11 comments on “Filsafat, kenapa takut ???

  1. Saran saya sebelulm mempelajari filsafat, perkuat dulu akidah diri. Tanpa itu memang akhirnya banyak yang terjerumus. Dan luruskanlah niat. agar ketika menemui sandungan di hati bisa langsung dikembalikan kepada pegangan kita: al Quran dan Hadist.
    Wallahu a’lam bishawab.

  2. Sdri Wiwid, terimakasih komentar Anda, tetapi menurut saya kita tak perlu menunggu dulu dalam ilmu agama dan aqidah, kita juga gak tahu sedalam mana agama kita baru untuk belajar filsafat. Tapi seorang ulama Nur al Mauzun menasehati muridnya “filasafat itu samudera, bukan sembarang samudera. Orang2 yg mengarunginya sebatas tepian dan pantai2nya, akan menemui bahaya dan kesesatan. Namun mereka akan memperoleh keamanan dan keimanan apabila sampai di tengah2nya atau bagian2nya yang dalam ” Oleh karena itu beliau meneruskan nasehatnya “tinggalkanlah penelaahan yg serba kurang, kacau dan tidak tuntas. Yang demikian itu sangat berbahaya bagi akal dan keimananmu” Jad menurut saya baik belajar agama atau mendalami filsafat ya jangan setenga2, bukan menunggu satu yang lannya. Bukankah dengan mendalami filsafat akan sangat membantu sekali kita dalam menguatkan aqidah (?), Wallahu a’lam bisshawa. (zh)

  3. Telah kita lihat betapa banyak kekurangan bangsa kita yang sangat memprihatinkan yang terkadang membuat kita menjadi pesimis melihat banyak penyimpangan. tapi apalah arti penyimpangan jika kita hanya melihat kekurangan itu tanpa memberi solusi dan hanya menghakimi, jadi lebih baiklah kita menjadikan itu semua sebagai kaca perbandingan untuk kita kedepan menjadi lebih baik dan menjadi bangsa yang jujur, baik dan berhukum.

  4. Belajar filsafat,.. tanpa dasar agama dan aqidah yang kuat bisa membuat kita mengarah pada sesuatu yang menyimpang,.. berfikir secara filsafat tanpa wawasan yang luas,.. hanya mengedepankan kepada aqli saja.. tentunya kita harus tetap berkaca pada al-qur’an dan sunah.. tapi tidak berarti kita takut belajar filsafat,. ilmu apa saja jadikan sebagai wawasan sehingga kita bisa berfikir luas.

  5. Filsafat bukan ilmu yang menakutkan kok,justru kita belajar filsafat supaya kita dapat menemukan kebenaran, tentunya bila kita mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Sebenarnya tanpa kita sadari kita sudah belajar ilmu filsafat, contohnya: bila kita mendengar suatu berita yang “katanya……..” ,nah di sini tanpa kita sadari kita mempelajari filsafat sebab kita mencari faktanya apakah berita itu benar/dapat dibuktikan/logis??sebab filsafat itu kan ilmu yang mempelajari tentang kebenaran dengan berpikir secara mendalam.

  6. maksud dari blajar filsafat ialah, agar kita cinta kepada kebenaran sebagai mana arti dari filsafat itu sendiri.

    jadi dari belajar filsafat itu, kita dapat mencari fakta yang sebenar-benarnya. contohnya dalam hal agama, untuk dapat menjalankan ibadah yang benar sesuai yang dikerjakan Rasulullah, kita dapat mempelajari as-sunah.sehingga tidak ada lagi campuran antara adat istiadat dengan agama yang sebenarnya.

  7. dengan belajar filsafat kita dapat menemukan jawaban-jawaban yang banyak kita tidak ketahui, karena adanya perasaan ingin tahu yang ada pada diri manusia. banyak pertanyaan yang muncul dari persoalan hidup kita dan tanpa sadar menemukan jawaban atas berbagai pertanyaan. filsafat membahas berbagai macam persoalan manusia sehari-hari. filsafat memperluas wawasan dan pengetahuan kita, mengarahkan pada kebenaran. jadi filsafat itu indah.

  8. Belajar tentang ilmu filsafat sangat penting terhadap penalaran bagi manusia, tidak ada ilmu yang tidak berguna, semuanya saling melengkapi walaupun harus diakui pertentangan atau kontroversi dalam disiplin ilmu kerap terjadi, tak terkecuali adalah filsafat, maka haruslah mempunyai dasar agama dan aqidah yang kuat sesuai dengan nilai-nilai agama islam.

  9. Tidak ada ilmu yang tidak berguna, semuanya saling melengkapi. Walaupun harus diakui pertentangan atau kontroversi dalam suatu disiplin ilmu kerap terjadi. Tak terkecuali adalah filsafat. Apalagi filsafat adalah ilmu yang mengedepankan rasio, akal, pikiran, sehingga masalah yang tidak terlihat bisa diperdebatkan di dunia filsafat. Belum lagi ditambah filsafat adalah ilmu yang membicarakan tentang manusia, agama, tuhan,liberalisme, atheisme, marxisme, dan komunisme, yang terkadang bertentangan dengan Islam.
    Orang awam yang tidak mempelajari filsafat, pasti kalau mendengar langsung nyambung ke Atheis. Begitu juga sebaliknya. Padahal sih tidak begitu juga, filsafat bukan ilmu yang sesat. Karena filsafat ilmu yang selalu mencari kebenaran dan tujuannya supaya hidup manusia semakin baik…

  10. filsafat adalah berpikir secara mendalam tentang kebenaran segala sesuatu. dengan filsafat kita dpt berfikir seluas-luasnya tentang segala hal. Kita dapat berkiblat kepada pemikiran siapa saja (para filsuf) untuk mengungkapkan segala hal. Hanya saja untuk hal-hal yang berkaitan terhadap ketuhanan kita berkiblat pada filsuf muslim. Hal ini untuk menghindarkan dari sikap atheisme. so.. kita sebagai generasi muda, harus banyak belajar.. belajar ..dan belajar lagi!!. Diantaranya adalah mempelajari filsafat. Agar generasi kita lebih terbuka pemikirannya, dan juga sebagai senjata apabila diera globalisasi ini kita akan berbaur dengan orang-orang dari belahan dunia yang lain. Yang notabene berbeda cara berfikir dan pandang mereka. Buka mata, buka hati, buka pikiran…

  11. berbicara filsafat….filsafat ialah ilmu yang membahas tentang kebenaran segala sesuatu/ilmu berfikir.jadi seseorang yang tanpa di dasari agama atau aqidah yang kuat dalam mempelajari filsafat orang tersebut bisa mengarah pada sesuatu yang menyimpang.oleh karna itu seseorang harus berpegang teguh pada al-qur’an dan sunnah agar tidak tersesat pada saat berbicara tentang filsafat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s