebagai muatan komunikasi atau sebaliknya komunikasi yang memuat informasi merupakan dua istilah yang sulit dipisahkan keberadaannya dan Guru, untuk berperan sebagai agen pembaharu, tentu harus berada pada barisan paling depan untuk memimpin.
Dengan demikian Guru harus mampu menyesuaikan diri yang berlaku pada masanya karena Guru sebagai penjual ilmu pengetahuan dan teknologi musti harus mampu menerapkan ajarannya dalam sendi-sendi kehidupan kalau tidak ingin ditinggalkan oleh para siswanya.

17 12 2008
Henny wiyanti A4A

Saya adalah guru di bimbingan belajar yang mengajar bidang studi IPS dan Bahasa Indonesia. Ketika mengajar saya sering berfikir media apa yang akan saya gunakan untuk materi hari ini. Apakah dengan berfikir seperti itu saya sudah bisa disebut guru modern?

Ketika mengajar IPS, saya masih bisa menyiapkan media berupa gambar 2 dimensi seperti peta dan gambar-gambar sejarah lainnya, tetapi untuk pelajaran Bahasa Indonesia saya belum menemukan media yang cocok untuk materi tersebut. Waktu yang ada juga saya rasa kurang, karena di bimbingan ini saya mengajar pelajaran IPS dan Bahasa Indonesia 2x dalam 1 bulan. hal ini berbeda dengan keadaan di sekolah. jika di sekolah ada 4 jam pelajaran IPS dalam sepekan, sehingga guru bisa lebih banyak menggunakan media untuk menjelaskan materi dan materi tersebut bisa tuntas.

Saya ingin menjadi guru yang modern, yang bisa menggunakan berbagai media di segala suasana. tidak harus teknologi modern tetapi bisa menciptakan teknologi sederhana untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga murid bisa lebih antusias dengan pelajaran yang saya berikan. Dalam KTSP guru tidak hanya menjadi pusat pembelajaran tetapi menjadi fasilitator, jangan sampai guru tidak tahu teknologi dan tertinggal dengan muridnya.

Dengan belajar matakuliah ini saya berharap bisa menjadi guru modern, menciptakan teknologi sederhana, menggunakan media yang sesuai dengan materi pelajaran yang nantinya dapat saya gunakan di sekolah tempat saya mengajar.

18 12 2008
Nofita (A4B)

saya guru moderen atau guru primitif…?
dari kata-katanya kita sudah dapat menerka.semua orang ingin menjadi yang terbaik termasuk saya. memang pada saat ini saya belum menjadi guru tapi saya bercita-cita saya akan menjadi guru yang moderen dan saya harus mewujudkan itu.llmu terus berkembang seiring kemajuam zaman dan peradapan manusia maka saya sebagai seorang guru nantinya tidak boleh ketinggalan dengan imtek terutama mengimplememtasikan media informasi sebagai media pembelajaran.

18 12 2008
nursyamsu (A4B)

Guru modern memang sangat dibutuhkan pada saat sekarang ini, karena media pembelajaran merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran walaupun media itu sederhana atau canggih. kalau saya ditanya maka saya akan menjawab guru yang modern, karena mata pelajaran yang saya berikan minimal harus memiliki media yang modern juga. setidaknya media itu harus tersedia untuk kelacaran belajar mengajar.

18 12 2008
Rafidah(A4B)

memang betul guru yang modern akan berpikir seperti itu saat dia akan mengajar, karena media pembelajaran sangat mendukung keberhasilan dalam proses belajar mengajar. media pembelajaran juga dapat memotivasi siswa untuk belajar dan tidak bosan. seorang guru yang modern harus memiliki kinerja yang tinggi dan menyadari akan tugas dan tanggung jawab yag diembannya, dan dia akan berupaya sebaik mungkin untuk mendapatkan berbagai kemampuan sehingga memiliki wawasan dan kualifikasi ilmu yang luas dan memiliki daya saing yang tinggi. kalau ditanya apakah saya seorang guru modern atau bukan, insya allah saya akan menjawab saya guru yang modern (walaupun sekrang saya belum menjadi guru….) saya akan berusaha dan terus belajar dan menjadi guru yang modern. guru yang modern harus selalu up to date dengan perkembangan di sekitarnya.

18 12 2008
Riesmayani akta IV B

Saya guru Modern atau Primitif?
Kalau di kaitkan dengan bidang studi atau mata pelajaran yang saya pegang pada sat ini, dapat di katakan asaya adalah guru modern. Karena bidang studi yang saya ajarkan pada anak adalah komputer dan dalam menerapkan pelajaran komputer kepada anak harus menggunakan media yaitu berupa perangkat komputer. Anak tidak akan bisa belajar komputer dengan baik tanpa adanya media komputer itu sendiri. Karena untuk belajar komputer itu sendiri harus praktek langsung agar siswa lebih paham.

18 12 2008
X

xxxxx

18 12 2008
Nur Afani (A4B)

Saya bukanlah seorang guru, tapi saya bekerja dalam dunia pendidikan yaitu sebagai tenaga kependidikan. Guru Primitif & Guru Modern jika yang dimaksud penulis adalah media, maka semua itu tergantung pada sekolah tersebut memfasilitasi proses pembelajaran itu sendiri dan terkadang guru modern (yang menggunakan media) itu hanya dapat kita temukan di sekolah-sekolah unggulan. hal itu tidak dapat kita temukan di sekolah-sekolah terpencil.
Guru Primitif & Guru Modern menurut saya sama saja yang penting profesionalitas mereka dalam mendidik anak didik mereka untuk melanjutkan masa depan yang lebih baik.
Jika suatu saat saya menjadi guru, saya akan berusaha menjadi guru modern dalam situasi apapun dan profesional pada profesi saya.

18 12 2008
Maria Khairun Nisa (A4B)

Guru modern atau primitif???

Guru dikatakan primitif atau modern jika dilihat dari sisi pemanfaatan media dalam pengajaran, maka saya termasuk guru modern. Artinya, sewaktu akan mengajar maka saya akan memilih media yang cocok dengan materi yang akan disampaikan. Tentunya juga disesuaikan dengan kondisi tempat mengajar.
Penggunaan media yang berteknologi tinggi terbatas hanya pada sekolah-sekolah tertentu saja. Namun, bagi sekolah yang tidak memungkinkan untuk menggunakan media yang berteknologi tinggi maka guru hendaknya mengembangkan kreativitasnya seperti menggunakan media sederhana. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi guru untuk mengenalkan kepada siswanya media-media yang berteknologi tinggi.
Terlepas dari itu, guru yang baik adalah guru yang dapat memberikan contoh yang baik kepada siswanya.

18 12 2008
Dewi Anggraini (A4.A)

Aku guru modern atau primitif….??
Guru yang modern akan berfikir media apa yang akan digunakan saat akan mengajar, idealnya memang harus seperti itu. Penggunaan media pembelajaran sangat penting sebagai alat bantu agar KBM berjalan dengan baik, menyampaikan materi dengan menggunakan media akan memudahkan guru dan siswa, membuat siswa lebih cepat mengerti, lebih gampang untuk menggingat materi yang di ajarkan. Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam membuat media pembelajaran walaupun media yang sangat sederhana sekalipun. Guru seharusnya bisa mengikuti perkembangan teknologi, selalu up to date, bisa menggunakan media yang ‘terkini’ agar bisa profesional di bidangnya (hal ini bisa terjadi kalau guru berusaha untuk menambah Ilmu Pengetahuannya). Saya belum mengajar, tetapi saya sedang belajar menjadi guru yang modern. fenomena yang terlihat saat ini untuk dikota besar penggunaan media bukan lagi suatu hal yang baru dan modern, apalagi terlihat pada sekolah unggulan dan sekolah Internasional (sekolah-sekolah mahal), sangat bertolak belakang dengan yang saya lihat di daerah terpencil (pedesaan) dimana guru-gurunya tidak ada yang meggunakan media walaupun media yang sangat sederhana. Ini bisa terjadi mungkin karena guru dan sekolah sebagai fasilitator masih primitif…??

19 12 2008
Juhaeriah (A4B)

Menurut saya guru merupakan profesi yang sangat mulia, karena di tangan gurulah awal keberhasilan dalam segala bidang tercapai.
Kadang saya merasa masih menjadi guru primitif, namun disisi lain saya juga merasa sudah menjadi guru modern, walaupun media yang dipergunakan masih sederhana. Menurut saya modern atau primitif bukanlah suatu permasalahan, karena semuanya tergantung kebutuhan, yang terpenting adalah “guru” dapat mencetak manusia-manusia yang berakhlak mulia dan berguna bagi kehidupannya & orang banyak.
Namun guru sebagai tenaga profesional harus mengikuti perkembangan & kemajuan zaman.

19 12 2008
Diyas Widiastuti (A4A)

Saya ingin menjadi guru modern, oleh karena itu saya ingin meningkatkan kemampuan saya dalam mengajar yang baik dan diterima oleh anak didik saya. Walaupun saya masih menjadi guru primitif, tetapi saya yakin saya bisa menjadi guru modern demi meningkatkan mutu pendidikan bangsa Indonesia. Saya akan meningkatkan kompetensi saya sesuai dengan kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial. Saya juga akan menggunakan media yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan saya berikan kepada murid. Dengan adanya perkembangan teknologi, penggunaan media sederhana maupun modern dapat menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan. Tetapi antara guru primitif dan modern akan sama maknanya jika mereka selalu mengembangkan kemampuannya dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat mencapai standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan.

19 12 2008
Ratna Susilawati (A4B)

Aku guru modern atau primitif?
Aku ingin menjadi guru modern berupaya keras dan pantang menyerah untuk mengikuti atau maju dari ketertinggalan pendidikan (pengetahuan) diri pribadi,sekolah,bahkan maju dari ketertinggalan pendidikan bangsa kita, agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lainnya. Yaitu dengan cara:
1. Merancang metode pembelajaran lebih awal,sehingga sebelum mengajar di kelas. Mengupayakan agar pelajaran yang akan diajarkan telah dikuasai penuh oleh guru,kemudian menyampaikannnya dengan cara menyenangkan dan tidak menyulitkan (mudah dilaksanakan) oleh siswa
2. Tidak hanya menguasai ilmu yang diajarkan,tetapi juga menguasai ilmu-ilmu penting yang menjadi nilai plus bagi guru,misalnya mempelajari bahasa asing,menguasai IpTek/TI(Dunia computer dan internet), dan kreativitas lainnya. Selain itu juga aku berharap apabila sebagai guru modern melakukan dua kegiatan yang tak boleh dilupakan untuk dikembangkan oleh guru yaitu menulis dan meneliti,sehingga memacu guru akan terus membaca dan melakukan refleksi pada setiap kegiatan pembelajaran.

19 12 2008
Erna erliany fitri (A4-A)

Aku guru modern atau primitif???

Tentunya saya ingin menjadi seorang guru modern (saat ini saya belum mengajar).

Menurut saya, seorang guru modern haruslah memiliki daya pandang masa depan , mampu menyaring informasi melalui berbagai media menjadi ilmu pengetahuan, dan menguasai IPTEK.

JIka saya menjadi seorang guru, untuk membantu menumbuhkan motivasi belajar dan memudahkan siswa dalam memahami suatu pelajaran, maka saya akan menggunakan berbagai media pembelajaran dari yang sederhana sampai menggunakan fasilitas teknologi modern yang tersedia.

Dan sebagai seorang guru modern haruslah tetap menjadi figur keteladanan bagi siswa2nya,karena keteladanan seorang guru tidak dapat digantikan oleh media/teknologi yang canggih.

19 12 2008
Mendy Andriana (A4B)

Menurut saya, kemampuan mendidik seorang guru tidak dilihat dari fasilitas yang dia bisa gunakan, tetapi dari kemampuannya mengolah bahan apapun yang ada di sekitarnya sehingga dapat menjadi bahan pengajaran yang efektif.
Dalam mendidik dan mengajar, saya akan mengategorikan diri saya sendiri dalam guru modern, karena sebisa mungkin saya selalu menggunakan media agar tujuan pembelajaran dapat menjadi lebih efektif. Saya percaya bahwa media adalah alat yang sangat penting yang dapat memberi pengalaman belajar yang lebih baik untuk siswa.

19 12 2008
irna desria (A4A)

irna desria (A4A)
menurut saya saya adalah guru yang primitif kenapa? karna saat ini saya belum mengajar. tetapi bila saya mengajar maka saya akan menjadi guru yang modern, karna kita sudah masuk dalam eraglobalisasi dan kemajuan teknologi tidak dapat kita hindari. dan dengan majunya teknologi justru akan membantu kita (guru) dalam proses belajar mengajar dikelas. Tetapi sebagai seorang guru modern harus tetap menjadi seorang teladan bagi anak didiknya dan berguna bagi bangsa dan agamanya.

19 12 2008
NUR'AINI (A4B)

Menjawab pertanyaan diatas, dan membaca cerita diatas juga, bagi saya gelar guru yang modern atau primitif itu tidak penting, yang penting buat saya, hasil penyampaian materi saya kepada peserta didik. Saya harus tahu berbagai ilmu (matakuliah) yang dapat membantu saya menjadi seorang guru yang dapat menyampaikan materi dengan benar, sehinga peserta didik dapat menerima ilmu yang saya sampaikan secara optimal, dengan beban materi, waktu serta sarana dan prasarana yang ada, bahkan mungkin terbatas, karena berbagai alasan.
Disinilah kreativitas saya dituntut, untuk mengaplikasikan ilmu yang saya dapat mengenai proses belajar mengajar yang benar, agar peserta didik dapat menerima materi secara optimal, dalam berbagai kondisi proses pembelajaran itu berlangsung. Karena yang ada dipikiran saya, hanya, bagaimana kualitas sumber daya manusia Bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, meningkat pesat, mental, spiritual dan moral. Itu salah satu tujuan dan motivasi saya mengambil program akta IV. Saya mulai dari diri saya sendiri dahulu, untuk anak-anak saya. Bila Allah mengizinkan untuk orang lain, bangsa Indonesia. Terlalu muluk memang. Boleh khan ? menggantungan harapan setinggi langit. Saya tidak ingin menyandang guru modern, pabila menerapkan modernisasi hanya pada, fun, food, fashion dalam dunia pendidikan. Bagaimana cara memberikan materi, agar bisa diterima oleh orang yang menginginkan penyampaian secara fun. Materi apa yang perlu diberikan bagi orang yang menginginkan konsumsi sesuai selera. Atau alat, sarana, prasarana apa yang digunakan agar kegiatan proses belajar tidak ketinggalan zaman, tampil lebih modis ? Sekali lagi saya hanya ingin Kualitas Sumber Daya Manusi Bangsa Indonesia Meningkat Pesat, terimakasih, semoga Allah mengabulkan Doa saya, amiin ………

19 12 2008
Noty Laras Ati (A4B)

Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan semua kehidupan bangsa tidak terkecuali untuk kaum-kaum yang tidak mampu atau miskin sekalipun, yang terpenting dalam hal ini adalah kita sebagai seorang guru mampu menciptakan kemampuan, niat dan motivasi dalam kondisi apapun untuk satu tujuan yaitu mencerdaskan anak didik kita.
Perkembangan teknologi semakin canggih kita tidak boleh selalu ketinggalan sehingga apabila kelak saya menjadi seorang guru saya ingin menjadi seorang guru yang modern dalam pola fikir kedepan melalui media yang tersedia saya akan berupaya terus belajar untuk meningkatkan motivasi dan membantu memudahkan siswa dalam menerima materi pelajaran. Perlu di ingat kehidupan primitif adalah kehidupan yang belum terjamah oleh dunia luar artinya mereka jujur, apaadanya dan ulet. Begitu pula kita sebagai seorang guru harus memiliki hati yang primitif yaitu jujur, apaadanya dan ulet.

19 12 2008
M. Syaiful Bachri (A4B)

Saya Guru Modern atau Primitif?
Kalau ditanyakan masalah seperti diatas dilihat dari sisi mana kita mengajar…..
Karena tentunya disini kalau lingkungan yang ada dalam metode pembelajaran kita tidak memerlukan alat atau media yang canggih tentunya kita memerlukan alat-alat yang sederhana saja. Namun kalau tuntutan diperlukan dengan alat yang canggih tentunya kita harus siap disebut sebagai “Guru Modern”. Karena kembali dengan lingkungan kerja kita apa yang memang harus kita gunakan. Sebagai seorang guru tentunya kita tidak boleh tertinggal dengan peserta didik kita. Apalagi pada saat sekarang ini dimana teknologi berkembang dengan begitu pesat. Tentunya tuntutan media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam mendukung kegiatan belajar mengajar dengan baik.

19 12 2008
Nurur rohmawati(A4B)

Ungkapan”Guru”, di gugu dan di tiru merupakan senjata ampuh bagi siswa sebagai”model” mereka, dalam menerima materi pelajaran baik dari segi kualitas akademik maupun akhlak sehari hari sang guru.Untuk itulah setiap gerak guru akan dinilai oleh siswa,jadi tidak akan salah ungkapan”guru kencing berdiri, murid kencing berlari”.Kaitannya dengan penyampaian meteri di kelas dapat mengkategorikan apakah ia guru primitif atau modern. Jika saya menjadi guru, tentu saya ingin memberikan yang terbaik untuk anak didik saya, karena saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat. Sehingga keberadaan saya dikelas akan dinantikan, bukan malah dibenci.Untuk dapat merealisasikan hal itu, tentu saya harus memiliki segala persiapan”perang”di kelas,mulai dari administrasi keguruan sampai media yang akan saya gunakan agar proses belajar mengajar menjadi efektif dan siswa dapat memahami materi yang saya sampaikan.Selain itu pula dengan adanya media,justru akan memudahkan profesi saya, sehingga segala materi yang akan disampaikan dapat terangkum dan terilustrasi disana,membuat saya tidak perlu terlalu banyak berceramah dan siswa menjadi tertarik untuk mengikuti pelajaran.

19 12 2008
Neny nuryuliawati

Bagi saya menjadi seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari sarana dan prasarana atau fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, tapi bagaimana ia bisa memanfaatkan atau menggunakannya dengan baik, kalau dari sisi pakaian atau penampilan ia harus bisa menempatkan atau menyesuaikan diri, dan dari segi penyampaian materi seorang guru mampu menguasai cara atau menyampaikan materi dengan menggunakan media dengan baik. walaupun saya belum mengajar, tapi saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. amiin.

19 12 2008
Neny nuryuliawati (A4/B)

Bagi saya menjadi seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari sarana dan prasarana atau fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, tapi bagaimana ia bisa memanfaatkan atau menggunakannya dengan baik, kalau dari sisi pakaian atau penampilan ia harus bisa menempatkan atau menyesuaikan diri, dan dari segi penyampaian materi seorang guru mampu menguasai cara atau menyampaikan materi dengan menggunakan media dengan baik. walaupun saya belum mengajar, tapi saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. amiin.

19 12 2008
LATIFAH (A4B)

jika demikian definisi ” guru primitif ” dan ” guru modern ” menurut Bapak, Saya merasa saya ” guru posmo ” atau ” guru posmodern “. Sebab, saya tidak lagi berfikir ” apakah saya perlu menggunakan media atau tidak ” dan tidak juga bertanya ” media apa yang akan saya gunakan “, tetapi saya akan bertanya ” bagaimana saya memanfaatkan media yang ada untuk pembelajaran “.

19 12 2008
Jonisar A4A

Menurut saya seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari sarana dan prasarana atau fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, akan tetapi bagaimana seorang guru bisa memanfaatkan/menggunakannya dengan baik sesuai dengan kebutuhan siswa, seorang guru harus bisa menempatkan atau menyesuaikan diri, dan dari segi penyampaian materi / bahan ajar,guru harus menguasai cara menyampaikan materi dengan menggunakan media seadanya dengan baik dan maksimal. Walaupun saya sedang mengajar diSekolah yang sederhana kurang dari fasilitas, tapi saya ingin menjadi guru profesional yang bisa meningkatkan motivasi belajar, yang bisa mengikuti perkembangan zaman dan iptek.Untuk membantu menumbuhkan motivasi belajar dan memudahkan siswa dalam memahami suatu pelajaran, maka saya akan berusaha mencari/menggunakan berbagai media pembelajaran dari yang sederhana sampai menggunakan fasilitas teknologi modern yang tersedia.

Sebagai seorang guru modern haruslah tetap menjadi figur keteladanan bagi murid-muridnya,karena keteladanan seorang guru tidak dapat digantikan oleh media atau teknologi yang canggih.

19 12 2008
Nurfaiza (A4B)

“Saya guru modern atau primitif”
Pernyataan di atas untuk pertama kalinya saya dengar tentu saja jawabannya adalah jelas bahwa saya adalah guru modern. Namun, setelah diberi gambaran atau perumpamaan dan perbandingan dari Pak Zamrish di pertemuan pertama kuliah di akta IV kelas B, saya begitu malu bukan kepalang karena ternyata sebenarnya saya adalah guru yang masih primitif. Mengapa saya mau mengaku sebagai guru primitif karena berdasarkan perumpamaan yang diceritakan Pak Zamrish tentang orang Papua pedalaman yang kita anggap primitif dibandingkan kita yang hidup di perkotaan, di mana orang Papua pedalaman jika ingin keluar rumah, ia harus berpikir dahulu apakah memakai baju atau tidak. Jika dibandingkan orang kota (modern) yang jika ingin pergi ke luar rumah sudah bisa menentukan pakaian apa yang pantas dipakai ke acara tersebut. Refleksi dari cerita di atas adalah saya masih menjadi guru primitif karena di setiap kali saya ingin memulai mengajar, saya masih mempertimbangkan apakah harus memakai media atau tidak, ditambah lagi saya masih belum sempurna dalam membuat RPP. Berbeda dengan guru modern yang ketika ingin memulai mengajar sudah bisa menentukan media apa yang cocok dipakai dengan pokok materi hari itu. Untuk itu saya berharap dengan mengikuti mata kuliah Pak Zamrish mengenai Pengembangan Media Pembelajaran dan TIK bisa membuat saya menjadi guru modern demi memenuhi kompetensi profesionalisme seorang guru di era globalisasi sekarang ini.

19 12 2008
Firdaningsih (A4A)

Aku guru modern atau primitif ???
Saat ini saya belum mengajar dan tentunya akan mengajar menjadi seorang guru modern, begitulah cita-cita saya. Walau saya menyadari pastilah banyak tantangan menjadi seorang guru yang sesuai dengan tuntutan zaman tanpa melupakan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Guru primitive berarti tidak bisa mengikuti perubahan dan perkembangan jaman, selalu tertinggal dalam berbagai aspek, ini merupakan masalah profesionalitas guru, mengingat profesi guru bertujuan memajukan dunia pendidikan. Guru modern menurut saya adalah seorang guru yang menjalankan tugasnya dengan professional dan penuh tanggung jawab. Seorang guru modern tidak lagi mempertanyakan bagaimana mengajarkan materi pelajaran kepada siswa. Guru yang modern harus mampu memusatkan perhatian pada kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran. Begitu pula dalam penggunaan media pembelajaran yang bertujuan agar siswa dapat mempelajari dan memahami materi pelajaran dengan baik dan mudah sehingga hasil belajar siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran. Seorang guru harus kreatif dalam memanfaatkan berbagai media, tidak harus dengan peralatan canggih yang mahal karena dengan media sederhana dikombinasikan dengan teknik penyampaian/komunikasi yang tepat akan mengoptimalkan hasil PBM. Metode dan media pembelajaran yang tepat dapat mengembangkan daya pikir dan kreativitas peserta didik, jadi tidak hanya menyiapkan mereka agar bisa menjawab ujian saja. Guru harus banyak ide dalam memanfaatkan segala sumber sebagai media pembelajaran yang menarik dan variatif sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran. Penggunaan media diharapkan menciptakan rasa nyaman dalam proses PBM, lebih efisien dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran, menumbuhkan motivasi belajar peserta didik dan kecintaan pada iptek .

19 12 2008
Nurainy A4B

Apakah saya guru yang modern atau primitif? maka saya akan merefleksikan diri saya apakah saya telah menjadi guru yang modern atau primitif? Untuk menjadi guru yang modern maka kita harus menjadi yang guru yang profesional yang dapat mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini guru dituntut untuk memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan pendidikan. untuk menjadi guru modern maka setiap guru harus memiliki kemampuan dalam menciptakan dan menggunakan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didiknya sehingga materi yang di berikannya dapat dimengerti dan difahami secara baik oleh peserta didik, media pembelajaran juga harus sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Jadi guru modern harus kreatif dan inovatif. keterbatasan fasilitas dan lokasi yang terpencil tidak menjadi halangan bagi guru modern karena karena hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menciptakan dan menggunakan media yang sesuai dalam segala kondisi. Jadi ketika akan mengajar dan membuat RPP saya akan mengatakan media apa yang akan saya gunakan untuk pembelajaran materi hari ini?apalagi saya seorang guru taman kanak-kanak yang harus berkreasi dan menggunakan media yang menarik bagi anak-anak.
Saya guru luar biasa…………

19 12 2008
Catur Apriyani (A4/B)

Ketika ditanya apakah anda guru primitif atau modern ?
sebelum menjawab saya ingin mengemukakan pendapat, bagi saya guru primitif adalah guru yang dalam mengajar menggunakan media yang tidak canggih, namun untuk guru yang modern dia adalah guru yang menggunakan media yang canggih.(lebih melihatnya dari segi media yang digunakan)
maka saya akan menjawab apakah saya guru primitif atau modern tergantung dengan kondisi tempat dimana saya mengajar, jika tempatnya di pedalaman, pelosok yang masih awam dengan teknologi canggih maka saya akan meggunakan media yang biasa saja. atau barang kali saya tidak menggunakan media. dan saya akan menjadi guru yang primitif. namun jika kondisi sekolahnya sudah maju, dan siswa sudah tidak asing dengan teknologi maka saya akan menjadi guru yang modern. inovatif serta kreatif dan selalu menambah dan menambah ilmunya setiap hari.
ke depannya saya berharap sistem pendidikan di indonesia lebih maju, guru-gurunya maju, dan untuk orang pedalaman tidak asing dengan teknologi.

19 12 2008
Ain Fathmi (A4A)

Saya ingin menjadi guru yang modern, karena sebagai guru kita bukan lagi sebagai satu-satunya sumber ilmu bagi siswa, tetapi salah satunya guru berperan sebagai motivator, untuk menjadi motivator yang baik tentu guru harus mempunyai strategi dan metode yang baik dalam menyampaikan materi pelajaran, sehingga siswa dapat menyerap semua pelajaran yang disampaikan. untuk mencapai hasil yang optimal , guru juga harus melihat metode, strategi dan media apa yang tepat untuk dipergunakan dalam PBM. Media yang kita gunakan tidak mesti selalu dengan media yang modern, sebagai guru kita dapat mensiasatinya dengan media yang sederhana, yang penting tujuan pembelajaran dapat tercapai, sebagai guru kita tidak boleh lagi berfikiran primitif. karena potensi anak didik tidak akan tergali secara optimal jika dalam PBM hanya guru yang berperan sedangkan murid dijadikan objek pendengar saja.

20 12 2008
Diera Hadi A4A

Saya guru modern atau primitif??? Berhubung saat ini saya belum pernah mengajar, karena saya masih bekerja di sebuah perusahaan yang notabene bukan dunia pendidikan berkesimpulan bahwa sesungguhnya seorang guru akan menjadi guru yang modern jika sekolah tempat guru itu mengajar adalah sekolah yang modern. Memang tidak dipungkiri zaman sekarang ini teknologi menjadi salah satu alat kebutuhan setiap manusia. Namun masalahnya adanya keterbatasan sekolah dalam penyediaan teknologi.
Apabila menjadi seorang guru, saya merasa kalau saya adalah guru yang primitif. Tetapi saya berkeinginan kuat untuk menjadi Guru yang modern. Untuk itu saya akan berusaha menjadi seorang guru yang modern, agar saya bisa memberikan hal-hal baru yang inovatif kepada anak didik saya. Seiring dengan kemajuan zaman, kita memang dituntut untuk bisa menguasai teknologi yang modern. Sehingga anak didik akan lebih bersemangat dan enjoy dalam belajar. Karena apabila guru tidak kreatif dalam mengajar maka anak didik akan jenuh, sehingga penyerapan materi pelajaran tidak bisa berjalan secara optimal.

20 12 2008
haryatih (A4A)

Haryatih (A.4.A)

Ketika saya ditanya apakah saya guru primitif atau modern?, maka jawabannya, sudah pasti saya berkeinginan menjadi guru modern, karena saat ini saya belum mengajar. Dengan mengikuti Akta IV, saya berharap dapat menambah pengetahuan saya tentang teori, tehnik, dan penerapan dalam proses belajar-mengajar. Salah satu mata kuliah yang saat ini saya ikuti “Pengembangan Media Pembelajaran dan TIK”.
Yang sebelumnya anggapan saya media yang digunakan hanya berupa penyampaian ceramah , contoh gambar ataupun pendidik menjadi pusat pembelajaran dengan mengikuti mata kuliah ini maka menggeser pola pikiran saya tentang hakekat media yang menjadi intragated dalam proses belajar mengajar. jika nantinya saya sudah menyelesaikan akta IV dan berkesempatan menjadi guru saya berharap dapat menerapkan ilmu pengetahuan saya peroleh dari Akta IV “ Menjadi Guru Modern”, mungkin media yang dapat saya terapkan berupa Media Audio Visual (Film bingkai, Suara/Radio, Televisi, Vedio, dll) atau Media Sederhana (papan, kain panel, dll). Hal tersebut dapat digunakan disesuaikan dengan kondisi potensi yang dimiliki peserta didik baik kognitif, afektif, dan dan psikomotorik serta fasilitas sarana dan prasarana sekolah dimana kita mengajar. Dengan mengunakan media ini bertujuan untuk siswa lebih aktif terlibat dalam Pembelajaran, memberi”selft assessment”, menfasilitasi proses belajar – mengajar sehingga dapat mengaktualisasikan potensi yang dimiliki peserta didik, amin.

20 12 2008
FAUZIAH (A4A)

FAUZIAH (A.4.A)
Setiap mahasiswa/i akta IV baik yang sudah jadi guru maupun yang akan jadi guru, jika ditanya “Apakah Anda guru modern atau guru primitif” jawabanya pasti serentak “yah, saya adalah guru modern”. Jika pertanyaan tersebut diulang 2 atau 3 kali dengan penekanan “Apakah Anda guru modern” semua menjawab “iya” sama dengan anggukkan universal.
Secara pribadi, saya menjawab “saya akan menjadi guru modern, profesional, kreatif dan menyenangkan” dengan mengikuti program akta IV tapi semuanya itu butuh proses dan belajar sepanjang hayat.
Saat ini, saya masih dalam proses mengikuti kuliah Pengembangan Media Pembelajaran dan TIK.saya mendapat tentang teori, teknik, wawasan baru IPTEK dan cara pandang tentang guru modern.tanpa saya sadari mulanya saya berpikir primitif tapi sekarang dan untuk kedepannya saya berpikir ”saya akan jadi guru modern”. Jika saya berpikir bisa, saya pasti bisa.
Komponen-komponen dalam pembelajaran yaitu tujuan, bahan ajar, alat/media, metode, guru, peserta didik, fasilitas, pendekatan, dan evaluasi. Masing-masing komponen mempunyai fungsi dan satu sama lain saling melengkapi atau menyatu (integrated). Jika nanti saya mengajar(menjadi guru) maka saya sudah tau media apa yang cocok dengan materi yang akan disampaikan.Mulai dari media yang sederhana sampai dengan media menggunakan teknologi disesuaikan dengan kriteria pemilihan media dan jenis media tentunya dengan mempertimbangkan kognitif, afektif dan psikomotirik peserta didik. Pemilihan media dengan tujuan membuat peserta didik lebih aktif terlibat, memberi “self assessment”, mengontrol arah dan kecepatan belajar, komunikasi yang lebih baik, serta memfasilitasi forum belajar mengajar.”IF YOU HAVE THE STRENGTH TO DREAM, YOU ALSO HAVE THE STRENGTH TO MAKE THE DREAM COME TRUE”

22 12 2008
Deni Kusnaedi (A4A)

saya guru modern karena kalau guru modern itu kalau akan menyampaikan materi untuk yang akan datang dalam benak pemikirannya, media apa yang akan dipakai ? karena zaman modern sekarang ini banyak media atau alat untuk menyampaikan bahan pelajaran contoh internet , majalah, buku sumber, tokoh masyrakat.

26 12 2008
Apriyanti (A4A)

Seorang guru dikatakan primitif atau modern dapat dilihat dari penggunaan media yang akan digunakan saat memnyampaikan materi dan disesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Bila seorang guru dilengkapi dengan fasilitas yang serba canggih tetapi tidak mengerti bagaimana menggunakannya berarti guru tersebut tetap dikatakan primitif. Sehingga seorang guru modern harus menguasai lingkungan sekitarnya sehingga ia tahu bagaimana dan kapan menggunakan media tersebut dalam menyampaikan materi yang dijarkan. Saya merasa termasuk ke dalam guru modern karena saya merasa terus ingin belajar mengenai cara menggunakan fasilitas yang ada di sekitar saya untuk digunakan dalam menyampaikan materi di kelas.

1 01 2009
Endang Yuliani (A 4 A)

Sebagai seorang guru dan calon pemegang sertifikat guru di Akta IV UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saya selalu berusaha untuk menjadi guru modern. Sebagai pengajar SMP, sarana dan prasarana pengajaran yang modern memang terbatas. Namun tanpa media yang modern seperti LCD, Laptop dan lain-lain hal itu tidak membuat seoarng guru menjadi primitif dalam mengajar. Banyak media yang bisa digunakan dalam pengajaran meskipun di sekolah tidak tersedia. Alhamdullillah di SMP tempat saya mengajar sudah ada Internet sehingga siswa dengan mudah dapat mencari informasi yang berkaitan dengan pelajaran. Tentu hal itu sulit karena ada sebagian siswa yang malas, maka sebagai guru saya akan memberikan tugas kepada para siswa untuk mencari artikel di internet dengan judul-judul sesuai dengan materi pelajaran. Supaya para siswa semangat saya juga akan memberikan nilai penerapan untuk tugas tersebut. Dengan demikian para siswa telah bersentuhan dengan media walaupun tidak berada di kelas dan para siswa memang bisa belajar di mana saja berada. Di rumah juga saya selalu menghimbau para siswa untuk menonton berita yang menggunakan media televisi untuk melihat keadaan berita terbaru di Indonesia karena saya mengajar IPS yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

4 01 2009
Aditya Sulaksono(A4A)

• Menurut saya seorang guru modern atau primitif tidak bisa dilihat dari fasilitas yang tersedia atau tidak tersedianya disekolah tersebut, tetapi bagaimana seorang pendidik bisa memanfaatkan fasilitas yang tersedia di sekolah. Tetapi jika dibandingkan apakah saya termasuk modern atau primitif, maka saya termasuk guru yang moden berdasarkan kualifikasi yang dijelaskan di atas. Dalam belajar saya menggunakan media pembelajaran, yang sangat simple, misalnya ketika belajar tentang perkalian saya tidak menuliskannya di papan tulis, tetapi saya berusaha supaya anak-anak mengerti apa yang saya ajarkan. Saya mengajak murid saya ke tempat parkiran, mereka menghitung berapa banyak jumlah ban, yang ada di pakiran tersebut. Dengan begitu anak menjadi mudha utuk mengerti. Ketika belajar tentang uang, saya mengajak murid saya untuk ke pasar mereka mempraktekkan bagaiama mengerti tentang uang ribuan, puluhan ribu. Saya berterima kasih, dengan mengikuti kuliah PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELANJARAN di program akta IV ini, karena mempermudah saya dalam mengajar di kelas.

5 01 2009
indra Gunawan (A4A)

saya akan menjadi guru ” modern, profesional, kreatif dan menyenangkan ”
Modern : Menggunakan segala fasilitas untuk mengajar
profesional : bisa memisahkan antara keinginan pribadi dan keinginan yang ada didalam kelas
kreatif : membuat segala yang seuatu lebih baik
menyenangkan : belajar adalah erbuatan yang menyenangkan
dan mengajar dengan ikla supaya anak didi kiat akan menjadi lebih baik lagi

5 01 2009
Nurhidayat A4B

guru primitif,kata primitif alias GAPTEK(gagap tekhnologi).guru modern tidak mesti mengajar dengan sarana dan prasarana yang sangat komplit,melainkan sederhana tetapi dapat atau mudah di fahami oleh muridnya.modern tidak hanya dengan alat dan bahan yang modern juga,melainkan kekreatifan kita dalam mengajar memberikan penjelasan kepada murid.mengaplikasikan kreatifitas kita kepada murid.misalnya dalam menjelaskan pembahasan hormon di bagi dalam kelompok,1 kelompok terdiri dari 3orang,dalam kelompok harus membuat kartu dari karton dan dibentuk seperti kartu AS.1org(A) menulis nama hormon pada kartu,1org(B) menulis fungsi hormon pada kartu tsb,dan 1org(C) lg menuliskan tempat terjadinya.
baru pembelajaran dimulia,ketika si A mengeluarkan kartu yang betuliskan hormon progesteron,maka si B harus mengeluarkan kartu yang bertuliskan fungsinya yaitu:membentuk perempuan menjadi wanita,begitu juga si C,harus mengeluarkan kartu yang bertuliskan tempatnya yaitu:membesarnya dada.dan catatannya,si B&C harus dengan cepat mengeluarkan kartunya,dan tidak diperbolehkan untuk melihat buku panduan.
mungkin itu hanya sebagian contoh,belajar dengan menggunakan metode yang menyenagkan akan membuat murid respec terhadap kita,dan murid tidak akan bosan dengan belajar.

11 01 2009
Muh. Rum (A4B)

Tentu, saya cenderung harus mempunyai konsep sebagai guru modern, karena modern adalah lambang dari kemajuan dan perubahan kearah lebih baik, namun demikian saya harus terus memperbaiki diri agar kualitas pikiran dan jiwa keguruan saya lebih mampu setara dengan perkembangan jaman dan ilmu pengetahuan.

Untuk implementasi dilapangan dalam memberikan pelajaran kepada peserta didik selayaknya harus menggunakan media, walaupun perakteknya media tersebut disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki oleh pribadi guru itu sendiri, institusi pendidikan serta daya serap peserta didik.

12 01 2009
abdala

primitif dan modern hanyalah imajinasi para ahli. itu tidak lebih dari konstruksi sosial-budaya sebab belum tentu orang-orang pedalaman berpikir apakah perlu memakai baju atau tidak ketika mau keluar rumah. bisa jadi itu hanya kebiasaan saja toh orang-orang yang “diklaim” modern seperti di barat, ketika di pantai misalnya, memang bisa jadi berpikir baju apa yang akan dipakai? tapi sudah jelas yang akan dipakainya adalah seperti koteka yang dipakai oleh sebagai orang di papua karena kebiasaan mereka.
dalam perspektif Islam, bukan kebutuhan atau bukan menggunakan pakaian itu, tapi suatu keharusan. Oleh karena itu yang dibahas bukan perlu atau tidak memakai pakaian, tapi yang perlu adalah menutup aurat, maka pembahasannya adalah bagian-bagian mana saja yang wajib ditutup itu. soal pakaian yang seperti apa dan bagaimana pada dasarnya diserahkan kepada manusia untuk memilihnya sesuai dengan standar kesopanan dan kepatutan, yang tentunya menurut norma Islam. jadi analogi primitif dan modern dengan penggunaan pakaian sepertinya kurang tepat.
Barang kali lebih tepat kita menggunakan istilah “profesional” atau “tidak”, walaupun sesungguhnya juga masalah konstruksi, seperti apa yang profesional dan seperti apa yang tidak. tapi kita bisa mengatakan orang yang kita anggap primitif bisa jadi dia profesional dalam hal berburu. jadi tidak semua guru yang menggunakan media itu sudah profesional. mungkin medianya bagus tetapi karena tidak profesional, jadinya gaptek, dan jadilah ia “guru modern yang gaptek”.

but, btw, apa yang bapak sampaikan sudah menggugah kita, setidaknya para guru, bahwa kita harus berpikir tentang media dalam dunia pendidikan. yang harus dimantapkan adalah keahlian pada guru untuk menggunakan media yang telah disiapkan oleh para ahli. dan tentu bapak salah seorang yang dapat memberikan pencerahan kepada para guru agar tidak hanya menjadi “guru modern”, tapi juga menjadi “guru modern dan profesional”.

17 01 2009
Dyah Proboningrum.Y(A4A)

Aku guru primitif atau modern?
Saya lulusan sarjana non kependidikan yang ingin menjadi seorang guru karena cita-cita saya adalah menjadi guru. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, sekarang saya mengambil kuliah Akta4 di UIN Syarif Hidayatulloh Jkt. Setelah lulus Akta4 nanti, tentunya saya ingin menjadi guru yang modern yang dapat menggunakan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar di kelas, agar saya dapat mengajar dengan baik sehingga anak didik saya dapat dengan mudah menyerap ilmu yang mereka butuhkan. Di era modern seperti sekarang ini, rasanya sangat aneh jika masih ada guru yang primitif. Guru primitif adalah guru yang tidak mampu menggunakan media dalam proses belajar mengajar alias GAPTEK. Oleh karena itu, saya sebagai calon guru harus mampu menguasai tekhnologi agar bisa menjadi guru yang modern dan profesional…Amin.

23 01 2009
Fatma Nur Aqmarina (A4A)

Saya guru primitif atau guru modern?
SAYA ADALAH GURU MODERN. Karena ketika akan mengajar, saya selalu bertanya pada diri saya, apa media yang akan saya gunakan untuk materi besok, tujuan materi pembelajaran tsb apa, sasarannya siapa, waktunya berapa lama, sehingga saya dapat memilih media yang tepat yang akan saya gunakan.
Sedangkan guru primitif bertanya apa saya perlu menggunakan media atau tidak. Saya guru modern karena media telah terintegrated dalam proses pembelajaran di kelas saya. Karena dengan menggunakan media, konsep yang abstrak dapat dikonkritkan, bisa menampilkan objek yang : berbahaya, terlalu besar, yang terlalu kecil,, terlalu cepat dan terlalu lambat sehingga menghasilkan keseragaman pengamatan dan persepsi pada siswa. Dengan menggunakan media dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Oleh karena itu , saya adalah guru modern dimana media telah terintegrated dalam proses belajar mengajar di kelas saya.

2 02 2009
Desyana Adriyani

Saya termasuk guru primitif, primitif yg dimaksud ialah guru yg benar2 bertugas mendidik dan membimbing anak didiknya, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup matang dalam menghadapi kehidupan, bukan hanya sekedar mengajar memberi teori, tugas lalu memberi nilai tp juga mendalami keadaan siswa didik. Kemajuan zaman dengan segala macam teknologi yg ada digunakan sebagai alat untuk membantu dan menunjang kegiatan pendidikan, seorang guru tentu jg harus selalu mengikuti perkembangan teknologi yg ada sehingga dia tdk “gaptek” . Zaman modern tentu didahului oleh zaman primitif, teknologi2 yg ada skrg sdh tentu jg dihasilkan oleh para guru2 primitif yg ilmunya diturunkan kpd murid lalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.

2 02 2009
Desyana Andriyani (A4A)

Saya termasuk guru primitif, primitif yg dimaksud ialah guru yg benar2 bertugas mendidik dan membimbing anak didiknya, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan bekal yang cukup matang dalam menghadapi kehidupan, bukan hanya sekedar mengajar memberi teori, tugas lalu memberi nilai tp juga mendalami keadaan siswa didik. Kemajuan zaman dengan segala macam teknologi yg ada digunakan sebagai alat untuk membantu dan menunjang kegiatan pendidikan, seorang guru tentu jg harus selalu mengikuti perkembangan teknologi yg ada sehingga dia tdk “gaptek” . Zaman modern tentu didahului oleh zaman primitif, teknologi2 yg ada skrg sdh tentu jg dihasilkan oleh para guru2 primitif yg ilmunya diturunkan kpd murid lalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.

15 05 2009
KURNIASIH (TP)

Untuk menjadi “guru” yang kategori modern atau primitif kita harus bisa membaca diri ( tepo seliro) apakah kita bisa dikatakan modern tapi cara berfikir kita masih peodal dan primitif ataukah kita memang primitif tapi berpura – pura modern dengan segala kebobrokan dan kebodohan kita sendiri
agar kita terlihat hebat dan canggih tapi tidak pada substansinya. lebih baik kita primitif yang beradab dan bijak ketimbang pura-pura modern tapi konyol…don”t angry…..brgds

15 05 2009
SULASTRI (MP)

Apakah aku guru modern atau primitif???
Jika saya mengaku bahwa saya guru modern, berarti saya sudah siap untuk menjadikan media sebagai bagian dari strategi saya dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Karena sebagai seorang guru, jika kita ingin materi yang kita sampaikan dapat diterima oleh siswa dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang kita harapkan. Sebaiknya kita harus sudah mempersiapkan apa yang kita perlukan sebelum mengajar, mempersiapkan media pembelajaran pun merupakan salah satu bagian yang tidak boleh kita lupakan karena media sebagai “perantara” yang membantu kita dalam menyampaikan materi agar dapat diterima oleh siswa.
Dan sebisa mungkin media yang kita rancang (by design) atau yang kita beli di pasaran (by utillization) tersebut dapat menarik dan memotivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga pesan yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik oleh si penerima (siswa).

15 05 2009
SITI AISAH ( MP )

SITI AISAH ( MP )

Aku Guru modern atau primitif ???

Menurut saya Guru modern atau primitif , saat ini tidak ada seorangpun guru yang mau mengatakan bahwa dirinya adalah seorang guru primitif tapi bahasa modern atau primitif untuksaat ini hanya bahasa kiasan saja.
Seorang guru bisa di katakan primitif jika dalam proses pengajaran tidak mengikuti kurikulum yang berlaku saat ini , guru primitif tidak bisa di nilai dari baju atau media pengajaran yang di pake tetapi dari cara guru tersebut bisa atau tidak membawakan pelajaran yang akan disampaikan ke para siswanya .
Seorang guru bisa dikatakan guru yang modern apabila guru tersebut bisa sukses dalam mengajar para siswanya dan sukses juga dalam membina keluarganya .
Belum lupa dalam ingatan kita film yang bertajuk tentang bagaimana seorang guru bisa sukses dalam mendidik siswanya walaupun sarana pengajaran yang di pake sangat sederhana sekali yaitu Film Laskar Pelangi , guru seperti inilah yang bisa di katakana sebagai guru yang modern .
Jadi kita tidak bisa mengatakan bahwa kita adalah guru yang modern atau primitif sebelum seorang guru tersebut bisa menunjukkan kesuksesan dalam mendidik siswanya sampai siswa ini bisa menjadi seorang yang bisa dibanggakan baik buat negara sendiri atau negara luar .
Oke jadi anda semua bisa menilai sendiri kita sudah menjadi guru yang modern atau guru yang masih primitif.

15 05 2009
AKIP HIDAYAT (MP)

perbedaan seorang guru modern dan tradisional hanya terletak pada kemauan saja. seorang guru modern adalah guru yang kreatif dalam memanfaatkan berbagai media yang mampu menunjang proses KBM. Tanpa mengeluh adanya keterbatasan terutama masalah biaya. karena media disekeliling kita tersedia sangat banyak untuk dimanfaatkan. Bahkan kalau kita mau berusaha media-media tersebut dapat kita peroleh tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. guru yang modern harus kita ciptakan untuk menghasilkan siswa didik yang berkualitas. Amin.

15 05 2009
EFA MIYATI (MP)

Apakah aku guru modern atau primitif….?
ya modern siapa sih yang mau dibilang dia guru yang primitif,terkadang itu semua tidak lepas dari peranan sekolah, apakah dia menyedikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar karena tidak semua sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh seorang guru itu juga bisa menghambat seorang guru untuk maju,memang sih belajar bisa dari berbagai media tetapi jika sekolah itu ingin menjadi lebih maju dan menciptakan siswa-siswa yang bisa dibanggakan maka dia harus bisa menciptakan guru-guru yang modern dan bukan guru yang primitif.

15 05 2009
EFA MIYATI (TP)

Sains membuat pikiran manusia kian bisa dibaca.
Manusia diciptakan oleh allah swt lebih sempurna dari mahluk lainnya yaitu memiliki akal dan pikiran dan dengan akal dan pikiran itu di bisa menciptakan peralatan yang cangih pula dan tidak mustahil dengan peralatan yang dia buat bisa membuat peralatan yang menurut manusia itu mustahil,tetapi sepintar-pintarnya manusia sehingga bisa membuat pikiran manusia kian bisa dibaca itu juga pasti ada kekurangan nya karena sesungguhnya kesempurnaan adalah milik allah dan yang lebih mengetahui sebenar nya apa yang ada dalam pikiran manusia hanyalah allah yang telah menciptakan kita.

17 05 2009
Ma'wah (MP)

Sebelum saya masuk PGSD/MI, bolehlah dibilang primitif (tradisional) dalam cara mengajar karena belum mengetahui ilmu tentang bagaimana proses mengajar seharusnya dilakukan oleh seorang guru , tetapi setelah masuk PGSD/MI barulah menyadari bahwa proses belajar mengajar itu membutuhkan media pembelajaran sebagai perantara dalam menyampaikan pelajaran kepada siswa yang memungkinkan proses KBM tersebut dapat lebih efektif dan efisien sehingga memudahkan siswa dalam menerima pelajaran walaupun hanya dengan media sederhana saja. Dengan demikian sekarang ini saya berusaha untuk menjadi guru yang moderen. Amiiiin, mkasih PAK

17 05 2009
Kiki Rizkiyani Safitri{MP}

Aku Guru Modren Atau Primitif ????

Menurut saya,Seorang guru modern dapat dikatakan bisa memberikan pengajaran untuk menyampaikan ilmu kepada siswanya.untuk menjadi guru profesional harus memiliki kemampuan yang cukup mental dan memberikan sesuatu yang baru, oleh sebab itu guru modern harus menyiapkan dan mempunyai alat teknologi seperti komputer karna alat itu untuk dapat digunakan oleh siswa dalam belajarnya agar mereka dapat mengetahuinya.saya merasa alat teknologi ini dapat membantu dalam proses belajar siswa.dalam metode pengajaran saya dengan menggunakan alat ini dapat meningkatkan kemampuan siswa.jadi saya rasa untuk menjadi guru primitif harus banyak belajar dalam hal keteknologian,yaitu terutama Komputer itu dapat memilki ilmu pengetahuan.karena disitulah bapak harus dapat memberikan kiat untuk menjadi guru yang Modern yang disenangi oleh murid{siswa}.terima kasih.

17 05 2009
Cahya Heraningsih (MP)

Aku termasuk guru primitif atau modern..???
yang dikatakan guru primitif menurut saya,yang tidak bisa membebaskan dirinya dari paradigma bahwa dirinya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan bagi anak didiknya…sehingga menghasilkan anak didik yang jauh tertinggal dari “peradaban”globalisasi…
Guru modern adalah guru yang mau menjadikan dirinya sebagai orang yang profesionalisme dan berkompeten dalam dedikasinya sebagai guru dengan terus menjadikan tekhnologi sebagai “mitra”nya ( baca : media) dalam proses pembelajaran terhadap anak didiknya
Lalu bagaimana dengan saya? terkatagori apa?
Insya Allah dalam proses menjadi guru yang modern..Salah satu buktinya adalah sekarang saya menjadi mahasiswa Bapak…

18 05 2009
Wiwit Roslina(MP)

Pada zaman era globalisasi ini tidaklah ada seorang guru yang menyatakan dia itu guru primitif. Dimana teknologi yang begitu canggih, pakaian-pakaian yang begitu modis yang membuat guru tersebut akan berfikir dia itu adalah guru yang modern. Guru modern bukanlah dilihat dari pakain dan pintarnya seorang guru dengan teknologi yang ada sekarang ini tetapi guru tersebut dapat mengajar degan benar dan baik sesuai dengan criteria guru yang professional. Dan juga guru tersebut dapat mengikuti arah pendidikan yang ada sekarang ini, dimana pendidikan yang guru punya harus terus diasah oleh guru tersebut dengan cara seringnya mengikuti penataran-penataran dan pelatihan-pelatihan yang ada. Dan apakah saya ini guru modern atau guru primitif, saya beranggapan bahwa pada diri saya terdapat sifat primitif dan juga terdapat sifat modern. Kenapa demikian? Karena saya akan primitif apabila saya tidak tahu yang belum saya tahu, degan demikian saya haruslah mencari tahu apa yang belum saya tahu. Apabila saya tahu maka saya beranggapan didalam diri saya adalah guru yang modern.

18 05 2009
Indah Febriani (MP)

Tentu saja saya akan menjadi seorang guru modern. Guru modern adalah seorang guru yang sukses dalam proses belajar mengajar sehingga siswa berhasil mencapai tujuan atau bisa menunjukkan kesuksesan dalam mendidik siswanya sehingga siswa mencapai cita-cita yang di inginkan. Sedangkan guru primitif adalah seorang guru dalam melakukan proses belajar mengajarnya tidak mengikuti aturan kurikulum yang ada bahkan tidak menggunakan media. Jika hal itu memang terjadi dalam proses belajar mengajar maka merupakan sebagai penghambatan dalam pencapaian tujuan pendidikan.sehingga siswa kurang mengerti apa yang telah di pelajarinya atau siswa tidak bisa mencapai tujuan pendidikan sebab tidak menggunakan media. Karena media merupakan perantara dalam proses belajar mengajar sehingga mempermudah siswa dalam pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena itu kita harus menjadi seorang guru yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk siswa-siswanya.

18 05 2009
Fitri Restianti (MP)

Saya tidak akan menjadi guru primitif, karena guru primitif adalah seorang guru yang selalu menganggap mudah dalam proses mengajar dan biasanya guru tersebut tidak mau menggunakan medianya dalam proses mengajar. Sehingga hal ini bisa menjadi penghambat dalam mencapai tujuan pendidikan pada siswa. Oleh karena itu saya lebih memilih untuk menjadi guru modern. Karena zaman sekarang sudah modern otomatis guru tidak boleh ketinggalan zaman. Dimana seorang guru modern harus menggunakan media dan kurikulum yang ada. Sehingga mempermudah siswa untuk menerima pelajaran dan tercapainya tujuan pendidikan. Guru modern adalah seorang guru yang bisa mendidik siswanya sehingga mencapai kesuksesan. Intinya kita harus memberikan yanga terbaik dalam mendidik siswa sehingga tercapainya tujuan pendidikan.

19 05 2009
Lelatus sa'adah (MP)

Saya guru yang Primitif atau guru yang Modern..? Jawabannya adalah kadang menjadi guru yang primitif terkadang juga menjadi guru yang modern. Menjelma menjadi guru yang Primitif jika sya kehabisan ide untuk membuat media ditambah dengan bahan yang diperlukan tidak tersedia, sehingga proses belajar mengajar berlangsung apa adanya, tapi tetap sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sudah dibuat.
Sesekali juga berubah menjadi guru yang modern, menyiapkan secara matang kebutuhan/fasilitas untuk belajar mengajar termasuk media.
Kapan saya menjadi guru modern..? Jika bahan yang dibutuhkan tersedia, meskipun waktu untuk membuatnya sangatlah sempit tapi saya berusaha untuk membuatnya. Tapi setelah membaca tulisan ini, saya berniat untuk menjadi guru yang modern.
Mudah-mudahan setelah menyadari dan dapat memaknai guru MODERN dan guru PRIMITIF ini, kita semua guru dan calonnya ada keinginan untuk berubah menjadi guru yang modern, yang menyadari bahwa medi bukan PELENGKAP, tapi sudah menjadi suatu KEBUTUHAN yang terintegrasi dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses belajar mengajar.
Semoga…………..

19 05 2009
APRILLIANTI (MP)

Assalamualaikum Wr.Wb
Menanggapi artikel bapak diatas.Saya sendiri bingung apakah saya guru modern atau guru primitive.Jujur saya memeang saat ini belum mengajar.Dan belum pernah menghadapi atau mengajar anak didikdi ekolah,kecuali saya pernah mengajar saat PPL. Berdasarkan pengalaman saya waktu PPL ,saya sering menghadapi dan menemui guru-guru primitf,selain itu guru tersebut memang sudah berusia lanjut,maksud disini saya menemui guru-guru primitive adalah guru tersebut tidak menggunakan metode yang bervariasi dalam mengajar,dan tidak adanya media dalam proses kegiatan belajar mengajar,mereka cenderung hanya memakai metode ceramah saja.Ketika kami menanyakan kepada mereka mengapa tidak menggunakan media dalam mengajar,alasannya karena mereka repot untuk membuatnya dan bagi mereka dengan metode ceramah saja,anak-anak sudah dapat mengerti kok!! Dan saya sangat menyayangkan meeka menyepelekan kami calon guru-guru baru,memang mereka telah banyak pengalaman dalam hal mengajar,tetapi seharusnya mereka mau menerima kritik dan saran dari kami para calon guru baru.
Itulah sedikit dari pengalaman saya saat beremu dengan guru primitive.Bila kelak saya sudah mengajar,saya akan menjadi guru yang modern walaupun untuk menjadi guru yang moderen membutuhkan proses dan waktu yang cukup panjang.Bila menjadi guru moderen,saya akan menjadi guru moderen dalam segala hal,seperti saat saya mempersiapkan diri saya dan bahan ajar,dari cara saya menerapkan metode mengajar yang bervariasi didalam proses KBM dan saya juga kan menyiapkan media mengajar yang semenarik mungkin agar siswa merasa nyaman,senang dan tertarik pada pelajaran yang akan saya ajarkan.Dan saya yakin dengan menggunakan metode bervariasi dan media,pesan yang saya sampaikan kepada siswa dapat mudah dicerna dan dimengerti sehingga mudah dingat terus oleh siswa.Dan saya juga harus mau dikritik oleh siswa tentang cara saya mengajar,dan saya harus terus mengevaluasi diri saya dan metode yang saya gunakan dalam mengajar,apakah sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran.Itulah komentar saya tentang guru primitive dan guru modern.
Terima Kasih..
Wassalamualaikum Wr.Wb

19 05 2009
KOMARIYA { MP }

Assalammu’alaikum wr.wb

Aku guru modern atau guru primitif..?di zaman yg serba canggih dan cepat.pasti sangat banyak dibutuhkan guru modern..sebab guru modern dituntut untuk menguasai semua hal yg menyangkut tentang proses pembelajaran untuk siswa.karena dengan adanya guru modern..dapat membantu siswa untuk bisa menggapai cita-citanya dengan cepat dan menjadikan siswa itu lebih kreatif..dan untuk menjadikan siswa lebih maju..siswa diharapkan dapat menguasai semua teknologi dan mengikuti perkembangan zaman pada saat ini..dan ini semua tak lepas dari peranan guru modern.namun jika zaman sekarang,masih ada guru primitif..mungkin siswa-siswa pada saat ini akan ketinggalan oleh zaman dan dapat menjadikan siswa GAPTEK..dan pula menjadikan generasi Indonesia tidak akan maju dan tidak dapat bersaingan dengan generasi-generasi bangsa dari negara lain..karena guru primitif hanya dapat menggunakan media dengan seperlunya dan seadanya saja.disamping kurikulum yg di ajarkan akan terus begitu saja sampai akhir zaman..untuk itu,insya ALLAH kelak aku ingin menjadi Guru Modern saja..sebab dapat membantu memajukan proses pendidikan di Indonesia..AMIN..

19 05 2009
Febriani Ayuda (TP)

Dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari saya selalu berinteraksi kepada murid-murid saya dengan cara melibatkan anak didik dalam kegiatan agar anak dapat berfikir kritis dan inovatif. Jadi menurut saya, saya adalah guru modern karena saya selalu membuat metode-metode pembelajaran semenarik mungkin dan selalu melibatkan anak didik saya.Tapi adakalanya saya juga menjadi guru primtif karena ada beberapa pelajaran yang pembelajarannya bersifat hapalan karena dalam menghadapi UAN /UAS anak didik harus menghapal tanpa harus paham.

19 05 2009
fadria fransisca (MP)

Assalammu’alaikum wr..wb…
Untuk menanggapi artikel bapak di atas…maka sebelumnya saya akan memberitahu dahulu kalau saya memang belum menjadi guru/ belum mengajar di sekolah2, tetapi saya hanya punya pengalaman mengajar (PPL) di SD selama 1 bulan saja waktu saya kuliah D2 dulu. Baiklah saya akan menanggapi artikel bapak “Aku guru modern atau primitif ???” Bagi saya ,waktu saya mengajar (PPL) di SD, saya sudah mendekati untuk menjadi guru modern…,karena ketika saya menyampaikan materi pelajaran saya sudah berusaha menggunakan media pembelajaran dan juga alat peraga, serta menggunakan berbagai macam metode pembelajaran seperti ceramah, diskusi, demonstrasi,tanya jawab dan sosio drama sesuai dengan materi / topik pelajaran yang dibahas. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar materi pelajaran yang saya berikan dapat tercapai secara maksimal dan mudah dipahami anak didik di sekolah. Demikianlah komentar saya tentang artiel bapak..terimakasih….
Wassalam…wr…wb..

19 05 2009
Aldina Ramdani (MP)

Ass.wr.wb
dari artikel bapak jika saya ditanya,saya termasuk guru primitif or modern?saya adalah guru modern…saya akan berusaha mengajar dengan baik selalu nenyusun strategi dalam mengajar dan selalu berusaha menyediakan media yang dapat membantu saya dalam mengajar,agar siswa-siswi yang saya ajarkan dapat menangkap pelajaran dengan baik..
walaupun dalam diri saya belum tentu bisa dikatakan guru modern jika saya gagal dalam menyampaikan pelajaran yang saya berikan kepada siswa-siswi..tapi menurut saya guru primitif itu adalah guru yang mempunyai tujuan selain mengajar anak didik bisa membuat atau membantu anak didik menemukan hal baru waaupun dalam mengajar seorang guru primiyif masih berfokus pada buku dan tidak berusaha menggunakan media yang mempermudah dalam mengajar..
wss.wr.wb

19 05 2009
Dewi Sartika (MP)

Setelah saya baca artikel bapak, kayaknya saya guru yang masih primitif kali ya……….! masih bertanya apakah saya menggunakan media atau tidak. Tapi kadang-kadang saya guru modern juga. Tiba-tiba ada ide untuk menggunakan media jika dirasa materi yang saya ajarkan terasa sulit dimengerti oleh siswa. Setelah saya kuliah, saya baru menyadari kalau media itu tenyata penting banget ! Media benar-benar bisa membantu memudahkan pemikiran siswa terhadap pelajaran. Apalagi kita mengajarkan siswa dengan berbagai perbedaan mengenai tipe-tipe belajar siswa. Ada yang audio, visual, audio-visual, kinestetik dsb. So, seorang guru memang harus pandai-pandai menggunakan media. Tapi jangan media yang ” jadul ” ya…..(jaman dulu), sekarang khan teknologi udah berkembang.

19 05 2009
Atikah iryanti (MP)

saya adalah guru modern, meskipun sebenarnya saya belum mengajar/jadi guru. saya menyatakan saya guru modern dengan yakin, karena ketika saya akan menjadi guru nantinya, saya sudah mempunyai rencana untuk menentukan media apa yang akan saya pakai untuk mengajar anak didik saya terkait dengan masing-masing pelajarannya, dan kalaupun sekolah yang saya tempatkan untuk mengajar bukan sekolah yang modern, itu bukan hambatan saya untuk menggunakan media apa yang saya akan pakai nantinya. karena apapun bahan-bahan yang saya temukan sederhana asalkan itu mempunyai tujuan yang baik dalam pembelajaran saya sudah merasa sebagai guru modern.

19 05 2009
muhibah fitriyah (MP)

setiap guru pasti mempunyai keinginan untuk menjadi guru yang modern,akan tetapi banyak kendala didalam menjalankannya.penggunaan media memang sangat penting didalam pembelajaran namun tidak mudah untuk melaksanakannya,banyak faktor kenapa seorang guru tidak menggunakan media diantaranya karena tidak adanya dukungan dari pemimpin sekolah,karena terbatasnya biaya dan lain-lain.sehingga guru kesulitan untuk menggunakan media didalam pembelajaran,akan tetapi banyak sekolah-sekolah dipedesaan yang mungkin bangunanya hampir roboh dan guru-gurunya pun masih menggunakan metode lama yaitu dengan metode ceramah tetapi murid-muridnya masih semangat belajar dan banyak yang berhasil padahal guru-gurunya tidak menggunakan media didalam pembelajaran.semoga suatu saat saya bisa menjadi guru modern dan berakhlakulkarimah.

19 05 2009
Meti (MP)

Guru primitif dan modern bagi saya sama saja. Sebenarnya saya ingin menjadi guru modern. Tetapi banyak kendala yang saya hadapi. Karena bagi saya modern dan primitif itu tidak hanya diukur dari pakain saja, tetapi dilihat dari kualitasnya. Saya sebagai seorang guru yang mendidik serta menjadi contoh bagi anak didik saya. Seorang guru modern harus bisa menyediakan dan memenuhi tuntutan yang ada di era reformasi ini. Dalam arti harus bisa menguasai alat – alat teknologi yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar di era reformasi sekarang ini! Seorang guru bisa dikatakan primitif jika dalam proses pengajaran tidak mengikuti kurikulum yang berlaku saat ini. Akan tetapi kita bisa melihat dari cara guru tersebut bisa atau tidak membawakan pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa / muridnya.

19 05 2009
Meti (TP)

Saint membuat pikiran manusia kian bisa dibaca. Saint atau pengetahuan merupakan hal yang sangat penting di era reformasi ini, semakin maju zaman inisemakin banyak pengetahuan yang kita peroleh. Maka dari itu tidak mustahil pikiran manusia bisa dibaca. Bahkan lebih dari itu, dengan teknologi yan g canggih teetapi kita sebagai manusia tidak boleh merasa lebih hebat, karena sesungguhnya kita sebagai manusia pasti memiliki banyak kekurangannya. Karena kesempurnaan hanyalah milik sang pencipta. Meskipun secanggih – canggihnya alat teknologi belum tentu bisa membuka pikiran manusiam, sebab manusia sangatlah sempurna yang diciptakan oleh Allah SWT, jadi yang mengetahui segala yang ada dipikirannya, cukup hanya dia dan Allah SWT saja yang tahu.

19 05 2009
Ina fidriya (MP)

saya merasa, saya termasuk guru modern, karena dalam pengajaran atau proses pembelajaran saya menyiapkan media dalam proses belajar untuk mencapai dan mengharapkan tujuan yang saya capai. didalam proses pembelajaran guru modern menggunakan berbagai strategi dan media semata-mata supaya siswa belajar. dan guru berupaya mengaktifkan siswa belajar. guru modern mampu menggunakan sarana-sarana pembelajaran yang relevan dan baik alat yang dipilih dalam pembelajaran seperti alat peraga, peta, globe,gambar,foto,chart,grafik dan sebagainya. serta alat-alat pelajaran seperti alat-alat untuk praktik. guru modern juga mempunyai metode-metode dalam pengajaran. cara pengajarannya tidak monoton, dan guru juga dapat menguasai kelas.

19 05 2009
muhibah fitriyah (TP)

Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,keberadaan dan fungsi otak manusia bisa dibaca.hal ini memungkinkan akan adanya perubahan-perubahan yang signifikan pada bidang-bidang tertentu dan tidak dapat dipungkiri akan adanya perubahan dalam bidang pendidikan yang mungkin dapat diprediksi lebih awal untuk kemajuan pendidikan yang telah ada saat ini,meskipun tidak dapat dielakan lagi perubahan tersebut mempunyai dampak yang negatif,karena ada kalanya pikiran-pikiran tersebut tidak sempurna seperti adanya orang yang menyalahgunakan teknologi tersebut untuk memanfaatkan otak manusia yang digunakan sebagai alat peraga demi kepentingan dirinya sendiri.

19 05 2009
sofie hediana_TP

Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya.

19 05 2009
sofie hediana_TP

Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya. Semangat… kita harus berusaha menjadi guru modern yang terbaik….. Ganbate Kudasai…!!!!!!!

19 05 2009
sofie hediana_TP

Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya. Semangat… kita harus berusaha menjadi guru modern yang terbaik….. BERUSAHA…!!!!!!!

19 05 2009
sofie hediana_MP

Guru modern. mungkin akan lebih banyak diinginkan oleh semua guru, tapi masih banyak guru yang belum mengerti bagaimana menjadi guru yang modern.
Tentu saja Saya ingin menjadi guru modern yang selalu berkembang. Dan masih banyak hal-hal yang harus saya pelajari dalam menjadi seorang guru yang terbaik bagi murid-murid saya. Semangat… kita harus berusaha menjadi guru modern yang terbaik….. Ganbate Kudasai…!!!!!!!

19 05 2009
Fatimah (MP)

Saya guru modern.
Guru modern adalah guru yang profesional yaitu guru yang dapat menggunakan segala kemampuannya untuk mengikuti perkembangan zaman. Guru tidak boleh ketinggalan dalam perkembangan pada masa sekarang ini. Guru modern harus bisa merubah paradigma lama. Zaman sekarang ilmu pengetahuan sudah berkembang pesat atau sudah semakin maju. Mau tidak mau guru harus berusaha untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pengajaran guru harus bisa menggunakan alat tehnologi dalam penyajian materi pelajaran, alat tehnologi tersebut dapat membantu guru dalam proses belajar mengajar.
Seperti Komputer, Laptop, VCD, Audio visual, Internet dan lain-lain

20 05 2009
Neni andriani(MP)

assalammualaikum.wr.wb.
Dari artikel diatas guru dikatakan primitif atau modern,adalah guru dikatakan primitif apabila guru itu tidak mengikuti perkembangan dalam dunia pendidikan,kurang mengerti alat-alat teknologi yang digunakan dalam dunia pendidikan,dan selalu berpegang teguh pada paradigma lama,serta media dan teknik atau metode pengajarannya terbatas,pola befikirnya seperti guru tahun 80an.sedangkan dikatakan guru modern apabila guru tersebut menggunakan metode pengajaran yang akan dilakukan itu banyak serta guru tersebut harus tahu karakteristik anak didiknya satu persatu,dapat menguasai teknologi yang digunakan dalam dunia pendidikan serta mengikuti perkembangan zaman,pola berfikirnya juga luas.
wassalammualaikum.wr.wb.

20 05 2009
KURNIASIH (MP)

(Mohon maaf yang pertama mungkin saya salah memasukan kode) disini saya hanya menambahkan saja : Ketika menyatakan sebagai guru yang modern saya berfikir sudahkah semua prosedur baik sarana maupun prasarana pendidikan itu sudah kita gunakan (dimanfaatkan) dengan baik atau hanya sekedar tahu tapi tidak mempergunakannya, maka kita seyogyanya harus bijaksana dalam menyikapi perkembangan zaman yang terus menerus semakin canggih begitu pun media pendidkan yang pada intinya mendidik tidak hanya sekedar mengajar akan tetapi memberikan juga motivasi, spirit dan suri tauladan yang baik sehingga tujuan pendidikan itu tercapai…wassalamualaikum wr . wb

20 05 2009
meisela ningsih (MP)

berhubung saya belum pernah mengajar, jadi apabila suatu saat nanti saya mengajar, saya akan berusaha untuk menjadi guru yang modern karena guru yang modern tidak akan bertanya apakah pada saat mengajar menggunakan media atau tidak. seorang guru yang modern, selalu mempunyai ide-ide atau gagasan baru dalam setiap mengajar. maka setiap saya mengajar, saya akan berusaha menggunakan media yang berbeda-beda untuk menarik minat belajar anak didik dan membuat mereka bersemangat dalam mengikuti pelajaran saya. dalam proses balajar mengajar, memang alangkah baiknya apabila guru mengajar dengan menggunakan media, sehingga memudahkan anak didik untuk menangkap materi yang diberikan oleh guru.

20 05 2009
Fritz Ahmad Mubarok(TP)

Assalamuallaikum
Walau saya bukan guru, setidakanya saya punya cita-cita jadi guru moderen. Media??? menurut saya media merupakan suatu perantara dalam menyampaikan suatu iniformasi/ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan dengan media puia dapat mempercepat tercapainya tujuan dari pembelajaran itu sendiri. tapi media bukan segalanya. walau media sangat membatu tapi adakalanya media itu tidak perlu digunakan. seperti yang pernah saya dpatkan dalam perkuliahan. contoh dalam pembelajaran agama islam tentang shalat, dalam hal ini media tidak terlalu penting walaupun dapat digunakan,tetapi dalam pembelajaran ini lebih diutamakan praktek daripada media itu sendiri. adapun menggunakan media tidak menjadi masalah. jadi kesimpulannya media sangantlah penting dan guru moderen adalah guru yang mengetahui apa yang terbaik dalam proses belajar mengajarnya dalam mencapai tujuannya . . .

20 05 2009
Fritz Ahmad Mubarok(MD)

Assalamuallaikum
Walau saya bukan guru, setidakanya saya punya cita-cita jadi guru moderen. Media??? menurut saya media merupakan suatu perantara dalam menyampaikan suatu iniformasi/ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan dengan media puia dapat mempercepat tercapainya tujuan dari pembelajaran itu sendiri. tapi media bukan segalanya. walau media sangat membatu tapi adakalanya media itu tidak perlu digunakan. seperti yang pernah saya dpatkan dalam perkuliahan. contoh dalam pembelajaran agama islam tentang shalat, dalam hal ini media tidak terlalu penting walaupun dapat digunakan,tetapi dalam pembelajaran ini lebih diutamakan praktek daripada media itu sendiri. adapun menggunakan media tidak menjadi masalah. jadi kesimpulannya media sangantlah penting dan guru moderen adalah guru yang mengetahui apa yang terbaik dalam proses belajar mengajarnya dalam mencapai tujuannya

20 05 2009
sri haryanti ( MP)

As.wr.wb
Guru modern atau primitif ? pertanyaan yang sulit sekali dijawab bagi saya. Jika saya mengaku sabagai guru modern, berarti sudah pantaslah sebagai seorang guru ( apa saya dapat dibilang seorang yang sombong ? ) Pada kenyataannya saya mengajar kadang menggunakan media, kadang juga tidak. Tapi pada prinsipnya jika saya mengajar ” saya menginginkan murid – murid dikelas dapat menerima dengan baik apa yang telah saya berikan kepada mereka ” yang paling penting mereka tidak merasa bosan pada saat saya mengajar.
Ws.wr.wb

20 05 2009
sri haryanti ( MP)

As. wr. wb
Guru modern atau primitif ? ini merupakan pertanyaan yang sulit bagi saya. Jika saya menjawab sebagai guru modern. Berarti saya sudah sebagai guru yang sempurna. Pada kenyataannya disaat saya mengajar, terkadang saya menggunakan media, tapi terkadang juga tidak. Pada prinsipnya saya mengajar ” dapat menyenangkan para anak didik saya dalam proses KBM sehingga dapat memudahkan mereka dalam menerima atau memahami apa yang telah saya berikan kepada mereka “.
Ws.wr.wb

20 05 2009
Tony Ardi (MP)

buat saya bahwa penilaian guru modern atau primitif bukan hanya sekedar melihat tolok ukur penggunaan media pengajaran (baca: media yang memiliki kaitannya dengan teknologi) tetapi bagaimana guru tersebut bisa mengembangkan media tersebut menjadi sesuatu yang mampu mengantarkan pesan dalam kapasitas kognitif (akal), afektif (mental) dan motorik (kemampuan eksternal siswa) atau bagaimana dengan guru-guru yang jauh dari akses media teknologi apakah mereka juga dikatakan sebagai guru primitif? sedangkan mereka mempunyai kapasitas dan kompetensi yang telah memenuhi syarat sebagai pendidik, maka jawaban yang hadir dari pertanyaan saya sendiri adalah bahwa kita harus dapat memberikan definisi dari kata primitif tersebut? ketika kata primitif diasumsikan sebagai orang yang terbelakang dalam hal penggunaan media yang berkaitan dengan teknologi lalu apakah media tersebut sangat memberikan pengaruh yang besar bagi kelangsungan proses pembelajaran sedangkan media (baca: teknologi) merupakan alat yang tidak mampu menjelaskan tentang humanisasi, norma, etika dan segala sesuatu yang bersifat kemanusiaan

20 05 2009
Cecep (MP)

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Komentar saya, tentang artikel bapak, untuk menjadi guru yang profesional terlebih lagi pada era sekarang telah berkembangnya teknologi baik informansi, transportasi, dan komunikasi. terutama bagi guru yang mengajar diperkotaan seperti Jakarta, alangkah primitifnya bagi guru yang tidak memanfaatkan hasil teknologi untuk dijadikan media pembelajaran, padahal jika kita amati sebagian siswa yang hidup diperkotaan telah memanfaatkannya.
Berkenaan dengan pertanyaan bapak, sejujurnya saya katakan terkadang saya menjadi guru yang modern jika saya mengajar dengan fasilitas yang memadai jika tidak tersedia maka saya merancang secara sederhana. disisi lain saya menjadi guru yang primitif jika tidak adanya fasilitas yang memadai sehingga saya mengajar dengan apa adanya tanpa menggunakan media pembelajaran yang HiTech.
Demikian komentar saya…..
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

20 05 2009
Septri Suarlena (MP)

Setelah melihat judul artikel, tentu saya akan menjawab ” Saya akan menjadi guru modern “. Apalagi sekarang kita hidup di zaman yang mana teknologi semakin canggih, dimana pula mengingat begitu
semakin pentingnya peranan teknologi dalam setiap kehidupan termasuk juga dalam dunia pendidikan. Dan seandainya saya nanti menjadi guru yang mengajar di daerah terpencil bukan berarti saya akan
menjadi guru yang primitif tetapi saya akan mengajar sebagai guru modern dimana ketika mengajarkan salah satu pelajaran dibutuhkan media yang dapat membuat semua murid – murid lebih memperhatikan,
menyukai dan tidak membosankan. Saya akan menggunakan media sederhana karena sarana dan prasarana di daerah terpencil itu tidak memadai. Untuk itu kita dapat mengajarkan mereka dengan memanfaatkan
barang – barang yang sudah tidak terpakai lagi tetapi dapat dijadikan sebuah media yang bermanfaat dalam pelajaran yang sedang mereka pelajari. Sehingga pelajaran pun terasa menyenangkan dan secara
tidak langsung membuat mereka kreatif dengan membuat sebuah media sederhana dari barang – barang yang sederhana pula.

20 05 2009
Rumiyati Puji Lestari(MP)

Dalam dunia pendidikan peran teknologi sangat penting. Karena umtuk mendapatkan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif menyenangkan) dalam belajar, maka diperlukan pendukung lain yang kompeten yaitu media pembelajaran yang bisa bersifat AUDIO, VISUAL, AUDIO VISUAL, ataupun AUDIO VISUAL GERAK yang kesemuanya itu dapat disesuaikan dengan maksud pesan dari meteri pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa.
Misalnya pada pembelajaran IPA tentang bagian -bagian dari organ tubuh manusia, maka media pembelajaran yang tepat adalah visual yang dapat diaplikasikan dengan alat peraga model boneka tiruan atau bisa juga dengan gambar 2 dimensi yang berukuran besar dan berwarna. Maka apabila ada seorang guru yang bertanya, apakah saya akan menggunakan media atau tidak untuk mengajar? maka, dapat dikatakan bahwa guru tersebut belum bisa berfikir modern alias primitif, karena belum mengerti akan kegunaan dari media pembelajaran itu sendiri, dalam setiap kegiatan belajar.

20 05 2009
Fifi Lusmia (MP)

Setelah membaca penjelasan tentang guru primitif dan guru modern, saya jadi mengerti maksudnya.. dan membuat saya berfikir apakah selama ini saya sudah menjadi guru modern.. jawabnya ya. Karena ketika saya hendak mengajar saya selalu bertanya pada diri saya, media apa yang akan saya gunakan hari ini? Walaupun pada faktanya ada kendala yang dihadapi yakni kurang lengkapnya media yang dibutuhkan…. dan setelah mengikuti mata kuliah teknologi pendidikan dan media pendidikan saya jadi lebih mengerti betapa pentingnya media dalam proses balajar mengajar,….. terimakasih

20 05 2009
LISTYORINI (MP)

Kasus di pedalaman primitif itu adalah kebutuhan manusia. Jika guru masih menganggap memakai media dalam pembelajaran adalah kebutuhan, maka bisa dianggap guru itu adalah guru primitif. Suatu kebutuhan kadang bisa terpenuhi dan kadang juga bisa tak dipenuhi. Dan akibatnya jika tak dipenuhi maka akan merasa ada yang kurang atau gagal. Sedangkan guru modern lebih cenderung kalau media dalam pembelajaran itu merupakan bagian yang sudah menyatu dengan kegiatan belajar mengajar. Jadi dalam waktu apapun guru tersebut mengajar, maka dia sudah mempunyai berbagai macam pilihan media pembelajaran yang akan digunakan untuk menyampaikan materi kepada siswa. Ketika sudah mempunyai berbagai pilihan media, maka guru hanya tinggal menyesuaikan media pembelajaran dengan materi yang diajarkan.

20 05 2009
Rohmatul maula(MP)

Saya pilih guru modern sebab guru zaman sekarang itu ikut apa kata murid.memberikan pengetahuan sesuai kebutuhan murid sehing9a lebih ditangkap oleh murid apa yang kita kasih,tapi kita masih pegang prinsip tegar,sabar dan benar! kalau guru primitif itu tidak zaman,anak2 banyak tidak bisa konsen mendengarkanya.tetapi yang kita ambil dari guru primitif dengan banyak pengalamanya, dan ambil saja pelajaran dari situnya!tapi yang pasti guru modern yang menghargai guru 9uru primitif untuk meraih masa depan dan ketinggalan zaman.

20 05 2009
siti rogayah (MP)

Assalammu’alaikum wr.wb

guru primitif ataukah guru yang modern saya???…..
jikalau saya di hadapkan pilihan seperti yang di atas dengan sangat lantang saya akan memilih guru modern. dikarna Dalam dunia pendidikan peran teknologi sangat penting untuk dapat membantu guru dalam (pembelajaran aktif, kreatif, efektif.dimana zaman sekarang sangatlah cangih mendapatkan segala sesuatu modern… dan belum lama saya mempelajari mata kuliah teknologi dan media pembelajaran sangat lah membantu daya pikir guru-guru yang masih primitif…dan guru primitif adalah guru yang tidak menggunakan kurikulum, metode dan media yang dapat mempermudah dalam KBM..ketika kita telisik lebih dalam lagi di daerah pedalaman sangat sangatlah memprihatinkan….

20 05 2009
SUWANI S [MP]

Ass.Wr.Wb.
Dengan PEDE saya katakan bahwa saya merasa guru modern dibandingkan dengan guru-guru senior ditempat saya mengajar [ mereka telah mengajar 20-35 th ]. Walaupun saya sadar belum sepenunya apa yang saya lakukan telah modern. Saya NIAT dengan sepenuh hati akan menjadi guru yang baik. Akan saya laksanakan kewajiban seorang guru dengan sungguh-sungguh [ melalui kinerja guru ]. Saya akan terus meningkatkan KUALITAS diri secara profesional. Saya akan merubah paradigma guru dan pembelajaran. Namun kita tahu, merubah paradigma tidak semudah membalikkan tangan, semua butuh PROSES. ternyata, kenyataan dilapangan sangat berbeda dengan TEORI dan keinginan. Banyak sekali kendala-kendala yang kita temui untuk membuang paradigma lama dan melakukan perubahan seperti apa yang ideal di teori. Tetapi saya akan terus berjuang dan berjuang menghadapi kendala-kendala yang ada dengan alternatif lain. Misalnya, kurangnya media pembelajaran di sekolah, maka dengan sebisa mungkin kita cari penggnaan media alternatif [sederhana] sesuai dengan medium pembelajaran.
Saya tidak akan berpikir menggunakan media atau tidak? Tetapi saya akan berpikir media apa yang akan saya gunakan pada setiap pembelajaran saya. Menurut saya tidak semua materi atau tidak semua proses pembelajaran membutuhkan media. Kita dapat memilah dan menyesuaikan penggunaan media sesuai dengan kebutuhannya saja. Disini kreativitas kita sebagai guru modern teruji. Guru yang dapat menggunakan media secara tepat dan maksimal, dapat mengikuti perubahan globalisasi dan MELEK teknologi. Kalau kita niat pasti ada JALAN. ALLAH pasti bersama kita. amiin.

26 05 2009
lis usman(mp)

Assalamu’alaikum wr.wb

Ya…memang saya merasa bahwa saya adalah guru yang modern,karena di zaman seperti sekarang ini jika kita masih berpikir terus menggunakan media atau tidak ,wau!
kasihan sekali anak didik kita.Seorang guru yang profesional akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada siswanya dan media dapat menunjang keberhasilan suatu kegiatan.Teruslah berusaha untuk maju.Yes….

26 05 2009
eny mulyani (MP)

Kalau ditanya seperti itu saya akan menjawab saya adalah guru modern, zaman sekarang guru mengajar tidak memakai media sepertinya hasil pembelajaran tidak optimal dan boros waktu. Belajar jadi monoton dan anak akan jenuh, mengantuk sehingga guru tidak dapat mentransfer ilmu secara maksimal.

7 07 2009
Ali mudasir (PAI)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mendengar pertanyaan ‘aku guru modern atau primitif?’, tergugah kesadaran saya, maksudnya apa?. Menanggapi, pertanyaan tersebut saya berusaha memahami apa urgensinya?. Merespon, dari pertanyaan tersebut saya mencoba membedakan apa pengertian modern, primitif dan apa hubungan kedua istilah tersebut dengan peranan guru? baik dengan membaca buku, kamus ataupun dengan bertanya kepada teman akan pengertian diatas. Menyikapi serta mengomentari dari pertanyaan ‘aku guru modern atau primitif?’ ternyata kalau saja saya menjadi guru hari ini, tentunya tergolong guru yang primitif? dengan alasan dalam benak saya perlukah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik mengunakan media (sarana atau perantara)? ada kesamaan dengan orang zaman dahulu perlukah saya memakai pakaian? sangat ironis, terharu, empati dan simpati, kalau saja besok saya menjadi guru pasti akan menjadi guru yang modern karna hal ini tidak bisa dipungkiri –mana mungkin seorang guru dengan waktu yang terbatas, tenaga yang terbatas, materi dan kompetensi juga serba terbatas– akan meghasilkan peserta didik yang kompetitif, inovatif, kreatif serta kompeten didalam bidangnya, kecuali mengunakan sarana, perantara, media untuk menyampaikan materi yang kadang susah di cari, diamati, dicermati, dipahami, dianalisis dan dikaji serta disimpulkan. Di era globalisasi teknologi dan informasi segaimana manfaatnya adalah memudahkan memenuhi kebutuhan manusia kenapa tidak dimanfaatkan? ini bisa dikatakan bahwa guru tersebut tidak mengerti dan memahami firman Tuhan ” qul hal yastawi al-ladzina ya’lamuuna wa al-ladzina laa ya’lamuuna” yang artinya: ‘ adakah sama orang-orang yang berilmu dengan orang-orang yang tidak berilmu? “(QS AZ-Zumar[39]:9) kenapa saya mencantumkan ayat diatas didalam mengomentari pertanyaan ‘ aku guru modern atau primitif?’ karna seorang guru harus mampu menyampaikan, mengajarkan informasi dan juga meramalakan perihal yang pasti akan terjadi, karna dengan media akan mudah peserta didik untuk mengerti, memahami, mencermati apa yang akan disampaikan seorang guru. Kata Guru Agama saya waktu SD pak Abdul rohim namanya, “Bahwa Tuhan mempermudah tidak mempersulit urusan manusia, kalau ada media yang manfaatnya untuk mempermudah memenuhi kebutuhan manusia baik di bidang pendidikan maupun di bidang yang lainya, kenapa tidak? guru-guru sekarang dan yang akan datang memanfaatkan Media?

wa allahu ‘a’ lam bi as-shawaab.

wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

7 07 2009
Alipiah (PAI)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…………
Alhamdulillah saya mendapat pertanyaan seperti ini apakah saya termasuk seorang guru yang modern atau premitif? saya akan menjawab bahwa saya adalah termasuk dalam kategori guru yang premitif kenapa??? karena dari awal kuliah saya adalah mahasiswa yang ya bisa di bilang GAP-TEK (gagal teknologi) oleh teman-teman saya namun…..pada setiap semester saya akan berusaha untuk belajar jadi mahasiswa HAITEK yang dikemudian hari saya bisa menjadi seorang yang modern dalam setiap keadaan dan dimanapun saya berada hingga saya berfikir untuk benar-benar menjadi orang yang moderen dalam mengamalkan ilmu saya terhadap pesrta didik saya karena yang saya ketahui sebagian besar peserta didik banyak belajar dari para pendidik walau demikian sebagian peserta didik banyak belajar dari alat-alat teknologi sendiri.
Bismillahirrahmanirrahim…..insyaAllah Allah selalu ada kepada manusia yang selalu berusah untuk menjadi lebih baik karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum ia merubahnya sendiri.

9 07 2009
Wafa Zahruddin. T (PAI)

guru primitif atau guru modernkah saya???
sepertinya.. saya berada di tengah, terlalu primitif tidak.. dan terlalu modern juga tidak. Karena, walaupun zaman telah modern seperti sekarang.. masih saja saya belum dapat menguasai media yang ada. Tetapi.. untuk menjadi guru yang profesional paling tidak saya harus bisa menguasai media2 yang biasa digunakan dalam proses belajar mengajar, terlebih yang bisa membuat anak didik tidak merasa jenuh.. dan saya akan berusaha untuk menjadi seorang guru yang modern sebagaimana dunia ini yang terus berkembang dari zaman ke zaman dan perkembangan IPTEK pun semakin pesat. Karena bagi saya sendiri, media itu sangat penting. anak didik lebih mudah menyerap pelajaran apa yang mereka dapat.
sekarang pun sudah terdapat UU yang mewajibkan seorang guru harus menguasai IPTEK. Sekian…

9 07 2009
Muthi'ah Hanif (PAI)

Menanggapi pertanyaan dari Bapak,
Menurut saya, saya termasuk yang berada di tengah-tengah. Karena saya memang belum menguasai semua aplikasi teknologi, tetapi saya mau belajar supaya lebih bisa.
Jika dalam mengajar, seorang guru hanya memakai cara tradisional saja, seperti ceramah di depan kelas, tanpa adanya alat bantu media teknologi, maka tenaga guru akan lebih terkuras dan kegiatan belajar mengajarpun tidak akan maksimal dan berjalan dengan baik dan benar. Oleh karena itu, saya akan terus berusaha untuk bisa menjadi guru yang modern.

9 07 2009
Oktavia Sari (PAI)

guru primitif adalah guru yang cara berpikir maupun bertindak tidak sesuai dengan kemajuan-kemajuan IPTEK, hanya menggunakan sebagian dari apa yang mereka pelajari, sedangkan guru modern adalah guru yang cara berfikir maupun betindak akan mengikuti perkembangan IPTEK.

Dari pertanyaan kemarin “Apakah saya guru primitif atau modern?” menurut saya, saya adalah guru modern karena saya hidup di zaman modern yang penuh dengan berbagai pengetahuan dan teknologi-teknologi yang canggih yang dapat digunakan untuk pekembangan pendidikan yang lebih baik atau untuk kemajuan di bidang lainnya. karena seorang guru harus mampu menyampaikan apa yang akan disampaikannya secara profesional dan dapat dipahami oleh murid. guru-guru modern menggunakan media untuk menyampaikan bahan ajarnya, sepeti laptop dan lainnya dalam mengajar. dari sini saya mencoba untuk berfikir untuk menjadi guru modern dan memanfaatkan media yang ada, karena di zaman sekarang ini media sangat penting untuk berbagai bidang.

9 07 2009
Robi'atul Adawiyah (PAI)

Membaca artikel di atas, saya mengintropeksi diri saya sendiri yang selama ini tidak pernah terfikirkan apakah saya termasuk guru primitif atau modern. Dari tulisan di atas saya dapat membedakan apa perbedaan antara guru primitif dan guru modern, selama ini saya belum pernah mencoba untuk mengajar di sekolah tetapi saya sudah punya bayangan apa saja yang nanti akan saya lakukan ketika saya mengajar. Saya dapat mengambil kesimpulan bahwa apa yang akan saya lakukan nanti ketika mengajar, masih jauh dari apa yang dinamakan guru modern karena saya belum bisa menerapkan media apa yang akan saya gunakan dalam menerapkan materi pelajaran.
Dengan membaca artikel di atas, saya merasa tertantang untuk menjadi guru modern yang di mana selalu menggunakan media yang sesuai dengan materi pelajaran, tulisan di atas benar-benar membuka cakrawala saya supaya bisa memanfaatkan media sebagai alat pengajaran sebaik mungkin supaya sebagai seorang guru tidak hanya mentrasfer ilmu saja tetapi bisa mendidik siswa ke arah perbaikan.

10 07 2009
SURYANI (PAI)

APAKAH SAYA GURU MODERN ATAU GURU PRIMITIF?

Menurut saya guru modern adalah seorang guru yang dapat memanfaatkan semua media untuk menunjang atau membantu berhasilnya proses pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Sedangkan guru primitive adalah seorang guru yang belum dapat memanfaatkan media yang ada, padahal sebenarnya ia bisa untuk menjadi seorang guru yang modern.
Begitu pesatnya perkembangan zaman diera globalisasi dalam segala hal khususnya dalam penggunaan media dan tekhnologi. Sehingga dapat menjadi motivasi untuk seorang guru dalam proses pembelajaran. Karena dengan menggunakan media dan juga tekhnologi itu dapat membantu mempercepat proses pembelajaran lebih efektif dan efisien. Akan tetapi jika saya sendiri sebagai seorang guru mungkin belum dapat dikatakan sebagai guru yang modern. Kenapa???
Karena saya belum dapat memanfaatkan berbagai alat media yang dapat mempercepat proses pembelajaran. Akan tetapi saya akan berusaha menjadi seorang guru yang modern karena saya terinspirasi dari guru-guru yang bisa dikatakan sudah dapat menjadi seorang guru yang modern yang mana ia sangat professional dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang guru, salah satunya yaitu memanfaatkan media-media yang ada proses pembelajaran. Karena untuk menjadi seorang guru yang professional kita harus bias merubah diri kita menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Sebagaimana ayat Al-Qur’an Q.s Ar Ra’d

           
“Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”.

10 07 2009
NENI (PAI)

Telah kita ketahui bersama bahwasannya guru modern adalah guru yang telah dapat memanfaatkan dan menggunakan media dalam setiap pembelajarannya sedangkan guru primitive adalah guru yang enggan menggunakan media. Sebenarnya media yang digunakan oleh seorang guru yang modern tidak cenderung oleh media elektronik saja karena banyak juga media yang bisa digunakan dengan menggunakan bahan-bahan yang sederhana.
Pada zaman era globalisasi ini tekhnologi merupakan alat yang sangat penting dan menjadi salah satu alat kebutuhan bagi manusia. Dan tidak bisa dipungkiri jika pada saat ini manusia tidak bisa mengikuti zaman globalisasi ini,maka manusia itu hanya akan menjadi penonton saja. Padahal dengan diberikan akal dan pikiran Allah telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya.
Seandainya saya menjadi seorang guru, saya berkeinginan menjadi seorang guru yang modern, yaitu seorang guru yang professional yang dapat memanfaatkan media dalam setiap pembelajaran. Walaupun pada kenyataanya ada kendala yang akan saya hadapi. Yang mana saya tidak akan dapat menjadi seorang guru yang professional apabila tidak dapat melewati kendala-kendala yang ada dalam proses pembelajaran tersebut.

10 07 2009
Nurmalina (PAI)

Assalamualaikum wr.wb
Saya guru modern atau guru primitif ?
Menurut saya mengenai guru modern adalah guru yang memanfaatkan media dalam mengajarkan pelajaran kepada peserta didiknya. di zaman sekarang media sangat diperlukan untuk menjalani proses pendidikan, sedangkan guru primitif disini bukan guru yang membawa kayu dan memakai baju seadanya seperti manusia purba, tapi guru primitif disini adalah guru yang mengajarkan peserta didiknya dengan metode lama seperti ceramah, cerita dsb, jika ditanya saya guru modern atau primitif maka saya ingin mengatakan bahwa saya adalah guru modern, dengan artikel di atas saya menjadi terinspirasi untuk menjadi guru modern yang bisa memanfaatkan media untuk mengajarkan peserta didik saya nanti. Sehingga peserta didik saya tidak bosan jika saya hanya menggunakan metode ceramah (metode lama) saja.

10 07 2009
Nurhasanah (PAI)

Assalamu’alaikum,….
“Apakah saya guru primitif atau guru modern?”. Untuk menjawab hal tersebut sebagai calon guru harus selalu berpikiran positif dan harus bisa menjadi guru yang modern. Saya ingat betul perkataan dosen strategi pembelajaran yang menyatakan bahwa pola atau gaya mengajar kebanyakan guru itu dipengaruhi oleh pengalaman sewaktu mereka belajar dahulu dengan guru-guru mereka yang masih menggunakan pola pengajaran tradisional seperti guru yang menguasai pembelajaran, guru banyak bicara, banyak menceramahi siswa, menulis di papan tulis, mendikte dan sebagainya. Mereka kini mengajar dengan gaya yang sama dengan guru mereka sewaktu mereka sekolah. Hal ini juga sedikit membuat saya khawatir hal itu terjadi pada diri saya.
Namun, perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi menuntut para pendidik professional untuk dapat memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi tersebut. dan untuk menjadi guru yang modern saya harus menyadari bahwa sebagai pendidik harus mencintai profesi saya nanti, agar dengan cinta itu akan ada pengorbanan dan keinginan untuk memberi yang terbaik kepada anak didik. Jadi,…mulai dari sekarang saya harus lebih banyak belajar kembali dan harus menyadari pentingnya peran media dalam proses pembelajaran.

10 07 2009
hasmidar pai

paradigma tentang guru memang tak selayaknya menjadi sebuah dikotomi pemahaman akan peran serta tugasnya, sehingga pemahaman akan konsepsi guru moderen dan primitif bisa dihindari.
meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa guru yang masih berpegang teguh pada pola pengajaran konvensional yang pada akhirnya meligitimasi akan konsepsi tentang guru primitif. berbeda dengan cara pengajaran yang sedang menjadi trend saat ini, dimana paradigma pembelajaran kontruktivisme banyak digandrungi oleh para pendidik dewasa ini.
disinilah muncul konsepsi pemahaman tentang guru modern yang melihat akan banyak potensi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga guru hanya sebatas menjadi fasilitator bagi teraktualisasinya potensi tersebut, sehingga ketika dikaitkan dengan contoh tipologi guru diatas, maka guru yang memegang akan paradigma kontruktivisme bisa lebih diandalkan karena akan selalu mencari pola yang tepat media yang akan dipakai dalam rangka mewujudkan tujuan yang ingin dicapai.

10 07 2009
hasmidar (pai)

paradigma tentang guru memang tak selayaknya menjadi sebuah dikotomi pemahaman akan peran serta tugasnya, sehingga pemahaman akan konsepsi guru moderen dan primitif bisa dihindari.
meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa guru yang masih berpegang teguh pada pola pengajaran konvensional yang pada akhirnya meligitimasi akan konsepsi tentang guru primitif. berbeda dengan cara pengajaran yang sedang menjadi trend saat ini, dimana paradigma pembelajaran kontruktivisme banyak digandrungi oleh para pendidik dewasa ini.
disinilah muncul konsepsi pemahaman tentang guru modern yang melihat akan banyak potensi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga guru hanya sebatas menjadi fasilitator bagi teraktualisasinya potensi tersebut, sehingga ketika dikaitkan dengan contoh tipologi guru diatas, maka guru yang memegang akan paradigma kontruktivisme bisa lebih diandalkan karena akan selalu mencari pola yang tepat media yang akan dipakai dalam rangka mewujudkan tujuan yang ingin dicapai.

11 07 2009
Nur Faizah (PAI)

Menanggapi pertanyaan Bapak mengenai “apakah saya termasuk guru primitif ataukah guru modern ?” menurut saya, saya memilih guru yang modern karena bagaimanapun juga saat ini kita hidup di zaman modern yang mana iptek terus berkembang. Sebagai guru modern tidak lagi memikirkan apakah perlu menggunakan media atau tidak?, tetapi justru berfikir media apa yang akan digunakan? Penggunaan media ini tentunya harus sesuai dengan materi yang akan diajarkan, dan perlu diperhatikan juga cara belajar dari tiap siswa sehingga proses pembelajaran dapat lebih variatif dan menjadi lebih menyenangkan. Meskipun saya belum sepenuhnya menguasai teknologi yang semakin canggih, tetapi saya akan terus berusaha dan belajar untuk mendalami penggunaan teknologi yang memang dapat membantu seorang guru dalam menyampaikan materi ajarnya dan juga agar siswa dapat lebih mudah memahami isi dari materi yang diajarkan

11 07 2009
Supriyatna/106011000189(PAI)

Jika melihat kisah yang telah dipaparkan di atas, maka sangat jelas setiap orang yang bergelut dalam dunia pendidikan bisa dikatakan sebagai guru modern karena seseorang yang menggunakan akalnya berpikir lebih maju kedepan ia mampu lebih luas mengexplor dirinya untuk lebih maju sesuai dengan perkembangan technology yang dapat dijadikan media dalam menyampaikan sesuatu. Dalam hal ini, sesuai dengan segala fasilitas dan media yang saya miliki, saya bisa lebih menganal, memahami dengan mudah bagaimana saya dapat memberikan informasi kepada anak didik saya dengan tidak banyak menghabiskan tenaga, waktu, bahkan biaya. Sehingga lebih efisien ddalam menyampaikan bahan ajar kepada anak didik saya.

11 07 2009
Suriadi/106011000190/PAI

dengan perkembngan dan kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan maka memudahkan bagi para guru dalam proses belajar mengajar. di sini seorang guru dituntut untuk dapat menguasai atau paling tidak mampu menggunakan media pendidikan agar mampu bersaing dalam dunia pendidikan baik tingkat nasional maupun internasional. secara otomatis seorang guru yang masih sorogan dan tidak mampu memanfaatkan media yang telah ada akan tersingkirkan dalam persaingan teknologi dalam dunia pendidikan.

11 07 2009
hendra gunawan/106011000100PAI

guru modern adalah guru yang mampu membimbing dan membina anak didiknya menguasai pelajaran. dewasa ini seorang guru dituntut untuk dapat menguasai teknologi dan memanfaatkannya untuk proses belajar mengajar, sehingga lebih efesien dan praktis tetapi memiliki wawasan dan pengetahuan yang lebih luas lagi. jangan sampai seorang guru lebih pintar dari seorang murid karna hal ini tidak wajar, jadi paling tidak seorang guru harus lebih cerdik dan berwawasan luas dari muridnya salah satunya dengan menguasai media. di UIN kita termasuk guru dan murid modern karena fasilitas sudah cukup memadai tinggal bagaimana kita memanfaatkannya. tapi terkadang yang membuat guru dan murid prmitif adalah tidak tersedianya pasilitas dan teknologi, sehingga gereget ingin tahu dan potensi yang dimiliki guru dibatasi karna tidak tersedianya media pendidikan tersebut.

11 07 2009
hamdillah 10601100000\98(PAI)

berhubung dah banyak yang kasih argument to the point aja pak…
klo parameternya artikel di atas….
tentunya masih banyak guru yg terkesan primitif pak…

11 07 2009
Rika Fistiani (106011000154)

apakah saya guru modern atau primitif?setelah saya membaca artikel yang bapak tulis, maka menurut saya guru modern adalah jauh lebih baik dari pada guru yang primitif.karena, guru modern adalah seorang guru yang dituntut mampu untuk menggunakan fasilitas pendukung selain buku wajib seperti penggunaan teknologi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. sedangkan guru primitif adalah guru yang tidak terbuka dengan hal-hal baru terkait dengan masalah pendidikan. dengan menjadi guru modern, maka selain dapat mengajarkan materi pelajaran kepada anak didik, guru juga mampu mengajarkan kepada anak didik bagaimana menggunakan teknologi yang digunakan untuk membantu terciptanya proses belajar-mengajar yang efektif sehingga siswa tidak terkesan “gaptek”.

11 07 2009
Rika Fistiani (106011000154/PAI)

apakah saya guru modern atau primitif?setelah saya membaca artikel yang bapak tulis, maka menurut saya guru modern adalah jauh lebih baik dari pada guru yang primitif.karena, guru modern adalah seorang guru yang dituntut mampu untuk menggunakan fasilitas pendukung selain buku wajib seperti penggunaan teknologi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. sedangkan guru primitif adalah guru yang tidak terbuka dengan hal-hal baru terkait dengan masalah pendidikan. dengan menjadi guru modern, maka selain dapat mengajarkan materi pelajaran kepada anak didik, guru juga mampu mengajarkan kepada anak didik bagaimana menggunakan teknologi yang digunakan untuk membantu terciptanya proses belajar-mengajar yang efektif sehingga siswa tidak terkesan “gaptek”.

11 07 2009
Ruwaidah (106011000168/PAI)

Apabila seorang guru, sewaktu akan mengajar pertanyaan yang muncul dalam benaknya adalah “Apakah saya akan menggunakan media atau tidak ?? ..” apabila dalam benak seorang guru terdapat pertanyaan yang demikian, tentu inilah pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang guru yang primitif. Sedangkan bagi guru-guru yang modern pertanyaan yang muncul dalam benaknya sewaktu akan mengajar adalah “saya akan menggunakan media apa dalam pengajaran materi hari ini ??..”
Dari kutipan artikel yang dibuat oleh bapak hanyalah perbedaan antara guru primitif dan guru modern dalam arti sederhana. Akan tetapi arti dari penggunaan media dalam pertanyaan diatas yaitu bukan saja media teknologi saja, namun bagaimana seorang guru mengeluarkan kemampuannya untuk mengunakan media-media atau peralatan yang disediakan oleh suatu lembaga, walaupun media atau peralatan tersebuk bukan bentuk eletronik.
Menjadi tolak ukur, dikatakan seorang guru primitif atau modern tidaklah sama, karena seperti yang kita ketahui kemampuan persediaan sarana dan prasarana setiap sekolah berbeda-beda. Seorang guru yang mengajar didaerah pendalaman yang sekolahnya tidak mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap, berbeda dengan guru yang mengajar disekolah yang mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap, sehingga ia bebas menggunakan media dalam mengajar.
Dari pernyataan atau kenyataan yang saya paparkan diatas, jadi kita tidak bisa mengatakan bahwa guru yang mengajar di sekolah yang tidak mempunyai media dalam arti media teknologi adalah guru-guru yang primitif. Dan sebaliknya bagi guru yang mengajar disekolah yang medianya tercukupu adalah guru-guru yang modern.
Menurut pendapat saya, orang guru yang modern adalah guru yang tingkah lakunya sesuai dengan budaya tempat ia tinggal, akan tetapi mempunyai pemikiran yang luas atau think globality. Selain itu, guru modern adalah guru yang memahami kebutuhan siswa atau siswinya.

11 07 2009
UUS FIRDAUS

setelah saya membaca cerita di atas, bahwasannya memang benar karena pada zaman dahulu teknologi memang belum berkembang dan dalam proses belajar mengajar pula memang tidak banyak menggunakan media mungkin hanya terbatas pada media media audiosaja sedangkan pada zaman sekarang ini teknologi sudah maju dan berkembang. jadi apa yang dikatakan guru pada zaman dahulu itu apa adanya karena apa yang mesti dipakai atau media apa yang mesti digunakan untuk menunjang dalam proses belajar mengajar. dan sekarang ini guru dituntut untuk bisa menguasai IT karena dalam realitas sebenarnya sekolah-sekolah elit atau sekolah-sekolah pada umumnya telah menyediakan lab komputer dan jaringan internet, maka bagiamana jika guru tidak bisa menguasai IT??dan pada akhirnya mesti bisa menguasainya dan boleh dikatakan guru sekarang ini adalah guru modern.

11 07 2009
Rahmawati MS/106011000150/PAI

jika saya menjadi guru nanti, saya akan menjadi guru yang modern. di era globalisasi ini peran tekhnologi sangat penting termasuk dalam bidang pendidikan. seorang guru dituntut untuk dapat memanfaatkan berbagai media dalam penyampaian materi. namun, media tersebut harus cocok dengan materi yang diajarkan agar tercapainya tujuan pembelajaran. saat ini sudah selayaknya kalau media tidak lagi hanya kita pandang sebagai alat bantu belaka bagi guru untuk mengajar, tetapi lebih sebagai alat penyalur pesan dari pemberi pesan (guru, penulis buku dsb) ke penerima pesan (siswa/pelajar). sebagai pembawa pesan, media tidak hanya digunakan oleh guru tapi yang lebih penting lagi dapat digunakan oleh siswa. oleh karena itu sebagai penyaji dan penyalur pesan dalam hal-hal tertentu media dapat mewakili guru menyampaikan informasi secara lebih teliti, jelas dan menarik.

12 07 2009
nursyamsiyah (PAI)

Menurut saya guru yang modern itu harus bisa mengenal dan mengetahui proses belajar mengajar mengggunakan alat teknologi yang serba modern, karena murid yang menerima pelajaran dari gurunya akan lebih mengenal dalam pelajaran yang disertai dengan media seperti, OHP, LCD, komputer dan lain sebagainnya. Dan saya sebagai calon guru PAI yang akan siap mengajar dimasyarakat butuh ilmu yang banyak dan pengetahuan yang luas sehingga media yang saya ajarkan pada murid tidak kuno. Alhasil saya siap belajar jadi guru yang modern. Dan menurut bapak bagaimana dengan cara-cara guru yang modern dan efektif mengajarkan pada anak didik yang besok saya ajarkan.

12 07 2009
Jurahman namar (PAI/10601100111)

Primitif apa moderen ya…???

moderen…..primif,,,,,,??? sebagai seorang mahasiswa jurusan pendidikan dan tentunya yang akan menjadi seorang pendidik maka pertanyaaan apakah saya seorang guru yang primitif atau modern tentunya harus saya jawab
Sebagai masyarakat sosial yang hidup pada zaman tekhnologi informasi yang canggih dan tentunya era globalisasi yang mana setiap detiknya menyajikan informasi yang edukatif baik posotif maupun negatif tentunya maka mau tidak mau saya berhadapan dengan tekhnologi itu, dan saya merasakan kemudahan dengan adanaya teknologi informasi yang mana kita dapat tau apa yang terjadi di manapun itu dan juga segala sesuatu yang mustahil kita ketahui dengan indara telanjang, yakni tanpa bantuan perantara-peranta yang memudahkan.
guru moderen dalalm sudut pamdang saya adalah seoraga guru yang dapat memanfaatakan seagala media-media yang disediakan oleh zaman moderen untuk memudahkannya dalam mengantarkan pelajaran kepada peserta didiknya.
bagi saya media dalam pembelajara juga mengefisienkan dan mengefektifkan pembelajaran disekolah-sekolah yang mana terbatas oleh ketersediaanya jam pelajaran sehingga dengan pemilihan media yang tepat maka bahan ajar akan optimal dengan waktu yang mepet….!!!!
jadi pada zaman sekarang tidak ada alasan untuk tidak menjadi guru yang moderen dan itu menjadi suatu keharusan untuk mengefektifkan kegiatan belajar mengajar dan juga keberhasilan dalam pencapaiannya
jadi setelah saya menimbang dan merenung maka saya lebih condong untuk menjadi seorang GURU YANG MODEREN dari pada yang primitif karena lebih menguntungkan dan lebih menjadikan saya seorang tenaga pengajar yang profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman dan informasi global guna memajukan pendidikan yang berkembanga si indonesia ini

12 07 2009
pratiwi06

Nama : pratiwi khoirunnisa
Nim : 206011000075

Apakah anda seorang Guru primitif atau Guru Modern?
Jawaban:
Hidup di zaman modern seperti ini, apalagi calon-calon guru yang sekarang harus lebih bisa menggunakan media-media yang tersedia di zaman moderen ini. pengajar yang profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman akan memajukan pendidikan.
saya lebih condong menjadi seorang guru yang modern karena bagi saya guru yang primitif itu sekarang ini sudah sangat terbelakang. oleh sebab itu perkembangan zaman dan media yang semakin canggih guru harus bisa menggunakan media-media yang telah tersedia.
Pada zaman sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak menjadi guru yang moderen, karena disamping harus lebih pintar dari murid-muridnya, guru juga harus bisa menjadi seniman ulung yang bisa memanfaatkan media untuk melengkapi penyampaian pesan/pelajaran yang baik kepada siswa-siswi disekolah.

12 07 2009
Hasan

HASAN PAI 106011000126
SAYA merasa adalah guru yang bersifat tradisional karena saya masih memiliki pandangan bahwa guru adalah segala sumber pengetahuan ..di samping itu saya juga tidak pandai memanfaatkan teknologi yang ada. mungkin itulah sebabnya saya TL dalam mata kuliah media pembelajaran . tapi saya akan berusaha untuk menjadi guru modern dengan belajar memanfaatkan teknologi yang ada sehingga pekerjaan saya jadi lebih efektif dan efisien

12 07 2009
Erwin_106011000086_PAI

Saya adalah seorang Mahasiswa yang Insya Allah akan menjadi guru Modern karena di mulai dari sekarang saya harus mempersiapkan diri saya untuk menjadi seorang pengajar yang profesional . baik diketahui dengan adanya tekhnologi, itu merupakn suatu perantara yang dapat membantu seorang guru untuk menjelaskan suatu mata pelajaran. sehingga pelajaran yang disampaikan seorang guru dapat diterima dengan baik oleh siswa-siswanya. sehingga tercapailalah tujuan pendidikan itu sendiri…..mengajarkan dengan berbagai metode….pendekatan….alat & bahan yang berbeda-beda dalam mengajar itu disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa dan sekolah sehingga pelajaran yang disampaikan lebih bermakna!!!!

13 07 2009
Iin Inayah

Nama : Iin Inayah NIM : 207011000707 Jurusan: PAI IVb Non Reguler
Insyaallah saya akan menjadi guru yang modern, karena menyangkut hal yang modern berarti tidak lepas dari yang namanya teknologi informasi dalam penyampaian pengajaran pembelajaran. Seseorang akan dikatakan sebagai guru yang modern, apabila dalam penyampaian pengajarannya ditinjau oleh sarana, prasarana, serta fasilitas yang amat sangat mendukung dalam proses pembelajaran. berbeda dengan guru yang primitif selalu serba kekurangan sarana, prasarana maupun fasilitas dalam pengajarannya. mungkin banyak guru yang modern pada saat ini dalam mengajarkan materi menggunakan media pembelajaran seperti OHP, Laptop maupun LCD Proyektor, berbeda hal dengan guru yang primitif yang mungkin tidak mengenal sama sekali media pembelajaran tersebut

13 07 2009
Abdul Rohim (PAI)

Guru modern atau Guru primitif?
Guru adalah seorang yang sangat berpengaruh dalam kemajuan bangsa. terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang sangat identik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. jadi untuk menjadi seorang guru yang propesional yang mampu untuk mengantarkan peserta didiknya dalam menghadapi tantangan zaman, haruslah menjadi guru modern yang terbuka terhadap hal-hal yang baru yaitu dengan penguasaan pada produk-produk teknologi seperti komputer, internet, leptop LCD dan lain sebagainya, yang bertujuan untuk mempermudah peserta didik dalam memahami pelajaran dengan efektif dan efisien.
lain halnya guru yang masih primitif yang masih mengandalkan buku pelajaran dan kemampuannya sendiri tanpa dibarengi dengan wawasan dan ilmu pengetahuan yang modern dan bisa mengakibatkan peserta didik yang tidak terbuka terhadap hal-hal yang baru dan tidak kritis terhadapnya.
Oleh karne itu saya selaku mahasiswa yang mengetahui akan pentingnya IPTEK, saya akan manjadi Guru yang modern yang bisa menjadikan peserta didik berwawasan yang luas dan tidak GAPTEK terhadap teknologi yang berkembang.

13 07 2009
shofhal jamil ali (PAI)

Menurut pendapat saya…
seorang guru itu harus memiliki keterampilan yang sangat luar biasa karena yang demikian itu untuk mempermudah dari pada kerja (tugas) si guru tersebut. bagaimana jikalau guru itu tidak mempunyai keterampilan maka waktunya tersebut itu akan habis digunakan untuk menjelaskan kepada siswanya saja. tentu yang demikian itu sangat sukar sekali untuk kita jumpai di zaman yang sudah semakin modern ini. kalau pun ada berarti guru tersebut masih menggunakan metode pada zaman dahulu.
dengan berkembangnya zaman yang semakin modern tentu saja teknologi itu sangat mempermudah bagi si guru khususnya dalam dunia pendidikan dan umumnya pada orang banyak.
kalau di beri pilihan tentu saya ingin menjadi guru yang modern karena yang demikian itu mempermudah daripada tugas saya, karena semua media sudah terpenuhi pada zaman sekarang ini. dan sangat berbanding terbalik dengan yang ada pada zaman dahulu.
Wallahu A’lam bisshowab…

13 07 2009
FAHRURROZI (PAI)

Menurut saya,,,,,,,,

Di zaman era globalisasi ini tentu terpengaruh dalam dunia pendidikan, oleh karna itu seorang guru yang propesional mengetahui tentang masalah guru moderen atau primitif,,,,,,,

pada seoarang guru yang mempunyai kreativitas yang tersendiri untuk kemajuan dunia pendidikan, untuk mengajar kepada anak didik,,,,,,,,

ada seorang yang berpendapat tentang masalah tahun 2000 atau disebut zamanya elektronik, bahwasannya seorang yang ingin melihat dunia pendidikan, selain demikian itu sejarah pendidikan yang terdahulu akan lebih maju kalaw dibandingkan dengan zaman sekarang,,,,,,

oleh karna itu saya ingin sekali akan kembali pada masa lalu,karena pada zaman itu dahulu islam lebih maju pada masa terdahulu,,,sedangkan yang kita miliki terhadap dunia pendidikan sekarang seakan-akan gurunya atau muridnya yang bermasalah itu yang sangat besar dengan pertanyaan-pertanyaan,

zaman sekarang yang serba eloktronik maka demikian itu dampak negatif dan positif akan terpengaruh yang sangat tergantung kepada anak didik,,,

jangan pantang nyerah walawpun sampai sa’at ini belum ada pergerakan oleh pemerintah,dan jangan pesimis,oleh karena itu kembali p[ada zaman moderen,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

15 07 2009
AAN SUPRATMAN 106011000687 (PAI)

menurut saya saya adalah guru modern, karena saya dilahirkan di zaman modern. segala sesuatu sudah ada atau adanya teknologi yang sangat canggih, maju dan sangat mantap. contohnya, adanya komputer, TV, laptop, alat transportasi yaitu untuk memudahkan pekerjaan manusia. dengan adanya hal tersebut, maka dikategorikan saya adalah guru modern.

15 07 2009
SURYA SYAFAR KHOER 106011000191 PAI

untuk menjawab pertanyaan tersebut secara objektif, perlu adanya analisis terlebih dahulu. karena kita tidak akan mengetahui kapasitas kita sebagai seorang guru. namun tidak ada salahnya sebelum kita mengetahui kapasitas kita yang sesungguhnya, kita memiliki optimisme yang tinggi atau katakanlah sebuah cita-cita. guru masa kini atau pun masa yang akan datang harus memiliki kompetensi di berbagai bidang, karena semakin maju waktu semakin maju pula pola pikir dan kemampuan seseorang. manusia saat ini sangat jauh berbeda dengan manusia zadul (zaman dulu). ini dikarenakan oleh perkembangan dalam segala bidang baik ilmu maupun teknologi.
nah tinggal kita mau menyikapinya bagaimana!!!! jika di tanya kamu guru yang moderen atau primitif? saya akan menjawab bahwa saya merupakan guru primitif yang berusaha untuk menjadi guru yang modern. mengapa demikian? karena saya menyadari bahwa kriteria seorang guru yang modern itu sangat kompleks. sangat naif bila dikatakan guru yang tidak menggukakan teknologi dalam proses belajar merupakan guru yang primitif. oleh karena itu, perlu adanya kesadaran di semua pihak dalam menyikapi paradigma yang slama ini melekat dalam diri kita. semoga kita semua menyadari akan perkembangan manusia sesuai dengan perkembangan zaman dengan mengembangkan pola pikir kita. majulah pendidikan indonesia!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

15 07 2009
SARTIKA DEWI 106011000021 PAI

menyikapi pertanyaan di atas, masih memerlukan penjelasan yang labih dalam tentang makna modern dan primitif. apakah seseorang yang telah menggunakan teknologi seperti saat ini dikatakan orang yang modern! dan juga apakah orang yang hidup di zaman modern ini dikatakan orang yang modern. ini telah menjadi sebuah dilema. bagi saya kata modern jangan diartikan dengan sempit. namun saat ini saya mencoba mengungkapkan hal yang sesungguhnya bahwa orang yang modern itu tidak hanya diartikan sebagai orang yang menggunakan alat-alat modern, akan tetapi adanya kesadaran dalam mengembangkan (kaitannya dengan pendidikan) model pembelajaran. jadi apalah gunanya sebuah fasilitas modern jika tidak menguasai cara oprasionalnya, tidak memiliki sasaran dan lainnya.
maka dengan memiliki kemampuan tersebut lah kita dapat dikatakan sebagai seorang (guru) yang modern.
menyinggung masalah primitif, seperti apa yang telah saya sebut tadi bahwa orang yang hidup di zaman modern pun dapat dikatakan orang yang primitif, jika ia hanya memposisikan ilmu dan teknologi sebagai suatu alat yang dapat digunakan saja tanpa adanya keinginan untuk mengembangkan atau memanfaatkan teknologi sebagai sebuah alat yang dapat memberikan jalan yang lebih mudah.
dengan demikian penggunaan teknologi bukan hanya terbatas pada pengoprasiannya saja akan tetapi adanya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yaitu sebagai solusi dalam memberikan jalan yang lebih mudah, efisien, dan fleksibel.

15 07 2009
lina Marlina (106011000009) PAI

untuk menjawab pertanyaan diatas perlu di telusuri bahwa menjadi guru tidak mudah. perlu kita ketahui bahwa menjadi guru modern ataupun guru premitif itu banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi. tapi kalau menurut saya, lebih naik menjadi seorang guru yang modern karena itu sangat diperlukan dalam sekolah. semakin meningkatnya kualitas guru, semakin meningkat pula prestasi belajar siswa. pada zaman yang modern ini banyak guru yang berlomba-lomba menggunakan media pengajaran agar siswanya mencapai tujuan pembelajaran yang baik. sedangkan apabila pada zaman modern ini kita masih menjadi guru yang premitif, otomatis siswa tidak akan mencapai suatu tujuan pembelajaran dengan mudah, karena guru-gurunya masih mengikuti cara-cara pembelajaran zaman dahulu. oleh karena itu, sebaiknya guru sekarang itu harus berusaha menjadi guru yang modern dengan menggunakan media atau metode yang mudah dipahami oleh siswa dan memanfaatkan waktu yang sebaik-baiknya dalam pembelajaran. guru yang modern itu bukan hanya guru yang harus menggunakan media saja, akan tetapi guru yang modern juga harus menjadi motivator, vasilitator maupun pembimbing yang baik bagi siswanya.

15 07 2009
SITI ROMAETI (106011000023) PAI

Untuk memberika suatu komentar mengenai guru modern atau guru primitif saya lebih cenderung kepada guru modern, karena menurut saya……..di jaman yang sudah modern ini seorang guru harus bisa menggunakan alat media yang berbentuk audio, audio visual,LCD, maupun media yang lainnya yang dapat membantu dalam belajar mengajar di kelas. dengan menggunakan media guru dapat terbantu untuk mengajar. dengan adanya alat teknologi yang sudah modern ini dapat mempermudah proses belajar mengajar dikelas.
pada jaman modern sekarang ini semua murid sudah dapat mengenal alat teknologi untuk mempermudah peserta didik dalam belajar.
dengan berkembangnya zaman yang semakin modern tentu saja teknologi itu sangat mempermudah bagi si guru khususnya dalam dunia pendidikan dan umumnya pada orang banyak.
jika di zaman sekarang kita masih cenderung kuntuk menjadi seorang guru primitif, maka kita akan ketinggalan jauh oleh guru yang sudah menggunakan alat teknologi, guru primitif dalam mengajar hanya dapat menggunakan metode ceramah, mereka tidak mengenal alat media.

maju terus pantang mundur……………..SEMANAGAT………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

17 07 2009
yuliana ayuningtyas/106015000478/PAI

Saya ingin jadi guru modern, alasannya karena guru modern itu adalah guru yang mengikuti perkembangan zaman, diantaranya bisa mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang diatur oleh Undang-Undang Pendidikan yang diatur oleh guru yang dituntut untuk memajukan pendidikan dari jenjang TK sampai perguruan tinggi.
Dampaknya anak-anak yang diajar oleh guru modern sangat baik dan bagus hasilnya bisa diterapkan dijenjang berikutnya. Guru modern pada zaman sekarang ini sangat diperluan, karena guru itu sebagai panutan di masyarakat, kalau guru zaman sekarang tidak menguasai perkembangan zaman di anak didik hasilnya kurang bagus.
Apa lagi di saat sekarang ini bangsa Indonesia harus bisa menguasai lebih dari tiga bahasa dan mampu mengoperasikan alat-alat elektronika yang serba modern, maka dari itu guru modern pasti mampu menguasai perkembangan alat-alat canggih, terus guru itu mengajarkan kepada anak didiknya. Anak-anak yang cerdas cepat memahami diajar oleh guru profesional itu nantinya anak-anak itu akan menjadi anak penerus bangsa dan harapan para orangtuanya kalau anak-anak Indonesia ini cerdas pasti negara makmur.

18 07 2009
Ahmad Hozaini Pai Non Reg206011000019

menghadapi pertanyaan demikian saya sebagai calon guru menganggap bahwa guru primitif adalah guru yang hanya menggunakan satu metode yang telah umum kita kenal yaitu ceramah dan dengan media yang umum pula seperti papan tulis, spidol, dan globe. Sedangkan bagi guru modern menganggap profesinya adalah sebagai seniman ulung yang memakai bermacam-macam metode yang telah ada selain itu bagi guru modern juga menggunakan media-media yang telah ada seperti visual, audio visual. Zaman sekarang informasi sudah berkembang tidak hanya menuntut pada kredibilitas seorang guru tapi juga menuntut anak muridnya berlaku seperti gurunya, misal dengan adanya media internet sehingga memudahkan siswa dalam menerima segala penugasan guru. Selain itu menggunakan berbagai macam metode-metode yang tidak hanya itu-itu saja yakni ceramah.
sehingga akhirnya saya berkesimpulan kalau untuk sekarang saya masih bersikap primitif dan untuk ke depannya saya membutuhkan bimbingan dari seorang pendidik senior seperti bapak sehingga nantinya saya tetap menjadi guru modern namun tak pula mengabaikan yang primitif tersebut

18 07 2009
Ahmad Hozaini Pai Non Reg206011000019

menghadapi pertanyaan demikian saya sebagai calon guru menganggap bahwa guru primitif adalah guru yang hanya menggunakan satu metode yang telah umum kita kenal yaitu ceramah dan dengan media yang umum pula seperti papan tulis, spidol, dan globe. Sedangkan bagi guru modern menganggap profesinya adalah sebagai seniman ulung yang memakai bermacam-macam metode yang telah ada selain itu bagi guru modern juga menggunakan media-media yang telah ada seperti visual, audio visual. Zaman sekarang informasi sudah berkembang tidak hanya menuntut pada kredibilitas seorang guru tapi juga menuntut anak muridnya berlaku seperti gurunya, misal dengan adanya media internet sehingga memudahkan siswa dalam menerima segala penugasan guru. Selain itu menggunakan berbagai macam metode-metode yang tidak hanya itu-itu saja yakni ceramah.
sehingga akhirnya saya berkesimpulan kalau untuk sekarang saya masih bersikap primitif dan untuk ke depannya saya membutuhkan bimbingan dari seorang pendidik senior seperti bapak sehingga nantinya saya tetap menjadi guru modern namun tak pula mengabaikan yang primitif tersebut

Salam Damai!!!!!!!!!!!!!!!!

A. Hozaini

21 07 2009
MUBIN NURDIANSYAH (PAI)

Apakah Saya Guru Primitif atau Guru Modern

Seiring perkembangan iptek semakin maju dan terus berkembang maka seketika itulah seorang pendidik yang prefosional dituntut menunjang media pembelajaran yang lebih baik lagi, maka dari situlah saya menyadari tidak mudah merubah paradigma guru dari primitive menuju guru yang modern, membutuhkan kerja keras dan usaha yang semakin baik lagi dari sebelumnya, saya pun sekarang masih dalam taraf seorang pendidik atau guru primitif menuju kepada kemoderenan yang tak mungkin dipungkiri karna guru yang modern memang sangat dibutuhkan dalam memunjang kafabilitas personal seorang guru menjadikan seorang peserta didik lebih maju kedepan menuju masa depan yang gilang gemilang, yang dibutuhkan untuk memajukan agama bangsa dan Negara.

21 07 2009
MUH RIFKI HIDAYAT (106011000122)

setelah saya membaca artikel bapak zamris habib diatas. menurut saya, saya adalah seorang guru yang modern dengan pertimbangan bahwa saya saat ini menghirup udara secara sadar di zaman yang setiap detik, menit bahkan jam telah terjadi perubahan-perubahan dan kemajuan terhadap teknologi. pertimbangan ke dua, sikap welcome saya terhadap teknologi hal ini karna agar saya tahu dan terus tahu serta tidak gaptek booo.
pertimbangan ke tiga, secara penyampaian materi terhadap anak bimbingan saya, saya kadang menggunakan istilah Betawi punya “sasume” satu sumber berame-rame seperti kaset dan film / vidio.
hal ini dilakukan agar tercipta suasana dalam pembelajaran mereka tidak merasa jenuh, suntuk dan bosan bahkan tidakmenzhalimi mereka dalam penyampaian dan pemberian materi yang memang hak mereka……
yang penting tercipta suasana happy fun……
terima kasih atas perhatiannya……….
wassalam……………………………………………………………………………………..
by, rifki ca’em

26 07 2009
nurhadi 10601100142

assalamualaikum wr.wb

menurut saya, saya adalah seorang guru yang primitif yang menuju kepada guru yang modern karna saya mengikuti perkembangan teknologi dizaman yang serba canggih seperti sekarang ini, menurut saya media itu sangat menunjang sekali dalam proses belajar mengajar,karna media dapat mempercepat proses belajar mengajar dan hasilnya juga sangat efektif , saya kira semua guru yang ada di indonesia ini harus menggunakan media untuk proses belajar mengajar karna tanpa media bangsa kita ini akan semakin ketinggalan dengan bangsa lain.

terima kasih atas perhatiannya………

wassalamualaikum wr.wb

27 07 2009
Ahmah Hudori. PAI

Assalamu’alaikum. wr. wr.
Setelah saya membaca artikel bapak. Menurut saya, saya termasuk guru yang modern karena saya telah memiliki kemampuan untuk menggunakan alat-alat teknologi misalnya komputer. Sebab pengetahuan untuk dapat menggunakan alat teknologi seperti komputer misalnya sudah menjadi suatu keharusan dengan majunya zaman. Jangan sampai ketinggalan zaman bahasa gaulnya, karena kalau kita ketinggalan zaman dan tidak banyak tahu tentang teknologi maka kita akan tertinggal jauh. Jelas sekali semua guru-guru pada zaman ini telah menjadi guru modern dengan diperintahkan membuat RPP yang menggunakan komputer bukan mesin ketik lagi. sekian komentar saya. Terima kasih atas perhatiannya
Wassalamu’alaikum. wr. wb.

2 08 2009
HAMDILLAH PAI (106011000098)

assalamu’alaikum pak…!
salam hormat sy ralat comment pak…!
menurut hemat sy primitif identik dengan zadul(zaman dulu) sedangkan modern mengikuti arah perkembangan zaman baik dari segi pengetahuan maupun kemajuan dibidang tekhnologi.
setelah membaca ulang artikel di atas seorang guru modern harus pintar menggunakan berbagai media pebelajaran sebagai insrument penunjang agar proses belajar bengajar tidak terkesan menjenuhkan bagi peserta didik.
seirama dengan berkembangnya tekhnologi maka menjadi suatu keharusan untuk para pendidik dalam menguasai sarana tersebut untuk membantunya dalam proses transfer pengetahuan kepada pesrta didik.
dalam hal ini saya pribadi memandang bahwa karena belum sepenuhnya saya menguasai perangkat dunia elektronik secara utuh, dalam artian masih sedang berproses untuk menjadi guru yg modern….
saya kira demikian pak,,
wassalamualaikum wr.wb

2 08 2009
Syamsul Maarif (UIN PAI)

Salut untuk bapak? Setiap membaca artikel yang anda buat membuat kami beimajinasi dan menuntut kembali menganalisis kembali yang terkadang sepele tapi penting.
Jikaulau kita melihat dari ungkapan Oemar Hamalik setidaknya guru mempunya 4 kompetensi dasar. Guru harus memiliki kepribadian yang baik (sisi personal), Profesional, spesialis pada mata pelajaran yang diminatkan atau yang difokuskan, dan sosialis tinggi. Apabila menyikapi dari 4 kompetensi ini telah dimiliki menurut hemat saya sudah dikatakan sebagai guru modern.
Selanjutnya mengomentari guru primitif, saya lebih cocok menyimpulkan seorang guru yang konservatif. Media yang ada, dijadikan alat pengancam yang mematikan dengan asumsi pengaruh globalisasi. Iya, tapi kita dapat selektif dalam sistem penyaringan yang ada. Intinya seorang dikatakan modern ia mengerti apa kepentingan sekarang, kedepan yakni berbeda dengan masa lalu ketika guru tsb sekolah dengan alat seadanya.
Peranan Media, Pasti …
Walau sekarang masih digembleng abiz-abizan sama bapak.
Progres …Yoi,
Inovatif … Pasti,

14 11 2009
ira robyanti

Saya ga tahu seberapa penting jadi guru modern atau primitif??? Menurut hemat saya guru modern atau guru primitif tidak jadi masalah. pandangan saya guru yang paling penting adalah profesinal, bertanggungjawab terhadap pendidikan anak didiknya dan berwawasan global. menurut saya menjadi guru bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak didiknya. sebagai contoh kehidupan orang miskin dengan orang kaya, orang miskin bertanya hari ini apa makan??? sementara mereka orang kaya bertanya makan apa hari ini bahkan makan dimana??? seperti yang bapak ungkapkan diatas guru primitif, apakah saya akan menggunakan media atau tidak? dan guru modern saya akan menggunakan media apa dalam materi ini. jadi memang sangat jauh perbedaanya tapi saya yakin guru primitif lebih mulia bila guru tersebut bertanggungjawab atas apa yang diberikan kepada anak didiknya. daripada guru modern yang hanya mementingkan kemajuan dirinya sendiri daripada kemajuan anak didiknya.
Harapan saya, karena saat ini saya belum jadi guru maka saya berharap seandainya saya kelak menjadi guru saya ingin menjadi guru yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jaman, dan menjadi guru yang profisinal dan bertanggungjawab terhadap profesi saya. (guru primitif yang modern)

14 11 2009
ira robyanti, SB

Saya ga tahu seberapa penting jadi guru modern atau primitif??? Menurut hemat saya guru modern atau guru primitif tidak jadi masalah. pandangan saya guru yang paling penting adalah profesinal, bertanggungjawab terhadap pendidikan anak didiknya dan berwawasan global. menurut saya menjadi guru bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak didiknya. sebagai contoh kehidupan orang miskin dengan orang kaya, orang miskin bertanya hari ini apa makan??? sementara mereka orang kaya bertanya makan apa hari ini bahkan makan dimana??? seperti yang bapak ungkapkan diatas guru primitif, apakah saya akan menggunakan media atau tidak? dan guru modern saya akan menggunakan media apa dalam materi ini. jadi memang sangat jauh perbedaanya tapi saya yakin guru primitif lebih mulia bila guru tersebut bertanggungjawab atas apa yang diberikan kepada anak didiknya. daripada guru modern yang hanya mementingkan kemajuan dirinya sendiri daripada kemajuan anak didiknya.
Harapan saya, karena saat ini saya belum jadi guru maka saya berharap seandainya saya kelak menjadi guru saya ingin menjadi guru yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan jaman, dan menjadi guru yang profisinal dan bertanggungjawab terhadap profesi saya. (guru primitif yang modern)

15 11 2009
Mawaddah (SB)

Mawaddah/PAI/V/UMJ

Sebelum mengetahui apakah saya guru primitif atau modern, saya akan menjelaskan arti dari guru primitif dan guru modern tersebut.
Guru primitif adalah guru yang mengajarkan nya masih menggunakan paradigma lama atau model zaman kuno yang masih sangat sederhana. Sedangkan guru modern adalah guru yang cara mengajarnya menggunakan model-model yang terbaru atau mutakhir. Jadi perbedaan guru primitif terletak pada media yang digunakan. Kalau guru primitif masih menggunakan cara tradisional seperti dari bahan-bahan bekas/alam, karena kurang mengerti/menguasai alat teknologi. Sedangkan guru modern cara mengajarkan menggunakan alat-alat teknologi, mengetahui hal-hal yang baru tentang teknologi.
Sebelum saya kuliah di UMJ, dulu saya pernah mengajar TK. Semenjak saya mengajar kebanyakan saya masih menggunakan metode ceramah dan cara tradisional, seperti dari bahan-bahan bekas/dari alam sebagai bahan media. Walaupun waktu itu saya masih sangat sedikit menggunakan cara-cara modern seperti komputer, karena keterbatasan sarana dan prasarana.
Untuk menjadi seorang guru yang profesional serta modern bukan hal yang mudah. Seiring dengan semakin majunya perkembangan zaman, seorang guru dituntut untuk bisa menguasai alat teknologi, mempunyai wawasan yang luas, banyak membaca, kreatif serta mengetahui hal yang baru tentang informasi teknologi. Supaya peserta didik yang kita ajarkan lebih bersemangat serta tidak jenuh dalam belajar.
Tetapi setelah saya kuliah hingga seterusnya, saya termotivasi untuk dapat memanfaatkan warung-warung internet yang ada, bahwa alat teknologi memang sangat penting dan diperlukan untuk membantu kelancaran pekerjaan. Maka mulai sekarang saya akan berusaha untuk menjadi guru yang profesional serta modern, walaupun kadang masih banyak hambatannya, guna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

15 11 2009
nida fauziah,SB

ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB
Setelah membaca artikel bapak,saya dapat memberikan komentar tentang guru primitif atau guru modern???????kalau guru primitif adalah guru yang cara mengajarkannya dengan alat2 yang seadanya seperti dengan menggunakan papan tulis kapur,dan cara penyampaian dalam mengajar menggunakan metode ceramah saja,guru primitif ini hanya mengacu kepada zaman dahulu,sedangkan guru modern adalah guru yang bisa dibilang guru yang prefesional,dimana cara mengajarnya menggunakan alat2 teknologi yang modern seperti : LCD, VIDEO,INTERNET DAN MODEL DISKUSI.
Kalau saya harus memilih antara guru primitive atau guru modern?????????????????????
Saya akan menjawab memilih kedua2nya,karna kalau hanya menjadi guru modern tidak kemungkinan hanya menggunakan alat2 teknologi,tapi bisa menggunakan cara yang di gunakan oleh guru primitif contohnya seperti menggunakan metode ceramah ,tapi saya akan berusaha menjadi guru modern karna guru modern akan membimbing peserta didik akan lebih maju dan berkembang dimasa depan yang akan datang.dan kalau ditanya dari artikel bapak,apakah nanti mengajar menggunakan media atau tidak??????tentunya saya akan menjawab,menggunakan media,karna bila saya nanti menjadi guru saya akan mengikuti perkembangan masa sekarang.
WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

16 11 2009
fitria yuniar.PAI .SB

Ass. GURU PRIMITIF, menurut saya adalah guru yang cara mengajarnya masih menggunakan metode lama tanpa menghiraukan atau tidak mau menggunakan/memanfaatkan IPTEK. guru model seperti ini tidaklah cukup untuk memberikan pelajaran, dimana siswa/i sekarang lebih tertarik menggunakan media pembelajaran yang menurut mereka canggih atau maju.
sesuai dengan perkembangan zaman itu pula guru juga dituntut menguasai atau memahami cara menggunakan IPTEK tersebut, contoh kecil: guru tidak hanya diruang kelas saja memberikan pelajaran, tetapi guru bisa berkreatif dengan cara menggunakan jaringan INTERNET untuk memberikan pelajarannya. jadi murid akan terbiasa menggunakan sarana tersebut dan tidak ketinggalan dalam perkembangan IPTEK.SAYA TERMASUK GURU YANG MODERN, karena saya tahu bagaimana strategi dan metode mengajar dimana saya menggunakan INTERNET sebagai media pembelajaran untuk murid. banyak manfaat yang akan dirasakan oleh murid jika dapat menggunakan sarana ini, dimana murid tidak akan canggung lagi menggunakan sarana ini juga menambah pengetahuan mereka dalam IPTEK dimana semakin maju zamanya, semakin maju pula perkembangan pendidikan yang akan saya berikan.
jadi sebagai guru yang modern saya juga harus menjadikan murid lebih tahu dalam menggunakan teknologi yang setiap harinya akan terus mengalami perkembangan, agar menciptakan murid yang tidak hanya pintar tetapi juga berintelektual tinggi.

16 11 2009
nabjah.k. ain sb

sebagai seorang calon Guru, saya memiliki keinginan untuk menjadi guru moderen. sesuai dengan tuntutan zaman, tapi tidak bisa di pungkiri banyak sekali kendala yang saya alami, baik dari diri saya sendiri maupun dari pihak sekolah. bila kendala itu datang dari diri saya sendiri, saya masih bisa mengatasinya dengan terus mengembangkan kemampuan saya , selama saya belum menjadi guru sehingga ketika saya menjadi guru saya sudah menguasai media pendidikan. tapi lain halnya jika kendala itu datang dari tempat saya mengajar, jika sekolah tersebut tidak menyediakan fasilitas yang memadai maka itu merupakan suatu kendala yang menyulitkan karena hal ini berarti menuntut saya untuk bisa menyediakan fasilitas pribadi gar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan secara optimal dan sesuai dengan tujuan pendidikan.

16 11 2009
Ayu Jannah.PAI .SB

Assalamualaikum……,,
GURU PRIMITIF, menurut saya, guru yang pola pemikirannya itu masih sederhana, yang belum bisa menjadikan suatu media sebagai kebutuhan yang melekat dalam sebuah proses pembelajaran.
Jika nanti saya menjadi guru, tentunya saya akan menjadi guru yang “MODEREN” karena sebagai guru harus dapat menciptakan sesuatu yang abstrak yang bisa di konkretkan, karena guru mempunyai banyak keterbatasan dalam mengelola ataupun menyajikan pesan yang akan di sampaikan kepada murid dalam proses pembelajaran,
Dan jika nanti saya akan mengajar, tentu saya akan berkata”Media Apa Yang Besok Akan Saya Gunakan”?
dan tentunya harus sesuai dengan materi yang akan saya sampaikan. serta kondisi kelas dan waktu yang dapat mendukung atau memungkinkan, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan siswa dapat menerima materi yang disampaikan dengan mudah dimengerti dan dipahami.

16 11 2009
fanni sukmana putri (SB)

setelah saya membaca artikel bapak, saya ingin menjadi guru MODERN yang mempunyai ide untuk mengembangkan metode belajar yang akan saya gunakan dengan menggunakan media pembelajaran yang tersedia apabila saya mengajar, karena dengan menjadi guru yang modern saya dapat membuat fresh anak didik yang tadinya mungkin bosan akan menjadi tertarik dengan materi yang akan diberikan dan juga dengan melihat perkembangan zaman sekarang ini guru modern sangat dibutuhkan bagi anak didik karena dengan persaingan yang amat ketat sekali dalam dunia pendidikan maka seorang guru harus mempunyai ide ide yang briliant untuk mengembangkan pembelajaran dalam kelas agar menjadi lebih hidup. dan untuk guru primitif sebaiknya dapat mengkombinasikan cara pengajarannya dengan guru modern agar kondisi belajar anak didik di kelas tidak membosankan.

16 11 2009
Uswatun Hasanah (SB)

Assalamu’alaikum WR.WB
Setelah saya membaca artikel bapak , tentang apakah anda termasuk Guru Modern atau Guru Primitif ?????? saya sebagai calon Guru , saya akan menjdi Guru Modern karena guru yang modern yaitu guru yang mengikuti perkembangan zaman dan dalam mengajar di dalam kelas sudah menggunakan media dan alat-alat teknologi tidak hanya berpusat pada buku saja. sedangkan guru primitif , guru yang belum mengikuti perkembangan zaman dan ketika mengajar di dalam kelas hanya menggunakan buku, menggunakan metode ceramah saja dan belum menggunakan teknologi.
untuk menjadi guru yang modern dalam menggunakan alat-alat teknologi tentunya di dalam sekolah harus mempunyai fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai jika belum memadai guru harus punya inisiatif dan kreatif bagaimana mengajarkan kepada anak didik dengan cara yang modern contohnya dengan membawa bahan pelajaran yang akan disampaikan kepada anak didik dengan materi bergambar. jika sarana dan prasarana nya sudah maju saya mengajar bisa menggunakan OHP berserta transparansinya yang akan disampaikan kepada siswa. media yang digunakan terlebih dahulu dilihat dari materi yang akan disampaikan kepada siswa.
selain itu sistem yang saya gunakan didalam kelas adalah menggunakan metode yang mengaktifkan siswa dengan komunikasi dua arah ,siswa dapat mengemukakan aspirasi dan pendapatnya dengan terbuka dan terarah.
jadi didalam kelas guru hanya sebagai motivator, fasilitator dan evaluator kepada siswanya.
Wassalamu’alaikum WR.WB

16 11 2009
Maria ulfah PAI (SB)

assalamualaikum wr wb…….
setelah saya membaca artikel yang bapak buat, saya sangat tertarik karena saya dihadapkan oleh dua pertanyaan yaitu guru primitif dan guru yang modern,.
pada awalnya saya itu merasa akan menjadi calon guru yang primitif karena saya tidak menguasai tekhnolohi-tekhnologi yang canggih (gaptek). tetapi ketika saya berada di zaman modern, saya harus berusaha untuk menjadi guru yang modern karena pada zaman sekarang ini sudah banyak tekhnologi-tekhnologi yang canggih untuk pembelajaran guru terhadap murid-muridnya.
tetapi tidak hanya itu saya sebagai guru juga dituntut untuk mengetahui metode-metode pembelajaran yang baru dengan media pembelajaran yang baik dan benar supaya murid bisa mudah mengerti pembelajaran yang di gunakan oleh guru.
karena seorang guru modern itu tidak hanya mengandalkan tekhnologi yang canggih saja akan tetapi juga berusaha untuk mencari metode-metode pengajaran dan media pembelajaran yang baru untuk disampaikan kepada siswanya dengan cara penyampaian yang baik supaya muridnya bisa menerima pemahaman dengan baik pula.
terima kasih
wassalamualaikum…

16 11 2009
Sifah Fauziah (SB)

Assalamu’alaikum WR.WB
setelah saya membaca artikel tentang guru modern atau guru primitif ???
seiring perkembangan zaman yang semakin maju dan terus berkembang saya sebagai calon guru saya akan menjadi guru modern karena guru modern guru yang mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak yang menyangkut afekitf berupa pengetahuan konatif, menyangkut emosi , psikomotorik kecenderungan bertindak dalam mengajar dan bukan guru yang otoriter atau bukan guru yang primitif yang harus mengikuti kemampuan guru tanpa mendengarkan pendapat anak.
guru modern guru yang menggunakan metode konstektual yaitu berpusat pada anak, guru memberikan kebebasan untuk melakukan eksperimen atau percobaan tidak hanya mendengarkan ceramah . sebagai guru modern ketika mengajar didalam kelas menggunakan alat media contohnya audio, audio visual dan Lcd yang akan disampaikan kepada anak didik , media yang digunakan harus sesuai dengan materi pelajaran.
guru primitif hanya berpusat pada buku saja dan tidak mengikuti perkembangan zaman dan guru yang tidak menggunakan media dalam proses kegiatan belajar mengajar. sehingga dapat ilmunya dikemudian hari dan mengaplikasikannya kepada anak didik dengan baik.
Wassalamu’alaikum WR.WB

16 11 2009
Sayidatul Muawanah PAI (SB)

Assalamu’alaikum.Wr.Wb
Setelah saya membaca artikel yang bapak tulis, saya mempunyai komentar tentang bagaimana guru primitif dan guru modern, dan termasuk calon guru seperti apakah saya ini?
menurut pandangan saya guru primitif adalah guru yang pada saat mengajar berpikir apakah perlu menggunakan media atau tidak. artinya guru primitif dalam pemikirannya belum sampai kepada betapa pentingnya mengajar menggunakan media, sebab profesionalitas seorang guru terlihat bukan hanya memproduksi seorang siswa siswi menjadi pintar dan mempunyai skill, tetapi juga bagaimana mengembangkan potensi-potensi siswa menjadi aktual tentunya pengembangan potensi tesebut dapat di capai dengan cara memberikan materi disertai dengan media yang sesuai.
sedangkan guru modern dalam istilah ini saya sering kali menyebutnya dengan istilah guru profesional. seorang guru modern adalah seorang guru yang memiliki keahlian untuk mendidik dan keahlian mentransfer ilmu pengeahuan dan memahami metode-meode pembelajaran dan mampu memberikan media pembelajaran dengan baik sesuai dengan tuntutan zaman.
pendidikan yang maju tidak bisa lepas dari peran serta guru sebagai pemegang kunci keberhasilan, sebab guru mempunyai tanggung jawab menyusun strategi pembelajaran yang menarik dan di senangi siswa.
tentu saja sesuai dengan komentar saya di atas, bahwa saya berkeinginan untuk menjadi seorang guru modern, sebab ketika nanti saya menyampaikan materi tentunya di barengi dengan media yang sesuai dengan materi yang saya ajarkan, sehingga mudah di pahami oleh anak didik, dan saya akan berusaha merancang dan menyusun metode yang sesuai dengan materi agar siswa terdorong belajar dan tertarik dalam mempelajari materi yang akan saya sampaikan.

16 11 2009
Nur Syarifah SB

Bangsa yang berkualitas adalah bangsa yang maju pendidikannya. Karena pendidikan adalah penentu sebuah bangsa menjadi berkembang dan maju. Kiranya komitmen dan cara pandang seperti inilah yang seharusnya dimiliki dan tertanam dalam pikiran semua orang dalam suatu bangsa. Karena pendidikan merupakan sesuatu yang sangat vital bagi pembentukan karakter sebuah peradaban dan kemajuan yang mengiringnya. Karena itu, sebuah peradapan yang memperdayakan akan lahir dari suatu pola pendidikan dalam skala luas yang tepat guna dan efektif bagi konteks dan mampu menjawab segala tantangan zaman.
Pendidikan yang maju tidak bisa lepas dari peran serta guru sebagai pemegang kunci keberhasilan. Guru menjadi fasilitator yang melayani, membimbing, membina dengan piawai dan mengusung siswa menuju gerbang keberhasilan. Hidup dan mati sebuah pembelajaran bergantung sepenuhnya kepada guru. Guru mempunyai tanggung jawab menyusun strategi pembelajaran yang menarik dan yang disenangi siswa, yakni rencana yang cermat agar peserta didik dapat belajar, butuh belajar, terdorong belajar, mau belajar, dan tertarik untuk terus-menerus mempelajari pelajaran.
Semakin berkembangnya jaman, sedikit banyak telah berpengaruh terhadap dunia pendidikan.
Jikalau jaman dahulu guru adalah sebagai sumber ilmu, maka pada saat ini guru sebagai fasilitator bagi anak didik, karena pendidikan modern adalah pendidikan yang berorientasi kepada pengembangan kemampuan anak didik. jadi segala instrumen akan digunakan untuk mencapai tujuan itu. Baik melalui media audio maupun visual.

16 11 2009
Nursolih, SB

Assalamualaikum…
Berbicara mengenai modern dan primitif, tentu saja modern lebih baik dari pada primitif. Karena modern merupakan hasil penyempurnaan dari hal-hal yang primitif, atau bisa juga dikatakan modern adalah pengembangan dari ide-ide atau inovasi-inovasi yang baru dimunculkan .
Dikaitkan dengan pertanyaan yang ada didalam artikel, mengenai apakah anda guru modern atau guru primitif, tentu saja saya akan menjawab saya akan selalu berusaha menjadi guru yang modern. Dikatakan demikian karena pada saat ini, sebelum saya menjadi seorang guru, saya selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik diantara teman-teman yang lain, minimal menyamakan kemampuan saya dengan mereka. Saya selalu mencoba memikirkan apa yang akan saya lakukan 3 langkah kedepan. Ketika teman-teman yang lain hanya bisa menikmati sebuah lagu, saya sudah mampu menciptakan satu album lagu yang bisa dinikmati oleh teman-teman yang lainnya. Ketika teman-teman yang lain baru mulai belajar menggunakan komputer, saya sudah mampu memperbaiki komputer. Begitu pula ketika saya menjadi seorang guru, saya akan selalu berusaha mengembangkan pengetahuan dan wawasan yang saya miliki, sehingga ketika guru-guru yang lain hanya bersandar pada kurikulum yang ada, saya akan berusaha mengembangkan kurikulum yang ada, serta memadukannya dengan wawasan dan pengetahuan yang saya miliki, agar kurikulum yang saya pakai lebih baik dan siap untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman.
Terimakasih, wassalam..

17 11 2009
Sufiah Hanum Harahap (SB)

Assalamu’alaikum wr wb.
Terima kasih banyak kpd bpk zamris atas pemikirannya, yang dimana telah memberikan pencerahan kpd saya, yg dimana saya adalah salah satu calon guru.

“Aku guru Primitif atau guru Modern???” ehm… sebuah pertanyaan yg sangat bagus, yg tanpa disadar pertanyaan ini menusuk hati saya, krn saya merasa tersindir dg kata2 ini. dalam hati saya merenung apakah saya termasuk guru primitif atau guru modern…?
Namun, dalam prinsip saya… mengajar merupakan pekerjaan yg mulia dan alhamdulillah sekarang sudah banyak penelitian2 tentang pendidikan yg dimn tentang metode mengajar, tipologi belajar, karakteristik anak dll. yg mana penelitian inipun dilakukan karena demi kecerdasan anak bangsa. dengan hasil penelitian2 tsb, banyak sekali ilmu yg dapat saya pelajari sehingga saya hanya tinggal mengaplikasikannya didalam kelas. dan memang dalam mengajar menurut saya, kita perlunya penguasaan tentang metode-metode dalam mengajar dan karakterisitik siswa dalam belajar dan sudah banyaknya media belajar sesuai kemajuan zaman sehingga dalam mengajar kita dapat mix dan max metode mengajar, media belajar dan dengan karakteristik belajar siswa.

Demikianlah argumen saya, sekiranya disini saya sebagai seorang calon guru sedang berusaha menjadi seorang guru yg modern demi kemajuan Negara. karena salah satu cara memajukan negara adalah dengan mencerdasan anak bangsa dengan pendidikan sehingga anak-anak masa sekarang dapat menjadi generasi penerus dalam masa depan.

Terimakasi, Wassalamu’alaikum wr. wb.

17 11 2009
Syarifudin SB

Assalamu’alaikum wr.wb..
Setelah saya menbaca artikel Bapak, apakah saya seorang guru modern atau primitife. Saya akan menguraikan sedikit mengenai guru primitife dan guru modern. Guru primitife ialah guru yang system mengajarnya masih menggunakan metode yang lama dan masih sederhana, bahkan bisa dikatakan sistem mengajarnya dengan cara melalui pesan atau informasi kepada peserta didik, berupa bahan seperti buku. Sedangkan guru modern ialah guru yang sistem mengajarnya tidak hanya menggunakan pesan, bahan tetapi juga alat yang berupa media seperti laptop. LCD, Audio Visual dll.
Saya sebagai seorang guru, saya harus bisa memahami situasi dan kondisi diruang belajar. Kenapa anak kecil sangat senang bermain dan tidak menyukai belajar ? karena bermain itu “asyik” dan belajar tidak. Kenapa kita lebih suka mendengarkan musik ketimbang mendengarkan keterangan dari guru ? karena musik itu “asyik” dan belajar tidak.
Seorang guru modern itu ialah seorang guru yang bisa mengkombinasikan unsur “asyik” tersebut dengan mata pelajaran yang sedang diterangkan. Melalui media dalam proses pembelajaran dapat memberikan penerangan dengan cara-cara yang benar-benar mengena dipikiran dan juga emosi bagi peserta didik. Dengan adanya media tersebut sistem belajar bisa lebih praktis, simple, singkat dan cepat dan juga dapat membantu peserta didik belajar secara individual dengan lebih efektif dan efisien. Terima kasih Wassalamu’alaikum wr.wb…

Tinggalkan komentar